Presiden Joko Widodo Sahkan UU 61/2024 tentang Perubahan UU 39/2008 tentang Kementerian Negara

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengesahkan Undang-Undang (UU) Nomor 61 Tahun 2024 tentang Kementerian Negara, yang merupakan perubahan atas UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. UU ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dalam pembentukan dan pengelolaan kementerian, sejalan dengan kebutuhan pemerintahan yang terus berkembang.

Salah satu perubahan mendasar yang diatur dalam undang-undang ini adalah penambahan Pasal 6A, yang memungkinkan pembentukan kementerian baru berdasarkan sub-urusan pemerintahan tertentu.

“Dalam hal tertentu, pembentukan kementerian tersendiri dapat didasarkan pada sub-urusan pemerintahan atau perincian urusan pemerintahan sepanjang memiliki keterkaitan ruang lingkup urusan pemerintahan,” demikian bunyi pasal tersebut.

Selain itu, Pasal 9A juga disisipkan di antara pasal 9 dan pasal 10, yang memberikan wewenang kepada Presiden untuk mengubah unsur organisasi kementerian sesuai dengan kebutuhan pemerintahan.

“Presiden dapat melakukan perubahan unsur organisasi dimaksud dalam peraturan pelaksanaan sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan.”

UU ini mengubah Pasal 15, yang sebelumnya menetapkan batasan jumlah kementerian, menjadi lebih fleksibel. Kini, jumlah kementerian akan ditentukan sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan oleh Presiden. Hal ini menunjukkan adanya upaya untuk menciptakan pemerintahan yang lebih responsif terhadap tantangan dan kebutuhan masa depan.

Dalam hubungan fungsional antara kementerian dan lembaga, Pasal 25 menyatakan bahwa lembaga nonkementerian akan bekerja secara sinergis sebagai satu sistem pemerintahan. Lembaga-lembaga ini berada di bawah koordinasi Presiden melalui menteri terkait, kecuali jika ditentukan lain oleh Presiden. Ketentuan ini diharapkan dapat menciptakan harmonisasi yang lebih baik antara kementerian dan lembaga-lembaga nonstruktural.

Pasal II angka 1 UU ini juga mewajibkan pemerintah dan DPR melakukan pemantauan serta peninjauan terhadap implementasi undang-undang ini paling lambat dua tahun setelah diundangkan. Hal ini memberikan jaminan bahwa undang-undang tersebut akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan relevansinya dalam mendukung pemerintahan yang efisien.

UU ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, 15 Oktober 2024.***/mel

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lausimeme di Deli Serdang

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Lausimeme yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Rabu, 16 Oktober 2024. Bendungan ini menjadi bendungan ke-47 yang diresmikan oleh Presiden Jokowi selama sepuluh tahun masa pemerintahannya.

“Bendungan Lausimeme ini adalah bendungan yang ke-47 yang saya resmikan selama 10 tahun ini,” ujar Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya proyek pembangunan yang dimulai sejak 2018 dan menghabiskan anggaran Rp1,76 triliun tersebut. Presiden menyebut bahwa Bendungan Lausimeme memiliki sejumlah manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

“Bendungan ini akan bisa mengurangi, bisa mereduksi banjir di Kota Medan, di Kabupaten Deli Serdang, dan juga bisa menyediakan air baku untuk Medan dan Deli Serdang selain juga tentu saja untuk mengairi persawahan yang ada di sekitar waduk,” ungkap Presiden.

Bendungan dengan luas genangan mencapai 125 hektare tersebut memiliki kapasitas tampung 21 juta meter kubik. Presiden Jokowi pun berharap dengan beroperasinya Bendungan Lausimeme, manfaatnya akan segera dirasakan oleh masyarakat Sumatra Utara secara luas.

“Kita harapkan ini bermanfaat bagi Provinsi Sumatra Utara,” ucap Presiden.

Kehadiran Bendungan Lausimeme merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur pengairan di berbagai daerah di Indonesia. Melalui peresmian ini, pemerintah terus menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian tersebut adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur Sumatra Utara Agus Fatoni, Pj Bupati Deli Serdang Wiriya Alrahman, Dirjen SDA Kementerian PUPR Bob Arthur Lombogya, Direktur Utama PT Wijaya Karya Agung Budi Wakito, dan Direktur Operasional PT PP Yul Ari Pramuraharjo.***/mel

Resmikan Inpres Jalan Daerah, Presiden Jokowi Harapkan Peningkatan Distribusi Logistik di Aceh

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Jalan Daerah di Provinsi Aceh. Peresmian ini berlangsung di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Selasa (15/10/2024).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pembangunan jalan dan jembatan untuk meningkatkan konektivitas antarkabupaten, antarkota, dan antarprovinsi sangat penting, baik untuk kelancaran mobilitas orang maupun distribusi barang.

“Jalan yang rusak akan menghambat mobilitas logistik yang nanti juga akan berpengaruh kepada harga-harga yang diterima oleh masyarakat,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya.

Presiden menambahkan bahwa pada tahun 2023 pemerintah telah mengeluarkan Inpres Jalan Daerah (IJD) sebagai langkah untuk membangun dan memperbaiki jalan serta jembatan yang rusak.

“Hari ini akan kita resmikan 24 ruas jalan sepanjang 196 kilometer dan juga jembatan sepanjang 60 meter,” kata presiden.

Presiden juga menyebutkan bahwa khusus untuk proyek IJD di Provinsi Aceh, total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp686 miliar, yang tersebar di 14 kabupaten. Kabupaten tersebut meliputi Aceh Timur, Bireuen, Simeulue, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Langsa, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Gayo Lues, dan Bener Meriah.

“Dengan pembangunan dan perbaikan jalan-jalan tersebut mobilitas orang, mobilitas barang, kecepatan distribusi logistik di Provinsi Aceh akan lebih baik,” pungkasnya.***/mel

Presiden Jokowi Resmikan Stadion Utama Sumatera Utara

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo meresmikan Stadion Utama Sumatera Utara di Kabupaten Deli Serdang, pada Selasa, 15 Oktober 2024. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menekankan pentingnya pemeliharaan stadion dan pemanfaatan fasilitas olahraga tersebut.

“Kita harapkan stadion yang megah dan mewah ini terus terawat, terus dipakai, dan berguna bagi pembinaan olahraga di Sumatra Utara,” ujar Presiden.

Stadion megah yang berkapasitas 25 ribu penonton tersebut, dibangun dengan anggaran sebesar Rp587 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Presiden Jokowi pun menyatakan kekagumannya atas kemegahan dan kualitas fasilitas yang ada.

“Sumatera Utara sekarang memiliki stadion yang sangat besar dan sangat mewah seperti yang kita lihat pada sore hari ini. Ini kemarin sudah dipakai untuk penutupan PON Sumut (Sumatera Utara) dan Aceh,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi mengingatkan agar setelah diresmikan, stadion dapat segera diserahkan kepada para pengguna. Hal tersebut penting mengingat fasilitas olahraga sering kali tidak terawat setelah ajang besar seperti PON, karena tidak adanya pemakai dan perawatan yang konsisten.

“Saya hanya ingin titip agar setelah PON dan setelah hari ini, stadion dan fasilitas yang ada di sekitar ini segera diserahkan kepada pemakai. Kalau stadion ini bisa diserahkan kepada klub-klub sepak bola yang ada di Sumatra Utara, entah itu PSMS, entah itu PSDS atau yang lainnya agar terawat,” ucap Presiden.

Peresmian ini menandai babak baru bagi perkembangan infrastruktur olahraga di Sumatera Utara, dengan harapan bahwa fasilitas ini akan dimanfaatkan secara optimal dan dijaga keberlangsungannya.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian tersebut adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur Sumatra Utara Agus Fatoni, Pj Bupati Deli Serdang Wiriya Alrahman, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Rachman Arief Dienaputra, dan Direktur Utama PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson.***/mel

Presiden Jokowi Hadiri Apel Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo menghadiri Apel Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang digelar di Mako Korps Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada Senin, 14 Oktober 2024. Apel tersebut merupakan wujud kesiapan seluruh elemen keamanan untuk mengamankan momen penting pelantikan 20 Oktober mendatang.

Presiden Jokowi tiba di gerbang Mako Brimob Kelapa Dua sekitar pukul 08.30 WIB dan disambut langsung oleh Menteri Pertahanan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Setelah penyambutan, Presiden Jokowi menaiki kendaraan taktis Rantis Maung menuju Lapangan Apel, diiringi drumband Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) hingga tiba di mimbar kehormatan.

Di lapangan apel, Presiden Jokowi menerima laporan jajar kehormatan sebelum melakukan salam kebangsaan dan melangkah menuju Mimbar Apel didampingi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Laporan disampaikan oleh Perwira Apel, Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, disusul dengan penghormatan kebesaran yang menandai penghormatan dari seluruh pasukan yang hadir.

Dalam apel ini, Presiden Jokowi juga menerima penganugerahan Medali Kehormatan Keamanan dan Keselamatan Publik (Loka Praja Samrakshana) serta gelar Warga Kehormatan Korps Brimob, yang disematkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Selain itu, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada sejumlah satuan di lingkungan Polri, antara lain Korps Brimob, Bareskrim, Baharkam, Korlantas, Divhubinter, Densus 88, dan Pusdokkes.

Acara dilanjutkan dengan demonstrasi dari berbagai elemen pasukan Brimob yang menunjukkan kesiapan mereka dalam pengamanan pelantikan. Demonstrasi yang ditampilkan meliputi aksi paramotor, flypass drone, patroli presisi, brigade motor Polwan Korlantas Polri, pengawalan VIP, infiltrasi udara dan darat, terjun payung, serta flypass helikopter.

Setelah menyaksikan seluruh rangkaian demonstrasi, Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertahanan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto kembali ke gerbang Mako Brimob Kelapa Dua dengan menggunakan Rantis Maung. Diiringi kembali oleh drumband Akpol, Presiden Jokowi melewati jajar kehormatan Pedang Pora sebelum menerima laporan dan mengakhiri giat apel tersebut.***/mel

Presiden Jokowi Resmikan Rumah Sakit Hermina Nusantara di IKN

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Sakit Hermina Nusantara, yang berada di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, Jumat, 11 Oktober 2024. Dalam sambutannya, Kepala Negara mengapresiasi kecepatan pembangunan rumah sakit tersebut sehingga saat ini rumah sakit sudah beroperasi dan menerima pasien.

“Saya sangat menghargai kecepatan pembangunan dari Rumah Sakit Hermina ini Hermina Nusantara yang praktis dibangun hanya dalam waktu kurang lebih 10 bulan. Dan sekarang bisa operasional, menerima pasien juga sudah siap karena di dalam tadi sudah ada 3 pasien yang dirawat,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga mengungkapkan kekagumannya terhadap desain dan interior rumah sakit yang dinilai berbeda dari rumah sakit pada umumnya. Presiden Jokowi menyebut bahwa desain Rumah Sakit Hermina Nusantara menyerupai hotel bintang lima.

“Tadi saya di dalam melihat Rumah Sakit Hermina ini memiliki desain, memiliki interior yang berbeda dari rumah sakit-rumah sakit yang pernah saya lihat, seperti hotel bintang lima,” ungkap Presiden.

Rumah Sakit Hermina Nusantara menjadi salah satu fasilitas penting yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan segera dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara. Presiden Jokowi menekankan bahwa hadirnya fasilitas ini akan memberikan rasa percaya diri dan kenyamanan bagi para ASN terkait akses kesehatan di lokasi baru mereka.

“Begitu kami geser dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara, fasilitas-fasilitas yang biasanya ditanyakan oleh mereka adalah ‘Pak, kalau anak-anak kami sakit ada rumah sakitnya?’ Saya sekarang bisa jawab ada yaitu Rumah Sakit Hermina Nusantara,” jelasnya.

Selain fasilitas kesehatan, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas lain, seperti sekolah, yang sering ditanyakan oleh ASN dan keluarganya. Presiden berharap keberadaan fasilitas pendukung tersebut dapat semakin mempermudah proses pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara.

“Nah ini perlu dipercepat agar fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan itu betul-betul ada di Ibu Kota Nusantara,” tutur Presiden.

Peresmian ini menandai komitmen pemerintah dalam memastikan kelengkapan fasilitas di Ibu Kota Nusantara untuk mendukung pemindahan ASN, sekaligus menjadikan kota ini sebagai pusat pemerintahan yang modern dan ramah bagi penghuninya.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana Jokowi dalam peresmian tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wamen ATR Raja Juli Antoni, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tampak pula Pj Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk dr. Hasmoro, Dirut PT Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson, dan Direktur RS Hermina dr. Stefanus Dony.***/mel

Presiden Jokowi Buka Trade Expo Indonesia ke-39: Dorong Produk Lokal Berdaya Saing Global

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-39 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (9/10/2024). Acara ini merupakan pameran produk ekspor terbesar di Indonesia, yang kali ini digelar secara hybrid, baik secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyoroti kondisi ekonomi global yang masih penuh tantangan, dengan pertumbuhan ekonomi yang lambat di kisaran 2,6 hingga 2,7 persen, serta inflasi global yang diperkirakan mencapai 5,9 persen.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan tentang dampak perang konvensional dan perang dagang yang masih berlangsung, sehingga mendorong banyak negara memberlakukan kebijakan restriksi perdagangan. Hingga saat ini, setidaknya 19 negara telah menerapkan kebijakan tersebut, yang berdampak pada penurunan volume perdagangan global.

Indonesia sebagai negara dengan pasar domestik besar harus mampu melindungi pasar dalam negerinya dan terus memperluas pasar produk lokal ke luar negeri.

“Harus mampu melindungi pasar domestik kita, harus mampu memasarkan produk-produk kita, agar kita mampu menguasai pasar di dalam negeri dan juga terus merambah secara luas di pasar luar negeri,” ujar Presiden.

Presiden juga menegaskan bahwa situasi perdagangan global yang penuh dengan restriksi akibat perang dagang justru dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor. Menurutnya, inflasi tinggi yang dialami banyak negara juga membuka peluang bagi produk-produk Indonesia untuk berkompetisi di pasar internasional.

Melalui Trade Expo Indonesia Ke-39, Presiden Jokowi berharap agar momentum ini dimanfaatkan dengan baik untuk mendorong pertumbuhan ekspor, meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk unggulan Indonesia, serta memperluas jangkauan pasar global.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Trade Expo Indonesia Ke-39 saya nyatakan dibuka pada pagi hari ini,” ujar Presiden menutup sambutannya.

Turut mendampingi Presiden, antara lain Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan Pj Gubernur Banten Al Muktabar. Tampak hadir pula sejumlah pimpinan lembaga tinggi negara,  para duta besar negara sahabat, para kepala daerah, dan para pelaku usaha dari dalam dan luar negeri.***/mel

Presiden Jokowi Optimistis Transisi Kepemimpinan Nasional Berjalan Baik

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo optimistis transisi kepemimpinan nasional yang akan berlangsung pada 20 Oktober 2024 mendatang akan berjalan dengan baik. Presiden pun menjelaskan bahwa transisi yang berjalan mulus akan menjaga stabilitas politik dan ekonomi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Selasa, 8 Oktober 2024.

“Saya sangat senang sekali proses transisi kepemerintahan ini kita harapkan yang tinggal 12 hari berjalan dengan baik dan berjalan dengan mulus. Karena transisi pemerintahan yang berjalan dengan baik dan mulus itu penting untuk menjaga optimisme kita semuanya. Untuk menjaga stabilitas, baik itu politik maupun ekonomi,” tutur Presiden.

Selanjutnya, Kepala Negara menyatakan bahwa transisi ini telah berjalan dengan baik, dengan keterlibatan penuh dari Presiden Terpilih Prabowo dalam berbagai pertemuan penting. Hal tersebut berkaitan dengan rencana program-program unggulan di masa pemerintahan mendatang.

“Hampir di setiap rapat paripurna, rapat terbatas apapun topiknya Pak Prabowo selalu hadir. Kalau sebelumnya hanya untuk urusan pertahanan, tapi setelah menjadi Presiden Terpilih di semua rapat terbatas rapat paripurna selalu hadir sehingga rencana-rencana untuk program unggulan yang akan dilaksanakan oleh Presiden Prabowo itu betul-betul disiapkan dengan baik dengan menteri-menteri yang sekarang,” ujar Presiden Jokowi.

Sebagai contoh, Presiden Jokowi menyoroti intensitas pertemuan antara Prabowo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Sehingga, Presiden menuturkan bahwa ke depan, seluruh kabinet akan dapat bekerja dengan cepat.

“Saya nggak tahu berapa kali pertemuan Pak Prabowo dengan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani, hampir setiap minggu, hampir setiap hari bertemu untuk mempersiapkan itu. Artinya apa? Seperti tadi yang disampaikan oleh Pak Enggar, transisi kepemimpinan ini akan berjalan dengan lancar insyaallah mulus sehingga setelah dilantik Presiden dan seluruh kabinet langsung bisa bekerja dengan cepat melaksanakan program-program yang ada tanpa ada jeda,” tuturnya.***/mel

Kunjungi SMK Negeri 1 Kalabahi, Presiden Jokowi Tinjau Fasilitas Sekolah dan Dialog dengan Siswa

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo mengunjungi SMK Negeri 1 Kalabahi, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 3 Oktober 2024. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara meninjau sejumlah ruang kelas dan fasilitas praktek yang dimiliki sekolah.

Presiden Jokowi juga menyempatkan diri memeriksa berbagai jurusan yang ada di SMK, seperti teknik komputer dan jaringan, serta kapal niaga. Ia pun mengapresiasi kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut yang dinilai berjalan dengan interaktif.

“Saya melihat siswa diajak untuk aktif, kayak tadi yang berkaitan dengan komputer jaringan semuanya dijadikan pelajaran praktek secara baik. Di jurusan kapal niaga juga sama, ada sebuah ruang praktik yang sangat baik,” ujar Presiden usai meninjau ruang praktik di sekolah tersebut.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu jika ada kekurangan yang perlu diperbaiki di SMK Negeri 1 Kalabahi. “Untuk hal-hal yang berkaitan dengan kekurangan, ruang praktek nanti sedikit kita bantu,” ucap Presiden.

Setelah melakukan peninjauan, Presiden Jokowi menggelar dialog interaktif dengan para siswa di lapangan sekolah. Dalam sesi dialog tersebut, Presiden mengajukan sejumlah pertanyaan seputar Pancasila kepada siswa dan memberikan motivasi kepada mereka untuk terus belajar dengan tekun.

“Anak-anaku belajar ya yang baik semuanya, kerja keras, belajar yang baik, sehingga kalian dapat meraih cita-cita dengan sukses dan baik,” ujar Presiden yang disambut tepuk tangan meriah dari para siswa.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Kalabahi, Idalita Laure, dalam keterangan terpisah menyampaikan rasa haru dan bangganya atas kunjungan Presiden Jokowi ke sekolahnya. Menurut Idalita, ia dan para siswanya tidak menyangka Presiden Jokowi akan berkunjung ke Alor dan SMK Negeri 1 Kalabahi.

“Ketika mendengar bahwa Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, berkunjung ke Kabupaten Alor dan SMK Negeri 1 Kalabahi, saya merasa terharu sampai menumpahkan air mata. Alor ini daerah yang sangat kecil dilihat dari pulau di peta wilayahnya bahkan tidak terbaca, tapi Bapak Presiden bisa menyebutkan Alor dan berkunjung ke SMK Negeri 1 Kalabahi,” ucap Idalita.

Ia juga menambahkan bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke SMK Negeri 1 Kalabahi merupakan kebanggaan besar bagi seluruh warga sekolah. Kunjungan ini diharapkan dapat memacu semangat para siswa dan tenaga pendidik di SMK Negeri 1 Kalabahi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami dengan rasa suka cita dan sangat bangga untuk menerima kehadiran Bapak, apalagi Bapak mau melihat proses pembelajaran yang terjadi di kelas. Itu sebuah kebanggaan yang sangat besar bagi kami semua,” tutur Idalita.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Pj Gubernur NTT Andriko Noto Susanto, dan Pj Bupati Alor Zet Sony Libing.***/mel

Tinjau RSUD Kefamenanu, Presiden Jokowi Akan Tambah Fasilitas dan Alat Kesehatan

JAYAKARTA NEWS – Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 2 Oktober 2024, untuk melihat langsung kondisi dan pelayanan kesehatan di RSUD tersebut. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas dan penambahan fasilitas rumah sakit guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

“Ya, kapasitasnya perlu ditambah, kemudian alat kesehatan di sini sudah lama sekali tidak pernah kita intervensi. Tapi tadi sudah saya sampaikan ke Pak Dirut untuk disiapkan ruangannya dulu, nanti kita kirim CT scan, cathlab, mamogram, sehingga semuanya menjadi lebih baik,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai peninjauan.

Presiden juga menyoroti pentingnya peningkatan jumlah tempat tidur di rumah sakit, mengingat setiap hari terdapat sekitar 60 hingga 70 pasien yang masuk. Untuk itu, Presiden Jokowi telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan agar dilakukan penambahan fasilitas tersebut.

“Saya kira perlu menambah tempat tidur, Pak Menkes tadi sudah kita sampaikan untuk juga ditambah,” ungkap Presiden.

Selama kunjungan, Presiden juga sempat berbicara dengan beberapa pasien. Hansenmus, salah satu pasien yang dirawat di RSUD akibat kecelakaan, menyampaikan rasa gembiranya bisa bertemu langsung dengan Presiden.

“Terlalu senang, gembira, terharu ini hari baru ketemu. Selama ini kita lihat saja di TV. Ini hari kita lihat langsung beliau datang kesini. Artinya terima kasih banyak lah buat Bapak sudah sempatkan waktu kesini, bertemu dengan kami masyarakat TTU di sini,” ujar Hansenmus.

Ia juga menyampaikan beberapa keluhan terkait layanan rumah sakit, seperti kurangnya dokter dan alat kesehatan. “Untuk ronsen harus dirujuk. Tadi kan kami dari Kecamatan Insana datang kesini diambil rujukan dari sana ke sini untuk ronsen karena tadi pagi kecelakaan. Hanya di sini tidak ada alat sama dokternya tidak ada,” ucapnya.

Sementara itu, Ida, seorang ibu yang datang membawa anaknya yang batuk dan pilek, mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit. Namun, ia juga berharap agar fasilitas di bagian laboratorium dan IGD bisa ditingkatkan.

“Semua sama pelayanan bagus, tidak dibeda-bedakan. Fasilitas disini lab-nya, trus bagian untuk IGD-nya perlu ditingkatkan lagi,” kata Ida.

Maria, pasien lain yang juga hadir saat kunjungan Presiden, mengungkapkan rasa senangnya bisa melihat langsung Presiden Jokowi. Ia juga berharap agar gedung rumah sakit diperluas, mengingat jumlah pasien yang semakin banyak.

“Hanya untuk penyampaian kami agar ini rumah sakit disini bisa ditingkatkan gedungnya karena pasien terlalu banyak,” tutur Maria.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Pj Gubernur NTT Andriko Noto Susanto.***/mel