Isco meluapkan kegembiraan dengan memeluk rekannya, Iniesta
DIA adalah pemain paling menentukan di Piala Dunia, dan Isco adalah pemain utama lagi dalam pertandingan Spanyol melawan Maroko.
Setelah kesalahan yang dilakukan oleh Sergio Ramos dan, dia mencetak gol yang meyakinkan semua orang.
Punggawa Real Madrid itu dengan sempurna mengikuti langkah yang dimulai oleh Diego Costa, sebelum memanfaatkan umpan luar biasa dari Andreas Iniesta.
Wilayah pengaruhnya berada di sisi kiri dan, saat melawan tim Afrika, kita melihat hal terbaik yang Isco tawarkan.
Bola itu menempel di kakinya saat dia mengeksekusi. Gol! Sebenarnya memang tidak mudah untuk lolos dengan mudah, tapi ia mengambil risiko itu. Dan…, keberanian Isco itu akhirnya mendapat ganjarannya.
CUKUP satu poin bagi Real Madrid untuk memastikan trofi La Liga kembali ke kandang Los Blancos, setelah Kamis dinihari WIB Ronaldo dkk berhasil mencuri poin penuh saat bertandang ke kandang Celta Vigo di Stadio Balaidos.
Pertandingan Celta vs Madrid berakhir dengan skor 4-1. Dengan hasil tersebut, Real Madrid kini berada di pemuncak klasemen La Liga dengan raihan 90 poin. Madrid unggul tiga poin dari seteru abadinya, Barcelona yang berada di peraingkat kedua. Dengan demikian, Real Madrid dapat berpesta merayakan gelar juara La Liga yang ke-33 kalinya, apabila mampu menahan imbang Malaga pada pertandingan terakhirnya.
Cristiano Ronaldo kembali menjadi penentu kemenangan Los Blancos, berkat dua gol yang dilesakkannya. Gol lainnya disumbangkan oleh Benzema dan Toni Kroos, untuk menggenapi kemenangan Los Blancos pada laga setelah turun minum.
Penyerang Real Madrid asal French, Karim Benzema berselebrasi setelah melesakkan gol ketiga bagi Madrid. Photograph: Miguel Riopa/AFP/Getty Images
Pundi-pundi gol Ronaldo, terus bertambah. Semalam kreasi gol pertama terjadi pada menit ke-10. Gol cantik kapten Timnas Portugal itu dihasilkan setelah sukses bekerjasama dengan Marcelo dan Isco.
Gol kedua Ronaldo untuk Real Madrid setelah mendapat umpanmatang dari Isco melalui skema serangan balik cepat.
Celta kesulitan memperkecil ketertinggalannya setelah mesin golnya, Iago Aspas, diganjar kartu kuning kedua, dikarenakan melanggar Sergio ramos pada menit 62.
Satu-satunya gol yang dibuat Celta disumbangkan oleh John Guidetti pada menit 69 setelah sukses meneruskan umpan Sisto.
Keunggulan jumlah pemain, dimanfaatlan tim besutan Zinade Zidane untuk menambah golnya. Penyerang asal Prancis, Benzema sukses menceploskan si kulit bundar setekah memanfaatkan umpan dari Marcelo pada menit 70.
Gelandang Timnas Jerman, Toni Kroos, juga tak mau ketinggalan. Dia memastikan Real Madrid meraih kemangan besar untuk membawa poin penuh setelah mencetak gol melalui skema kerja sama dengan Benzema pada menit 88. Gol, Celta 1 Madrid 4.
Toni Kroos melengkapi kepenangan Real Madrid saat tandang ke Celta Vigo menjadi 1-4. Photograph: Miguel Riopa/AFP/Getty Images
Susunan pemain:
Celta Vigo: Sergio; Mallo, Cabral, Roncaglia, Jonny; Pablo Hernandez, Jozabed (Díaz), Wass; Aspas, Guidetti (Beauvue), Sisto (Diop Guete)
Real Madrid: Keylor; Danilo, Varane, Ramos, Marcelo; Modric, Casemiro (Kovacic), Kroos; Isco (Vazque); Benzema, Ronaldo (Asensio)
LIGA Champions kembali akan menyajikan partai “ulang” saat Real Madrid memastikan tiket final laga kompetisi tertinggi di benua biru itu, ketika Atletico Madrid hanya mampu memenangi 2-1 atas tamu sekotanya, Real Madrid dalam leg kedua partai semi final yang digelas Kamis dinihari WIB. Dengan hasil itu Los Blancos menang agregat 4-2.
Real Madrid dan Juventus pada musim 1997-98 berjumpa di partai final dengan kemenangan tim La Liga dengan skor akhir 1-0. Partai ulangan musim ini pasti akan sangat menarik, karena diliputi dendam Juventus yang dulu digagalkan Madrid dalam meraih tropi kejuaraan.
Meski kalah di Vicente Calderon, Madrid tetap melaju, karena pada leg pertama menang 3-0. Dengan kemenangan agregat 4-2 itu, pasukan Zinedine Zidane itu akan menghadapi Juventus pada laga final yang akan digelar di Cardiff, Wales, pada 4 Juni 2017.
Madrid tundukkan Juve pada final Liga Champions 1998 dengan gol tunggal Predrag Mijatovic. [GATTY IMAGE]Bagi Real Madrid, inji adalah final ketiganya dalam empat tahun terakhir ini, yang mana Los Blancos itu terakhir mengangkat tropi juara pada 2014 dan 2016. Real Madrid adalah klub paling sering memenangkan Liga Champions dengan 11 kali juara dan tiga kali runner-up.
Sebagai tuan rumah, Atletico Madrid memberikan tekanan bertubi-tubi kepada klub rival sekotanya itu. Hal itu terbukti dalam 16 menit pertama pertandingan, anak-anak asuhan Diego Simeone itu berhasil mencetak dua gol.
Gol pertama Atletico dicetak gelandang serang Spanyol, Saul Niguez, pada menit 12. Niguez yang menemukan posisi tak terkawal berhasil menaduk bola setelah menyambut umpan tendangan penjuru yang dilepaskan Koke.
Empat menit dari gol Niguez, Atletico menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat eksekusi penalti Antoine Griezmann menakibat pelanggaran Raphael Varane kepada Fernando Torres.
Sebagian pendukung Atletico marah dengan mancopot bangku stadion, karena tim kesayangannya kalah. [REX FAETURE]Namun upaya Atletico untuk memburu satu gol tambahan, untuk menyamakan skor agregat punah, setelah gelandang Real Madrid, Isco, mencetak satu gol tandang pada menit 42. Gelandang Spanyol itu menjebol gawang Jan Oblak setelah mendapatkan bola dari Toni Kroos dalam kemelut.
Pada babak kedua, Real Madrid dan Atletico sama-sama melancarkan serangan. Los Blancos beberapa kali membahayakan gawang Atletico lewat aksi Ronaldo, Kroos dan Isco.
Atletico juga mengemas peluang dari kaki Griezmann dan Gabi pada 10 menit menjelang laga berakhir namun skor agregat 4-2 untuk kemenangan Real Madrid bertahan hingga laga usai.