3-B: Bermain, Bernyanyi, Bercerita

INI adalah tips penting untuk buah hati kita. Ada tips yang perlu dicatat tentang bagaimana mengajari anak usia balita berdaya mencegah pelecehan seksual. Yang utama adalah mengajarkan jenis-jenis sentuhan. Itu hal yang kelihatan remeh tetapi sangat penting. Buat anak-anak menghargai tubuhnya. Ini tidak saja penting bagi anak, tapi juga penting bagi keluarga.

Sentuhan, bagi anak balita, ada yang bisa masuk kategori “boleh”, “membingungkan”, dan “tidak boleh”. Tiga jenis sentuhan itulah yang harus ditanamkan dan dikenalkan sejak dini. Pertama jenis sentuhan yang boleh. Bagian yang boleh di antaranya “menyentuh dari bahu ke atas atau dari lutut ke bawah. Tanamkan juga bahwa sentuhan yang dia dapat adalah sentuhan kasih sayang. Terakhir, teman atau sahabat sejenis boleh menyentuh.

Kategori berikutnya adalah jenis sentuhan yang membingungkan. Misalnya, menyentuh badan dimulai dari bahu sampai atas lutut. Kemudian menyentuh kasih sayang dan nafsu. Terakhir, keluarga yang boleh menyentuh.

Agar tidak membingungkan, maka perhatikan jenis sentuhan yang tidak boleh. Pertama, bila seseorang menyentuh bagian yang ditutup pakaian renang. Kemudian yang juga tidak boleh, menyentuh dan meraba paha, dada, dan bagian dekat kemaluan. Terkait hal-hal yang tidak boleh tadi, tanamkan bahwa hanya diri sendiri yang boleh menyentuh.

Nah, persoalannya kemudian adalah bagaimana cara melakukan sosialisasi itu kepada anak? Tiga tips, lakukan dengan 3B, yakni bermain, bernyanyi dan bercerita. ***

Aku Mandiri, Mampu Menjaga Diri Sendiri

ANAK adalah mutiara keluarga. Anak adalah amanah. Anak adalah masa depan. Anak adalah surga bagi orang tua. Masih banyak julukan untuk buah hati kita. Karena itu, tidak ada satu pun alasan bagi setiap orang tua untuk membiarkan anaknya celaka. Tidak satu pun orang tua yang menghendaki sang anak tertimpa musibah, apa pun bentuknya, termasuk fenomena pelecehan seksual terhadap anak.

Untuk itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan berbagai sosialisasi kepada para orang tua. Salah satunya adalah brosur sosialiasi berjudul “Aku Mandiri, Mampu Menjaga Diri Sendiri”. Di brosur itu berisi mitigasi sosial anti kekerasan seksual pada anak.

Ada sejumlah tips untuk para orang tua untuk mencegah musibah pelecahan seksual pada anak. Di antaranya sebagai berikut:

  • Mandikan dan pakaikan baju anak sendiri. Ajarkan anak untuk mandi dan berpakaian sendiri saat usia 3 – 5 tahun.
  • Selalu periksa kondisi tubuh anak.
  • Jangan biarkan orang tak dikenal menyentuh anak anda.
  • Sering-sering ngobrol dan dengarkan anak.
  • Beri pakaian yang sopan.
  • Jangan suka memarahi dan menyalahkan anak.
  • Berkata baik dan lemah lembut.

Jika terjadi ancaman pelecehan, arahkan anak untuk:

  • Lari cepat ke tempat ramai
  • Teriak “tolooong-tolooong”
  • Bilang ke orang tua, guru atau orang dewasa di sekitarmu. ***