Warga Kabayan Gelar Lomba Karaoke

Suasana kemeriahan peringatan HUT RI di Kelurahan Kabayan, Pandeglang. (Foto: Andang)

DALAM rangka memeriahkan HUT RI ke 72 warga RW 13 Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandegang Kota, Kab.Pandeglang, Banten, menggelar lomba karaoke, sekaligus menjadi  pengisi malam  puncak acara peringatan hari kemerdekaan.

Pada acara yang digelar pada Jumat (18/8/2017) itu, diikuti oleh  peserta dari berbagai ragam  usia, mulai dari anak -anak, remaja hingga orang tua. Peserta lomba dan para warga yang menonton acara itu, mengaku puas. Menurut warga,  selain dapat memupuk rasa solidaritas dan kebersamaan antar warga, kegiatan itu  juga memberikan suasana meriah di lingkungan  Kabayan.

“Kami warga Kelurahan Kabayan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Yanti selaku donatur tunggal atas terselenggaranya acara peringatan HUT RI ini. Karena menurut kami kegiatan ini memberikan dampak positif bagi warga”, ujar seorang penonton, Vera yang mengaku kalau dirinya juga asli warga kelurahan kabayan.
Hal senada disampaikan nonon ibu rumah tangga, yang antusias menyaksikan peserta lomba berlagak dipanggung gembira yang telah disediakan panitia. Menurut dia, lomba puncak dari lomba yang sebelumnya sudah dilaksanakan. Paling meriah tidak ada lagi lomba karaoke.
“Ya menurut saya kemeriahan HUT RI tiap tahunnya adalah lomba karaoke. Karena menariknya dilomba ini peserta tidak hanya remaja. Akan tetapi anak-anak hingga ibu-ibu rumah tangga turut berlomba menyumbangkan suaranya demi memeriahkan puncak peringatan HUT RI ke 72 tahun ini”, tutur Nonon
Sementara panitia penyelenggara, Budi mengaku puas lantaran penyelenggaraan HUT RI dilingkungan Kelurahan Kabayan dapat berjalan dengan lancar. Bahkan dia juga merasa bangga terhadap warga Kabayan atas antusiasnya mengikuti sekaligus menyaksikan setiap kegiatan yang diperlombakan dalam memeriahkan hari lahirnya kemerdekaan bangsa ini.
“Kami panitia menggelar setiap kegiatan lomba pada peringatan HUT RI, bertujuan selain memeriahkan lingkungan. Hal ini juga untuk memupuk rasa kebersamaan demi menjalin silaturahmi antar warga agar memiliki jiwa nasionalisme tinggi yang terus mencintai akan negeri indonesia tercinta ini”, ujar Budi
“Untuk lomba karaoke bagi juara pertama akan menerima hadiah dari sponsor PT Panji Panjalu Butiq Papilon sebesar Rp.1 juta”, imbuhnya. Usai acara pembagian hadiah para pemenang lomba. Peringatan HUT RI kelurahan kabayan pun menggelar acara hiburan group marawis remaja putri Kabayan dan seni budaya debus khas budaya tradisional banten dilanjutkan dengan gebyar musik dangdut ria semalam suntuk, dimeriahkan oleh artis-artis lokal maupun ibu kota.
Hadir pada acara puncak, selain lurah Kelurahan Kabayan, serta lurah kelurahan Kadomas, hadir pula Muspika Kecamatan Pandeglang, seperti Camat, Danramil dan Kapolsek.***

‘Sing Karaoke Smule’, Bernyanyilah

APAKAH berlebihan kalau ada yang mengatakan, “sing karaoke smule” bakal menggusur Inul Vista, Diva, dan usaha-usaha karaoke lain? Faktanya, gairah berkaraoke kini bangkit lagi. Bukan di tempat karaoke berbayar, tetapi cukup lewat handphone.

Begitulah fenomena karaoke smule merajalela dewasa ini. Dulu, untuk berkaraoke pilihannya ada dua. Pertama, pergi ke tempat karaoke yang menyediakan hall dan kamar-kamar privat, tinggal pilih sesuai isi dompet. Pilihan kedua, beli stereo set atau sound system dan perlengkapan karaoke, dan berkaraokean di rumah.

Era digital bung… kata teman. Maka sekarang menyanyi pun cukup memakai HP yang sudah berbasis android. Sebelumnya, harus mendunduh aplikasi “sing karaoke smule”, sebuah aplikasi karya Smule tahn 2012, dan diedarkan di app store.

Nah, setelah aplikasi selesai di-download, pilihlah lagu-lagu yang sesuai selera. Di sana ada ratusan atau bahkan ribuan lagu aneka genre. Ada dangdut, pop, rock, reggae, country, sampai campursari.

Seperti pengakuan lelaki bernama Surya asal Ponorogo, Jawa Timur. Dia bilang, untuk menghilangkan penat sekaligus menyalurkan hobi bernyanyi, dia memilih smule. Di samping faktor biaya dan waktu, berkaraoke melalui smule lebih irit dan juga pilihan lagu-lagunya lebih banyak. “Sejak ada smule, bos saya juga jadi jarang ngajak saya ke tempat karaoke. Mungkin dia juga nyanyi di smule sekarang… ha… ha… ha…,” ujar Surya.

Beda lagi yang dilakukan Kang Uzan. Lelaki asal Karawang ini, di saat pikirannya lagi butek disesaki pekerjaan sebagai layouter, dia langsung mencari ruang sepi, seperti ruang rapat atau ruang kantin yang sudah tutup. Nah, di sana, ia menyalakan aplikasi smule dan bernyanyi-nyanyi sendiri. “Setelah itu, pikiran jadi fresh, jadi lanjut kerja pun oke,” kata Uzan.

Siapa nyana, smule ternyata juga bisa membuka peluang seseorang yang bukan siapa-siapa mendadak jadi ngetop. Di Indonesia, misalnya ada Alicked dan Citra Utama. Di Malaysia ada Baby Shima dan Khai Bahar. Dan masih banyak lagi contoh yang lain.

Nah, jika Anda merasa bersuara emas, silakan maksimalkan aplikasi smule. Bernyanyilah, siapa tahu bisa ngetop. Bagi yang suaranya kualitas ‘perak’ atau ‘perunggu’, smule bisa juga dipakai untuk ajang berlatih. Nah, bagi yang suaranya fals, lebih baik tidak mendownload smule…. ***