Naik Motor, Presiden Jokowi Ajak Para Influencers Tinjau Jalan Tol IKN

JAYAKARTA NEWS – Ada yang berbeda pada kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Provinsi Kalimantan Timur, pada Minggu, 28 Juli 2024. Kali ini, Presiden Jokowi mengendarai sepeda motor untuk meninjau progres pembangunan jalan tol Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Presiden, kondisi jalan tol dapat lebih dirasakan apabila menggunakan sepeda motor. Oleh karena itu, Presiden memilih mengendarai motor untuk meninjau langsung kondisi pembangunan jalan tol IKN.

“Ya tadi mencoba jalan itu paling gampang kalau kita naik sepeda motor. Ada gini sedikit saja akan terasa. Dan tadi saya mengajak beliau-beliau ini semuanya naik motor merasakan jalan tol menuju IKN,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media di kawasan IKN.

Presiden pun mengapresiasi kondisi jalan tol yang dinilai sudah cukup baik. Meski masih dalam tahap pembangunan, namun kondisi jalan tol cukup baik untuk dilewati kendaraan bermotor.

“Meskipun belum selesai tetapi alhamdulillah tadi lancar dan mulus,” ungkap Presiden.

Presiden juga telah memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Plt. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan tol tersebut. Presiden berpesan agar penghijauan di sekitar jalan tol tetap diutamakan.

“Meskipun itu belum selesai, masih ada 1 layer lagi diatasnya nanti langsung kelihatan mulusnya nanti. Tapi yang paling penting kanan kiri saya minta ke Pak Menteri PU harus super hijau,” ucap Presiden.

Tidak hanya sendiri, Presiden yang mengendarai sepeda motor custom berwarna dominan hijau tersebut juga didampingi beberapa menteri. Diantaranya adalah Menteri PUPR yang juga Plt. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono serta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang juga Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni.

Selain itu, tampak pula para penggiat seni dan pemengaruh (influencer) di Tanah Air yang ikut naik motor bersama rombongan Presiden Jokowi. Tampak diantaranya adalah Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Irwansyah, Zaskia Sungkar, Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, Sintya Marisca, Ferry Maryadi, Gading Marten, Poppy Sovia, Willie Salim, Meicy Villia, hingga Dian Ayu Lestari.***/mel

Influencer Bisa Manfaatkan Media untuk Suarakan Bangga Buatan Indonesia

JAYAKARTA NEWS– Menghadapi era digital yang membuka ruang bagi perekonomian global, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak mengajak para influencer untuk manfaatkan media siber untuk mendukung gerakan ‘Bangga Buatan Indonesia’. Dirinya pun berharap, agar para influencer bisa menjadi pelopor cinta selera produk lokal. 

“Sehingga masyarakat Indonesia yang kini sering kali bersentuhan langsung dengan internet dapat mengembangkan selera pasar yang baik dan lebih menghargai produk-produk dalam negeri,” ungkapnya saat menjadi narasumber pada Rakerwil Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur di Royal Senyiur Hotel, Prigen, Pasuruan, Sabtu (12/6) sore. 

Lebih lanjut Emil menyampaikan, lewat sarana media yang ada, para influencer diharapkan dapat meningkatkan sekaligus mempromosikan produk dalam negeri. Termasuk mengembangkan selera pasar yang berbasis lokal. 

Hal itu dinilai karena saat ini penyebaran informasi secara digital telah mempercepat pertukaran ekonomi antar negara. Sebagai imbasnya, konsumen Indonesia menjadi lebih kerap mengimpor produk-produk luar negeri.

“Kita harus mendorong local taste, local preference, juga local content. Karena di era digitalisasi dan globalisasi ini, masyarakat sendiri lah yang dapat mengangkat perekonomian negara dengan menciptakan selera pasarnya sendiri,” tegasnya. 

Untuk itu Emil menekankan, agar influencer yang merupakan lakon dalam media entertainment memiliki kesempatan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat atas produk dalam negeri. 

Rasa keterkaitan dengan sosok idola, menurut Emil, akan berpengaruh pada kebanggaan masyarakat terhadap barang buatan Indonesia.

“Media dan tren digital sekarang ini banyak ditentukan dan didorong oleh para influencer. Posisi media sebagai pasar digital saat ini harus diintegrasikan untuk menggencarkan gerakan Bangga Buatan Indonesia,” ucap Emil.  

Dirinya pun mencontohkan, ketika pasar Indonesia telah mengembangkan selera yang khas dan berbasis lokal, maka para konsumen atau masyarakat akan cenderung lebih memilih menggunakan produk dalam negeri. 

“Ini secara langsung akan berpengaruh pada perekonomian negara dan mempercepat gerakan Bangga Buatan Indonesia secara masif,” terangnya. 

Emil juga menjelaskan, bahwa pemasaran digital saat ini dapat menjadi solusi untuk mengangkat pamor produk-produk lokal. Yakni dengan memanfaatkan daya jangkau para influencer sebagai sarana promosi.

“Influencer di Indonesia adalah pihak yang bersentuhan langsung dengan tren-tren global. Mereka punya akses terhadap massa. Sekarang orang banyak melakukan produk placement di media sosial, baik endorse langsung atau beriklan. Ini adalah salah satu solusi supaya masyarakat dapat berperan aktif mendorong Bangga Buatan Indonesia via media dan globalisasi,” ungkap mantan Bupati Trenggalek ini.

Emil pun menegaskan, bahwa Pemprov Jatim akan siap mendukung penguatan media untuk menggencarkan Bangga Buatan Indonesia. Ini berlaku baik dalam hal promosi maupun distribusi produk-produk lokal, terutama bagi produk UMKM dari Jatim.

“Pihak pemerintah, swasta, maupun masyarakat harus saling berkontribusi agar penguatan media dapat berjalan linier dengan Bangga Buatan Indonesia. Pemprov Jatim akan terus mendorong masyarakat untuk belanja produk UMKM,” jelasnya.(poedji)