Sekjen PDIP Anggap Sistem Proporsional Terbuka Langgengkan Politik Kapital

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS— Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memahami sikap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang condong mendukung proporsional terbuka tetap berlaku pada Pemilu 2024.

“Perbedaan dalam cara pandang harus dilihat sebagai bagian dari iklim demokrasi. Pemerintah mungkin melihat demokrasi presidensil memerlukan sarat dukungan 50 persen plus 1 di parlemen. Sehingga kami bisa memahami sikap pemerintah,” kata Hasto menjawab wartawan usai acara Ngobrol Sareng (Ngobras) anak muda di kantor DPC PDIP Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/1/2023).

Lebih lanjut, Hasto mengatakan bahwa bagi PDIP, Mahkamah Konstitusi (MK) tetap akan mengambil keputusan atas judicial review bukan berdasarkan opini pendapat banyak orang. Tapi berdasarkan sifat kenegarawanan dari hakim MK.

“Jadi kami hormati seluruh pendapat dari partai, pemerintah. Dan PDI Perjuangan bukan pihak yang melakukan judicial review karena kami tidak punya legal standing. Tapi sikap politik kebenaran,” ujar Hasto.

“PDI Perjuangan bukan pihak yang melakukan judicial review karena kami tidak memiliki legal standing. Tetapi sikap politik kebenaran kami sampaikan, bahwa dengan proporsional tertutup, terbukti PDI Perjuangan mampu melahirkan banyak pemimpin yang berasal dari kalangan rakyat biasa. Bambang Pacul, Pramono Anung, Ario Bimo, Alm Tjahjo Kumolo, Arif Wibowo, Budiman Sudjatmijo, Ganjar Pranowo dan lain-lain, semua lahir dari proporsional tertutup,” tambah Hasto.

PDIP diketahui menjadi satu-satunya partai di parlemen yang berharap sistem pemilihan bisa menjadi proporsional tertutup. Sementara itu, delapan fraksi seperti Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PAN, PKS, Demokrat, dan PPP menginginkan proporsional terbuka tetap berlaku pada Pemilu 2024.

Dosen Universitas Pertahanan (Unhan) itu mengatakan PDIP akan konsisten dengan sikap awal berharap berlakunya proporsional tertutup. Sebab, kata dia, proporsional tertutup membuat iklim politik di Indonesia tidak dikuasai kapital untuk menuai popularitas.

“Dalam proporsional terbuka yang sering terjadi melekat unsur nepotisme dan melekat unsur mobilisasi kekayaaan untuk mendapatkan pencitraan bagi dukungan bagi pemilih,” lanjut Hasto.

Bagi PDI Perjuangan, sistem proporsional tertutup disertai dengan kesadaran untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas kepemimpinan dari seluruh anggota Dewan. Agar menjalankan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, dan representasi serta desain bagi masa depan, betul-betul dipersiapkan dengan baik melalui kaderisasi partai.

“Jadi bukan sekadar popularitas atau mobilisasi kekuasaan kapital. Di dalam proporsional terbuka yang sering terjadi adalah melekat unsur nepotisme, melekat unsur mobilisasi kekayaaan untuk mendapatkan pencitraan bagi dukungan bagi pemilih,” tukas Hasto.

Diketahui, enam orang warga negara mengajukan uji materi beberapa pasal di UU Pemilu dengan nomor perkara 114/PUU-XX/2022.

Adapun, beberapa pasal tersebut mengatur sistem pemilihan anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten atau kota melalui proporsional terbuka.

Para pemohon berharap MK bisa mengganti sistem pemilihan dari proporsional terbuka menjadi tertutup.

Perwakilan pemerintah dalam sidang uji materi itu berharap proporsional terbuka tetap berlaku pada Pemilu 2024 karena tahapan pemilihan sudah berlangsung.

Sementara keterangan resmi Presiden Jokowi disampaikan lewat kuasa hukumnya, Menkumham Yasonna Laoly dan Mendagri Tito Karnavian. Keterangan itu dibacakan oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar.

Dalam bagian petitumnya, Presiden meminta MK memutuskan Pasal 168 UU Pemilu, yang mengatur pileg menggunakan sistem proporsional terbuka, tidak bertentangan dengan UUD 1945 dan masih punya kekuatan hukum mengikat. Artinya, Presiden meminta MK menolak permohonan penggugat agar sistem pileg kembali menggunakan sistem proporsional tertutup.***/din

Megawati Perintahkan Hasto Kawal Almarhum Prakosa hingga ke Pemakaman

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Prof.Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri mengirimkan doa untuk mengawal kepergian salah satu kader senior partai, M.Prakosa, untuk dimakamkan di kompleks makam keluarga almarhum di Bantul, Yogyakarta.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto hadir mewakili Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan jajaran keluarga besar partai, pada Selasa (24/1/2023), guna melepas jenazah Prakosa, yang terakhir menjabat sebagai Dubes RI di Italia. Jenazah disemayamkan di rumah duka, Pedukuhan Gresik, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipura, Bantul. Pemakaman masih berada di dekat lokasi tersebut.

Ratusan orang anggota Satgas PDIP ditugaskan untuk mengawal prosesi upacara pemakaman Almarhum Prakosa. Tampak para satgas berbaju hitam dengan baret merah itu berjaga di sepanjang jalan menuju kediaman, bersama dengan warga sekitar.

Deretan karangan bunga berjejer sepanjang jalan, dari para tokoh nasional, menteri, serta pejabat negara. Dua karangan bunga diletakkan dekat dengan lokasi persemayaman jenazah. Satu karangan bunga dari Megawati, satunya dari Presiden Joko Widodo.

Hasto menyapa para tamu yang hadir di lokasi acara. Tampak hadir Ketua dan Sekretaris DPD PDIP Yogyakarta Nuryadi serta Totok Hedi Santosa. Tampak pula sejumlah anggota DPR dari Fraksi PDIP seperti Haris Turino dan MY Esti Wijayati.

Hasto didampingi oleh Nuryadi serta beberapa kader partai di provinsi itu lalu mengecek kesiapan pelaksanaan acara. Termasuk hingga mengecek ke lokasi liang lahat yang berada tak jauh dari rumah persemayaman.

“Saya diperintahkan oleh Ibu Megawati untuk mengawal prosesi pemakaman Almarhum Pak Prakosa,” kata Hasto.

Lanjut Hasto, partai memberikan penghormatan terbaik atas wafatnya Prakosa dengan protokol partai. Dan seluruh jajaran kader PDI Perjuangan mengucapkan duka cita, serta mendoakan arwah beliau semoga dilancarkan jalannya dan diterima di sisiNYA.

“Kami sungguh kehilangan sosok yang bersahaja, dan untuk itulah partai mengambil suri keteladanan dari seluruh perjuangannya,” kata Hasto.

M.Prakosa meninggal dunia di Roma, Italia, pada 17 Januari lalu. Jenazahnya lalu dibawa dengan pesawat ke Indonesia, dan tiba pada 23 Januari.

M.Prakosa, kelahiran Yogyakarta, 4 Maret 1960, dan sempat menghabiskan masa kecilnya di Jayapura, Papua, mengikuti penugasan orang tuanya sebagai PNS. Seusai menamatkan sekolah di Yogyakarta, almarhum menempuh pendidikan tinggi di UGM Yogyakarta, jurusan kehutanan. Lalu di University of Tennessee dan Berkeley University di Amerika Serikat. Gelar doktor bidang resource and economic policy diraihnya dari kampus yang disebut terakhir tersebut.

Pada tahun 1999, Presiden RI Abdurrahman Wahid menunjuknya menjadi Menteri Pertanian. Lalu pada tahun 2001, Presiden Megawati Soekarnoputri menunjuknya sebagai Menteri Kehutanan, dan dikenal berprestasi dalam berusaha membasmi jejaring illegal logging yang merusak hutan Indonesia.

Pada 2005, Prakosa menjadi pengurus pusat partai dan mengepalai Badan Penelitian dan Pengembangan PDIP. Pada Pemilu 2009, Prakosa terpilih menjaid anggota DPR dari dapil Jateng IX, dan kembali terpilih pada periode 2014-2019 dan periode 2019-2024.

Pada Februari 2021, Presiden Joko Widodo menominasikan Prakosa agar menjadi Dubes RI untuk Italia. Pada November 2021, almarhum mengambil sumpah jabatan sebagai duta besar. Tugas itu diembannya hingga akhir hayatnya.***/din

Ultah Megawati Soekarnoputri, PDIP Gelar Dapur Umum dan Gerakan Merawat Pertiwi

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri berulang tahun yang ke-76 hari ini. Jajaran pengurus pusat dan daerah beserta kader banteng di seluruh Indonesia pun memberikan ucapan selamat dan doa kepada putri proklamator RI Soekarno tersebut.

“Ibu Megawati Soekarnoputri tidak melakukan perayaan secara khusus. Beliau berkumpul bersama keluarga dan sahabat-sahabat sehingga tidak dilakukan open house,” ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (23/1/2023).

Menurut Hasto, Megawati telah menyampaikan keinginan untuk perayaan ulang tahunnya digelar secara sederhana saat berpidato di HUT ke-50 PDIP, 10 Januari lalu.

“Hari ini seluruh simpatisan, anggota dan kader PDI Perjuangan turut bersyukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa atas karunia yang luar biasa yang diberikan kepada ketua umum Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri. Hari ini beliau merayakan ulang tahun dan kami semua mendoakan agar Ibu Mega mendapat karunia umur panjang, kesehatan, kebahagiaan dan terus memimpin perjuangan kepartaian agar PDI Perjuangan betul-betul semakin berbakti, semakin mampu mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa, khususnya Bung Karno,” sebut Hasto.

“Melalui kepemimpinan Ibu Megawati kami semua diajarkan tentang politik kebenaran, kekuatan mata hati, keyakinan politik dan kesabaran revolusioner,” ujar Hasto lebih lanjut.

Melalui hari ulang tahun Megawati ini, seluruh anggota dan kader PDI Perjuangan mempersembahkan kegiatan merawat pertiwi melalui penghijauan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, memberikan oksigen bagi kehidupan.

“Hari ini seluruh kader Partai memberikan hadiah ulang tahun istimewa dengan membuka dapur umum di seluruh DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Indonesia. Dapur umum dengan menyediakan makanan mencegah stunting untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan menjadi bagian keberpihakan Partai,” kata Hasto.

Selain dapur umum, hadiah ulang tahun Megawati juga dilakukan melalui gerakan merawat pertiwi dengan penghijauan, membersihkan sungai dan gerakan hidup sehat yang akan digelar secara nasional dan dipusatkan di Kota Bandung pada Sabtu, 28 Januari 2023.

“Partai akan menggelar gerakan penghijauan di Kota Bandung pada akhir pekan ini. Pencanangan program pembukaan Program Penghijauan Nasional telah dilaksanakan di Kota Bekasi pekan lalu,” jelas Hasto.

Hasto mengatakan Megawati dalam berbagai arahannya selalu mendorong semangat mencintai bumi dan lingkungan.

Tahun lalu pun, PDIP menggelar kegiatan penanaman pohon dan penghijauan secara serentak. Aksi tersebut dinamai ‘Merawat Pertiwi’ sebagai kado ulang tahun untuk Megawati.

“Ibu Mega memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap lingkungan. Program penghijauan yang terus digemakan Partai merupakan bagian dari upaya merawat bumi yang selalu diingatkan Ibu Mega,” urai Hasto.

“Selamat ulang tahun Ibu Megawati Soekarnoputri. Kami sungguh hormat dan mencintai Beliau. Terus berjuang bersama bagi negeri,” tandas Sekjen PDIP.***/din

Cerita Risma yang tak Diucapkan Selamat oleh Megawati Saat Dilantik Jadi Wali Kota

JAYAKARTA NEWS— Menteri Sosial, Tri Rismaharini, masih ingat betul pesan yang selalu berulang disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat dirinya menang dalam kontestasi Pilkada Surabaya di periode kedua. Risma bilang, di periode keduanya terpilih sebagai Wali Kota saat itu, pesan Megawati hanya singkat dan terus diingat sampai saat ini.

“Kata bu Mega, saat saya menang 89 persen (Pilkada Surabaya). Saya (awalnya) pikir dikasih selamat (terlebih dulu). Tapi ditanya kalau menang mau apa? Saya jawab; saya bingung Bu. Dan Ibu Mega cuma bilang, sudah rawat rakyatmu, rawat rakyatmu, rawat rakyatmu, itu disampaikan sebanyak 3 kali,” kata Risma saat memberikan sambutan pada kegiatan Pembukaan Penghijauan Nasional dalam rangka HUT PDI ke – 50 PDIP di Desa Lembangsari, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/1/2023).

Risma yang juga Ketua DPP Bidang Kebudayaan PDIP ini bilang, kegiatan tanam pohon dan bersih- bersih sungai ini, merupakan gotong royong kader bersama rakyat dalam merawat lingkungan. Gerakan penghijauan merupakan keputusan politik partai yang sudah berjalan secara rutin.

Keputusan itu pun diibaratkan seperti menjalankan perintah agama karena merawat alam semesta dan menyelamatka umat manusia lewat oksigen yang lewat pohon ditanam. Tidak hanya merawat alam, Risma juga memuji DPC PDIP Kabupaten Bekasi yang menghadirkan dan merawat lansia, janda dan kaum duafa.

“Selama pohon mengeluarkan oksigen maka kita dapat pahala terus menerus,” ujar Risma di depan kader PDIP yang hadir.

Dalam acara ini juga turut dihadiri, selain Risma, turut dihadiri Sukur Nababan Ketua DPP PDIP Bidang Keanggotaan dan Organisasi, Ketua DPD PDIP Jawa Barar Ono Surono, Anggota DPR RI Nico Siahaan, Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dan unsur tiga pilar partai.

Di Jawa Barat ditanam sebanyak 50 ribu pohon dan kegiatan serupa dilaksanakan serentak di 27 Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia.***/din

PDIP Gelar Kursus Politik Anggota Baru, Ganip Warsito, Mbah Rono, hingga Yayuk Basuki Jadi Peserta

JAYAKARTA NEWS— DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar Kursus Politik Pembekalan Anggota Baru PDI Perjuangan se-Indonesia Tahun 2022, dimana gelombang pertama menghadirkan sejumlah purnawirawan dan atlet seperti Yayuk Basuki.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan kegiatan itu adalah rangkaian aksi pembekalan terhadap hampir 200 ribu kader baru. Akan dilakukan secara hybrid dan bertahap. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada 30 Oktober 2022.

“Dengan pembekalan hari ini, diharapkan setiap anggota baru memiliki kesadaran ideologi yang didasarkan pada Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945 dengan falsafahnya yang dipidatokan oleh Bung Karno pada tanggal 1 jJni 1945. Kemudian kesadaran organisasi bahwa berpartai itu mengabdi pada bangsa dan negara, pada kepentingan yang lebih besar, dan berpartai itu tunduk kepada AD/ART partai, bukan pada orang per orang,” urai Hasto Kristiyanto.

Kepala Badan Pendidikan Dan Pelatihan Pusat (Badiklatpu) PDIP, Daryatmo Mardiyanto mengatakan sebanyak 198.354 orang masuk dan mendaftar menjadi anggota PDI Perjuangan di tahun 2022.

“Dari jumlah itu (198.354 orang masuk PDIP baru, red) yang ikut dalam kursus pembekalan anggota baru PDIP tahap pertama hari ini sebanyak 1.036 orang. Yakni yang hadir secara fisik di kantor sekolah partai sebanyak 36 orang, dan 1000 orang se-Indonesia ikut secara daring,” jelas Daryatmo.

Di antara nama-nama yang masuk PDIP itu, ada sejumlah purnawirawan TNI/Pol dan mantan atlet. Yakni Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ganip Warsito, S.E., M.M; Laksamana Madya TNI (Purn.) Dr. Agus Setiadji, SAP., M.A; Irjen Pol. (Purn.) Drs. H. Fakhrizal, M.Hum; Mayjen TNI (Purn.) Gunawan Pakki; Mayjen TNI (Purn.) F. Saud Tamba Tua; Brigjen TNI (Purn.) Donar Philip Rompas; Yayuk Basuki (mantan atlet tenis nasional kelas dunia), serta pakar gunung berapi Surono alias Mbah Rono (Mantan BMKG).

Acara Kursus Politik Pembekalan Anggota Baru PDI Perjuangan Se-Indonesia 2022 sendiri dibuka oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hadir bersama Sekjen adalah Ketua Dewan Kehormatan Partai Komarudin Watubun serta Ketua Bidang Ideologi dan Organisasi DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

Daryatmo menjelaskan, Kursus Politik Pembekalan Anggota Baru PDI Perjuangan ini diharapkan akan melahirkan calon-calon kader PDI Perjuangan masa depan yang militan, berintegritas, berdedikasi dalam membesarkan partai.

“Sekaligus dapat mentransformasi Ideologi Pancasila Bung Karno di era digital dengan tetap mengarah pada tujuan cita-cita bangsa yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 untuk menuju terwujudnya tatanan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur,” sambungnya.

Ia menyebut materi kursus politik pembekalan anggota baru PDI Perjuangan se-Indonesia Tahun 2022 akan diisi oleh narasumber dari internal partai, dari Pimpinan Internal Partai.

Pelaksanaan Kursus Politik Pembekalan Anggota Baru PDI Perjuangan Se-Indonesia Tahun 2022 ini akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara menyeluruh.

“Hal yang tidak kalah penting dari Kursus Politik Pembekalan Anggota Baru PDI Perjuangan Se-Indonesia Tahun 2022 ini, peserta diharapkan memiliki jiwa kedisiplinan, loyalitas, dan keikhlasan dapat membantu melaksanakan tugas-tugas partai di wilayahnya masing-masing,” tandasnya.

Kursus Politik Pembekalan Anggota Baru PDI Perjuangan Se-Indonesia Tahun 2022 ini, juga merupakan tahapan lanjut dari upaya PDI Perjuangan untuk menjadi Partai Pelopor. Hal itu sesuai dengan ajaran Bung Karno.

Dengan mengingat pesan Bung Karno, kata Daryatmo, momentum tahun 2024 merupakan proses regenerasi partai dan proses peralihan kepemimpinan politik nasional. Sehingga di waktu yang tersisa ini harus dimaksimalkan untuk kerja-kerja ideologi.

“Dan kaderisasi partai harus dipahami sebagai rangkaian menuju Partai Pelopor yang juga tidak terpisahkan dalam kerja kerja Partai untuk memenangkan Pemilu 2024,” ucap Daryatmo.***din

Bersama Ormas Pemuda Rayakan Sumpah Pemuda, PDIP Umumkan Juara Lomba

JAYAKARTA NEWS— DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar sejumlah kegiatan bersama 15 ormas kepemudaan dan mahasiswa dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-94 yang puncaknya pada 28 Oktober 2022.

Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar DPP PDIP kali ini terasa istimewa, karena dibarengi dengan pengumuman pemenang Lomba Pengibaran Bendera Merah Putih Memperingati HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, juga pemenang Turnamen Bulutangkis Persahabatan 15 Ormas dan Pemuda.

Kegiatan itu dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di Sekolah Partai, di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ratusan pengurus dan kader partai seluruh Indonesia hadir di acara melalui layanan telekonferensi.

Ketua bidang Pemuda dan Olah Raga DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga mengatakan, kegiatan menyambut Sumpah Pemuda yang digelar DPP PDIP Perjuangan memiliki tiga tujuan utama.

Pertama, kata Eriko, menciptakan aura positif dan sinergis antar ormas kepemudaan dan mahasiswa yang ada di Indonesia.

“Dalam hal ini ada 15 ormas kepemudaan dan mahasiswa yang ikut ambil bagian dalam kegiatan menyambut hari Sumpah Pemuda DPP PDIP Perjuangan” kata Eriko dalam acara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa” itu.

15 Ormas Kepemudaan dan Mahasiswa yang ikut ambil bagian dalam turnamen adalah: PB PMII, BMI, DPP KNPI, BPP HIPMI, Nasyiatul Aisyiyah, Presidium Nasional GMNI, TMP, PP PMKRI, Repdem, SAPMA PP, PP GP Ansor, PP Pemuda Muhammadiyah, PP GMKI, Purna Paskibraka Indonesia, dan PP FKPPI.

Kedua, meningkatkan sangat nasionalisme. Eriko Sotarduga menjelaskan, semangat nasionalisme di kalangan anak bangsa saat ini terkadang mulai surut.

“Nah, kegiatan yang kita adakan ini supaya bersama-sama mempunyai semangat nasionalisme,” tegasnya.

Adapun ketiga, Eriko menyebut pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tentang pentingnya hidup sehat. Dimana dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat.

Eriko menegaskan pemuda dan pemudi Indonesia saat ini memegang peranan sangat penting bagi bangsa Indonesia. Sebab pemuda adalah jati diri bangsa Indonesia. Pemuda adalah komponen utama bangsa Indonesia.

“Jangan lupa saudara-saudara, bahwa hampir 50 persen penduduk Indonesia itu adalah generasi muda, generasi Y dan Z. Jadi hampir 130-an juta penduduk Indonesia adalah generasi muda. Inilah harapan bangsa Indonesia kedepan dan menjadi modal utama membangun bangsa,” tandas Eriko.

Selanjutnya, Eriko menyampaikan semangat persahabatan yang dibangun dalam diri pemuda Indonesia. Maka itulah kegiatan yang diadakan DPP PDIP bidang Kepemudaan dan Olahraga mengusung semangat Sehat dan Bersahabat.

“Jadi bukan hanya sehat, juga bersahabat. Di tengah suhu politik yang mulai hangat ini kita bersahabat,” tuntas Eriko Sotarduga.

Pemenang Lomba

Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar DPP PDIP kali ini terasa kian istimewa, karena dibarengi dengan pengumuman pemenang Lomba Pengibaran Bendera Merah Putih Memperingati HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, juga pemenang Turbamen Bulutangkis Persahabatan 15 Ormas dan Pemuda memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94.

Pemenang lomba dibacakan Ketua Dewan Juri DPP PDIP Komarudin Watubun didampingi Wasekjen PDIP Sadarestuwati.

“Mari kita kenali dan cintai Indoensia dengan sepenuh hati, dirgahayu pemuda Indonesia, sekali merdeka tetap merdeka,” kata Komarudin Watubun sebelum membacakan hasil penilaian lomba pengibaran bendera yang diadakan sesuai instruksi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Berikut daftar pemenang perlombaan PENGIBARAN BENDERA MERAH-PUTIH

  1. DPC PDIP Kabupaten Gianyar, Bali
  2. DPC PDIP Kabupaten Manokwari, Papua Barat
  3. DPD PDIP Provinsi Nusa Tenggara Timur
  4. DPC PDIP Kabupaten Jembrana, Bali
  5. DPC PDIP Kabupaten Lumajang, Jawa Timur

Selain itu, diumumkan juga daftar pemenang turname bulutangkis antar ormas pemuda yang digelar PDIP.

Tunggal Putra:
Juara I: Repdem atas nama Fahmi Mubaroo
Juara II: Sapma PP atas nama Fajar Arie M.
Juara III: TMP atas nama Jogi Simanjuntak
Juara IV: PMII atas nama RIZAL

Tinggal Putri
Juara I: HIPMI atas nama Jessica Muljati
Juara II: KNPI atas nama Eviyanti K. Dewi Batubara
Juara III: BMI atas nama Siti Hanna Kartika
Juara IV: Repdem Atas Nama Siti Aulia Shafa

Ganda Putra
Juara I: Sapma PP atas nama Fajar Arie M/ Hafiz Faisal
Juara II: FKPPI atas nama Richwan Arif Kusmono/Genta Vallen Fahreza
Juara III: Pemuda Muhammadiyah atas nama Sunanto / Razzy Kurnia
Juara IV: KNPI atas nama Adam Irham / Nurul Anwar

Ganda Putri
Juara I: HIPMI atas nama Ririn Amelia / Rosyta Eka
Juara II: Repdem Atas Nama Yoranda Mantesi/Silvia Destiani
Juara III: BMI atas nama Lala Puspita / Khoirunissa Septiani
Juara IV: KNPI atas nama Eviyanti K. Dewi Batubara / Nur Azdlina

Ganda Campuran
Juara I: HIPMI atas nama Forverio Aldo/tiara Rosalia Nuraidah
Juara II: GMKI atas nama Febri Onika Samosir / Sandro Nicholas Manurung
Juara III: KNPI atas nama Eviyanti K. Dewi Batubara/fridrik Makanlehi
Juara IV: BMI atas nama Siti Hanna Kartika / Andry Jonathan.***/din

Puan: Pertemuan dengan Surya Paloh bukanlah Pertemuan yang Terakhir

JAYAKARTA NEWS— Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebut pertemuan dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh bagai seorang om (paman) menjamu keponakannya.

“Ini bukan hanya pertemuan antar partai politik, PDI Perjuangan dan NasDem, tapi seorang senior, seorang orang tua, seorang om yang menjamu ponakannya,” kata Puan dalam jumpa pers usai pertemuan di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (22/8). Demikian dikutip dari gesuri.id

Puan menegaskan pertemuan dengan Surya Paloh bukanlah pertemuan yang terakhir. Sinergi jelang 2024 juga dibahas.

“Ini adalah pertemuan yang pertama tapi kami bersepakat ini bukan pertemuan terakhir. Bagaimana membangun bangsa dan negara bersama dan menjalin komunikasi dan sinergi menuju Pemilu 2024 sehingga persatuan dan kesatuan dapat terus terjaga,” ucapnya sebagaimana dikutip dari gesuri.id

“Tentu saja kami akan menjajaki sehingga Insyaallah kerja sama antara 2 parpol ini dapat berjalan secara konkrit dalam menjalankan cita-cita Bung Karno ke depan,” sambung Puan.

Puan berterimakasih atas sambutan Ketum NasDem tersebut yang sangat hangat.

“Terima kasih atas sambutan yang sangat hangat, Om Surya dan seluruh DPP NasDem yang bisa menerima dengan suatu kehangatan yang luar biasa,” ucapnya.***/din

Besok, Paslon PDIP Gelombang III Diumumkan

Jayakarta News – Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan, pasangan calon (Paslon) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Gelombang III dari PDI Perjuangan diumumkan besok, Selasa (11/8/2020). “Kita jadikan momentum bulan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75 menjadi spirit nasionalisme-kebangsaan bagi pemimpin,” kata Hasto melalui press release yang diterima Jayakarta News, hari ini (10/8/2020).

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan sesuai tradisi organisasi yang bersifat sistemik di dalam memersiapkan pemimpin kembali akan mengumumkan paslon Gelombang III pada Pilkada Serentak tahun 2020. Jumlah paslon yang diumumkan mengambil angka simbolik 75, setelah pengumuman sebelumnya mengambil angka simbolik 45. “Itu antara lain kami jadikan momentum peringatan proklamasi kemerdekaan yang ke-75 sebagai momentum mengumumkan para calon kepala daerah dan wakil kepada daerah dari PDIP,” tandasnya.

Momentum itu sekaligus menjadi pemicu spirit untuk menggelorakan semangat patriotisme, nasionalisme-kebangsaan bagi Indonesia yang berbangsa satu, bertanah air satu, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia. “Semangat rasa cinta tanah air sangatlah penting. Ibu Megawati Soekarnoputri selalu menegaskan bahwa membumikan Pancasila bagi tatanan masyarakat Indonesia yang bebas dari segala bentuk penjajahan memerlukan rasa cinta tanah air,” tandasnya.

Diharapkan, para pemimpin daerah dari PDIP memiliki cara pandang melihat kemerdekaan Indonesia sebagai spirit pembebasan dan pada saat bersamaan berorientasi global guna membangun persaudaraan dunia. “Itulah yang akan ditekankan dan bersifat wajib bagi para pemimpin kepala dan wakil kepala daerah,” ujar Hasto pula.

Seluruh calon kepala dan calon wakil kepala daerah juga diminta memerkuat semangat berdiri di atas kaki sendiri. “Pelaksanaan Pilkada di tengah Pandemi Covid-19 justru menjadi tanggung jawab pemimpin di dalam membangun harapan rakyat, dan pada saat bersamaan menawarkan kebijakan komprehensif dengan semangat gotong royong memerangi penyebaran virus tsb, memerkuat tradisi hidup sehat guna meningkatkan sistem imunitas rakyat, dan pada saat bersamaan mendorong kebijakan untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi yang muncul di tengah pandemi,” paparnya.

Dengan semangat berdikari, seluruh calon digerakkan oleh api perjuangan Bung Karno yang sangat meyakini bahwa Indonesia sebagai bangsa besar akan berdiri dengan kuatnya apabila berani meletakkan nasib bangsa dan tanah air di tangan kita sendiri. (jnu)

Kongres PDIP: Golkar dan Nasdem Minta Tambahan Fasilitas

JAYAKARTA NEWS— Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan hadir di kongres V PDI Perjuangan (PDIP) di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, yang akan dimulai pada 8-11 Agustus. Juga akan hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 KH Ma’ruf Amin.

Selain itu, PDI Perjuangan juga mengundang sejumlah ketua umum partai politik untuk hadir. Selain seluruh parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK), juga diundang ketua umum parpol di luar koalisi.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, undangan untuk Ketua Umum Gerindra Prabowo disampaikan langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Megawati mengharapkan kehadiran mantan Danjen Kopassus itu.

“Yang kami undang adalah partai Koalisi Indonesia Kerja. Dan Pak Prabowo diundang secara khusus oleh Ibu Mega pada saat pertemuan di Teuku Umar,” kata Hasto di lokasi penyelenggaraan Kongres V PDIP di Hotel Grand Inna, Sanur, Bali, Rabu (7/8/2019). Demikian rilis yang diterima redaksi.

Prabowo sendiri disebutnya sudah menyatakan kesiapan untuk hadir. Selain Prabowo, kata Hasto, pihaknya juga mengundang Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang notabene Ketua Umum PAN. Meski diundang, kata Hasto, pria yang akrab disapa Zulhas itu berhalangan hadir. “Pak Zul izin karena sedang ibadah haji,” kata Hasto.

Mengenai partai koalisi yang sudah mengonfirmasi kehadirannya antara lain Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Bahkan kedua ketua umum parpol tersebut ingin diberikan fasilitas tambahan dalam acara Kongres V PDIP. “Golkar dan NasDem minta tambahan kursi, jadi kami sediakan,” tutup Hasto.***/ebn

Dana Kongres PDIP Sudah Cukup, Jangan Ada Lagi Pengumpulan Dana Oleh Kader

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Djarot Saiful Hidayat–foto istimewa

JAYAKARTA NEWS— PDI Perjuangan mengumumkan kepada masyarakat bahwa biaya pelaksanaan kongres V yang dilaksanakan di Grand Inna Bali Beach Hotel 8-11 Agutus 2019 menghabiskan biaya Rp17,6 miliar. Pengumpulan dana gotong royong itu sudah ditutup sejak tiga minggu sebelum kongres. Karenanya dilarang ada upaya pengumpulan dana mengatasnamakan biaya kongres.

“Surat instruksi ini sangat penting. Kami instruksikan kepada seluruh daerah terutama legislatif dan eksekutif partai untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan, terlebih mengatasnamakan kongres,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Sanur, Bali, Rabu (7/8/2019). Demikian rilis yang diterima redaksi.

Kata Hasto, seluruh biaya kongres telah dipenuhi secara gotong royong dan akan menjadi bagian tanggung jawab parpol. “Untuk nanti dilaporkan dalam audit partai politik,” kata Hasto.

Wakil Bendahara DPP PDIP, Rudianto Tjen, menjelaskan biaya total pelaksanaan kongres adalah Rp17,6 miliar. Biaya itu dikeluarkan, termasuk untuk membayar 1200 kamar di 13 hotel di sekitar lokasi kongres.

“Untuk membiayai kongres, kita lakukan gotong royong sesama kader partai dan anggota partai. Dan tiga minggu terakhir sudah kita tutup karena pendanaan gotong royong sudah cukup,” kata Rudianto Tjen.

Kongres akan dilaksanakan dari 8-10 Agustus di Grand Inna Bali Beach Hotel. Rencananya, Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, dan Wapres RI periode 2019-2024 KH Ma’ruf Amin akan hadir.***/ebn