Rendang Padang adalah salah satu menu khas Indonesia yang sudah mendunia. Anda pun bisa membuatnya. Ikuti tips membuat rendang Padang ala “chef JNC”, Monang Sitohang.
Tag: rendang
Ed Sheeran ‘Kemecer’ Mau Nikmati Kiriman Tempe Sambel Ijo dan Rendang

Ed Sheeran [GHNASSIA/SIPA/REX/SHUTTERSTOCK]
JAYAKARTA NEWS – Kebayang kan bagaimana nikmatnya makan nasi pulen ditemani tempe sambel ijo dan rendang? Dan, tahu nggak masakan yang rasanya maknyus itu, menjadi hidangan Ed Sheeran yang akan tampil Jumat (3/5/2019) malam ini pada gelaran tour Divide World Tour 2019 di Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.
Pelantun lagu “Thinking Out Loud” itu memang sudah membawa juru masak sendiri. Tetapi, begitu mencicipi masakan Indonesia pada Kamis (2/5/2019) malam, Sheeran pingin lagi dan lagi. Rupanya, begitu makan masakan Indonesia di restoran Tugu Kuntskring Paleis, memberi kesan yang sangat mendalam. Bikin kemecer (pinjam istilah Jawa — yang memberi gambaran bagaimana seseorang punya suatu keingininan yang amat sangat untuk menyantap sesuatu hidangan makanan tertentu, karena ingin [kembali] mendapatkan pengalaman yang luar biasa).
Menurut penuturan Renny Sutiyoso melalui akun Instagramnya, Ed Sheeran menikmati betul masakan Indonesia di Restoran Tugu Kuntskring Paleis.
Renny menuturkan, Ed Sheeran telah meminta untuk dikirimi tempe sambal ijo dan rendang untuk dinikmati sebelum manggung di GBK.
“Terima kasih Ed Sheeran sudah memilih makan di Kunstkring sebelum manggung besok, saya akan mengirim tempe sambel ijo dan rendang ke belakang panggung sesuai permintaanmu,” kata Renny, yang tampak berfoto bersama dengan Ed Sheeran dengan sejumlah karyawan restoran tersebut. Semalam, Sheeran tampak mengenakan kaus putih, topi dan kaca mata, dan mengumbar senyum saat diambil foto selfie.
Bukan hanya itu, Sheeran juga bersedia berfoto bersama Tara Arisa Noven Siagian (IG @taraarisa), yang dengan bangganya mengunggah momen bertemu seleb internasional itu di Kunstkring.
Sheeran, yang sukses dengan raihan penghargaan Top Touring Artist Billboard Music Awards 2019 itu, konon adalah seorang pescatarian. Dia hanya mau mengkonsumsi daging yang berasal dari hewan-hewan laut, terutama ikan. Tapi ternyata, Sheeran mau mencicipi rendang. Mungkin dia pernah membaca ulasan CNN yang pernah menyatakan rendang sebagai makanan paling enak sedunia.
Saat manggung di Thailand, dia pun berbagi foto tentang pengalamannya makan di restoran Gaggan milik chef Gaggan Anand di Bangkok. Restoran itu menyajikan hidangan yang unik dengan teknik gastronomi molekular.
Apa yang disantap Ed Sheeran di Indonesia, pastinya bisa menjadi referensi para penggemarnya dari seantero jagad, saat mereka berkunjung ke tanah air kita.
Terimakasih Ed Sheeran untuk rasa penasaranmu dengan tempe sambel ijo dan rendang, makanan paling enak di dunia itu.***
Kabar dari Amerika: Nikmatnya Kuliner Indonesia

INDONESIA Culinary Festival 2017 yang digelar pada November lalu, benar-benar mengasyikan bagi warga Houston, Texas, karena berkesempatan untuk dapat mencicipi cita rasa Indonesia lewat festival kuliner dan budaya. Kegiatan yang diselenggarakan KJRI Houston setiap tahun, itu mengajak warga Indonesia dan Amerika untuk mengenal Indonesia lebih mendalam.
Tentu saja bikan hanya hidangan rendang, yang memang menjadi makanan paling enak sedunia menurut CNN, tetapi juga dihidangkan sate ayam yang memang sudah begitu dikenal oleh masyarakat Amerika. Masakan lain yang ditampilkan berasal dari enam daerah Indonesia: Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia Timur.
Anita Lim, yang menjajakan masakan khas Kalimantan, mengaku kiosnya mendapatkan tanggapan positif, sekalipun masakan yang dijuyalnya belum dikenal luas warga Amerika. Di antara masakannya adalah, talam ebi, kue pepe dan bubur ayam Samarinda.
“Kalau ada yang pelanggan tidak tahu, mereka penasaran dan ingin coba,” ujar Anita. “Ada juga beberapa warga Amerika asli yang pernah datang ke Indonesia dan mereka tahu ini makanan yang memang mereka cari.”

Festival tersebut dihadiri tidak kurang dari 2000 tamu dari mancanegara, tidak terkecuali tamu-tamu pejabat dari konsulat jenderal negara lain di Houston.
Konjen Dr. Nana Yuliana menjelaskan, acara ini menjadi kesempatan untuk memamerkan kekayaan budaya dan tradisi Indonesia di depan mata dunia dengan harapan membuat lebih banyak orang berbicara tentang kekhasan Indonesia.
“Kuliner Indonesia harus terus kita promosikan, sehingga kita bisa membuat taste of Indonesia masuk ke dunia global, ” kata Konjen Nana. Harapannya, ketika orang berbicara tentang Indonesia, maka orang berbicara mengenai batik, rendang, gado-gado, bahkan pempek yang mungkin sekarang belum banyak dikenal di luar negeri.
Indonesia Culinary Festival juga memamerkan beranekaragam pertunjukan tradisional Indonesia, seperti penampilan tari es lilin dan tari merak yang diperagakan Sanggar Tari Citra Indonesia KJRI Houston, juga tari piring dan tari tor tor oleh Rumah Budaya Indonesia dari Austin, Texas. Permias Texas A&M University juga ikut meramaikan acara dengan pertunjukan band, sementara anak-anak keturunan Indonesia merebut hati pengunjung dengan fashion show baju adat.
Suasana bertambah meriah ketika Titin Sprangler, diaspora Indonesia di Houston, membawakan lantunan dangdut ke panggung. Penunjung termasuk mereka yang bukan keturunan Indonesia ikut bergoyang di depan panggung bersama Titin dan juga Konjen Nana.

Digelarnya acara ini tak hanya sukses mengobati rasa rindu warga Indonesia yang tinggal jauh dari tanah air, tapi juga berhasil memperkenalkan Indonesia ke warga Amerika yang belum begitu mengenal Indonesia. “Sejauh ini acaranya keren. Saya bisa dengar musik yang belum pernah saya dengar dan bisa makan makanan yang belum pernah saya coba,” kata Amber Theriot, warga Houston.
Pengunjung lainnya, Eugene Lee, menambahkan, “Saya datang ke tempat di mana saya lihat makanan yang tidak terlalu saya kenal, tapi kelihatannya enak.***