Jelang Konfercab NU Jaktim, Panitia tak Berpihak

Jayakarta News – Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) ke IX Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jakarta Timur (PCNU Jaktim), sejumlah kandidat mulai digadang-gadang menjadi Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Jaktim.

Terbaru, Wakil Khatib Pengurus Nahdatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, KH Taufik Damas dan sejumlah tokoh NU lainnya sudah menghubungi panitia Konfercab PCNU Jaktim. “Beberapa pengurus dan tokoh NU yang berdomisili di Jakarta Timur sudah menanyakan, kapan dan dimana diselenggarakan konfercab,” ujar Ketua Panitia Konfercab PCNU Jaktim ke IX, Syarif Cakhyono, kepada wartawan, Selasa (2/10/19) sore.

Menurut Syarif Cakhyono, kandidat bakal calon Rais Syuriah sudah mulai terlihat. Ia pun mengungkapkan para calon tersebut bakal hadir pada acara Konfercab NU Jatim. Lebih lanjut, kata Syarif, selain Rais Syuriyah PCNU Jaktim yang sedang berkhidmat, yakni KH Ibnu Mulkan, panitia juga akan mengundang tokoh-tokoh NU lainnya di Jaktim.

“Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Jaktim akan kami undang semua tak terkecuali. Tokoh-tokoh NU juga akan kami undang juga,” kata dia.

Namun terkait kandidat calon Ketua Tanfidziyah PCNU Jaktim, Syarif tak mau membuka siapa saja yang akan mencalonkan diri pada pemilihan Ketua Tanfidziyah.  “Ya lihat saja nanti, pada konfercab bakal calon Ketua Tanfidziyah pasti juga akan kelihatan,” ucapnya.

Menanggapi telah beredar beberapa acara yang mengatasnamakan Panitia Konfercab NU Jaktim, Syarif menyebut pihaknya tak membuat acara apapun. Ia pun menegaskan panitia tak berpihak kepada kandidat calon Rais maupun Ketua Tanfidziyah.

“Panitia menegaskan tidak berpihak kepada calon manapun. Panitia juga tidak pernah membuat acara apapun, untuk mendukung kandidat bakal calon pengurus tertentu,” tandas dia.

Sebab, kata dia lebih lanjut, PWNU DKI Jakarta sebelumya sudah menjaring dan memberikan orientasi pada para calon pemimpin NU tingkat cabang. “Panitia tidak perlu lagi bikin acara-acara, biayanya mau darimana?. Sudah cukup melalui pengurus wilayah NU DKI, para calon Rais Syuriah maupun Tanfizdiyah mendapat orientasi kepemimpinan NU di Jaktim,” jelas dia.

“Jadi, kalau ada yang terkait konfercab mengatasnamakan panitia itu tidak benar,” tegas dia menambahkan.

Selain itu, terkait pelaksanaan Konfercab NU Jaktim, Syarif mengatakan, akan digelar di Hotel Pramesthi Puncak Bogor, Jawa Barat. “Insya Allah akan kami selenggarakan di Hotel Pramesthi Bogor. Rencana, tanggal 11 sampai 13 Oktober. Do’akan semoga tidak ada halangan ya…, dan semoga acara lancar sesuai harapan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan SK PBNU masa khidmat PCNU Jaktim 2014-2019 akan berakhir pada Desember 2019 mendatang. Sebelumnya PCNU Kota Administrasi Jakarta Barat (Jakbar) telah menggelar Konfercab NU Jakbar. Tepilih Kiai Sueidi sebagai Rais Syuriah dan Agus Salim sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Jakbar. (*/rr)

Ma’ruf Amin Hadiri Harlah NU Ke-96 di Wonosobo

KH Ma’ruf Amin menghadiri Harlah NU ke 96 di Wonosobo, 27 Maret 2019—foto istimewa

JAYAKARTA NEWS—Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin menghadiri acara Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 yang diselenggarakan oleh PCNU NU Wonosobo. Selain itu acara juga sebagai Haul ke-113 Raden Abdul Fatah.

“Selamat datang di Harlah Nahdlatul Ulama ke-96 dan Haul ke-113 Kiai Haji Raden Abdul Fatah,” ujar pembawa acara di Alun-alun Wonosobo,  Jawa Tenah, Rabu (27/3/2019). Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Harlah NU di Wonosobo, 27 Maret 2019–foto istimewa

Saat tiba di Alun-alun Wonosobo,  Ma’ruf Amin disambut oleh ketua panitia acara Idham Kholid dan ketua Tanfidiyah PCNU Wonosobo,  Arifin Sidiq, lalu mereka berjalan menuju panggung acara diiringi oleh salawat dan dikawal oleh Banser. 

Sebelum acara Harlah, dilaksanakan Apel Banser PCNU Wonosobo.  Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran serta lagu Indonesia Raya.  Turut hadir dalam acara Bupati Wonosobo,  Eko Purnomo, serta alim ulama kabupaten Wonosobo. 

Pada diakhir acara akan ditutup dengan deklarasi anti hoaks dan pemilu damai oleh PCNU Wonosobo. Menghadiri Harnah dan Haul Radan Abdul Fatah adalah lanjutan Kampanye Ma’ruf Amjn di Jawa Tengah dan Yogyakarta.***/ebn

Jumat, Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadhan

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal puasa atau 1 Ramadhan 1438H, di  Kantor Kementerian Agama Jalan M.H. Thamrin Nomor 6 Jakarta, pada Jumat (26/5/2017)  sekitar pukul 17.00 WIB. Sidang isbat ini akan dihadiri pimpinan ormas Islam, Ketua MUI, Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan dari 22 negara-negara sahabat, dan sejumlah tokoh Islam.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais) Kementerian Agama, M. Thambrin menjelaskan, untuk menentukan awal Ramadhan tersebut, Kementerian Agama akan melakukan pemantauan hilal di 77 titik di seluruh Nusantara.

“Hasil pemantauan hilang di 77 titik itu akan dilaporkan pada sesi pra sidang isbat oleh anggota tim hisab rukyat Kementerian Agama,” jelas Thambrin.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, M. Thambrin.

Menurut Thambrin, sidang isbat akan diawali dengan sesi pra sidang berupa pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1438H oleh anggota tim hisab rukyat Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya pada pukul 17.00 WIB.

Setelah shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan sidang isbat dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dilanjutkan dengan laporan data hisab dan pelaksanaan rukyatul hilal oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais).

“Selanjutnya, hasil sidang isbat akan disampaikan kepada masyarakat melalui konferensi pers,” pungkas Thambrin. ***