Menpora Amali Bicara Transformasi dan Perbaikan Sepak Bola

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali secara resmi membuka acara Forum Group Discussion (FGD) penyempurnaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menjelaskan alasan terkait adanya penyempurnaan Inpres Nomor 3 Tahun 2019 agar semua stakeholder olahraga sepakbola dapat berkontribusi dalam memajukan sepak bola, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, PSSI, klub, maupun Dinas Olahraga.  

“Teman-teman lihat sendiri semua dilibatkan, semua diajak (jadi peserta), dan narasumbernya itu langsung dari tingkat pusat Kemensesneg, Kemenko PMK, Kemenkum HAM, dan Kemenpora sendiri dan secara virtual Setkab juga akan ikut. Jadi benar-benar kolaborasi tingkat pusat ini kita wujudkan di daerah dan dengan teman-teman stakeholder sepak bola atau yang bisa kita kenal dengan football family,” ujar Menpora Amali sebagaimana dikutip dari kemenpora.go.id

Menpora Amali juga menyampaikan, dalam Inpres Nomor 3 tahun 2019 yang ada saat ini, belum dicantumkan satu kata pun terkait dengan PSSI, dan baru hanya mengatur terkait peran pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga perlu dilakukan penyempurnaan.

“Payung hukum seperti ini dan instruksi presiden harus mengajak semua stakeholder untuk mengerjakan sesuai fungsi dan peran,” jelasnya.

Sementara terkait adanya pertanyaan kenapa revisi menjelang KLB PSSI, Menpora Amali meluruskan bahwa hal ini dilakukan agar kepengurusan PSSI yang akan datang, siapapun yang akan terpilih, akan langsung bisa jalan dengan satu payung hukum yang jelas tentang percepatan pembangunan sepak bola Indonesia.

“Kita hadirkan stakeholder dari pusat untuk mendengarkan aspirasi pemikiran, masukan dari bapak ibu yang langsung berada di depan, garda terdepan pelaksana Inpres ini adalah Asprov, klub, Askab, dan Askot,” kata Menpora Amali.

“Silakan sampaikan maunya seperti apa, Asprov maunya seperti apa, klub maunya seperti apa, maka Asprov yang hadir jangan sia-siakan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai hal, sehingga kami pemerintah, kementerian lembaga yang ada mengambil berbagai masukan tentu kemudian kita diskusikan. Mudah-mudahan tidak akan terlalu lama Inpres ini akan kita terbitkan, karena kita punya keinginan yang besar,” harap Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, saat ini Indonesia dipercaya oleh FIFA untuk menyelenggarakan FIFA Wolrd Cup U-20 tahun 2023. Kesempatan ini harus menjadi momentum untuk melangkah kedepan tentang perbaikan sepak bola Indonesia. 

Disisi lain, lanjut Menpora Amali, Presiden FIFA Gianni Infantino sangat menaruh perhatian terhadap Indonesia, bahkan saat melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi menyampaikan keinginannya menjadikan Indonesia sebagai sentrum sepak bola Asia.

“Presiden FIFA sudah luar biasa kepada Indonesia, kalau kita tidak menyambut, kalau kita tidak berubah, kalau kita tidak mau bertransformasi maka sampai kapanpun sepak bola Indonesia akan begini saja,” katanya. 

Dengan demikian, Menpora Amali mengajak semua untuk melakukan langkah perbaikan terhadap sepakbola Indonesia diantaranya perbaikan tata kelola, perbaikan kompetisi, pembinaan usia dini dan berbagai hal lainnya.

“Sehingga meyakinkan Presiden, Pak Presiden Joko Widodo sangat punya perhatian besar terhadap sepak bola dan ini bukan omongan kosong. Satu-satunya cabang olahraga yang ada Inpresnya hanya sepak bola, mari kita sambut dengan lapang dada, dengan kerja keras apa yang sudah diarahkan oleh Presiden,” pungkas Menpora Amali.

Turut hadir Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum Lydia Silvanna Djaman, Asdep Kemenko PMK Teguh Supriyadi, Waketum PSSI Iwan Budianto, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus, Asdep Olahragawan Andalan Kemenpora Surono, dan Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Kemenpora Sanusi, Asprov PSSI se-Sumatera dan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga se-Sumatera dan perwakilan klub.***/din

Indonesia akan Ikut Bidding Tuan Rumah Special Olympics 2031 dan Olimpiade 2036

JAYAKARTA NEWS— Indonesia berencana mengikuti bidding untuk menjadi tuan rumah Special Olympics tahun 2031 dan bidding menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2036 mendatang.

“Kita juga akan niat bidding untuk tuan rumah Special Olympics Tahun 2031. Kalau kita berhasil, apa yang sudah menjadi arahan Bapak Presiden kepada kami, kita akan bidding juga menjadi tuan rumah Olimpiade 2036,” kata Menpora Amali didampingi Sesmenpora Gunawan Suswantoro pada acara penggalangan dana atau Charity Dinner SOIna di Ballroom Museum Nasional Jakarta. Demikian dikutip dari laman kemenpora.go.id

Menurut Menpora Amali, jika Indonesia nantinya sukses menjadi tuan rumah Special Olympic tahun 2031, maka kemungkinan besar Indonesia memiliki poin besar menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 mendatang.

“Jadi kalau sukses Special Olympics, maka itu akan menjadi poin besar penilaian untuk kita bisa ditunjuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036. Hal ini sebagaimana keinginan dan arahan Bapak Presiden Joko Widodo,” tegas Menpora Amali.

“Semoga keinginan kita semua ini bisa terkabul dan SOIna kita semakin jaya dan dukungan kita untuk Special Olympics semakin kuat dan bagus,” harap Menpora Amali.

Sementara, Ketua Umum Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (PP SOIna) Warsito Ellwein menyampaikan, pihaknya akan memaksimalkan kontingen Indonesia yang akan dikirim ke Berlin, Juni mendatang. Indonesia akan mengikuti 7 cabang olahraga dengan 25 atlet.

“Kontingen kita hanya 25 atlet pokoknya kita maksimalkan itu. Mereka semangatnya sudah luar biasa,” ujarnya.

Dari penggalangan dana ini, Warsito menyampaikan SOIna membutuhkan dana sebesar Rp 5,6 miliar lebih. Ia sangat berterima kasih semua pihak telah mendukung acara itu dengan memberikan support dan dukungan.

“Kebutuhannya banyak dari Kemenpora sendiri sudah untuk tiket dan sebagainya, untuk TC, pelatihan, koordinasi, transport. Jika sisa nanti kita akan manfaatkan untuk membuka ruang bagi mereka seluas-luasnya agar mereka mandiri dan dihargai,” jelasnya.

“Untuk sekarang ini alhamdulillah sudah oke, dari kementerian dan sebagainya dari provinsi juga mendukung. Dari penggalangan dana terkumpul Rp 4,250 miliar ini sangat luar biasa. Jumlahnya banyak tapi lebih dari itu yang kita harapkan adalah dampaknya anak-anak ini agar mereka tidak terpinggirkan,” harapnya.***/din

Menpora Berharap F1 Powerboat di Danau Toba Berdampak Baik untuk Masyarakat

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menyebut kejuaraan F1 Powerboat 2023 di Danau Toba, Sumatera Utara akan memberi dampak baik terhadap masyarakat. Salah satunya yaitu meningkatkan  perekonomian, baik nasional maupun daerah. 

Demikian disampaikan Menpora Amali dalam kegiatan media briefing secara virtual dari Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (24/1). Ajang internasional tersebut bagian upaya mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi. 

“Upaya mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi ini salah satunya melalui kegiatan pariwisata dan event olahraga. Nah, penyelenggaraan event olahraga didaerah wisata diharapkan akan lebih meningkatkan gerak laju ekonomi masyarakat,” kata Menpora Amali sebagaimana dikutip dari kemenpora.go.id

Menpora Amali menerangkan Danau Toba sebagai tuan rumah sangat siap menyelenggarakan kegiatan ini. Kesiapan tersebut dibuktikan dalam kematangan kesiapan venue dan juga fasilitas pendukung lainnya. 

“Pemerintah juga sudah merancang berbagai kegiatan pasca-event F1 Powerboat, sebagai upaya mendukung ekonomi masyarakat Toba. Kemudian rakor secara intensif dan paralel juga terus dilakukan,” ujar Menpora Amali. 

Disamping itu, Menpora Amali yang juga sebagai ketua panitia nasional penyelenggaraan kegiatan ini berharap dengan adanya F1 Powerboat bisa melahirkan atlet balap olahraga air di Indonesia.

“Harapan kita dengan adanya ajang internasional yang diselenggarakan di Danau Toba ini bisa memicu lahirnya atlet kita dan harapannya bisa berprestasi,” jelas Menpora Amali.

Seperti diketahui, ajang F1 Powerboat dilaksanakan pada 24-26 Februari 2023. F1 Powerboat atau yang juga dikenal dengan F1H20 adalah kejuaraan dunia lomba balap kapal motor terbesar dunia. F1 Powerboat merupakan kelas tertinggi balap kapal motor, yang setingkat dengan Formula 1 atau Moto GP.***/ebn

KLB 16 Februari 2023, Menpora: Siapa pun Boleh Maju Jadi Calon Ketum PSSI

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menegaskan siapa pun boleh maju mencalonkan diri sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI pada Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya akan dilaksanakan 16 Februari 2023 mendatang. 

Menurutnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun tidak mengarahkan satu nama tertentu untuk maju sebagai calon Ketum PSSI. “Kepada siapapun yang ingin maju sebagai Ketua umum PSSI di KLB yang akan datang dipersilahkan. Tidak ada arahan untuk siapapun, apalagi Presiden mengarahkan untuk nama tertentu,” kata Menpora Amali di Jakarta, Senin (9/1/2023). Demikian dikutip dari kemenpora.go.id

Menpora Amali mengatakan Presiden Jokowi hanya menginginkan sepakbola Indonesia menjadi lebih baik, sehingga  berbagai dukungan dan fasilitasi telah diberikan oleh Pemerintah untuk berkembangnya sepak bola secara nasional. 

“Sekali lagi perlu ditegaskan untuk KLB PSSI tanggal 16 Februari 2023 nanti silahkan saja yang memiliki hak suara utk memilih Ketua Umum dan Exco lainnya sesuai dengan penilaian mereka dan pertimbangan masing-masing siapa yang layak dan punya kapasitas untuk memimpin organisasi sepakbola Indonesia ini,” tegasnya. 

Menpora Amali menegaskan, Presiden Jokowi hanya meminta agar persiapan Indonesia Piala Dunia U-20 pada Mei mendatang bisa dilakukan sematang mungkin. 

“Tahun ini, kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20, untuk bapak Presiden meminta kepada semua pihak yang terkait untuk mempersiapkan dengan sebaik baiknya, karena itu akan menjadi modal besar kita bila suatu saat nanti ingin mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA (Senior),” katanya.***/din

Lifter Indonesia Pecahkan Rekor Dunia, Menpora: Modal Dapatkan Tiket Olimpiade Paris 2024

JAYAKARTA NEWS— Prestasi luar biasa diukir lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah di kancah Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022 yang berlangsung di Gran Carpa Americas Corferias, Bogota, Kolombia, Sabtu (10/12) pagi WIB.  Rahmat yang bertarung di kelas 73 Kg berhasil mencetak rekor dunia untuk angkatan clean and jerk seberat 200 kg.

Sebelumnya rekor dunia tercatat atas nama Shi Zhiyong asal Cina yang berhasil membukukan Angkatan clean and jerk 197 kg pada Kejuaraan Dunia 2019. Namun kecemerlangan lifter peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu kini ditenggelamkan oleh Rahmat dengan Angkatan clean and jerk capai 200 kg.

Pencapaian Rahmat ini mengejutkan karena dia bukan unggulan di kelas 73kg putra. Bahkan ditempatkan di Grup B. Namun dia kembali membuktikan diri sebagai lifter yang layak diperhitungkan di kelas ini.

Lifter 22 tahun ini bukan kali pertama membuat kejutan. Ketika di Olimpiade Tokyo 2020 dia juga tampil di Grup B. Meski begitu, Erwin sukses meraih medali perunggu di kelas 73kg setelah mengangkat beban total 342kg (152kg snatch dan 190kg clean and jerk).

Menpora Zainudin Amali mengaku sangat bangga dengan capaian Rahmat di kancah Kejuaraan Dunia Angkat Besi. Menurut Menpora prestasi yang diraih Rahmat ini sangat luar biasa. Dengan usianya yang masih muda berhasil kembali menjadi juara sekaligus memecahkan rekor dunia. 

“Apa yang diraih Rahmat pada kejuaraan dunia Angkat Besi 2022 di Kolombia ini sangat luar biasa. Dia berhasil juara sekaligus pecahkan rekor dunia. Bahkan dengan prestasi ini dia sudah dua kali juara dunia. Saya bangga dan apresiasi dengan yang diraaih Rahmat,” katanya. 

Menpora juga menyampaikan, prestasi yang diraih Rahmat ini akan menjadi modal untuk mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024. “Kejuaraan dunia ini memang bagian dari untuk memperebutkan tiket menuju Olimpiade Paris 2024 nanti. Saya harap preatasi ini bisa diikuti atlet lainya,” harap Menpora Amali. 

Adapun di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022, Rahmat pada angkatan snatch membukukan 152kg. Hingga berita ini diturunkan persaingan di kelas 73kg putra masih bergulir.

Selain Rahmat, Indonesia juga memiliki wakil lainnya yakni Rizki Juniansyah yang tampil di Grup A.
 
Sejauh ini, Indonesia mengantongi dua perak dan satu perunggu melalui Eko Yuli Irawan di kelas 61kg putra. Perak diraih Eko pada angkatan clean and jerk dengan 175kg dan total angkatan yakni 300kg. Sementara angkatan snatch dengan 135kg menghasilkan perunggu.

Indonesia menerjunkan 12 lifter ke Kejuaraan Dunia 2022 yang merupakan turnamen pertama kualifikasi menuju Olimpiade Paris 2024.

Pada kategori putra, Indonesia mengirimkan Eko Yuli Irawan (kelas 61kg), Ricko Saputra (61kg), Rizki Juniansyah (73kg), Rahmat Erwin Abdullah (73kg), dan Muhammad Zul Ilmi (89kg).

Sementara pada kategori putri ada Windy Cantika Aisah (49kg), Juliana Klarisa (55kg), Natasya Beteyob (59kg), Nelly (59kg), Tsabitha Alfiah Ramadani (71kg), Restu Anggi (71kg), dan Nurul Akmal (+87kg).***/din

Road to Youth Olympic Games 2026, Menpora Amali Harap Indonesia Tambah Emas Wushu

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menyebut Kontingen Wushu Junior Indonesia yang sudah meraih sukses prestasi dengan mengoleksi 6 medali emas dan 1 perunggu pada hari kedua Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022 yang berlangsung di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, Rabu (7/12/2022).
Event yang melibatkan 60 negara dan 2 region (Hongkong dan Macau) ini memperebutkan 71 medali emas (45 Taolu dan 17 Sanda) baru akan berakhir Sabtu, 10 Desember 2022.
“Saya kira sukses prestasi sudah kita raih dengan keberhasilan Kontingen Wushu Junior Indonesia mengoleksi 5 emas dan 1 perunggu pada hari kedua pelaksanaan Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022. Dan, saya berharap medali emas bisa bertambah lagi karena waktu pelaksanaan masih panjang,” kata Menpora Amali yang hadir langsung menyaksikan penampilan atlet-atlet wushu Indonesia.
Apa yang telah dicapai Pasukan Garuda Muda tersebut, kata Menpora Amali, sebagai bukti bahwa program pembinaan olahraga wushu Indonesia yang dilakukan PB WI sudah semakin baik. Apalagi, cabang olahraga (cabor) wushu masuk dalam daftar cabor Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Saya kira luar biasa. Mudah-mudahan akan semakin baik pembinaannya ke depan. Karena ini kejuaraan junior dan tujuannya ada yakni Road to Youth Olynmpic Games 2026 Dakkar, Senegal, mereka dipersiapkan lebih baik lagi,” imbuh Menpora Amali.
Selain sukses prestasi, kata Menpora Amali, Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto juga telah meraih sukses penyelenggaraan dan sukses ekonomi.
“Saya mendapatkan informasi baik dari Wakil Presiden IWUF dan Sekjen IWUF bahwa mereka sangat senang dengan penyelenggaraan yang dilakukaan Indonesia,” katanya.
“Saya juga dapat informasi dari Bupati Tangerang kalau hotel di sini penuh. Jadi, ini luar biasa,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Media Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022, Ilham Permana mengatakan, PB WI meraih tiga sukses tidak terlepas dari peran dan dukungan media.
“Atas nama panitia dan PB WI, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman wartawan dari media cetak, elektronik maupun online,” kata Ilham Permana yang juga Wakil Ketua Umum II PB WI.
Untuk mensukseskan kejuaraan dunia yang diikuti 60 negara dan 2 region (Hongkong dan Macau), kata Ilham, pihak panitia melakukan berbagai strategi dengan memasang billboard dan spanduk di berbagai tempat. “Kami juga menyediakan doorprize menarik kepada penonton yang setia menyaksikan pertandingan kejuaraan dunia,” ungkapnya.***din

Dibuka Presiden Jokowi, Menpora Amali Apresiasi Kinerja PB WI

JAYAKARTA NEWS— Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII/2022 siap digelar di ICE Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, 5-10 Desember 2022. Event kalender resmi Federasi Wushu Internasional (IWUF) yang melibatkan 807 peserta dari 60 negara dan 2 region (Hong Kong dan Macau) akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 5 Desember 2022.

“Pertama – tama saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama pemerintah, kepada Pak Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto dan seluruh jajarannya atas terselenggaranya Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 yang akan dibuka oleh Bapak Presiden Jokowi,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali kepada wartawan dalam acara jumpa pers Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 di ICE Bumi Serpong Damai Tangerang, Banten, Minggu (4/12/2022).

Apa yang diungkapkan Menpora Amali cukup beralasan. Pasalnya, Kejuaraan Dunia Wushu Junior VIII ini mencatat peserta terbanyak dari penyelenggaraan sebelumnya. Apalagi, event ini menjadi tolak ukur buat menyambut Youth Olympic Games 2022 Dakkar, Senegal.

“Sekali lagi saya sangat berterimakasih atas terselenggaranya kejuaraan dunia yang menjadi ajang persiapan menuju Youth Olympic Games 2022 Dakkar. Wushu itu juga termasuk salah satu dari 14 cabang olahraga Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang sasaran utamanya prestasi dunia,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal IWUF, Zhang Qiuping jiuga mengakui Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022 ini mencatat paling banyak melibatkan negara peserta.

Zhang Quiping yang berbicara atas nama Presiden IWUF juga menyampaikan apresiasi luar biasa kepada tuan rumah Kabupaten Tangerang, panitia lokal, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Federasi Wushu Indonesia (PB WI).

“Kami sangat bersemangat dengan adanya Kejuaraan Dunia Wushu Junior yang ke-8 di Indonesia. Ini merupakan kompetisi akbar pertama sejak pandemi global berlangsung, dan saya dapat merasakan kesenangan dan kebahagiaan dari para atlet muda ini karena dapat berpartisipasi secara langsung dan bukan secara virtual,” katanya.

Dia merasa yakin event Wushu ini juga akan menggemakan kecintaan Indonesia terhadap olahraga, khususnya budaya Wushu yang begitu aktif dan penuh semangat. 

“Wushu dapat memberikan keseimbangan tubuh dan pikiran yang ideal. Keluarga besar wushu global mengusung semangat persahabatan, solidaritas, dan kedamaian, komunitas kami saat ini mencakup berbagai generasi dan menarik lebih banyak anak muda di seluruh dunia,” jelasnya.

Zhang Quiping mengakui PB WI merupakan salah satu dari 158 anggota IWF yang paling aktif dan antusias, selalu membawa tim yang besar dan sukses di berbagai kejuaraan internasional. “Barangkali, pencapaian IWUF yang paling membahagiakan adalah berhasil secara membawa wushu untuk dipertandingkan secara resmi pada Youth Olympic Games 2026 Dakar nanti. Dan, itu hanya 4 tahun lagi. Ini membuat kita lebih dekat dengan Olimpiade. Pastinya, kita memiliki banyak calon juara muda olimpiade berkumpul pada kejuaraan wushu junior ini,” tandasnya.***din

Menpora Minta Pelatih Shin Tae-yong Tularkan Semangat Korsel di Piala Dunia 2022

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali meninjau pemusatan latihan Timnas Senior Indonesia yang akan dipersiapkan untul Piala AFF 2022 di lapangan Training Center Bali United. Menpora minta pelatih Shin Tae-yong untuk menularkan semangat permainan Korea Selatan di Piala Dunia 2022

Saat meninjau latihan Timnas Indonesia, Menpora langsung bertemu pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Menpora langsung menanyakan bagaimana perkembangan dari pemain timnas Indonesia sendiri. “Sangat baik perkembangannya, dari pemain juga bekerja keras,” kata Shin Tae-yong ke Menpora sebagaimana dikutip dari laman kemenpora.go.id

Di depan pemain Menpora Amali sambil bercanda meminta pelatih Shin Tae-yong untuk menularkan semangat permainan Korea Selatan di Piala Dunia 2022. “Semoga seperti Korea semalem ya, bikin nangis Luis Suarez,” katanya. “Cukup, pasti bisa-pasti bisa,” jawab Shin Tae-yong.

Menpora Amali juga berpesan ke Shin Tae-yong untuk minta tolong kepadanya bila ada pemain timnas Indonesia yang tidak dilepas oleh klub.

“Jadi alasan kompetisi main lagi, itu karena timnas, Jadi saya sudah bicara dengan klub-klub liga 1, saya sudah sampaikan bahwa ini kompetisi digulirkan lagi alasan untuk timnas,” kata Amali kepada wartawan.

“Saya sampaikan coach Shin sempat menghubungi saya waktu di Spanyol ya, jadi kalau bukan tim nasional, belum tentu kepolisian mengijinkan. Jadi kalau ada klub yang akhirnya tidak mau, kasih tahu saya.”

“Coach Shin kalau ada apa-apa kasih tahu PSSI, nanti saya akan bantu juga,” tambah Menpora Amali. 

Puji Kualitas Lapangan TC Bali United yang Dipakai Timnas Senior

Sebelumnya, Menpora Sabtu (3/12/2022) sore melihat lapanganTraining Center Bali United  (TCBU) yang dipakai latihan Timnas Senior di Pantai Purnama, Gianyer, Bali. Menpora menilai lapangan TCBU memiliki kualitas yang bagus.

Menpora Amali yang tiba pukul 17.00 wita langsung melihat kondisi lapangan yang juga sedang dipakai untuk Timnas Senior sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2022 mendatang. Menurut Menpora Amali, kualitas rumput lapangan yang dimiliki TCBU sangat bagus. 

“Iya saya datang sore ini untuk melihat langsung lapangam Training Center Bali United  yang dipakai Timnas latihan. Saya lihat lapanganya sangat bagus dan layak untuk dipakai latihan Timnas,” ujar Menpora Amali seperti dikutip dari laman kemenpora.go.id

Timnas Indonesia akan memulai kiprah di Piala AFF 2022 dengan menjadi tuan rumah bagi Kamboja, 23 Desember 2022 mendatang. Fase grup Piala AFF 2022 akan digelar dengan sistem kandang tandang. Setiap negara akan memainkan dua laga kandang dan tandang. Timnas Indonesia akan berkandang di Stadion Patriot Candrabhaga selama Piala AFF 2022.

Menpora Amali juga berharap Timnas Indonesia bisa memberikan yang terbaik di ajang Piala AFF 2022 nanti. Apalagi dua pemain naturalisasi Jordi Amat dan Sandi Walsh sudah bergabung latihan dengan pelatoh Shin Tae-yong. 

“Saya berharap dsngan berganungnya Sandi Walsh dan Jordi Amat bisa membuat timnas bermain lebih bagus di ajang Piala AFF 2022 nanti. Saya juga melihat Timnas Indonesia selama menjalani TC berjalan dengan baik,” kata Menpora Amali. 

Saat melihat lapangan, Menpora Amali juga meminta kepada seluruh pemain Timnas agar semangat dalam menjalani latihan. “Semangat semua ya latihanya, semoga di Piala AFF nanti kalian bisa memberi yang terbaik buat Indonesia,” pesan Menpora Amali.***/din

Persiapkan Piala Dunia U-20 Tahun 2023, FIFA akan Berkantor di Jakarta

JAYAKARTA NEWS— Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA akan berkantor di Jakarta mempersiapkan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 yang rencanannya akan berlangsung di Indonesia, 20 Mei sampai 11 Juni 2023 mendatang.

“Setelah Piala Dunia Qatar 2022, FIFA akan berkantor di sini (Indonesia). Itu (kantor) sudah disiapkan di Jakarta cukup besar mereka akan berkantor di sini selama persiapan sampai dengan selesainya event,” kata Menpora Amali kepada wartawan di Malang, Jawa Timur, Selasa (22/11).

Menpora Amali berharap dengan berkantornya FIFA di Jakarta, seluruh persiapan penyelenggaraan tertata dengan baik dan koordinasi dengan PSSI selaku panitia lokal, Kemenpora dan Kementerian PUPR selaku penanggungjawab persiapan penyelenggaraan kegiatan dan venue berjalan dengan lancar. 

“Kalau ada sesuatu yang harus kita tanyakan, dia (FIFA) ada di sini di Jakarta. Jadi lebih mudah koordinasinya,” ujar Menpora Amali sebagaimana dikutip dari kemenpora.go.id

Terkait pembukaan Piala Dunia U-20 nanti, Menpora Amali menjelaskan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia U-20 berbeda dengan Piala Dunia Qatar 2022 yang diikuti tim senior. Diantara perbedaannya adalah nantinya tidak ada upacara pembukaan atau opening ceremony.

“Piala Dunia U-20 memang tidak ada pembukaan seperti yang senior. Padahal saya sudah minta kepada pak presiden, pak Jokowi supaya ada pembukaan yang meriah seperti pembukaan Asian Games (2018) dan ternyata aturan FIFA tidak memungkinkan. Pembukaan itu adalah pertandingan pertama,” jelas Menpora Amali.

Sementara itu, Menpora Amali mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan stadion Manahan Solo, Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan stadion Gelora Bung Tomo Stadium (GBT) Surbaya.

“Jadi tiga itu yang menjadi pilihan kita, tergantung FIFA yang memutuskan bukan kami,” tukasnya.

Menpora Amali menilai ada pelajaran yang penting bagi Indonesia terhadap penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022 dalam menyiapkan Piala Dunia U-20 tahun 2023 diantaranya terkait stadion-stadion sebagai venue yang cukup bagus dan juga pengaturan penonton atau supporter.

“Walaupun kita tahu bahwa akan berbeda atmosfer antara tim yang senior dengan tim yang U-20. Tetapi pasti tetap akan ramai,” harapnya.

Disamping itu, Menpora Amali berharap Indonesia mampu melewati babak penyisihan pada Piala Dunia U-20 nanti dan tidak seperti Qatar yang keok di laga awal. Meskipun dia menyadari bahwa tim dari negara-negara yang lolos baik dari Eropa, Amerika dan bahkan Asia bukan lawan yang sembarangan.

“Kan pasti yang akan dipertandingkan di laga pertama itu tuan rumah Indonesia sama siapa kan gitu. Biasanya FIFA akan memberikan kehormatan kepada tuan rumah untuk bisa bertanding lebih awal,” pungkasnya.***/ebn

Menpora Amali Pimpin Rakor Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022

JAYAKARTA NEWS— Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) dan panitia penyelenggara. Adapun rakor ini membahas penyelenggaraan kejuaraan dunia wushu junior 2022.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Kemenpora, Jakarta, Selasa (22/11). Menpora Amali ingin kejuaraan dunia wushu junior tahun ini berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Begitu juga dengan prestasinya.

“Sore ini saya mengundang PB Wushu Indonesia dan panitia penyelenggara kejuaraan dunia wushu junior untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan agar tahu juga seberapa jauh persiapan yang telah dilakukan,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali ingin kejuaraan dunia wushu junior kali ini juga sukses prestasi. Seluruh atlet yang turun diminta untuk menjaga kesehatan dan fokus dalam bertanding.

“Kita sama-sama ingin bagaimana kejuaraan dunia ini sukses, lancar, dan tidak ada hambatan. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Atlet dijaga betul ya jangan sampai ada yang cedera,” jelas Menpora Amali.

Sementara itu, Sekjen PB Wushu Ngatino menerangkan, kesiapan penyelenggaraan kejuaraan dunia wushu junior yang akan dilaksanakan pada awal Desember 2022 ini sudah berjalan 90 persen. Ada 61 negara yang ikut berpartisipasi dalam ajang yang akan berlangsung di Ice BSD Tangerang.

“Hari ini rapat koordinasi yang dipimpin pak Menpora Zainudin Amali. Semuanya sudah dilaporkan baik kesiapan pelaksanaan, keamanan, hingga persiapan atlet dan lainnya. Semua harus disiapkan dengan sebaik mungkin, segala hal harus diantisipasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ngatino bilang total atlet yang ikut dalam kejuaraan dunia wushu junior sebanyak 23 orang. Mereka yang telah terseleksi ditargetkan berprestasi pada ajang ini dan diharap bisa merebut 4 medali emas.

“Persiapan kita sudah 90 persen. Peserta yang ikut ada 61 negara. Semua atlet kita sudah siap. Mereka direkrut dari ajang-ajang pertandingan sebelumnya. Target kita bisa meraih empat medali emas. Mohon doanya agar pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar dan kita juga sukses prestasinya,” pungkas Ngatino.***din