Soal Tim Indonesia Patriots Positif Covid, Manajer: Kami Mohon Maaf

JAYAKARTA NEWS— Manajer Indonesia Patriots Jamin Mattotoran meminta maaf atas kejadian yang menimpa Ali Bagir Al Hadar dkk. Baik itu kepada PP PERBASI, IBL sebagai penyelenggara kompetisi basket nasional, maupun masyarakat Indonesia. Akibat terinfeksi Covid 19, Indonesia Patriots tidak bisa berpartisipasi pada Seri Bandung pada 29 Januari hingga 5 Februari 2022.

“Saya selaku manajer tim, mohon maaf terhadap PERBASI dan IBL, serta masyarakat, kami tidak bisa menghindari musibah ini. Namun kami janji akan segera pulih dan kembali lebih kuat lagi demi bola basket Indonesia. Terima kasih atas segala dukungannya baik dari masyarakat serta dari pihak pers indonesia,” terang Jamin Selasa (1/2). Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Dijelaskan Jamin, kondisi terkini tim Indonesia Patriots dalam kondisi baik-baik saja. Semua pemain sekarang dalam kondisi tanpa gejala. Makanan dan vitamin terjaga. “Kami semua sudah di hotel isolasi,” terangnya.

Lanjut Jamin, dikarenakan sudah pasti tidak bermain di seri ini, maka Indonesia Patriots fokus pada pemulihan tim. Untuk sementara, pemantauan terhadap gejala tersebut dilakukan. Rencananya, dalam 2-3 hari ke depan akan melakukan PCR mandiri lagi.

“Terima kasih atas dukungan dan perhatian seluruh masyarakat basket Indonesia. Kami menerima begitu banyak support baik melalui telepon maupun WhatsApp,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, dalam tes usap PCR ulang diketahui 18 personil Patriots menunjukkan hasil positif Covid-19, dari jumlah sebelumnya delapan. Dengan bertambahnya jumlah personil yang positif Covid-19, Indonesia Patriots belum memperoleh clearance. IBL kemudian melakukan hal preventif dengan membatalkan rencana laga Patriots pada seri kedua IBL Tokopedia 2022 di C-Tra Arena Bandung, 29 Januari-5 Februari.

Para pemain Patriots yang terpapar adalah Aldy Izzatur Rahman, Esha Lapian, Daniel Willian, Valentinus Wongso, Dame Diagne, Adam Faruq, M. Nabizar, Ali Bagir Wayarabi Alhadar, Victory Lobbu, AA Gede Agung Bagus dan Serigne Modou Kane. Nama terakhir sudah mendapatkan hasil negatif pada tes ulang PCR.  Sementara para personil di luar pemain  yang positif adalah pelatih kepala Milos Pejic, asisten pelatih Roland Robinson, asisten pelatih Ricky Gunawan, manajer tim Jamin Matotoran, Official Tim Rony Rahmat, Guntur dan Renny.***bnt

Hawks dan Evos Bertarung Sengit

JAYAKARTA NEWS— Dua pendatang baru IBL, Tangerang Hawks dan Evos Thunder menunjukkan pertarungan seru saat keduanya bertemu pada hari ketiga seri pertama IBL Tokopedia 2022 di Gedung Basket Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Senin (17/1/2022). Laga sengit langsung terjadi sejak kuarter pertama. Evos memimpin  11-8 pada lima menit awal, namun akhirnya kuarter pertama ditutup dengan hasil imbang, 19-19.

Dikutip dari rilis IBL 2022, Hawks sedikit  melesat di awal kuarter kedua. Pertengahan kuarter Rizky Effendy dkk memimpin 26-23. Keunggulan Hawks makin bertambah, mereka memimpin 35-26 pada babak pertama. Kuarter ketiga, Evos berhasil mendekat walau perolehan angka kedua tim minim. Evos mencetak sepuluh angka, sementara Hawks hanya membuat enam angka. Kuarter ketiga Hawks unggul tipis, 41-36.

Pada kuarter terakhir, Ebos sempat menyamakan kedudukan 41-41, namun Hawks mampu kembali memegang kendali. Rizky mencetak poin ketika waktu tersisa 18,65 detik mengubah angka menjadi 49-45 untuk Hawks. Dunk Karamoko Cisse memberi harapan bagi Hawks namun dua lemparan bebas Ariadi menjaga keunggulan Hawks 51-47.

Tembakan tiga angka Daniel Wenas pada dua detik tersisa membuat suasana tegang 51-50. Dua lemparan bebas Rizky akhirnya mengamankan kemenangan Hawks 53-50.

Richard Ross Jr mencetak 15 angka bagi Hawks diikuti Rizky dengan 12 poin. Di kubu Evos, Karamoko membuat 13 poin dan Danny Christianto mencetak 12 angka.***/rnl

Perbasi Ingin Pemain Indonesia Patriots Berkembang di IBL

JAYAKARTA NEWS— Indonesia Patriots akan kembali meramaikan IBL 2022 yang akan digelar mulai 15 Januari nanti. Sebagaimana musim lalu, para pemain muda terbaik bangsa ini bertekad memberi warna dalam kompetisi kasta tertinggi bola basket nasional. Mereka akan bermain total karena di sinilah candrodimuka para pemain muda mendapatkan jam terbang sekaligus mengembangkan kemampuan sebelum terjun di kejuaraan internasional.

“PP Perbasi menurunkan pemain muda di IBL karena ingin memberikan jam terbang kepada mereka agar lebih berkembang. Dengan ditempa di kompetisi akan membuat mereka menjadi pemain yang lebih matang ke depannya. Mereka diharapkan bisa menjadi pelapis di timnas,” terang Ketum PP Perbasi Danny Kosasih, sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima redaksi. “Pelatih Timnas (Rajko Toroman) juga akan terbantu jika IBL diramaikan pemain muda. Stok pemain jadi melimpah dan itu akan memudahkannya dalam membangun tim,” lanjutnya.

Ditambahkan Sekjen PP Perbasi Nirmala Dewi, secara kualitas, para pemain muda di Indonesia Patriots tidak diragukan lagi. Tapi, mereka butuh pengalaman bertanding. “Dengan diasah terus di kompetisi, diharapkan ke depan mereka bisa menjadi andalan menghadapi berbagai kejuaraan internasional,” jelas Nirmala.

Terdekat, Indonesia akan dihadapkan multievent antarnegara ASEAN, SEA Games XXXI Mei nanti di Hanoi. Pada ajang itu, mereka nanti akan jadi tumpuan dan akan diperkuat pemain senior yang kini menjadi andalan di masing-masing tim dalam kompetisi IBL. Di antaranya ada Andhakara Prastawa, Lester Prosper, Brandon Jawato, Arki Dikania Wisnu, Abraham Damar Grahita dan pemain berkualitas lainnya pilihan pelatih.

Manajer Tim Indonesia Patriots Jamin Mattotoran menambahkan, bermain di kompetisi juga menjadi sarana pelatih mematangkan strategi bermain ala Rajko Toroman melalui Coach Milos Pejic. Harapannya, saat pemain muda ini nanti gabung bersama pemain senior di timnas tidak butuh waktu lama untuk adaptasi strategi.

“Bermain di kompetisi IBL akan mengasah kemampuan bermain pemain Indonesia Patriots sekaligus mengaplikasikan sistem strategi dan taktik Coach Milos yang selaras dengan arahan dari Coach Rajko Toroman. Sehingga saat pemain muda ini bergabung dengan timnas senior tidak butuh waktu lama untuk adaptasi lagi. Kami tentunya mohon dukungan dari masyarakat dan juga dari rekan klub IBL untuk selalu mendukung tim ini menjadi lebih matang,” terang Jamin.

Apalagi, Pelatih Indonesia Patriots Milos Pejic tidak masalah tim asuhannya diisi pemain usia muda dan minim pengalaman. Sebaliknya, dia tertantang meramu mereka menjadi tim kuat. Ini sesuai dengan tujuan dibuatnya tim ini yang dipersiapkan untuk masa depan. Dan, IBL diharapkan bisa membantu mereka berkembang menjadi lebih baik.

“Tim Patriots sangat muda dan belum berpengalaman dalam mengikuti seri IBL ini, namun kami percaya terhadap ide tim ini dipersiapkan untuk masa depan Indonesia. Target kami di IBL adalah mempercepat proses penyerapan strategi pelatih selama kompetisi dan dengan semangat muda mereka saya yakin bisa terwujud,” ucap Coach Milos.

Coach Milos pun tidak akan memikirkan hasil dari setiap pertandingan di IBL. Terpenting, setiap pemain memberikan yang terbaik di setiap game. “Harapan kami, tim ini bisa memenangkan beberapa game selama seri IBL,” tukas arsitek berpaspor Serbia ini.

Kapten Indonesia Patriots Ali Bagir Al Hadar berharap dengan bermain di IBL mendapatkan experience bermain pada level tertinggi bola basket di Indonesia. Bersama rekan setimnya, akan berjuang pantang menyerah untuk mendapatkan hasil terbaik. Sekalipun tim ini diisi pemain muda dengan experience belum sebanyak pemain senior di tim lainnya. 

“Ke depannya jika saya bisa dipercaya untuk membela timnas senior, saya akan memberikan permainan terbaik saya untuk negeri ini,” jelas Ali Bagir.

Direktur IBL Junas Miradiarsyah mengatakan, meski Indonesia Patriots dihuni pemain muda tidak ada keistimewaan bagi mereka. Di IBL, mereka tetap akan melawan tim lain dengan kekuatan penuh. Dengan pemain asing yang dimiliki. Kebijakan ini diambil untuk menguatkan mentality pemain dalam berproses.

Sementara Diwangkoro Ratam Vice President Corporate Secretary Bank Mandiri senang dengan keseriusan PP PERBASI dalam menyiapkan timnas. Demikian juga dengan aura positif dari perkembangan bola basket Indonesia. “Kami total dukung olahraga bola basket Indonesia sampai FIBA World Cup 2023,” tukas Diwang. (rnl)

Jelang IBL 2022: Kehadiran Gading Marten Bikin Raffi Ahmad Gelisah

JAYAKARTA NEWS— Indonesia Basketball League 2022 akan digelar Jumat (15/2/2022) mendatang di Hall Basket, Jakarta. Dua tim yang paling ditunggu penampilannya, Rans PIK Basketball milik artis Raffi Ahmad dan West Bandits Combiphar Solo, pasukan artis Gading Marten, akan langsung berhadapan.

Siapa pemenangnya?

ilustrasi/foto: iblindonesia instagram

“Gading, saya tunggu di laga pertama IBL,” tantang Raffi.

Menurut Raffi, beban besar ada di Gading saat ini. Sebagai semifinalis musim lalu, West Bandits Combiphar Solo dituntut melebihi capaian pada IBL 2021. “Gading beban karena sebelumnya West Bandits di peringkat empat. Kalau turun beban dia, hahaha,”ucap Raffi.

Menanggapi ‘psywar’ Raffi, Gading tak mau terpancing. Sebaliknya ia berseloroh bahwa kehadirannya di IBL membuat Raffi gelisah. “Saya gabung West Bandits biar hidup Raffi nggak tenang saja,” canda Gading. (rnl)

Siap Tempur di IBL 2022: Kekuatan Merata Semua Tim harus Waspada

JAYAKARTA NEWS— Persaingan Indonesia Baskerball League (IBL) di musim depan merata. Hal ini diungkap pelatih Dewa United Surabaya, Andika Saputra.

Karena itu, ungkap Bedu begitu sapaan akrab Andika Saputra, semua tim harus diwaspadai, bukan hanya satu-dua saja.

“Menurut saya semuanya. Musim ini menjadi tahun yang memiliki tim terbanyak. Semua merata, jadi bukan hanya satu atau dua tim yang harus diwaspadai tetapi semua tim. Karena tidak ada yang bisa ditebak jadi harus waspada terus. Setiap tim harus kita lihat,” tegasnya.

Target Bedu bersama Dewa United Surabaya pada IBL 2022 tak muluk. Ia ingin membawa timnya lebih baik lagi dari musim lalu yang berhasil menembus semifinal.

“Saya ingin bawa Dewa United lebih baik dari sebelumnya. Artinya step by step di setiap gim supaya fokus pemain tidak hilang. Musim kemarin juga kita mencetak sejarah masuk empat besar. Jadi kita ingin prestasi yang lebih baik,” ucapnya.

Ilustrasi/foto: istimewa

Sinar ‘West Bandits Combiphar Solo’

Harapan juga disampaikan Rio Disi yang tampil cemerlang pada IBL 2021 lalu. Pemain debutan yang berhasil membawa West Bandits Combiphar Solo melaju hingga semifinal IBL 2021 menyebut, para pemain debutan punya kesempatan bersinar dalam IBL 2022.

Itu juga terjadi pada dirinya yang kala itu masih berstatus debutan, bersama  Patrick Nikolas dan Habib Tito Aji, berhasil menghantar West Bandits Combiphar Solo mencapai semifinal.

“Percaya setiap rookie itu punya kemampuan hebat. Mereka bisa bersinar, asal diberi kesempatan,” ujar Rio.

Untuk mendapat kesempatan bermain, diakui Rio memang tidak mudah. Setiap rookie harus membuktikan diri saat latihan untuk mencuri perhatian pelatih. “Intinya jangan mudah putus asa. Terus berusaha, pasti kesempatan itu akan datang,” tandasnya. (azn)