Gubernur Khofifah Minta Sinkronisasi Program Daerah dengan Provinsi dan Pusat untuk Wujudkan Quick Win

TULUNGAGUNG, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung periode 2025–2030 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung, Selasa (4/3) malam.

Sertijab dilakukan dari Penjabat (Pj) Bupati Tulungagung Heru Suseno kepada Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dan Ahmad Baharudin, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Gubernur Khofifah dan Purna Pj. Bupati Tulungagung.

Dalam Sertijab ini, Gubernur Khofifah meminta Bupati dan Wabup untuk segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) paling lambat 6 bulan setelah pelantikan. Ia menekankan perlunya sinkronisasi program dari pusat, provinsi dengan program dari kabupaten. Sehingga tidak ada progam yang terputus di tingkatan kabupetan/kota.

“Jangan sampai ada program dari pusat yang terputus di kabupaten. Harus sinkron antara program dari kabupaten, provinsi hingga pusat,” tegasnya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya keberseiringan dalam pembangunan daerah antara RPJMN dengan RPJMD Provinsi dan RPJMD Kab/Kota. Juga, RKPD dan RKP hingga keselarasan APBD dan APBN.

Hal ini, sebagai upaya untuk mewujudkan visi yang ditetapkan oleh Bupati dan Wabup Tulungagung. Yakni ‘Tulungagung Yang Sejahtera, Maju dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa’ yang dijabarkan dalam delapan Misi.

Implementasi visi dan misi ini, diharapkan sinkron dengan program Nawa Bhakti Satya milik Pemprov Jatim dan Asta Cita oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

“Visi yang disampaikan oleh Bupati Tulungagung perlu dilakukan sinkronisasi atau diberseiringkan sehingga perlu ada Quick Win,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah mengajak Bupati Tulungagung untuk menangkap peluang dimana pemerintah pusat akan meluncurkan Sekolah Rakyat yang dikomandoi oleh Menteri Sosial sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Kami baru berkoordinasi dengan Mensos yang menyatakan tengah mempersiapkan proses peluncuran Sekolah Rakyat. Sekolah pada jenjang SD, SMP dan SMA akan mulai dirintis pada tahun ajaran ini sesuai arahan Presiden,” ungkapnya.

Khofifah menjelaskan, keberadaan Sekolah Rakyat ini, akan membuat peluang bagi daerah. Karena akan mendapat dukungan dana pembangunan sebanyak Rp100 milliar.

Nantinya, sekolah rakyat akan diperuntukkan bagi pelajar dari keluarga yang terindikasi miskin dan miskin ekstrem. Untuk itu, dalam waktu dekat akan dilakukan pemetaan yang akan menjadi program cepat bersama.

Khofifah mengkalkulasi jika setiap kabupaten/kota di Jatim bisa mendapatkan program Sekolah Rakyat, berarti terdapat 38 sekolah plus 2 Sekolah Rakyat di tingkat provinsi, totalnya 40 maka terdapat anggaran sekitar Rp4 trilliun. Angka ini jika beredar di Jatim bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menyerap tenaga kerja baru. Sementara secara strategis jangka panjang penyiapan SDM.berkualitas.

Bedasarkan data BPS tahun 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jatim pada Bulan Agustus 2024 sebesar 4,19 persen. Angka ini lebih kecil dibandingkan angka nasional pada Bulan Agustus 2024 yang mencapai 4,91. Sementara, untuk di Kab. Tulungagung 4,12 persen.

“Kalau ini (Sekolah Rakyat) bisa dilakukan di Jatim akan memberi kontribusi bagi terciptanya lapangan sekaligus menyerap kerja baru. Sedangkan jangka panjangnya adalah untuk menyiapkan SDM.berkualitas menjemput Indonesia Emas 2045 ,” sebutnya.

“Setiap daerah diharapkan menyediakan area 5 ha dan akan dibangun oleh pemerintah. Program ini merupakan program strategis jangka panjang menyiapkan SDM berkualitas menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Tulungagung Gatut Sunu mengatakan, untuk mewujudkan visi dan misinya 5 tahun ke depan membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan inovatif. Untuk itu, ia bertekad membangun sinergitas antara pemerintah pusat dengan Pemprov Jatim demi mendukung pembangunan daerah yang ada di Tulungagung.

“Selain sinergi dengan pemerintah pusat dan pemprov, kami juga akan membangun sinergi dengan forkopimda dan masyarakat Tulungagung,” terangnya.

Dengan sinergi dan kolaborasi kami mampu mengatasi kendala yang terjadi. Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat Tulungagung yang sangat dicintai.

“Sinergi kerjasama, kolaborasi dan koordinasi inilah yang akan menghadirkan perubahan positif sesuai dengan visi kami Terwujudnya Masyarakat Tulungagung Yang Sejahtera, Mandiri, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa,” tutupnya. ***poedji

Pj. Gubernur Jatim Bersama Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Persiapan Natal 2024 di Gereja Bethany Surabaya

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meninjau persiapan perayaan Natal tahun 2024 di Gereja Bethany Surabaya, Jumat (20/1/20242).

Ada sejumlah titik utama yang mendapatkan atensi dalam tinjauan kali ini. Mulai dari akses bagi para jemaat, area parkir, pos pantau pengamanan di gereja, hingga gedung utama yang merupakan tempat dilangsungkannya ibadah Natal.

Adhy mengatakan, tujuan peninjauan ini untuk memastikan gereja-gereja di Jatim termasuk Gereja Bethany Surabaya dalam kondisi aman dan siap menggelar ibadah Natal. Sehingga para jemaat bisa beribadah dengan lancar, damai dan penuh kasih.

“Tadi bersama Pak Kapolri dan Panglima TNI, kita sudah melihat bahwa persiapan Natal di Gereja Bethany sejauh ini sangat bagus. Dan kami pastikan, ibadah perayaan Natal tahun ini akan berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Kepada pengurus gereja Bethany, Adhy juga berpesan untuk memastikan akses keluar masuk jemaat yang akan beribadah Natal pada 25 Desember mendatang. Mengingat, jumlah daya tampung gereja mencapai 25 ribu orang.

Tak hanya itu saja, penjagaan dan pengamanan saat ibadah Natal berlangsung juga menjadi perhatian khusus. Adhy mengatakan, koordinasi dan sinergi yang baik antara TNI, Polri dan relawan akan terus dilakukan untuk memaksimalkan pengamanan ibadah natal.

“Keamanan saya rasa di sini sangat baik. Ada 74 monitor CCTV, ditambah lagi kita dibantu dari TNI dan Polri sehingga kami yakin ibadah perayaan Natal tahun ini akan berjalan aman, damai dan lancar,” katanya.

Lebih lanjut, Adhy juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Jatim untuk selalu menjaga kerukunan beragama dan saling menghargai satu sama lain.

“Semoga seluruh kekerabatan, harmoni dan persaudaraan di antara kita satu dengan yang lain bisa terjalin dengan baik dan berseriring, karena saya yakin masyarakat Jatim bisa menjaga harmonisasi ini dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengapresi persiapan perayaan Natal 2024 di Jawa Timur. Ia optimis ibadah Natal tahun ini akan berjalan dengan aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan seluruh jemaat dapat merayakan Natal dengan rasa aman dan damai. Personel kami akan bekerja maksimal untuk mendukung hal tersebut,” ucapnya.

Di akhir kunjungan tersebut, Pj. Gubernur Adhy bersama Kapolri dan Panglima TNI membagikan paket sembako kepada jemaat dan masyarakat di sekitar gereja Bethany.

Turut hadir jajaran Perwira Tinggi Mabes Polri, Mabes TNI, jajaran Forkopimda Jatim antara lain Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, serta jajaran PJU Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya.***poedji

Transformasi Digital Jadikan Reformasi Birokrasi Pemprov Jatim Berjalan Lincah dan Akuntabel

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS–Transformasi digital yang dilakukan Pemprov dalam lima tahun terakhir telah berhasil membangun ekosistem pemerintahan Jawa Timur yang lincah dan akuntabel.

Bahkan transformasi digital yang terbangun telah mengantarkan Jatim masuk dalam 10 besar provinsi dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terbaik nasional.

Indeks SPBE Jatim secara konsisten berhasil meningkat, di tahun 2021 Indeks SPBE Jawa Timur berada di angka 2,83 sedangkan tahun 2022 naik menjadi 3,30. Dan di tahun 2023 Indeks SPBE Jatim memperoleh skor 3,62, dengan predikat Sangat Baik.

Keberhasilan Pemprov Jatim dalam meningkatkan Indeks SPBE ini juga menjadi hasil wujud konkret reformasi birokrasi yang selama ini teguh dijalankan.

Pada tahun yang sama Indeks Reformasi Birokrasi Pemprov Jatim juga mendapat predikat A dengan skor 80,56 dan terus mengalami peningkatan secara konsisten sejak tahun 2016. Sekaligus merupakan bukti percepatan pelaksanaan transformasi digital di Jawa Timur.

Atas capaian ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan bahwa konsistensi dalam meningkatkan Indeks Reformasi Birokrasi merupakan komitmen Pemprov Jatim dalam menciptakan birokrasi yang bersih, efektif, dan berdaya saing mendorong pembangunan nasional.

“Dalam lima tahun ini, sesuai kebijakan Jatim CETTAR yang digagas gubernur sebelumnya, semangat reformasi birokrasi mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan digital yang lincah, kolaboratif, dan akuntabel. Dimana birokrasi diisi oleh ASN-ASN yang secara penuh mengimplementasikan core value BerAKHLAK,” ujarnya di sela-sela memberangkatkan Kafilah MTQ Korpri Jatim di Surabaya, Sabtu (2/11).

Pj. Gubernur Adhy juga menegaskan bahwa reformasi birokrasi yang dijalankan oleh Pemprov Jatim haruslah berdampak langsung pada masyarakat. Seperti pengentasan kemiskinan, maupun digitalisasi administrasi pemerintahan. Hal ini selaras dengan arahan Presiden RI terkait reformasi birokrasi tematik.

“Per Maret 2024, Jawa Timur berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 9,79%. Ini untuk pertama kalinya angka kemiskinan di Jawa Timur tinggal 1 digit. Demikian juga untuk Kemiskinan ekstrem di Jatim, mampu turun signifikan sebesar 3,74 persen poin pada periode tahun 2020-2024 menjadi 0,66 persen,” terangnya.

Dalam hal digitalisasi administrasi pemerintahan, Pj Gubernur Adhy menyampaikan salah satu kunci dari reformasi birokrasi ialah transformasi digital. Untuk itu, ia selalu mendorong seluruh Perangkat Daerah Pemprov Jatim untuk terus berinovasi.

Guna mempercepat transformasi digital, Pemprov Jatim telah menetapkan Pergub Jatim No.11 tahun 2024 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dan sebagai pelaksanaan dari Pergub tesebut telah ditetapkan Kepgub Jatim No.
100.3.3.1/111/KPTS/013/2024 tentang Tim Koordinasi SPBE Pemprov Jatim Periode Tahun 2024-2025.

“Alhamdulillah, Pemprov Jatim baru saja mendapat penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik Kelompok Keberlanjutan Tahun 2024 dan Penyelenggara Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Tahun 2024 dari Kementerian PAN-RB,” ujarnya.

“Meski demikian, kita tidak boleh berpuas diri. Reformasi Birokrasi harus terus didorong hingga Jawa Timur bisa mewujudkan birokrasi kelas dunia. Semua dilakukan dengan orientasi akhir yakni memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” lanjutnya.

Masih terkait SPBE, Adhy menjelaskan, tata kelola SPBE dilakukan dengan menyusun Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE sebagai pedoman dalam perencanaan dan penganggaran SPBE.

Sebagai tindak lanjut dari SE Mendagri No. 000.9.3.2/92/SJ tanggal 5 Januari 2024 tentang Peran Pemerintah Daerah Dalam Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional dan Surat Mendagri No. 500.8.5/2887/Bangda 29 April 2024 Hal Penunjukan Pemda Piloting Pelaksanaan Kebijakan Evaluasi Belanja SPBE dan Konsolidasi Layanan Digital Pemprov Jatim telah melaksanakan Evaluasi Anggaran (clearance) SPBE untuk mewujudkan efisiensi anggaran dan mendukung sistem tata kelola pemerintahan yang terintegrasi.

Infrastuktur yang mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan juga telah disiapkan dengan penguatan pusat data yang telah bersertifikat ISO 27001 : 2022 dan terkoneksi dengan pusat data nasional. Pusat data ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan internal perangkat daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur namun juga beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur.

Di sisi lain, tandas Adhy, SDM yang mendukung transformasi digital juga diperkuat dengan berbagai pelatihan baik dalam bentuk pelatihan kepemimpinan digital (Digital Leadership Academy) maupun pelatihan teknis bagi pengelola SPBE.

Lebih lanjut dijelaskan adhy, Pemprov Jatim telah menandatangani Nota Kesepakatan dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Digital tentang Pengembangan SDM di Bidang Komunikasi dan Informatika di Provinsi Jawa Timur. Ini bertujuan untuk mewujudkan kapasitas SDM bidang komunikasi dan informatika yang unggul dan berdaya saing.

Masyarakat, terutama generasi muda juga memegang peran penting dalam percepatan trasnformasi digital, peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan platform digital dilakukan melalui Milenial Jobs Center, Balai Latihan Kerja, dan Jatim IT Creative.

“Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat membangun portal nasional yang dikembangkan oleh INA DIGITAL, kami juga membangun Portal Layanan Majadigi yang telah dilaunching pada tanggal 22 Oktober lalu,” terang Adhy.

Apilkasi Majadigi mengintegrasikan layanan perangkat daerah dalam satu portal layanan, antara lain layanan perijinan, layanan Rumah ASN, Klinik Hoax, layanan Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo, open data, informasi lowongan kerja, informasi pelatihan kerja dan informasi wisata. Portal layanan ini telah terhubung dengan portal layanan Kabupaten Banyuwangi, Kota Surabaya dan Kabupaten Tuban. ***poedji

Raih 15 Emas, Jatim Sukses Pertahankan Juara Umum Pada LKS SMK Nasional XXXII 2024

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Provinsi Jawa Timur berhasil meraih Juara Umum pada ajang Lomba Kompetensi Siswa Nasional (LKS) SMK Tingkat Nasional ke XXXII Tahun 2024. LKSN yang diselenggarakan pada tanggal 19-24 Agustus 2024 di Lampung mengusung tema “Merdeka Berprestasi, Talenta Vokasi Menginspirasi”

Pada ajang ini, Jatim sukses memborong 37 medali dengan rincian 15 medali emas, 10 perak, 4 perunggu dan 8 Medallion for Excellent (MoE). Posisi kedua, Jawa Tengah dengan perolehan medali, 10 emas, 8 perak, 8 perunggu dan 11 MoE. Diposisi ketiga ada DKI Jakarta dengan jumlah medali yang diraih 6 emas, 6 perak, 6 perunggu dan 17 MoE.

Piala bergilir Juara Umum tersebut diserahkan kembali dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Jatim Adhy Karyono, pada saat penutupan LKS SMK Nasional XXXII Tahun 2024, di Lampung, Jumat (23/8).

Sebagai bentuk apresiasi, Pj. Gubernur Adhy mengundang 45 kontingen Jatim dalam acara Malam Apresiasi Juara Umum di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (24/8) malam. Secara khusus, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai membawa piala bergilir Juara Umum kepada Pj. Gubernur Adhy.

Selain itu, para pemenang mendapatkan piagam penghargaan, sementara untuk peraih medali baik emas, perak dan perunggu mendapatkan piagam penghargaan dan bonus uang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diserahkan langsung oleh Pj. Gubernur Adhy. Masing-masing peraih medali emas Rp10 juta, peraih medali perak senilai Rp7,5 juta, dan peraih perunggu senilai Rp5 juta.

Atas capaian membanggakan ini, Pj. Gubernur Adhy mengaku bangga sekaligus mengapresiasi siswa SMK Jatim yang sukses mempertahankan predikat Juara Umum LKS SMK Nasional 2024.

Ia mengatakan, usaha dan kerja keras semua pihak untuk mempertahankan gelar Juara Umum sudah terbayarkan. Yang mana pada tahun 2023, Jatim juga berhasil menjadi Juara Umum pada pelaksanaan LKS SMK Nasional XXXI.

“Selamat kepada para siswa atau kontingen Jawa Timur yang telah berhasil mempertahankan Juara Umum. Saya sangat berterimakasih atas kerja keras para siswa dan semua pihak, pendamping, kepala sekolah, orang tua yang mendukung penuh selama proses persiapan pertandingan,” ujarnya.

Saking bangganya, Adhy mengungkapkan 45 kontingen SMK yang sukses mengharumkan Provinsi Jatim melalui bidang pendidikan, layak disebut sebagai duta pahlawan pelajar dari Jatim yang harus mendapat apresiasi.

“Akan kami publish bahwa keberhasilan LKS 2024 harus diketahui khalayak bahwa benar adanya kualitas pendidikan Jatim sudah bagus. Ini bukti nyata karena kalian sudah membanggakan dinas pendidikan, guru, kepala sekolah dan orang tua,” ungkapnya.

Menurut Adhy, prestasi di bidang pendidikan di Jatim melalui komitmen yang direncanakan secara sungguh-sungguh. Salah satunya meletakkan dasar kebijakan peningkatan kualitas SDM bidang pendidikan melalui konsep Jatim cerdas.

Dalam 5 tahun, kata Adhy, anggaran di bidang pendidikan menjadi prioritas utama dengan mengasah ketrampilan para guru dan murid serta meningkatkan fasilitas sekolah agar berjalan lancar.

“Saya optimis prestasi ini mampu menjadi pelecut semangat bagi siswa siswi Jatim terus berprestasi di kancah nasional dan internasional. SMK Bisa, SMK Hebat,” tegasnya.

Adhy mengatakan, keseriusan Pemprov Jatim mencapai target tersebut, diwujudkan oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim melalui Training Center (TC). Yang mana, proses TC dilakukan selama sebulan lebih. Baik dilakukan disekolah maupun di Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI). Dan ini menjadi kunci keberhasilan Juara Umum diraih kembali.

“Target kami diawal bukan main-main. Mempertahankan Juara Umum. Tentu ini butuh perjuangan lebih dibanding meraih gelar juara. Ada tanggungjawab yang diemban siswa dan pendamping, ini juga butuh mental yang kuat. Dan Alhamdulillah anak-anak kita berhasil membuktikan itu,” tegasnya.

Lebih lanjut Adhy menambahkan, LKS Nasional merupakan ajang meningkatkan kompetensi dan prestasi siswa siswi SMK seluruh Indonesia untuk membuktikan kecakapannya. Ini tentu bukan hal mudah, sebab para siswa tidak hanya bertanding secara kompetensi dan skill, tapi juga butuh mental kuat.

“Sekali lagi, selamat atas prestasi yang kalian raih, pertahankan semangat berkompetisi yang ada dalam diri kalian. Tetap rendah hati untuk mau mengajarkan ilmu pendidikan kepada sesama,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih siswa siswa SMK Jatim.

“Kami merasa bangga kepada siswa siswi SMK hebat Jawa Timur. Apresiasi tertinggi bagi anak-anak atas kerja keras dan memperoleh hasil terbaik hingga kita ada di panggung megah ini dengan piala kemenangan sebagai juara umum LKSN 2024,” terang Aries.

“Mari kita pertahankan semangat berkompetisi yang ada dalam diri kalian dan selalu percaya diri,” imbuhnya.

Sebagai informasi, medali emas yang di sumbangkan kontingen Jawa Timur yaitu bidang lomba Car Painting, Electronics, IT Software Solution for Busines, Autibody Repair, Automobile Technology, Cabinet Making dan Cloud Computing.

Selanjutnya, medali emas juga disumbang bidang lomba Graphic Design Technology, Mechanical Engineering CAD, Plumbing and Heating, Refrigeration and Air Conditioning, Industrial Control, Mechatronics, Heavy Equipment, dan Landscape and Gardening.

Salah satu kontingen asal SMK 3 PGRI Kota Malang, Edsel Parama Mustapa yang meraih medali emas bidang IT Software Solution for Busines berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendampingi dirinya mengikuti LKS Nasional di Lampung.

“Terima kasih atas pendampingan dan dukungan yang diberikan kepada saya dan teman-teman sehingga mampu membawa pulang emas dan juara umum bagi Jatim,” tuturnya.

Edsel mengaku, mempersiapkan diri sebelum mengikuti lomba selama 5 bulan dengan mengikuti latihan di salah satu perusahaan Universal Big Data dan didampingi alumni dari SMK 3 PGRI yang pernah juara.

Ke depan, Edsel yang duduk di bangku kelas 3 SMK akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Lanjut kuliah karena saya bercita-cita menjadi programmer,” ungkapnya.***poedji

Dubes Peru Bertemu Pj. Gubernur Jatim Bahas Konferensi Perdagangan Dunia

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS— Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menerima kunjungan kenegaraan Duta Besar (Dubes) Peru untuk Indonesia, Luis Tsuboyama di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (23/8/2024).

Dalam pertemuan itu, Pj. Gubernur Adhy dengan Dubes Luis membahas berbagai peluang serta potensi kerja sama penting bagi kedua belah pihak. Mulai dari sektor perdagangan, ekonomi, pendidikan, pariwisata hingga investasi kawasan industri.

“Kehadiran Dubes Peru ke Jatim yang pertama kalinya ini untuk mempererat hubungan kerja sama investasi, perdagangan hingga ekonomi,” ujarnya.

Kerja sama perdagangan itu dibahas selaras dengan agenda besar di Peru yang menjadi tuan rumah World Trade Conference atau Konferensi Perdagangan Dunia pada November mendatang. Rencananya, Presiden Republik Indonesia terpilih, Prabowo Subianto juga akan hadir.

Pj. Gubernur Adhy pun berterima kasih lantaran Dubes Peru juga turut mengundang Jatim untuk melakukan misi dagang dengan mengirimkan delegasi perdagangan ke Peru.

“Pak Dubes berharap agar ada produk-produk dari Jatim bisa mewarnai acara konferensi perdagangan di Peru,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Dubes Peru juga akan mengajak para pengusaha, investor dari Peru untuk datang ke Jawa Timur pada tahun 2025 mendatang. Nantinya, Jatim akan mempersiapkan dan juga mengajak para pengusaha, investor baik yang tergabung dalam Kadin, HIPMI, APINDO dan pengusaha lainnya menggelar Business to Business (B-to-B).

Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut juga dibahas program program perlindungan sosial sampai pada program-program penurunan kemiskinan yang telah berhasil seperti di Brazil, Meksiko, hingga Peru.

Berdasarkan data, Neraca Perdagangan Jatim – Peru sampai dengan Maret 2024 sebesar US$ 8,16 Juta. Dengan nilai ekspor mencapai US$ 6.073,72 juta pada tahun 2023.

Di sisi perekonomian Jawa Timur, pada Triwulan II Tahun 2024 tercatat tumbuh impresif sebesar 2,87 persen (q-to-q) dan 4,98 persen (yoy). Capaian ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa serta mampu berkontribusi sebesar 14,43 persen terhadap PDB Indonesia dan 25,30 persen terhadap PDRB Pulau Jawa.

Untuk menggaet investor, Pemprov Jatim memiliki Investment Project Ready To Offered (IPRO) yang ditawarkan kepada investor untuk lebih banyak masuk berinvestasi. Saat ini telah tersedia platform platform seperti Point Jatim, Jatim Online Single Submission (JOSS) dan Helpdesk DPMPTSP Jatim

“Jatim memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan lima kawasan industri yang tersebar di beberapa daerah yang sesuai untuk mengakomodir berbagai kebutuhan dari investor dan para pengusaha,” terangnya.

Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Peru untuk Indonesia Luis Tsuboyama mengatakan, bahwa kunjunganya ke Jatim untuk membangun kemitraan kedua belah pihak. Bahkan, pada September akan diadakan event bertajuk Indonesia – Amerika Latin yang diadakan di Ibu Kota Peru, Lima.

“Kami saat ini ke Jatim dalam rangka mempromosikan Peru melalui seniman fotografi kami yang akan dibuka di Unair hari ini,” jelasnya.

“Saya berharap bisa datang kembali ke Jatim untuk mengadakan forum bisnis di Indonesia dan mengajak pengusaha Peru untuk bertemu pengusaha Jawa Timur,” tutupnya. ***poedji

27 Daerah Mengalami Darurat Kekeringan, Ini Langkah BPBD Jatim

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS-Kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Jatim, direaksi cepat BPBD Jatim dengan melakukan droping air bersih. Salah satunya, di Desa Kunjorowesi Kec. Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Sedikitnya, 4.937 jiwa atau sekitar 1.556 KK warga Desa Kunjorowesi yang tersebar di Dusun Kandangan dan Dusun Kunjoro menerima bantuan droping air bersih, Selasa (6/8/2024).

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto bersama Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Yoi Afrida hadir langsung dalam penyerahan bantuan ini dengan didampingi pejabat di lingkungan BPBD Jatim dan BPBD Kab Mojokerto, Camat Ngoro dan Kades Kunjorowesi Susi Sudarsono.

Selain bantuan air bersih, BPBD Jatim juga menyerahkan bantuan logistik penanganan kekeringan, berupa, tandon berkapasitas 1200 liter sebanyak 20 unit, tandon lipat 10 unit, terpal 100 lembar dan jirigen sebanyak 200 unit.

Bantuan ini, tidak hanya untuk masyarakat Kunjorowesi saja, namun juga diberikan kepada warga Desa Manduro Mangung Gajah Kec. Ngoro dan Desa Duyung Kec. Trawas, yang keduanya juga mengalami kekeringan.

Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan, kekeringan di Desa Kunjorowesi ini sudah berlangsung setiap tahun. Selama ini, BPBD Kab. Mojokerto juga telah melakukan droping air bersih dengan anggaran yang dimiliki.

“Saat ini kami mensupport dari anggaran yang ada di provinsi. Alhamdulillah, kami juga memberikan bantuan tandon, tandon lipat, terpal dan jirigen,” terangnya.

Selain droping air bersih, BPBD Jatim bersama BPBD Kab. Mojokerto juga terus berupaya mencari solusi penanganan kekeringan di Desa Kunjorowesi secara permanen, dengan melibatkan kalangan perguruan tinggi.

“Beberapa upaya sebetulnya sudah pernah dilakukan, namun belum berhasil. Rencananya, kita akan terus berikhtiyar mencari solusi lainnya, ” terangnya.

Selain di Mojokerto, BPBD Jatim saat ini juga telah memberikan bantuan droping air bersih di sejumlah daerah. Di antaranya, di Kabupaten Bondowoso, Ngawi, dan Kab. Pasuruan.

Berdasar data BPBD Jatim, untuk tahun 2024 ini, sebanyak 27 kabupaten/kota telah mengalami kekeringan yang ditandai dengan penetapan status darurat kekeringan.

Dari jumlah itu, mayoritasnya menetapkan daerahnya dalam status Siaga Darurat Kekeringan. Sedangkan empat daerah yang lain menetapkan status Tanggap Darurat Kekeringan, yakni, Kabupaten Jombang, Kab. Blitar, Lumajang dan Kab. Pacitan.

Kades Kunjorowesi Susi Sudarsono menyampaikan terimakasih atas bantuan BPBD Jatim dan BPBD Kabupaten Mojokerto dalam dalam penanganan kekeringan di wilayahnya.

Ia pun berharap, adanya solusi permanen yang bisa dihadirkan pemerintah dalam menangani kekeringan di Desa Kunjorowesi.

Sementara, Robiatul Adawiyah (27), warga RT 12 RW 2, Dusun Kandangan desa setempat mengaku sangat senang dengan bantuan air bersih ini.

Sebab, jika tidak ada air bersih warga harus mengambil air di sumber air yang jaraknya 2 km atau di Sumber Tetek yang berjarak sekitar 5 Km.

“Kalau nggak ada, kita tidak bisa mandi dan memasak. Akhirnya, kita harus beli yang harganya antara sepuluh sampai 30 ribu,” terangnya.

Karenanya, ia menyampaikan terimakasih kepada BPBD Jatim dan BPBD Kabupaten Mojokerto atas bantuan air bersihnya.***poedji

Pj. Adhy Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan Masyarakat Suku Tengger

PROBOLINGGO, JAYAKARTA NEWS – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Masyarakat Suku Tengger pada Resepsi Yadnya Kasada 1946 Saka di Amphitheater Terminal Wisata Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat (21/6/2024).

Pengukuhan sebagai Warga Kehormatan Suku Tengger ini ditandai dengan penyematan selendang kuning kepada Pj. Gubernur Adhy oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PDHI) Bambang Suprato.

Pj. Gubernur Adhy sangat mengapreisiasi pengukuhan yang diberikan kepada dirinya. Ia merasa bangga sekaligus menyampaikan terima kasih kepada pemangku adat Suku Tengger.

“Secara pribadi, saya sungguh merasa terhormat dan bangga sekaligus berterima kasih sebesar-besarnya kepada para pemangku adat khususnya sesepuh Tengger karena saya mendapatkan apresiasi untuk dikukuhkan sebagai warga kehormatan,” ujarnya.

Menurut Adhy, pengukuhan warga kehormatan ini bermakna sangat dalam. Salah satunya adalah komitmen pemerintah Jatim dalam memberikan kesetaraan perlakuan serta kemajuan bagi masyarakat Suku Tengger.

“Hati dan pikiran akan kami sumbangkan untuk kepentingan masyarakat Tengger. Kami dengar persoalan di sini adalah air. Mohon Kepala Bappeda Jatim segera merencanakan untuk mengatasinya, karena air adalah sumber kehidupan,” katanya.

Pj. Gubernur Adhy juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berkolaborasi bersama masyarakat adat dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan serta kearifan lokal.

“Suku Tengger memiliki adat istiadat, kearifan, dan keguyuban yang luar biasa. Oleh karenanya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami berkomitmen dan memastikan bahwa kekayaan kebudayaan ini tidak hanya dilestarikan tapi juga dijaga dan dirawat dengan baik,” ungkapnya.

Berkaitan dengan perayaan Yadnya Kasada, Adhy mengatakan bahwa hal tersebut selain menjadi praktik pluralisme yang baik, juga bisa menjadi pilar harmonisasi kehidupan masyarakat.

“Ini adalah bukti kerukunan umat beragama. Sekaligus menjadi modal untuk membangun dan menyejahterakan seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat Tengger,” katanya.

Tidak hanya itu, dengan adanya perayaan Yadnya ini dapat menjadi bagian dari peningkatan pariwisata di Bumi Majapahit.

“Karena perayaan tahun ini adalah yang pertama kali dilakukan di rest area Seruni Point. Sehingga dapat menjadi momen untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara” katanya.

“Sehingga pada akhirnya kita akan memperoleh pendapatan daerah yang akan dipergunakan untuk kesejahtraan masyarakat Tengger itu sendiri,” tambah Adhy.

Di akhir Pj. Gubernur Adhy berpesan agar masyarakat khususnya para wisatawan dapat menghormati pelaksanaan upacara adat Yadnya Kasada 1946 Saka. Karena dengan saling menghormati sama halnya merawat persatuan dalam berbangsa dan bernegara.

“Bagi masyarakat khususnya wisatawan, kami mengimbau untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya. Karena itu merupakan wujud upaya nyata menjaga persaudaraan, kerukunan dan persatuan bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Tengger, Supoyo menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah selama ini kepada masyarakat sekitar. Seperti dukungan pembangunan rest area di sekitar Bromo dan juga wisata Jembatan Kaca.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah baik kota, kabupaten dan provinsi yang ikut mendukung suksesnya kegiatan dan pembangunan kemasyarakatan selama ini. Maka sepatutnya mereka kita kukuhkan sebagai Warga Kehormatan Sesepuh Masyarakat Tengger,” katanya.

“Ini adalah predikat yang luar biasa. Dan pertama kalinya dalam sejarah, kita adakan pengukuhan di Rest Area Seruni. Mudah-mudahan semua yang dikukuhkan ini semakin sukses dan karirnya semakin meningkat,” tambahnya.

Sebagai informasi, selain Pj. Gubernur Adhy, pemberian gelar warga kehormatan Tengger juga diberikan kepada beberapa pejabat lainnya. Di antaranya adalah Pj. Wali Kota Probolinggo Nurkholis, Ketua Pramuka Kwarda Jatim Arum Sabil, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardhana, dan Dirut Bank Jatim Busrul Iman. ***poedji

Pj Adhy Sebut Strategi Pentahelix Jitu dalam Penanganan Bencana di Jatim

BATU, JAYAKARTA NEWS– Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana BPBD Jatim bersama media massa di Hotel Batusuki Kota Batu, Selasa (7/5/2024).

Rakor yang diikuti oleh 80 orang media massa kali ini mengambil tema ‘Peningkatan Koordinasi Media Massa Jawa Timur dalam Penanggulangan Bencana’.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Adhy memaparkan bagaimana peran pemerintah provinsi terhadap penanganan bencana di Jatim. Ia menyebut bahwa selama ini Pemprov Jatim telah menerapkan strategi pentahelix.

“Pentahelix yang dimaksud adalah dengan melibatkan sejumlah stakeholder mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media massa,” ujarnya.

Dengan adanya strategi tersebut, setidaknya sepanjang tahun 2023 angka kejadian bencana di Jawa Timur mengalami penurunan hingga 47,9 persen jika dibandingkan dengan tahun 2022. Adapun jumlah bencana tahun 2023 adalah sebanyak 117 kasus, sementara tahun 2022 sebanyak 244 kasus.

Indeks Risiko Bencana di Jatim pun tercatat terus eksis menurun pada setiap tahunnya dalam kurun waktu 5 tahun ini. Untuk tahun 2023 ini berada pada angka 101,65, turun sebesar 7,04 poin dari tahun 2022 yakni sebesar 108,69.

“Pencegahan dan penanganan bencana, tidak bisa dilakukan oleh satu pihak. Dalam hal ini, pentahelix adalah jawaban. Tinggal disesuaikan jurus pentahelix prabencana, tanggap darurat dan pascabencana. Sebab karakter masalahnya berbeda-beda dan juga memperhatikan aspek lokal,” terangnya.

“Ini akan semakin mudah, ketika ada managemen yang baik. Ada Chief of Commander yang bertangggungjawab dan memonitoring ketika ada bencana,” ucapnya menambahkan.

Strategi pentahelix ini, kata Pj. Gubernur Adhy, masih terus diterapkan dengan terus bersinergi dan kolaborasi bersama media massa khususnya berkaitan dengan penanganan darurat bencana. Ia pun mengapresiasi langkah yang telah dilakukan BPBD Jatim.

“Saya secara pribadi menyampaikan apresiasi kepada BPBD telah melibatkan media massa. Ini bagian dari strategi penanggulangan bencana secara pentahelix,” kata Adhy.

Media massa, lanjut Adhy, memiliki peran penting dalam membantu penanganan bencana. Media massa dinilai sebagai corong informasi pemerintah dalam memberitakan perkembangan bencana.

“Sebagai contoh, saat bencana terjadi, informasi kebencanaan itu sangat penting, berapa jumlah korban jiwanya dan apa-apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sehingga bantuan yang diberikan itu tepat sasaran,” katanya

“Kalau tidak ada korban jiwa, kemudian tim rescue diturunkan kan sama saja. Jadi informasinya harus jelas. Nah di sini strategi pentahelix tadi kita lakukan, peran dari media massa sangat dibutuhkan,” tambah Adhy.

Di akhir, Pj. Gubernur Adhy berpesan agar dalam pemberian informasi kepada masyarakat, media massa harus menyertakan data yang jelas. Tujuannya sehingga masyarakat terhindar dari informasi hoax serta mengerti perkembangan penanganan bencana yang ada.

“Apresiasi kepada kawan media yang punya jiwa kepedulian dalam penanganan bencana. Bantu kami di pemerintah supaya masyarakat terinformasi dengan baik ketika terjadi bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menyampaikan, kegiatan Rakor bersama media massa dilakukan dengan tujuan untuk menjalin sinergi serta kolaborasi sekaligus memberikan pemahaman kepada media khususnya berkaitan dengan penanganan bencana.

“Banyak video terkait bencana yang viral ternyata hoax. Sehingga melalui kegiatan ini kami ingin agar media masa bisa memberitakan sesuatu yang akurat dan menjadi acuan bagi masyarakat ketika bencana terjadi,” pungkasnya.***poedji

Disabilitas Jatim Suport Unit Pelayanan ULD PB

JAYAKARTA NEWS— Rintisan pembentukan Unit Layanan Disabilitas Penanggulangan Bencana (ULD-PB) di Jatim kini menjadi fokus perhatian dan harapan para penyandang disabilitas di Jatim.

Hal ini setidaknya terungkap dari dukungan dan harapan yang disampaikan sejumlah perwakilan organisasi penyandang disabilitas saat audiensi dengan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Kantor BPBD Jatim, Senin (6/5/2024).

Hadir dalam pertemuan ini, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Jatim Soelistiyowati, Wakil Ketua HWDI Kota Malang Siska Budianti, Ketua Forum Organisasi Penyandang Disabilitas (Opdis) Jatim Joko Widodo, Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS) Jatim Syaiful Anam, Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Jatim Danny Heru, Pengurus Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) Jatim Sapto Pramono Wardoyo dan Komunitas Arek Tuli (Kartu) Surabaya, Bunga Islami.

Dalam audiensi yang digelar usai kegiatan Pra Lokakarya Rintisan ULD-PB di kantor BPBD Jatim ini, turut hadir dan mendampingi, sejumlah perwakilan Siap Siaga Jatim dan Analis Kebencanaan Bidang Pencegahan, Dadang Iqwandy.

Kepada Kalaksa BPBD Jatim, perwakilan dari sejumlah organisasi disabilitas ini menyampaikan support dan dukungannya kepada BPBD Jatim untuk segera membentuk ULD-PB.

Sebab, unit kerja ini dipandang penting untuk mewadahi aspirasi para penyandang disabilitas, khususnya dalam penanggulangan bencana.

Joko Widodo, Ketua Forum Opdis Jatim berharap, ULD-PB itu nanti bisa menjadi wadah yang bergerak cepat memfasilitasi aspirasi kaum disabilitas untuk bisa tangguh menghadapi bencana.

Ia pun sempat mengisahkan dirinya dan keluarganya yang tidak bisa berbuat apa-apa saat terdampak banjir beberapa waktu lalu, kecuali hanya memadamkan listrik untuk menghindari sengatan listrik.

“Jadi, kami harus tanpa listrik seharian lebih. Sebab khawatir konsleting dan sengatan listrik. Tetangga juga tidak ada yang respon. Baru besoknya Ketua RT yang datang ke rumah,” kisahnya.

Sementara, dalam kesempatan yang sama, Kalaksa Gatot Soebroto berharap, pembentukan ULD-PB nantinya tidak hanya sekadar formalitas untuk memenuhi kebutuhan regulasi saja.

Tapi benar-benar bisa menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antar-penyandang disabilitas di Jatim, khususnya dalam membangun kemandirian dan ketangguhan mereka dalam penanggulangan bencana.

Ia lalu menyontohkan dengan rambu-rambu kebencanaan yang selama ini hanya bisa diakses oleh masyarakat umum.

“Dengan adanya unit itu nanti, yang seperti ini harus jadi perhatian, termasuk saat pelatihan-pelatihan kebencanaan,” pintanya.

Sebelumnya, BPBD Jatim juga telah mensosialisasikan rintisan ULD-PB ini kepada BPBD Kabupaten/Kota se-Jatim saat Rakor Bidang PK di Hotel Harris Kota Malang.

Selain di level provinsi, harapannya, ULD-PB ini juga dibentuk di tingkat kabupaten/kota. ***poedji

Lantik Anggota Komisi Informasi, Khofifah Minta Tancap Gas di Tahun Politik

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur untuk masa jabatan 2023-2027, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (24/11).

Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188/491/KPTS/013/2023 tentang Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur Tahun 2023-2027. Di mana, ada lima orang yang dilantik langsung oleh Gubernur Khofifah. Yakni Edi Purwanto, Elis Yusniyawati, A. Nur Aminuddin, M. Sholahuddin, dan Yunus Mansur Yasin.

Dalam kesempatan ini, secara khusus Gubernur Khofifah meminta para komisioner untuk langsung tancap gas. Sebab, mereka dilantik di tengah tahun politik yang mana arus informasi saat ini sangat pesat dan serba cepat.

“Mereka masuk pada suasana yang memang sudah harus tancap gas. Bisa dibilang tidak ada warming up-nya. Tapi tentu saja bahwa kearifan demi kearifan harus terus dikomunikasikan,” katanya.

“Maka kearifan demi kearifan, klarifikasi demi klarifikasi, verifikasi demi verifikasi harus dilakukan secara lebih detail,” tambahnya.

Khofifah mengatakan, akan selalu ada kelompok orang yang tidak menyadari kesensitifan suatu isu dalam konten yang diunggah. Untuk itu, dibutuhkan pengawasan sekaligus edukasi untuk mengontrol arus informasi agar demokrasi dan kebebasan berpendapat berseiring dengan upaya saling menghormati dan menghargai.

“Lalu lintas informasi hari ini pasti lebih crowded. Dari kontennya maupun dari substansi yang mungkin tidak berseiring dengan kredibilitas yang harus dijaga. Tapi tidak semua harus melibatkan APH,” katanya.

“Kita harus tetap membangun kearifan dengan melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi. Saya rasa ada format-format di mana kita bisa bersosmed secara bijak, menyampaikan informasi secara bijak, bertanggungjawab dan merespon juga secara bijak,” tambah Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI itu berharap bahwa setiap anggota yang dilantik hari ini dapat menjadi pendingin suasana.

“Bahwa harus ada penyejuk suasana karena komisioner ini masuk di situasi yang sudah panas. Karena kalau udara panas, hati panas, pikiran panas, jadi tidak baik. Itulah kenapa di Pemprov ini selalu ada sholawat, agar menjadi penyejuk untuk kita semua,” katanya.

Dirinya kemudian menjelaskan, sholawat dan ibadah lainnya seperti sedekah bahkan dapat menghalangi datangnya masibah.

“Mudah-mudahan terus menerus kehidupan kita mengarah ke kebaikan demi kebaikan. Dan Allah memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Selamat menjalankan tugas, sehat, sukses, berkah,” pungkasnya. (poedji)