Kemenpora Dorong Kemandirian Pemuda Disabilitas Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Malang

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan bagi Pemuda Disabilitas di Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Berdaya dengan Wirausaha : Disabilitas Tangguh, Ekonomi Tumbuh.”

Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Dr. Drs. Yohan, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret Kemenpora dalam mendorong kemandirian ekonomi pemuda, termasuk pemuda penyandang disabilitas.

“Pemuda disabilitas bukan sekadar objek bantuan, tetapi subjek pembangunan. Mereka memiliki potensi, kreativitas, dan semangat juang luar biasa untuk berkarya dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Kegiatan ini dilandasi oleh berbagai kebijakan nasional, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Melalui pelatihan ini, Kemenpora berupaya memperkuat ekosistem kewirausahaan inklusif dengan menyediakan pelatihan berbasis potensi lokal, pendampingan usaha, jejaring dunia usaha, serta dukungan lintas kementerian dan pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa inklusivitas bukan hanya slogan, tetapi benar-benar hadir dalam kebijakan dan pendampingan nyata,” tambah Deputi Yohan.

Deputi Yohan juga berpesan agar peserta terus berani bermimpi dan berusaha.

“Keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Justru dari keterbatasan lahir semangat dan ketangguhan. Jadilah pemuda disabilitas yang mandiri dan menginspirasi,” pesannya.

Pelatihan ini diikuti oleh lebih seratus pemuda penyandang disabilitas beserta pendampingnya dari berbagai daerah di Kota Malang dan sekitarnya. Para peserta mendapatkan pembekalan tentang kewirausahaan dasar, manajemen usaha, digital marketing, dan pengembangan produk kreatif.

Kemenpora berharap kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional pemberdayaan pemuda disabilitas menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus memperkuat semangat kemandirian, inovasi, dan inklusivitas di kalangan generasi muda.***/mel

Untuk Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran, Menpora Dito Kenalkan Aplikasi KAWALPORA

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menghadirkan Aplikasi KAWALPORA untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran untuk semua pemangku kepentingan di bawah naungan Kemenpora. 

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo, saat memberikan laporan kepada Presiden Joko Widodo yang diwakili Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, di pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan di Jakarta International Velodrome, Jakarta, Jumat (8/9).

“Tadi juga saya melaporkan kepada seluruh tamu undangan, bahwa guna merespon amanat Presiden Joko Widodo yang mengharapkan setiap rupiah yang dibelanjakan dari uang negara harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia, oleh karena itu kami menghadirkan aplikasi KAWALPORA,” tambahnya. 

Rakornas yang mengusung tema Pemuda Tangguh, Olahraga Maju, Indonesia Maju sekaligus merupakan rangkaian peringatan Haornas 2023 ini dihadiri oleh kurang lebih 1.500 peserta yang terdiri dari berbagai stakeholders bidang Kepemudaan dan Keolahragaan yang didalamnya termasuk Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Amir Yanto, dan mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Selain itu, Menpora Dito juga menyebut digelar rakor tersebut sebagai bagian komitmen dari Kemenpora untuk mensinergikan Kepemudaan dan Keolahragaan menjadi satu kesatuan yang saling mendukung untuk menguatkan pembangunan nasional. 

“Tujuan digelarnya rakor Kepemudaan dan Keolahragaan ini untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, koordinasi, sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan Kemenpora dengan K/L/D Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota serta stakeholders kepemudaan dan keolahragaan,” kata Menpora Dito. 

“Pelaksanaan Rakornas bidang kepemudaan dan keolahragaan tahun 2023 berupaya mengakselerasi dan mengoptimalisasi Sosialisasi Surat Menteri Dalam Negeri kepada Gubernur, Bupati/Walikota Nomor 400.3.5/9106/Bangda tanggal 18 Agustus 2023 Perihal Pelaksanaan DBON dan RAD Pelayanan Kepemudaan dalam rangka Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) secara nasional,” pungkasnya.***/mel

Andre Taulany Turut Meriahkan Lomba Karaoke di Kemenpora

JAYAKARTA NEWS – Penyanyi, aktor sekaligus pelawak Andre Taulany turut memeriahkan lomba karaoke di Kantor Kemenpora yang bertajuk Kemenpora Idol. Momen ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka  memeriahkan dan menyambut Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebelumnya, lomba karaoke yang digelar di Media Center Gedung Graha Pemuda Kantor Kemenpora ini telah ramai dipadati para pegawai di lingkungan Kemenpora untuk mendukung perwakilan Unitnya masing-masing dalam berlomba sejak pagi.

Tak hanya lomba karaoke, ada banyak lomba olahraga dan seni yang digelar sejak sehari lalu, diantaranya lomba terompah panjang, balap karung, balap kelereng, tarik tambang, sumpitan, futsal sarung, lomba azan, hias tumpeng dan pakaian adat serta masak nasi goreng. Kegiatan itu telah resmi dibuka oleh Menpora Dito. 

“Saya senang sekali ada Kemenpora idol. Saya juga baru tahu ini tadi pagi,” kata Menpora Dito dalam sambutannya di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (15/8).

“Terima kasih juga kepada Mas Andre yang juga telah berkontribusi di olahraga seperti voli dan industri olahraga pariwisata di otomotif melalui Prediksi yang mengkampanyekan hidup sehat keliling Indonesia dan menghargai bumi,” tambah Menpora Dito.

Andre Taulany yang merupakan mantan vokalis Grup Band Stinky ini turut menyumbangkan suara emasnya melalui duet karaoke bersama salah satu peserta. Judul lagu ‘Mungkinkah’ menjadi andalan saat manggung di Kemenpora Idol.

Seketika Media Center Kemenpora kembali membeludak penonton yang ingin bernyanyi bersama. Meski tak sampai selesai satu lagu, kehadiran Komandan Lapor Pak ini menjadi semangat tersendiri.

“Sukses untuk semuanya. Terima kasih sehat terus. Pemuda Maju, Olahraga Jaya,” pekik Andre disambut tepuk tangan meriah. “Saya senang sekali dengan Pak Menpora yang masih muda dan energik ini. Pokoknya kita support terus olahraga dan pariwisata Indonesia,” tambahnya. 

Yang menarik, Andre napak tilas di Kantor Kemenpora. Menurutnya, dirinya sempat manggung di Auditorium Wisma Menpora yang dulu bernama Wisma Karsa Pemuda di tahun 90’an. “Saya dulu pernah manggung di sini tahun 1992, dulu ngga sebagus ini ruangannya, belum ada pintu-pintu,” kenang Andre.

“Terima kasih Pak Menteri sudah mengajak keliling Kantor Kemenpora. Makan siang juga. Sehat selalu Pak Menteri. Kedepan kita buat even-even yang bagus untuk olahraga dan sebagainya,” pungkas Andre.***/uli

Kemenpora Terus Semarakkan Senam Jumat Krida

JAYAKARTA NEWS – Kesehatan dan kebugaran pegawai dan masyarakat menjadi perhatian Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Salah satunya dengan menggelar Senam Jumat Krida rutin di Plaza Kemenpora, Jumat (4/8). 

Penanggung Jawab Bidang Pengembangan Olahraga Massal Yuslan Kisra dalam sambutannya menuturkan, senam ini memang rutin digelar Kemenpora. Bukan hanya untuk staf dan pegawai Kemenpora saja melainkan juga untuk masyarakat di sekitar kementerian boleh mengikuti tanpa dipungut biaya.

“Bapak dan ibu di sekitar Kemenpora silakan bila ingin ikut senam. Tanpa dipungut biaya, gratis, bahkan ada door prize,” tutur Asdep Yuslan.

Dimulai sekira pukul 07.00 WIB, senam yang dipimpin oleh para instruktur dari Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) ini dimulai dengan senam kesegaran jasmani (SKJ). Kemudian diikuti serangkaian senam kreasi yang dibawakan dengan sangat lincah oleh para instruktur. 

Para staf dan pegawai Kemenpora pun bergerak seirama dengan alunan musik yang diputar, sembari memperhatikan instruksi yang diberikan. Alhasil perpaduan musik daerah dan populer dengan gerakan-gerakan kontemporer menyemarakkan Jumat pagi di Plaza Kemenpora.

Selepas senam, para peserta menikmati sajian bubur kacang hijau dan roti yang disediakan panitia. Sembari memperhatikan MC membacakan undian beragam door prize yang disediakan, dengan ponsel menjadi hadiah utama pagi ini.

Para staf dan pegawai juga dipersilakan mengunjungi atau berbelanja pada stan-stan UMKM yang tersebar di Plaza Kemenpora. UMKM-UMKM ini memang sengaja dihadirkan Kemenpora dalam rangka mendukung perekonomian masyarakat.

Yuslan Kisra menyebut, dalam Senam Jumat Krida ini juga turut dihadirkan sarana olahraga tradisional terompah panjang. Rencananya terompah panjang ini akan diperlombakan Kemenpora pada 16 Agustus mendatang, sebagai bagian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. 

“Silakan bagi masing-masing deputi yang ingin mencoba terompah panjang. Selain terompah panjang, pada 16 Agustus mendatang juga akan ada olahraga-olahraga tradisional lainnya,” urai Asdep Yuslan.***/mel

Kemenpora Dorong Generasi Milenial Agar Kreatif, Inovatif, dan Miliki Jiwa Bisnis

JAYAKARTA NEWS – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mendorong generasi milenial  agar menjadi kreatif, inovatif, dan memiliki jiwa bisnis. Sebab, generasi milenial adalah salah satu generasi yang bersikap reseptif saat menghadapi sesuatu. 

Demikian didampaikan Staf Khusus Menpora Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional, Alia Noorayu Laksono dalam talk show kewirausahaan pemuda di Universitas Sampoerna, Jakarta, Jumat (14/7). Kegiatan ini bertemakan ‘Membentuk Generasi Milenial  yang Kreatif, Inovatif, dan Memiliki Jiwa Bisnis’.

“Generasi milenial harus ktratif dan punya ide-ide yang bagus. Punya visi misi yang realistis, harus pintak mengelola keuangan. Yang paling penting adalah berani mencoba, melek terhadap berbagai tren yang ada dan jangan berhenti belajar,” kata Stafsus Alia. 

Kegiatan kewirausahaan pemuda kali ini juga menghadirkan berbagai narasumber, mulai dari Founder Bengkel SCBD Astrid Reiza hingga Founder M Target Yopie Suryadi. Mereka berbagi pengalaman dari apa yang telah dijalankan selama menjalani bisnis. 

Astrid menyampaikan, dampak saat pandemi Covid-19 memang benar-benar menghantam industri yang tengah ia jalani. Dia banyak menghadapi tantangan bagaimana cara agar bertahan dimasa-masa pandemi.

“Menghadapi pandemi Covid-19, industri event itu benar-benar sangat terasa banget. Tetap sabar dan ikhlas, seiring berjalannya waktu kita tetap mengikuti aturan protokol kesehatan,” ujarnya.

Disamping itu, Astrid saat menjalani bisnisnya juga tidak merasa terbebani oleh kompetitor yang ada. Justru kehadiran kompetitor dijadikannya semangat untuk memacu bisnisnya dengan lebih baik.

“Jangan merasa terbebani, jangan berhenti belajar. Harus ikuti segala tren yang ada. Katena setiap orang itu punya porsinya masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, Founder M Target Yopie Suryadi menyampaikan pentingnya untuk memberi kepercayaan terhadap orang-orang yang sudah didelegasikan. Kemudian juga penting untuk menerapkan komunikasi yang baik.

“Mengerjakan sesuatu dengan ikhlas. Menerima segala kekurangan dan kelebihan. Harus berani mengupgrade diri dan tim untuk inovasi-inovasi serta gagasan baik. Memberikan motivasi kepada staf juga penting agar kerja sama didalam tim itu berjalan solid,” pungkasnya.***/mel

SEA Games Kamboja: Indonesia Peringkat Kedua dengan 16 Emas 11 Perak 23 Perunggu

JAYAKARTA NEWS—- Meski masih jauh dari target yang ditetapkan yakni melebihi perolehan pada SEA Games Vietnam 2022 lalu, namun Menpora Dito Ariotedjo optimis Timnas Indonesia akan mencapai hasil cemerlang pada SEA Games Kamboja.

Untuk diketahui, pada SEA Games Vietnam 2022 lalu, Indonesia berada diperingkat ketiga dengan 69 emas 92 perak dan 90 perunggu. Saat itu Vietnam juara dengan 205 emas, 125 perak dan 116 perunggu. Sementara Thailand berhasil menempati peringkat kedua dengan 92 emas, 103 perak dan 136 perunggu.

Hasil Indonesia di SEA Games Vietnam 2022 dianggap jauh lebih baik, pasalnya pada SEA Games sebelumnya di Filipina, Indonesia berada di urutan kelima.

Karenanya dengan perolehan emas dalam dua hari ini—16 emas— meski memang masih jauh dari harapan, namun tetap saja menumbuhkan optimisme bahwa hasil Indonesia bisa lebih baik dari capaian di Vietnam. Sebagai informasi, terakhir kali Indonesia juara SEA Games adalah tahun 2011 atau 12 tahun lalu.

Klasemen SEA Games 2023 Kamboja, Minggu (7/5/2023)

Setidaknya sampai Minggu (7/5/2023) malam, Indonesia telah mengumpulkan 50 medali, 16 di antaranya emas, 11 perak dan 23 perunggu. Dan untuk sementara Indonesia berada di peringkat kedua di bawah tuan rumah Kamboja yang telah menggumpulkan 69 medali, 28 di antaranya emas, 20 perak dan 21 perunggu.

Berada di peringkat ketiga adalah Vietnam dengan 14 emas 18 perak dan 25 perunggu. Thailand diposisi keempat dengan 14 emas, 18 perak dan 21 perunggu. Sedang Filipina diurutan kelima dengan 13 emas, 19 perak dan 17 perunggu.

Emas terbaru antara lain didapat dari cabang olahraga renang dengan dua medali emas yang diraih I Gede Siman Sudartawa dan Masniari Wolf. 

Bertanding di Aquatic Center Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Minggu (7/5), Siman yang turun di nomor 50 meter backstroke mencatatkan waktu 25.16 detik. Dia unggul dari Jerard Dominic Jacinto (Filipina) dengan waktu 25.56 detik. Sedangkan Zheng Wen Quah (Singapura) membukukan waktu 26.61 detik. 

Sedang Masniari Wolf yang mengibarkan bendera merah putih di ajang pesta olahraga antar bangsa-bangsa Asia Tenggara ini menyumbangkan emas dari nomor 50 meter backstroke putri. Wolf mencatatkan waktu 28.89 detik.

Dia mengungguli pesaingnya yakni Saovanee Boonamphai (Thailand) dengan waktu 28.97 detik. Sedangkan peringkat tiga diraih Teia Isabella Salvino (Filipina) dengan waktu 28.99 detik.

Menpora Dito Ariotedjo berharap Indonesia bisa finish minimal peringkat dua pada ajang pesta olahraga antar bangsa-bangsa Asia Tenggara ini.  “Tim Indonesia sampai pagi ini berada diperingkat kedua . Kita harap ini tetap peringkatnya sampai ujung. Semoga bisa peringkat satu, ya atau tetap berada di peringkat dua,” ucapnya. 

Menpora Dito menyadari perjuangan untuk mencapai target itu tidak mudah. Diharap para atlet bisa bekerja lebih keras dan mengeluarkan segala kemampuan yang ada.  “Perjuangan keras memang untuk mencapai target, jadi kita harus tetap optimis dan banyak berdoa,” kata Dito.***din 

Komisi X DPR RI Setujui Naturalisasi Shayne Elian Jay Pattynama Jadi Pemain Timnas Indonesia

JAYAKARTA NEWS— Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyetujui pemberian kewarganegaaan Indonesia kepada calon pemain tim nasional sepakbola Indonesia, Shayne Elian Jay Pattynama.

Persetujuan ini diputuskan dalam Rapat Kerja (Raker) yang digelar bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Ruang Rapat Komisi X DPR, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/11).

“Komisi X DPR RI memutuskan menyetujui rekomendasi kewarganegaraan RI atas nama Shayne Elian Jay Pattynama, dengan catatan bahwa penetapan Kewarganegaraan RI ditetapkan oleh instansi yang berwenang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian selaku pimpinan rapat membacakan hasil kesimpulan raker. Demikian dikutip dari kemenpora.go.id

Sebelum diputusakan, Menpora Amali dan Ketua Umum PSSI terlebih dahulu memaparkan terkait dasar pengajuan pemberian kewarganegaraan terhadap Elian Jay Pattynama baik secara yuridis maupun secara teknis.

Menpora Amali menjelaskan, dasar hukum secara hukum antara lain pasal 20 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, pasal 99 ayat 4 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Keolahragaan, pasal 15 Peraturan Pemerintah nomor 2 Tahun 2007 Tentang Tata cara memperoleh atau Kehilangan Pembatalan dan memperoleh Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2022. 

Kemudian pasal 11 Peraturan Presiden nomor 44 tahun 2014 Tentang Pemberian Penghargaan Olahraga dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia nomor 21 tahun 2020 Tentang Tata Cara Penyampaian Permohonan Kewarganegaraan dan Penyampaian Berita Acara Sumpah Pemberian Kewarganegaraan.

“Kami juga ingin menyampaikan menjadi latar belakang utama adalah dasar pemberian usulan berupa surat permohonan Ketum PSSI nomor 818/UDN/502/II- 2022 tanggal 28 Februari 2022 perihal permohonan rekomendasi naturalisasi pemain sepak bola,” ujar Menpora Amali. 

Selain itu, Menpora Amali, mengatakan PSSI telah menyampaikan bahan kajian bahwa Elian Jay Pattynama belum pernah membela tim nasional negara lain dengan level pertandingan internasional.

“Sehingga tidak terkendala pasal 8 ayat 1, statuta FIFA yang pada pokoknya menjelaskan apabila seorang pemain sepak bola telah bermain di laga resmi international. Maka dia telah memiliki status kewarganegaraan dan dari tim yang dibelanya itu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan menjelaskan bahwa naturalisasi Elian Jay Pattynama bukan keinginan federasi melainkan keinginan dari pelatih Shin Tae Yong karena ada kebutuhan dalam timnas.

“Artinya itu keinginan dari pelatih, kita hanya mengakomodir berkaitan dengan permintaan berapa tim naturalisasi. Kita tentunya harus mengakomodir permintaan dari pelatih timnas kita,” kata Iriawan.

Iriawan mengatakan Pattynama dilahirkan di kota Lelystad, Belanda pada tanggal 11 Agustus 1998. Saat ini dia berusia 24 tahun. Pattynama dinilai memiliki kualitas yang bagus untuk menambah kekuatan timnas, disamping itu dia juga saat ini bermain untuk klub asal Norwegia, Viking FC.

Pattynama memiliki keturunan Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Pulau Haruku, Maluku. Ayah Pattynama sendiri lahir di Semarang, Jawa Tengah. “Jadi ini harus keturunannnya sangat dekat. Kalau yang kemarin masih dari kakek nenek, kalau ini langsung dari ayah. Sebelum ayahnya meninggal ada wasiat, kamu kalau bisa suatu saat bermain untuk timnas Indonesia,” ujar Iriawan.

Pattynama sendiri turut hadir secara virtual dalam raker ini, dia pun sempat menyebutkan sejumlah makanan yang berasal dari Indonesia dan menggunakan bahasa Indonesia. Pattynama juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Komisi X DPR yang telah memberikan persetujuan pemberian kewarganegaraan kepada dirinya. ***/btn

Didukung Kemenpora, Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia Mulai Jalani Pelatnas

JAYAKARTA NEWS— Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuktikan komitmen dalam menghargai prestasi yang dicapai Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Amputasi Indonesia. Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia telah memulai pemusatan latihan nasional (pelatnas) dengan dukungan Kemenpora di Lapangan Sports Club Serenia Mansion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (25/6/2022).
Pelatnas Timnas Sepakbola Ampurasi ini dalam rangka persiapan menuju Kejuaraan Dunia Sepakbola Amputasi yang akan digelar di Turkiye, Oktober 2022.

“PSAI mengucapkan terimakasih kepada pak Menpora Zainudin Amali. Pelatnas Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia ini berjalan dengan biaya Kemenpora. Waktu tiga bulan ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mempersiapkan pemain Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia agar bisa memberikan penampilan terbaik di Turkiye nanti,” kata Ketua Umum Pekumpulan Sepakbola Amputasi Indonesia (PSAI), Yudi Yahya yang ditemui di tempat penginapan pemain Timnas PSAI, Wisma Duta Wiyata Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan pelatih Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia, Bayu Guntoro. “Kami bersyukur Kemenpora ikut memberikan dukungan sehingga pelatnas Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia untuk menghadapi Kejuaraan Dunia bisa berjalan selama tiga bulan,” kata Bayu Guntoro.
Menurut mantan pemain Persita Tangerang dan Persiba Balikpapan ini, dirinya akan mempersiapkan Timnas Sepaknbola Amputasi sebaik mungkin sehingga bisa bersaing pada Kejuaraan Dunia nanti. Bahkan, dia punya keinginan untuk membawa Timnas PSAI bisa merebut gelar juara.

“Memang persaingan sangat ketat terutama datang dari tim tuan rumah Turkiye, Polandia dan Inggris. Tetapi, saya pribadi punya target untuk membawa Timnas Sepakbola Indonesia bisa mengangkat Piala,” kata Direktur Tekni Indo One Sports ini.

Secara terpisah Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Chandra Bhakti mengatakan, Kemenpora memang mengucurkan dana untuk biaya pelatnas Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia yang berkekuatan 15 pemain selama tiga bulan persiapan menuju Kejuaraan Dunia. Bahkan, Chandra menyebut pihaknya akan memantau seluruh persiapan Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia.
“Kemenpora akan terus memantau sekaligus memastikan pelatnas Timnas Sepakbola Amputasi berjalan dengan baik. Dan, Kemenpora berharap mereka bisa meraih prestasi maksimal saat tampil di Turkiye nanti,” katanya.

Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia dari ajang Kualifikasi Zona Asia Timur yang berlangsung di Dhaka, Bangladesh, beberapa waktu lalu itu.

Dari tiga laga yang dijalani, Timnas Sepakbola Amputasi meraih kemenangan atas Bangladesh (8-0) dan Malaysia (3-0) dan sekali kalah dari Jepang dengan skor 0-2, di Stadion Kamalapur, Dhaka, Bangladesh, Minggu (13/3/2022) lalu. Menyandang status sebagai runner-up, sekaligus mengantarkannya ke putaran Final bersama Jepang yang akan berlangsung di Turkiye, pada Oktober mendatang. (azh)

DPR Apresiasi Menpora Amali Raih Prestasi Olahraga dengan Anggaran Kecil

JAYAKARTA NEWS— Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasi atas pencapaian prestasi olahraga yang diraih Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dibawah kepemimpinan Menpora Zainudin Amali. Menpora Amali dinilai sukses meningkatkan prestasi baik single event maupun multi event olahraga internasional. 

Namun demikian, prestasi yang ditorehkan tersebut,  tidak sebanding dengan anggaran untuk Kemenpora dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2023. Untuk pagu indikator Kemenpora tahun 2023 hanya sebesar Rp.1.665.093.157.000. 

Pernyataan ini disampaikan sejumlah anggota Komisi X DPR dari 9 fraksi DPR saat melakukan rapat kerja dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali membahas RKA-K/L Kemenpora 2023 di ruang rapat Komisi X DPR, Gedung Nusantara I, Senayan Jakarta Pusat, Jumat (10/6). Demikian dikutip dari laman kemenpora.go.id

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Menpora, dengan dana yang sangat terbatas. Tetapi masih menorehkan prestasi di SEA Games  2021 Vietnam,” kata Anggota F-PDIP, Sofyan Tan. 

Menurutnya, untuk seterusnya tidak boleh lagi kekurangan dana, sehinga menyebabkan prestasi olahraga Indonesia menurun. Disisi lain, penerapan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dinilai sudah tepat dan diharapkan dipertahankan menjadi dasar menuju prestasi olahraga yang gemilang kedepan. 

F-PDIP, lanjut Sofyan, mendukung dan siap memperjuangkan usulan tambahan anggaran Kemenpora untuk sejumlah event yang Indonesia tuan rumah 2023 dana belum masuk dalam pagu indikator RKA-K/L tahun 2023. 

“Fraksi PDIP memberikan dukungan untuk diperjuangkan lebih lanjut dan kami akan perjuangkan tambahan anggaran Rp 3 Triliun ini akan bisa terwujud,” katanya. 

Hal senada juga disampaikan Anggota Golkar, Mujib Rohmat yang memberikan apresiasi kepada Menpora Amali karena memang menorehkan prestasi dengan anggaran yang relatif kecil. 

“Kesimpulan saya DBON kita memang on right track, itu sudah betul dan kalau dilaksanakan dan diikuti dengan anggaran yang cukup memadai saya yakin prestasi semakin hari semakin baik,” katanya. 

Dalam kesempatan yang sama, Ratih Megasari Singkarru mengapresiasi program-program Menpora Amali dan prestasi yang telah dicapai. Dia memastikan pihaknya akan berjuang agar Kemenpora bisa ditingkatkan anggarannya di Badan Anggaran DPR. 

“Saya sangat dan antusias sekali dengan pencapaian Menpora ini terkhusus di ajang olahraga kita. Walaupun dananya kecil, minim, terkecil di komisi X tapi prestasinya sangat luar biasa sekali,” ucapnya.***/din

Tinju Berharap Masuk Dalam Cabor Prioritas DBON

JAYAKARTA NEWS— Berhasil membawa pulang 1 emas 3 perak dan 1 perunggu SEA Games Vietnam, tinju berharap bisa masuk cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional. Hal tersebut disampaikan Sekjen Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Warta Ginting.

Warta Ginting mengatakan, pihaknya mendukung penuh Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Dia juga setuju dengan keberadaan tim review dan paradigma baru olahraga Indonesia dengan memberangkatkan atlet berdasarkan track record.

“Saya setuju dengan adanya tim review itu, atlet-atlet yang diberangkatkan adalah yang betul-betul punya kans meraih medali,” kata Ginting sebagaimana dikutip dari laman kemenpora.go.id

Menurutnya, kehadiran tim review yang diketuai Prof Moch. Asmawi sangat efektif. Sebab, kontingen Indonesia yang berkekuatan 499 atlet dari 32 cabang olahraga sukses finis di peringkat tiga dengan mengoleksi 69 medali emas, 92 perak, dan 80 perunggu. 

“Tentu hasil ini sangat baik. Tim review sudah melaksanakan tugasnya dengan tanggung jawab yang luar biasa. Atlet pun memacu prestasinya, dan berharap bisa lebih baik untuk SEA Games selanjutnya,” ujar Ginting.

Ginting berharap tinju Indonesia bisa masuk cabang olahraga prioritas dalam Desain Besar Olahraga Nasional. Mengingat, kata dia, tinju mampu membuktikan dengan membawa pulang satu medali emas, tiga perak, dan satu perunggu pada SEA Games 2021 Vietnam.

Dia bilang, prestasi ini membuat bangga jajaran pengurus serta penggemar tinju di Tanah Air. Hasil ini disebutnya merupakan buah dari latihan dan kerja keras dari para atlet. 

“Kami puas karena perjuangan atlet cukup panjang untuk bisa meraih medali. Namun demikian, kami akan tetap melakukan evaluasi demi meningkatkan prestasi,” jelas Ginting

“Mudah-mudahan dengan capaian tersebut, tinju masuk dalam cabang olahraga unggulan. Kami akan terus berusaha untuk itu dan siap memberikan prestasi dalam kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” pungkas Ginting.***/din