37 Tahun Slank, Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan): ‘Ikon Kemajuan Budaya Indonesia’

JAYAKARTA NEWS—- Ultah band Slank ke 37 diperingati secara virtual, tanpa menggelar konser seperti tahun sebelumnya. Karena masih maraknya pandemi Covid-19, konser diganti menjadi acara yang tak kalah seru dan diberi tajuk ‘SlankFestival 2020’ dan dialog ‘Salute to Slank ’37 Tahun, Untuk Indonesia’.

Dihelat secara live streaming di Out the Box Cafe, Jakarta, Sabtu (26/12) dan Minggu (27/12), acara dialog menampilkan narasumber utama yaitu Dirjen Kebudayaan RI, Hilmar Farid dan pengamat musik Bens Leo. Selama dua hari itu, diputar video lama Slank ‘on stage’ dan dibalik panggung, komentar dan pendapat artis-artis Indonesia seperti Najwa Shihab, Joe Taslim, Nirina Zubir, Poppy Sovia, Tissa Biani, Hamish Daud dll.

Kali ini, Slank ‘nobar’ lima band junior didikan mereka selama ini di markas Slank, jalan Potlot. “Bagi para slanker, kami enggak main. Semua acara bisa ditonton di SlankTube alias di Channel Music Slank di YouTube,” ujar Bimbim, pendiri Slank yang meminta maaf karena ketakhadiran Ridho Hafieds (gitaris) karena sakit dan harus dikarantina selama 14 hari di rumah.

Yang hadir dalam acara dialog adalah Bim Bim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bas) dan Abdee Negara (gitar). Dipandu Buddy Ace, acara dialog berjalan lancar. Dua nara sumber menceritakan kisi-kisi perjalanan Slank di kancah musik Indonesia.

Hilmar Farid selaku Dirjen Kebudayaan mengaku salut atas perjalanan karier musik Slank dan sampai saat ini masih eksis. “Slank mampu menjadi ikon musik untuk perkembangan dan kemajuan budaya Indonesia di mata Internasional,” demikian penilaian Hilmar Farid.

Sedangkan Bens Leo mengamati Slank sebagai pengusung musik rock dan mampu menghipnotisir khalayak di setiap konsernya. “Slank juga band rock yang tetap kompak dan bertahan dengan formasi lamanya,” papar Bens Leo. Slank dibangun oleh anak-anak SMA Perguruan Cikini tanggal 26 Desember 1983 oleh Bim Bim. Kala itu, band ini membawa bendera Cikini Stone Complex (CSC) karena acap membawakan lagu-lagu Rolling Stones di panggung.

Dimotori Bim Bim, CSC mengalami 14 kali pergantian personel. Dan formasi terakhir bertahan tahun 1996 dengan mempertahankan Kaka, Ivanka, Ridho, Abdee dan Bim Bim. Di tahun itulah, Slank mengalami masa kelam dengan didepaknya 3 personelnya yaitu BIP (Bongky, Indra dan Pay) yang jadi pengguna narkoba.

Justru dengan formasi terkini, Slank sekarang dinobatkan sebagai band anti-narkoba. Berdasar catatan, Slank termasuk band dengan honor tertinggi yaitu Rp500 juta sekali main di tahun 2008-2009 (Indonesian Highest Paid Music Star). Tahun 2020 saat ultah Slank ke-37, kita ngeSlank dari rumah masing-masing dulu ya. (pik)

Rukyatul Hilal Era Milenial

Oleh: Joko Intarto, www.jagaters.id
Skema conference rukyatul hilal .

JAYAKARTA NEWS – Dari tahun ke tahun begitu terus. Setelah menyaksikan hilal, petugas kemudian membuat laporan di bawah sumpah. Di lokasi rukyat itu juga.

Laporan dari lapangan dikirimkan ke Jakarta. Di ruang sidang isbath. Di kantor Kementerian Agama. Sebagai dasar penetapan tanggal 1 Ramadan.

Saya pernah membuat terobosan. Tahun 2012. Memanfaatkan teknologi informasi dalam merukyat bulan tanggal 1 Ramadan.

Saya siapkan peralatan live streaming dari 10 lokasi: Cakung, Sukabumi, Semarang, Surabaya, Makassar, Banjarmasin, Aceh, Padang, Medan dan Batam.

Live streaming digunakan agar petugas yang disumpah bisa melaporkan secara langsung dalam audio visual. Selama ini hanya pakai telepon. Tanpa visual.

Di kantor Kemenag, saya siapkan sebuah LED screen berukuran besar. Untuk memonitor siaran langsung dari daerah-daerah. Bergantian.

Live streaming dari 8 daerah berhasil. Dua lainnya gagal. Satu tidak ada sinyal. Satu lagi hujan lebat. Acara merukyat batal.

Saat itu saya belum menggunakan teknologi video conference. Ribetnya luar biasa. Sayangnya terobosan itu tidak dilanjutkan lagi. Tahun-tahun sesudahnya kembali ke cara tradisional lagi.

Padahal, kalau mau, dengan webinar, mengelola acara seperti itu tidak sulit lagi. Di setiap lokasi rukyat harus dipastikan ada sinyal selular. Bandwidthnya juga memadai. Kemudian petugas melaporkan langsung hasil rukyat menggunakan smartphone. Bergantian.

Di kantor Kemenag disiapkan master control. Untuk mengelola video conference. Dihubungkan dengan kamera, mikrofon, LED screen dan speaker. Peseta sidang isbath bisa berkomunikasi audio visual.

Platform webinar bisa mengelola banyak user. Bisa 10 ribu user. Tapi menurut hemat saya, 100 user saja sudah kebanyakan.

Tertarik? (*)