Dekat Sirkuit Mandalika, Air Terjun Benang Kelambu Tempat Wisata Favorit Wisatawan Domestik Maupun Mancanegara

JAYAKARTA NEWS – Lombok memiliki banyak tempat wisata yang wajib untuk dikunjungi dan diabadikan sebagai bukti pernah ke sana.

Air Terjun Benang Kelambu merupakan salah satu tempat wisata yang sering kali diserbu wisatawan domestik dan mancanegara.

Lokasi Air Terjun Benang Kelambu ini tidak jauh dari Sirkuit Mandalika lho.

Alamatnya berada di Desa Aik Berik, Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Air Terjun Benang Kelambu cocok untuk destinasi bersama keluarga.

Air terjun satu ini juga berbeda dari yang lain, lho.

Pasalnya, air terjun jernih ini tidak memiliki sungai dan berbentuk seperti tirai atau kelambu.

Air terjun ini muncul dari celah-celah tebing yang tertutup oleh tanaman menjalar yang sangat hijau dan rimbun.

Air terjun ini sendiri terbentuk dari adanya patahan yang mengenai lapisan air tanah atau disebut sebagai “aquifer layer fault” dalam istilah geologi. 

Karena itulah, air terjun ini menjadi ikon Desa Aik Berik karena hanya ada dua di dunia.

Saking jernihnya, air terjun ini dapat diminum langsung lho.

Para peneliti mengungkapkan bahwa air yang keluar dari mata air membutuhkan proses setidaknya selama 200 tahun untuk muncul sebagai mata air.

Jadi ketika pengunjung minumn atau mandi di Air Terjun Benang Kelambu, mereka dapat membayangkan sedang dimanjakan oleh air yang telah berusia lebih dari 200 tahun.

Lokasi Air Terjun Benang Kelambu ini berada di kaki Gunung Rinjani.

Setelah puas menikmati keindahan Air Terjun Benang Kelambu, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke air terjun terdekat,  Air Terjun Benang Stokel.***/mel

Tempat Wisata Sekitar Sirkuit Mandalika, Melengkapi Kegiatan Setelah Menonton MotoGP

JAYAKARTA NEWS – Perhelatan MotoGP 2024 dilangsungkan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, minggu ini.

Selain menyaksikan MotoGP, sempatkan menjelajahi panorama indah Mandalika di sela atau usai kegiatan.

Dikutip dari Laman BUMN, Jumat (27/9/2024), ini empat tempat wisata sekitar Sirkuit Mandalika.

1. Bukit Seger
Bukit Seger sempat jadi viral karena Marc Marquez pernah berfoto di bukit tersebut.

Bukit Seger berada di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Lokasinya sangat dekat sirkuit MotoGP.

Ketika pertandingan berlangsung, dari atas bukit pun bisa terlihat, meskipun agak jauh.

Selain melihat sirkuit, pemandangan Pantai Seger dan Pantai Nyale bisa terlihat jelas.

Bukit Seger tidak terlalu tinggi dan medannya mudah untuk didaki.

Beberapa pelancong sering menjadikan tempat ini sebagai lokasi kamping.

Buka 24 jam. Tiket masuk Senin-Jumat Rp5.000. Sabtu dan Minggu Rp10.000.

2. Pantai Seger
Jarak Bukit Seger ke Pantai Seger sangat dekat.

Sekitar 300 meter saja dan bisa ditempuh dengan jalan kaki.

Pantai Seger berada pada garis pantai Pantai Kuta Lombok.

Pantai pasir putih ini dikelilingi perbukitan cantik. Di dekat pantai berdiri monumen Putri Mandalika.

Legenda mengatakan kalau Putri Mandalika diperebutkan tiga pangeran.

Tetapi alih-alih memilih, ia menenggelamkan diri ke laut agar tidak ada pertumpahan darah.

Di pantai ini juga terdapat Batu Tengkong yang sering jadi spot foto. Bentuknya seperti jamur.

Pantai Seger buka 24 jam. Tiket masuk Rp10.000 per orang.

Pantai Kuta Mandalika, salah satu destinasi wisata di sekitar Sirkuit Mandalika yang bisa dikunjungi usai nonton Indonesian GP 2023. (Instagram @wonderfulindonesia)

3. Pantai Kuta
Ini pantai paling terkenal di Lombok. Namanya memang mirip dengan pantai di Bali.

Tetapi pemandangan yang disuguhkan berbeda karena kondisi geografinya pun berbeda.

Pantai Kuta di Mandalika ini dikelilingi bukit dan berhadapan langsung dengan Laut Lombok.

Pasir di Pantai Kuta berwarna putih dengan bulir-bulir besar menyerupai biji merica.

Dibandingkan dengan pantai lain di sekitaran Mandalika, pengunjung ke Pantai Kuta lebih banyak.

Fasilitasnya sudah lengkap. Termasuk adanya penjual makanan.

Pantai buka 24 jam, tiket masuk Rp5.000.

4. Pantai Tanjung Aan
Tidak jauh dari Pantai Kuta terdapat Pantai Tanjung Aan.

Pantai ini berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.

Garis pantainya sekitar 2 kilometer, cocok untuk berjalan kaki santai menyusuri pantai.

Karena posisinya ini juga ombak di Pantai Tanjung Aan terkenal besar dan bergulung cantik.

Pantai Tanjung Aan terkenal unik karena memiliki dua jenis pasir.

Yaitu, pasir yang halus seperti tepung dan pasir yang berbutir besar seperti biji merica.

Pasir berbutir besar bisa ditemui di sebelah kiri pantai, di dekat perbukitan.***/mel

IMI Bersama ITDC dan MGPA Siapkan World Superbike 2023 dan MotoGP 2023 Mandalika

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Direktur Operasi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Reza dan Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandi Satria mematangkan persiapan Indonesia untuk kembali menyelenggarakan dua event balap motor bergengsi dunia, World Superbike 2023 dan MotoGP 2023, yang akan kembali diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, NTB. World Superbike 2023 diselenggarakan pada 3-5 Maret 2023, sedangkan MotoGP 2023 pada 13-15 Oktober 2023.

“Selain rutin menyelenggarakan dua event balap motor bergengsi dunia tersebut, IMI bersama ITDC dan MGPA juga sedang mempersiapkan diri menggelar berbagai kejuaraan balap mobil level dunia. Mengingat di akhir Januari atau paling lambat Februari 2023, Sirkuit Internasional Mandalika akan menerima lisensi Grade 2 dari Federation Internationale de I’Automobile (FIA), setelah sebelumnya Timothy Schenken selaku Inspektur FIA telah melakukan inspeksi terhadap kondisi Sirkuit Internasional Mandalika pada Desember 2022 lalu, ditemani Wakil Ketua Umum Olahraga Mobil PP IMI Ananda Mikola serta jajaran dari ITDC dan MGPA. Setelah mendapatkan Grade 2, Sirkuit Internasional Mandalika bisa menyelenggarakan berbagai kejuaraan internasional balap mobil seperti F2, Asia Le Mans Series, GT World Challenge, World Endurance Challenge, dan lain sebagainya,” ujar Bamsoet usai menerima jajaran ITDC dan MGPA, di Jakarta, Senin (9/1/23).

Turut hadir antara lain, Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Emma Widiastuti, Direktur Technical and Operation MGPA Samsul Purba, dan Corporate Secretary MGPA Joko Santosa.

Bamsoet menjelaskan, tidak hanya memberikan multiplier effect economy yang besar, dalam penyelenggaraan World Superbike 2022 lalu yang dirangkai dengan seri balapan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC), pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil menjuarai Race 1 dan Race 2 IATC. Veda menjadi local hero, sehingga bendera dan lagu Indonesia Raya bisa dua kali berkumandang di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

“Menurut Litbang Kompas, perputaran uang yang yang terjadi selama tiga hari penyelenggaraan World Superbike 2022 mencapai Rp 24,38 miliar. Sedangkan secara keseluruhan, permintaan akhir terhadap barang dan jasa di seluruh sektor ekonomi lokal NTB pada saat sebelum dan sesudah World Superbike 2022 mencapai Rp 177,59 miliar. Sementara pada saat penyelenggaraan MotoGP 2022, baik dari mulai tahapan persiapan hingga sesudah penyelenggaraan, perputaran uang di NTB menurut BPS mampu menembus Rp 606,7 miliar,” jelas Bamsoet.

Ia menambahkan, selama penyelenggaraan World Superbike 2022 dan MotoGP 2022, mampu menyerap 1.557 orang tenaga kerja yang bertugas sebagai marshall, crowd control, waste management, security, cleaning service, hospitality, ticketing dan lainnya. Serta menyerap 445 lebih pelaku UMKM yang berasal dari berbagai wilayah di NTB.

“Melihat kesuksesan World Superbike dan MotoGP, IMI bersama ITDC dan MGPA berkomitmen menghadirkan lebih banyak lagi event balap internasional di Pertamina Mandalika International Street Circuit, baik olahraga balap motor maupun olahraga balap mobil. Selain menggairahkan olahraga otomotif di Tanah Air serta meningkatkan publisitas dan country branding terhadap Indonesia, juga untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui multiplier effect economy yang dihasilkan,” pungkas Bamsoet.***/ctr

Ketum IMI Optimis Pengaspalan Sirkuit Mandalika Selesai Sebelum Event MotoGP

JAYAKARTA NEWS— Proses pengaspalan kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika diperkirakan hanya membutuhkan waktu pengerjaan selama enam hari jika semua perangkat kebutuhan sudah tersedia. Keoptimisan itu disampaikan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo.

Ia optimis sebelum event MotoGP yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 18 – 20 Maret 2022, semua sudah beres.

“Saya mendapat informasi bahwa PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sejak Rabu (16/2) lalu telah memobilisasi tim pelaksana, peralatan logistik, serta material termasuk batu dari Palu dan aspal ke sirkuit. Mesin Asphalt Mixing Plant yang sangat penting untuk memasak aspal juga sudah ada,” ujar Bamsoet di Bali, Sabtu (19/2/22).

Bamsoet menjelaskan, aspal track sepanjang sekitar 1,5 Km, dari sebelum tikungan 6 hingga sebelum tikungan 17 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika mengalami pengelupasan. Kejadian ini sempat dikhawatirkan akan membuat event MotoGP ditunda pelaksanannya, karena waktu perbaikan dikhawatirkan tidak cukup.

“Dengan telah ditanganinya perbaikan aspal oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk  kita harap masalah aspal di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika terselesaikan. Sehingga, kita bisa kembali fokus kepada penyiapan event MotoGP yang tidak mudah dan sangat kompleks. Event internasional MotoGP ini sangat penting bagi citra Indonesia di mata dunia,” kata Bamsoet.

Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat ini menambahkan, tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti. IMI setiap saat siap membantu ITDC dan MGPA untuk memastikan MotoGP berlangsung dengan lancar. 

“Masalah lintasan track yang kotor akibat debu dan kerikil, seperti dialami pada tes pramusim MotoGP, juga telah diantisipasi. Untuk keamanan dan keselamatan dalam menggelar balapan MotoGP,

Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika sudah lulus homologasi dan mendapatkan kualifikasi Grade A,” pungkasnya.***din

IMI Provinsi NTB Didorong Perbanyak Cetak Atlet Balap di Sirkuit Mandalika

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum IKatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi kepemimpinan dan berbagai capaian Nur Haedin beserta segenap jajaran pengurus IMI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2017-2021. Sekaligus menyambut calon Ketua IMI NTB 2022-2026, dr. Lalu Herman Mahaputra (dr. Jack), yang menjadi calon tunggal dalam Musyawarah Provinsi IMI NTB.

Bamsoet berharap sosok Nur Haedin masih tetap terlibat dalam kepengurusan IMI NTB 2022-2026. Kolaborasinya dengan dr. Jack diharapkan bisa membuat IMI NTB semakin berkibar. Selain memajukan olahraga dan mobilitas otomotif dengan membina sebanyak mungkin atlet balap, juga untuk meneguhkan posisi NTB sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan motorsport dunia MotoGP pada 18-20 Maret 2022 dan MXPG pada awal Juli 2022 mendatang.

“Sepanjang tahun 2022 saja, NTB sudah dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan balap dunia. Antara lain, Tes Pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022, MotoGP sekaligus Asia Talent Cup pada 18-20 Maret 2022, World Superbike sekaligus Asia Talent Cup pada 11-13 November 2022, serta GT World Challenge Asia pada 21-23 November 2022, seluruhnya diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Street Circuit. Selain itu, NTB juga menjadi tuan rumah MXGP pada 26 Juni 2022, rencananya akan digelar di Pulau Sumbawa,” ujar Bamsoet yang juga Ketua MPR saat membuka Musyawarah Provinsi IMI NTB, secara virtual dari Jakarta, Senin (7/2/22).

Turut hadir antara lain, Ketua KONI NTB Andy Susanto, Ketua IMI NTB 2017-2021 Nur Haedin, Kadispora NTB Surya Bahari, Wakapolda NTB Brigjen Pol Ruslan Aspan, dan Wadirlantas Polda NTB AKBP Romadhoni.

Ketua DPR RI ke-20 sekaligus mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, penyelenggaraan berbagai event internasional tersebut selain sangat bergengsi dan berdampak positif bagi citra Indonesia di kancah internasional, juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian rakyat NTB. Karenanya, IMI NTB harus menjadi bagian dalam membangun sinergi positif dengan KONI NTB, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB, dunia usaha melalui platform tanggungjawab sosial (CSR), serta masyarakat NTB pada umumnya.

“Kesuksesan menyelenggarakan World Superbike 2021 sangat dirasakan manfaatnya bagi Indonesia. Antara lain 1,6 miliar penonton dari berbagai negara dunia menyaksikan kehebatan NTB menyelenggarakan World Superbike, memberikan country branding positif bagi Indonesia. Perekonomian NTB tumbuh hingga 5 persen, hotel dan jasa transportasi full booked, kuliner dan industri kerajinan tangan laku keras. Efek ini akan kita tingkatkan saat menyelenggarakan MotoGP dan berbagai event balap kejuaraan dunia lainnya,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menerangkan, selain sukses melaksanakan program internal kelembagaan, IMI NTB 2017-2021 dibawah kepemimpinan Nur Haedin juga telah menorehkan prestasi membanggakan dalam berbagai event. Antara lain, membawa atlet balap motor NTB, Aldias Aqsal Ismaya dan Nyoman Rajendra Shanti Pala, meraih medali emas PON XX di Papua pada cabang olahraga Balap Motor Kelas Beregu Standar 150 Cc. Serta berhasil membawa Sarah Lehani Mitchell menjadi Juara-3 Miss IMI 2021.

“Tidak hanya itu, Nakami Vidi Makarim asal Lombok Barat juga berhasil menyumbang medali emas untuk Papua pada Kelas Beregu MX 125 CC Putra dalam PON XX Papua. Atlet Balap Motor NTB, Arai Agaska Dibani Laksana, juga berhasil naik podium ketiga di race ke-2 untuk kelas motor bebek 4T 150 CC di kategori rookie, dalam ajang Kejuaraan Nasional Balap Motor Bebek Piala Presiden. Menunjukan bahwa anak-anak muda NTB memiliki bakat dan talenta balap yang luar biasa, yang tetap harus dibina dan difasilitasi oleh IMI NTB dibawah kepemimpinan dr. Jack,” pungkas Bamsoet.***/ebn

Curi Pandang “Mobil Masker” di Mandalika

JAYAKARTA NEWS – Tak dapat disangkal, hari-hari ini mata dunia tersorot ke Nusa Tenggara Barat. Untuk pertama kali di masa pandemi, event balap internasional World Superbike akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, 19 – 21 November 2021.

Bisa dipastikan, World Superbike bakal menjadi trending topic di media sosial seluruh dunia. Saat ini saja, pemberitaan mengenai Superbike di Mandalika memenuhi laman-laman media dengan berbagai angle. Mulai dari rencana Presiden Joko Widodo menjajal sirkuit dengan “moge”-nya Jumat (12/11/2021) besok, hingga kasus unboxing illegal oleh panitia lokal terhadap kargo motor Ducati.

Di antara ingar-bingar Superbike Mandalika itulah, “Mobil Masker” BNPB hadir mencuri pandang dunia. “Gerakan Mobil Masker ini merupakan upaya pemerintah melalui BNPB mengedukasi dan mensosialisasikan pentingnya penggunaan masker kepada masyarakat,” ujar Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito saat meluncurkan ‘Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat’ di depan kantor Gubernur NTB, Kamis (11/11/2021).

Event balap motor ini merupakan kegiatan pariwisata internasional pertama yang akan di gelar Indonesia pada masa pandemi COVID-19. Karena itulah, tak kurang dari Menteri Pariwisata Sandiaga Uno hingga Presiden Joko Widodo menaruh perhatian serius. “BNPB hadir menyukseskan event itu melalui ‘mobil masker’,” tambah Ganip.

Dalam penyelenggaraannya, Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, unsur TNI/Polri, Forkopimda bersama 95 relawan Satgas Penanganan COVID-19 Daerah.

Berdasar data Satgas Covid-19, sejauh ini penanganan wabah corona di “Pulau Seribu Masjid” dinilai sangat baik. Faktor itu pula yang membuat Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) sebagai pemegan regulasi World Superbike memberi lampu hijau untuk menggelar balapan di Mandalika, NTB, Indonesia.

Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito (kanan), bersama Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc (kiri) melepas Gerakan Mobil Masker untuk masyarakat di halaman Gedung Gubernur NTB, Kamis (11/11). (foto: BNPB)

Sedikit informasi, bahwa sepeda motor yang dipakai pada kejuaraan ini merupakan sepeda motor pabrikan yang dimodifikasi. Berbeda dengan MotoGP, yang menggunakan sepeda motor yang dibuat khusus (prototype) untuk para pembalap.

Pada event yang akan berlangsung tiga hari itu, penyelenggara menjual tiket bervariasi mulai dari kisaran Rp 150 ribu sampai Rp 1,5 juta. Untuk dan atas nama protokol kesehatan, tiket yang dijual hanya berjumlah 50.000 lembar per hari.

“Mobil masker akan mem-back-up BPBD dan Satgas Covid-19 NTB daerah dalam memastikan ditegakkannya aturan protokol kesehatan selama World Superbike berlangsung,” tegas Ganip.

Masker menurut para ahli, adalah alat paling efektif mencegah terjadinya penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 hingga 97 persen. Menurut Ganip, masker memiliki fungsi yang sama dengan payung ketika terjadi hujan.

“Payung tidak bisa menghentikan hujan, tapi payung dapat melindungi kita dari keterpaparan air hujan. Begitu pula masker dan vaksinasi. Tidak menghentikan menghilangkan COVID-19. Tetapi masker bisa mencegah kita dari terpapar COVID. Vaksin bisa melindungi kita dari keterpaparan COVID-19,” jelas Ganip.

Melalui ‘Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat’, Ganip sangat optimis bahwa program tersebut menjadi salah satu strategi yang tepat untuk mengendalikan COVID-19 di tengah masyarakat. Termasuk di tengah ingar-bingar perhelatan World Superbike di Mandalika.

Peluncuran ‘Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat’ dilakukan secara simbolis dengan pengangkatan bendera oleh Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito bersama Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, didampingi Danrem 162 Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, Kapolda NTB Irjen Pol. Moh. Iqbal, Deputi Bidang Rehabililtasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, serta tamu undangan lain di depan gedung kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat. (*/rr)

Kepala BNPB, Letjen TNI Ganip Warsito memberikan sambutan sekaligus arahan pada kegiatan Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat se Nusa Tenggara Barat di halaman Gedung Gubernur NTB (11/11). (foto: BNPB)