Duo Madrid Rebut Tiket Semifinal Liga Champions

HATTRICK  Cristiano Ronaldo dan gol semata wayang  Saul Niguez memastikan dua tim kota Madrid melenggang ke semifinal  Liga Champions. La Liga berpeluang menempatkan tiga tim, apabila Barcelona kembali sukses membalikkan keadaan, saat menjamu Juventus Kamis dinihari nanti.

Melalui perpanjangan waktu, Real Madrid memenangi laga versus Bayern Muenchen   4-2 (agregat 6-3) dalam laga leg kedua babak perempat final Liga Champions yang dihela  di Santiago Bernabeu, Rabu dini hari WIB.

Gol bunuh diri Sergio Ramos sempat membuat pendukung Madrid waswas. Gol pembuka pertandingan itu dibuat oleh  penyerang Muenchen, Robert Lewandowski melalui titik penalti yang disamakan kedudukannya oleh  Ronaldo.

Dua penyelamatan penting dilakukan oleh bek Madrid Marcelo, sementara  Jerome Boateng juga berhasil melakukan hal yang serupa.  Real Madrid mendapat situasi menguntungkan, ketika  Arturo Vidal diusir wasit setelah diganjar  dua kartu kuning.

Pada babak pertama perpanjangan waktu, Real Madrid  akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi  2-2.  Ronaldo  membukukannya  golnya yang  ke-100 di Liga Champions, sebelum pemain asal Portugal itu mencatatkan hattrick. Kemenangan Madrid makin manis dengan gol yang dilesakkan  Marco Asensio setelah berhasil mengecoh para punggawa pertahanan Muenchen.

Atletico Madrid VS Leicester City

Sementara itu dalam lawatannya ke markas Leicester City, Atletico Madrid berhasil memaksa hasil imbang 1-1 untuk memastikan dirinya melaju ke semi final.  Tim yang ditukangi  pelatih Diego Simeone itu melengkapi bersinarnya La Lina di kancah Eropa setelah mendepak juara Liga Inggris pada musim 2015/16 tersebut.

Bermain di Stadion King Power, Leicester gagal memaksimalkan dukungan suporternya untuk membuat sejarah baru klub tersebut. Tapi, pencapaian Leicester City sampai pada perempat final Liga Champions merupakan sejarah yang patut dibanggakan para pendukungnya. Kini, mereka harus berfokus pada Liga Inggris, untuk memperbaikan kinerja tim yang masih jauh dari apa yang dicapai pada musim lalu.

Keunggulan Atletico diraih melalui  Saul Niguez saat pertandingan berjalan  26 menit.  The Foxes terus melakukan serangan  secara bertubi-tubi, namun gagal memaksimalkan peluang. Pada menit ke-61,  Leicester akhirnya dapat membalas Atletico melalui  gol penyerang andalannya,  Jamie Vardy. Sayang, hasil imbang  tak cukup  menghantar juara Liga Inggris musim lalu untuk mengantongi tiket  perempat final Liga Champions. Dengan hasil seri itu, Leicester tersisih karena kalah  1-2. Bagi Atletico, inilah  semifinal Liga Champions   ketiga kalinya dalam laga bergensi di benua biru itu untuk empat musim terakhir ini.

Sukses dua tim ibukota itu mungkin akan menyemangati Barcelona yang akan menjamu tim Italia, Juventus pada leg kedua perempat final dinihari nanti. Jika Barca sukses ke semifinal, maka Liga Champions berpeluang kembali menyajikan tontonan derbi Spanyol.

 

Real Madrid 4 – 2 Bayern Muenchen   

Real Madrid: 1 Keylor Navas (Goalkeeper), 6 Nacho, 2 Daniel Carvajal, 4 Sergio Ramos (Gol Bunuh diri), 12 Marcelo, 19 Luka Modric, 8 Toni Kroos (Substitution Off), 14 Casemiro (Yellow Card), 22 Isco (Substitution Off), 7 Cristiano Ronaldo (3 Goal) 9 Karim Benzema (Substitution Off).
Cadangan: 21 Álvaro Morata, 16 Mateo Kovacic (Substitution On) 23 Danilo, 17 Lucas Vázquez (Substitution On) 20 Marco Asensio (Substitution On, Goal), 13 Kiko Casilla, 10 James Rodríguez.

Coach: Zinedine Zidane

FC Bayern München: 1 Manuel Neuer (Goalkeeper), 27 David Alaba, 21 Philipp Lahm, 5 Mats Hummels (Yellow Card), 17 Jérôme Boateng, 6 Thiago Alcántara, 14 Xabi Alonso (Yellow Card,  Substitution Off), 10 Arjen Robben (Yellow Card), 7 Franck Ribéry (Substitution Off), 23 Arturo Vidal (Yellow Card, Second Yellow Card), 9 Robert Lewandowski (Penalty, Substitution Off)

Substitutes: 25 Thomas Müller (Substitution On), 11 Douglas Costa (Substitution On), 18 Juan Bernat, 29 Kingsley Coman, 32 Joshua Kimmich (Substitution On),

13 Rafinha, 26 Sven Ulreich.

Coach: Carlo Ancelotti

 

LEICESTER 1 – 1 ATLÉTICO

Leicester City: Schmeichel; Simpson, Morgan (Amartey, 84’), Benalouane (Chilwell, 46’), Fuchs; Ndidi, Drinkwater; Mahrez, Okazaki (Ulloa, 46’), Albrighton; and Vardy.

Atlético de Madrid: Oblak; Juanfran (Lucas, 55’), Savic, Godín, Filipe Luis (Correa, 74’); Saúl, Giménez, Gabi, Koke; Carrasco (Fernando Torres, 69’) and Griezmann.

Referee: Gianluca Rocchi (Italy).

 

 

Arsenal, ‘Meriam London’ yang tak Lagi Meletup

NAMA besar Arsenal sebagai klub asal London yang cukup diperhitungkan, kini semakin menyusut. Bahkan, harapan untuk bisa berlaga di ajang Liga Champion musim ini serasa menipis mengingat posisinya di klasemen Liga Inggris yang cukup meresahkan.

Bahkan, legenda klub Arsenal, Thierry Henry merasa sangat yakin, mantan tim yang dibelanya tidak mungkin bisa membeli pemain bintang musim depan. Jika, pada musim ini Arsenal gagal meraih tiket Liga Champions atatu finis empat besar di Liga Premier Inggris.

Menurut Thierry Henry, sebuah klub termasuk Arsenal harus memiliki penawaran kuat selain uang untuk menggaet pemain besar. Salah satunya bisa berlaga di level tertinggi Eropa.

Jika melihat klasemen sementara Liga Premier Inggris, tim Meriam London saat ini berada di peringkat ketujuh dengan poin 54 dari 30 laga, tertinggal 10 angka dari Manchester City yang bermain dua kali lebih banyak di zona Liga Champions.

Dengan menyisakan lima pekan lagi, kans Arsenal terbilang tipis untuk menggusur City. Meski bisa menangkan dua laga tabungannya, tim asuhan Arsene Wenger tetap masih ketinggalan empat poin dari City.

Tak pelak, untuk pertama kalinya, Arsenal akan gagal ke Liga Champions sejak terakhir kali merasakannya tahun 1997-1998. “Anda perlu menawarkan sesuatu untuk menunjukkan anda bisa memuaskan hasrat mendatangkan pemain bertalenta,” ujar Henry dikutip Mirror. “Gaji memang termasuk di dalamnya. Itu adalah pekerjaan juga, sama seperti hal lain dalam hidup ini.”

“Tapi kuncinya adalah kompetisi untuk memenangi trofi. Jika anda seorang direktur sepakbola dan bekerja untuk Arsenal, bagaimana caranya untuk menarik pemain bintang?” lanjut mantan pesepakbola asal Prancis itu.

Musim lalu, Chelsea dan MU berhasil melakukannya pembelian penting kendati gagal ke Liga Champions. “The Blues” mendatangkan N’Golo Kante dan “The Red Devils” memecahkan rekor transfer untuk Paul Pogba. ***