Refleksi 77 Tahun Indonesia Merdeka, Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegakkan Negara Hukum dan Supremasi Hukum

JAYAKARTA NEWS— Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menegaskan, Indonesia belum sepenuhnya menjadi negara hukum, apalagi merdeka dalam bidang hukum pada usia kemedekaannya yang ke-77.

Bahkan saat ini Indonesia dinilai sudah menjadi negara kekuasaan, dimana kekuasaan itu selalu mengintervensi dalam proses penegakan hukum.

“Kasus penggeledahan rumah mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump beberapa waktu lalu, bisa menjadi contoh mengenai penggunaan kekuasaan di Indonesia Penggeledahan ini belum pernah terjadi dalam sejarah Amerika,” kata Fahri Hamzah dalam Gelora Talk bertajuk 77 Tahun Usia Kemerdekaan : Negara Hukum dan Masa Depan Indonesia, Rabu (17/8/2022).

Saat berkuasa sebagai Presiden AS, menurut Fahri, Trump dinilai sangat keterlaluan karena menabrak konsepsi-konsepsi dasar sebuah negara republik dan demokrasi di Amerika. “Sikap politiknya banyak melakukan intervensi, dan Amerika ingin mengembalikan cita rasa sebagai negara hukum dan negara demokrasi,” katanya.

Fahri menilai, kejadian serupa juga bisa saja terjadi di Indonesia. Sebab, penegakan hukum di Indonesia kerap dijadikan permainan politik yang melibatkan operasi intelejen. “Bisa jadi akan ada investigasi tentang penggunaan kekuasaan suatu saat nanti, sehingga kita perlu hati-hati dalam penegakan hukum,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini.

Menurut Fahri, dalam negara demokrasi, sistem penegakan hukum saat ini, harus menganut prinsip-prinsip demokrasi keterbukaan (equality before the Law), dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Jadi negara hukum itu, saya melihatnya sebagai satu sistem. Bukan dibaca terpisah antara tangan, kaki dan sebagainya, tapi harus dibaca keseluruhan tubuh,” katanya.

Artinya, penegakan hukum itu tidak boleh ada yang dilakukan sembunyi-sembunyi untuk melindungi para pejabat yang terlibat kasus pidana misalnya, sementara saat melibatkan rakyat, kasusnya dibuka secara terang benderang.

“Kata kuncinya adalah bahwa pada momen Peringatan 77 tahun Proklamasi, Partai Gelora justru mengingatkan tentang negara hukum yang memudar,” ujarnya.

“Kita boleh terbuka oleh klaim keberhasilan jangka pendek secara sepihak, tetapi masa depan ditentukan oleh berdiri tegaknya negara hukum dan supremasi hukum,” imbuhnya.

Karena itu, selayaknya hal tersebut menjadi perhatian para pemimpin dan politisi agar Indonesia lebih kuat pada masa depan sebagai negara hukum.

“Itulah yang paling penting diingat setelah 77 tahun usia kemerdekaan kita. Refleksi ini punya makna besar dan penting, yakni sebagai negara hukum dan masa depan Indonesia,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi III DPR Benny K Harman dari Fraksi Partai Demokrat. Bangsa Indonesia dinilai belum merdeka dalam penegakan hukum karena masih kental dengan aroma kekuasaan.

Padahal, kata Benny, para pendiri bangsa sudah meletakan landasan hukum dengan kekuasan, untuk mencapai tujuan bangsa, dan bukan tujuan penguasa itu sendiri.

“Penerapan konsep kekuasaan yang menjadikan hukum sebagai panglima (rechtsstaat) masih barang langka, ketimbang menjadikan hukum sebagai alat penguasa atau negara kekuasaan (machtssaat),” kata Benny.

Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR RI ini mengatakan, para pendiri bangsa telah memberikan landasan untuk mencapai tujuan kekuasaan yang harus berlandaskan pada hukum.

“Dengan begitu, tidak ada penyelenggara kekuasaan membuat tujuan dengan melanggar prinsip dasar bernegara itu sendiri,” jelasnya.

Berkaca dari prinsip tersebut, tegas Benny, sebenarnya Indonesia belum merdeka. Terlebih dalam pembentukan hukum sendiri masih banyak mengadopsi produk hukum asing.

“Jadi dari prespektif ini, belum merdeka, dan hukum dibikin tanpa melibatkan rakyat. Rakyat hanya melaksanakan, dan juga bukan sumber dari jiwa rakyat. Hadirnya sudah tak adil apalagi penerapannya, juga tak adil,” tegasnya.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengusulkan adanya Juru Bicara Hukum yang bisa menjelaskan terhadap berbagai persoalan hukum guna mengevaluasi kondisi penegakan hukum saat ini.

“Kita membutuhkan banyak orang, istilah saya menjadi juru bicara hukum, menjadikan hukum sebagai barometer tindakan, jadi tidak hanya main kekuasaan saja. Tapi berkomentar juga harus ada ukurannya, sehingga hukum jadi obyektif,” kata Refly.

Denga adanya Juru Bicara Hukum itu, lanjutnya, akan terjadi dialog di masyarakat mengenai sebuah tindakan yang harus ditindaklanjuti dengan proses penegakan hukum.

“Saya melihat ini, ada beberapa tantangan atau hambatan bisa jadi penegakan hukumnya tambah rumit, karena masih ada budaya feodalismenya. Tetapi, paling tidak memberikan warna cerah, yang memberikan kepastian dan membuat negeri kita ini semakin terbuka,” ujarnya.

Menurut Refly, masih banyak hal yang harus dibenahi dalam penegakan hukum di Indonesia saat ini. Diantaranya, aspek Institusi penegak hukum sendiri seperti Pengadilan, Kepolisian, KPK masih banyak mengalami berbagai kendala.

“Para pejabatnya sendiri, agak sulit mengembangkan kariernya kalau tidak dekat dengan pejabat publik. Jarang sekali penegak hukum yang trusted,” terangnya.

Begitupun, tambah Refly, dari aspek culture hukum sendiri yang mana diketahui masyarakat kurang menghargai.

Contohnya saja, seorang makin berkuasa malah meminta keistimewaan dalam tertib lalulintas. Misalnya, meminta plat kendaraan khusus agar bebas dari aturan lalulintas. “Pejabat yang melanggar hukum lama sekali prosesnya, sedangkan rakyat langsung ditindak,” terangnya.

Meski kondisi yang begitu parah, tambah Refly, setidaknya sekarang ini masih ada ruang untuk kebebasan menyampaikan pendapat dibandingkan masa Orde Baru

“Kalau zaman Orba kita bisa ditangkap kalau bicara keras seperti ini. Jadi saat ini hanya ruang demokrasi yang tersisa, dari sedikit harapan untuk berbicara,” pungkas Refly.***din

Tim Ekspedisi 77 Taklukkan Medan Terjal Berhasil Kibarkan 77 Bendera Merah Putih di Puncak Arjuno

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS— Sebanyak 77 Bendera Merah Putih berhasil dikibarkan oleh Tim Ekspedisi 77 di Puncak Gunung Arjuno tepat di peringatan HUT ke 77 Kemerdekaan RI pada Rabu (17/8).

Setelah menempuh dua hari perjalanan mendaki gunung dan melaksanakan misi peduli lingkungan, pengibaran bendera merah putih berlangsung khidmat di puncak Gunung Arjuno yang berada di 3.339 meter di atas permukaan laut.

Atas keberhasilan Tim Ekspedisi 77 mengibarkan bendera Merah Putih di Puncak Arjuno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya.

Menurut Gubernur Khofifah, perjuangan Tim Ekspedisi 77 bukanlah hal yang mudah. Tapi, terjalnya gunung dan sulitnya medan mampu ditempuh dengan semangat cinta tanah air dan juga semangat peduli lingkungan.

Dan yang menambah kebanggaan, prosesi pengibaran bendera merah putih dilakukan di puncak Gunung Arjuno yang merupakan cagar biosfer Bromo Tengger Semeru Arjuno dan telah ditetapkan masuk sebagai Cagar Biosfer dunia oleh UNESCO pada tahun 2015.

“Saya selaku Gubernur Jawa Timur mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih , selamat dan sukses atas kerja keras Tim Ekspedisi 77 yang berhasil mengibarkan 77 Bendera Merah Putih di puncak gunung Arjuno. Hal ini memberi kebanggaan seluruh warga Jawa Timur,” ucap Gubernur Khofifah di Grahadi, Kamis (18/8) pagi

Upacara tim ekspedisi 77 di puncak Arjuno memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77(foto: istimewa)

Sebagai pecinta pendakian, Gubernur Khofifah memahami bahwa Ekspedisi ini tidak ringan. Medan pendakian Gunung Arjuno dari pos Sumber Brantas cukup berat karena faktor kemiringan yang cukup tajam.

Oleh sebab itu, gubernur perempuan pertama Jatim ini menyebutkan bahwa perjuangan Tim Ekspedisi 77 ini layak diacungi jempol dan diberi apresiasi.

“Terlebih ekspedisi ini sangat penting dan strategis dalam rangka membangun semangat kejuangan dan semangat pelestarian hutan. Serta semangat empati dan peduli akan kondisi kawasan Tahura R Soeryo khususnya jalur pendakian menuju Gunung Arjuno dari Sumber Brantas Kota Batu,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui Tim Ekspedisi 77 memulai perjalanannya pada tanggal 16 Agustus 2022. Perjalanan dimulai dengan menanam 77 pohon cemara gunung di Pos 1 Brakseng jalur pendakian Gunung Arjuno, pada ketinggian diatas 2000 mdpl.

Selesai penanaman 77 pohon cemara gunung, Tim Ekspedisi melanjutkan perjalanan menuju puncak dengan sebelumnya bermalam di lapangan kotak.

Baru pada tanggal 17 Agustus 2022 pukul 06.00 WIB tim melanjutkan pendakian menuju lapangan Pasar Dieng sebagai tempat melaksanakan upacara dalam rangka peringatan HUT RI dan pengibaran 77 bendera merah putih.

Tepat di peringatan detik detik prokolamasi Kemerdekaan RI yaitu pukul 10.00 WIB 17 Agustus 2022 Tim Ekspedisi melaksanakan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77.

Rangkaian upacara dilakukan dengan pembacaan teks proklamasi yang dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Tentu kita bisa membayangkan bagaimana khidmat dan harunya melakukan upacara dan pengibaran bendera di ketinggian 3.339 mdpl. Semangat kejuangan menggelora di hati masing masing anggota Tim Ekspedisi, bahkan saya dengar tidak sedikit yang meneteskan air mata,” tegas Khofifah.

Ia berharap apa yang dirasakan tim Ekspedisi 77 tersebut juga terdesiminasikan pada seluruh warga Jatim dan seluruh warga Bangsa. Bahwa betapa besar negara Indonesia, yang didalamnya ada Provinsi Besar Jawa Timur.

Yang kemudian nikmat kemerdekaan yang telah diraih juga diharapkan Gubernur Khofifah berseiring dengan semangat mengisi kemerdekaan dengan lebih maksimal dan memberi manfaat bagi sesama, bagi bangsa dan negara.

Tidak hanya mengibarkan 77 bendera merah putih di Puncak Arjuno. Namun Tim Ekspedisi 77 juga meletakkan Prasasti Nawa Bhakti Satya yang merupakan konstruksi bhakti pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Puncak Arjuno.

Seusai upacara dan menuruni gunung, Tim Ekspedisi 77 juga menjalankan misi selanjutnya yaitu melakukan kegiatan sapu bersih sampah berserakan alias Saber-Saber di sepanjang jalur pendakian hingga kembali sampai di pos Sumber Brantas Batu.

“Semoga Ekspedisi 77 Arjuno yang dilaksanakan dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan Ri ke 77 akan menginspirasi kita semua untuk selalu mengelorakan jiwa kejuangan, jiwa kegotongroyongan, semangat jiwa untuk selalu melestarikan hutan sebagai sumber kehidupan masa depan,” pungkas Gubernur Khofifah. (poedji)

HUT ke-77 RI, Puan Ajak Seluruh Anak Bangsa Bangun Kekuatan Nasional

JAYAKARTA NEWS— Di HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan bangsa. Membangun kekuatan nasional dengan semangat gotong royong sangat penting untuk terus memajukan Ibu Pertiwi.

“Sangat penting bagi kita semua, seluruh pemangku bkepentingan, seluruh anak bangsa, untuk membangun kekuatan nasional kita, yang dimulai dari kesadaran, kemauan dan komitmen untuk ikut ambil bagian dalam kerja bersama, gotong royong, memajukan Indonesia di segala bidang. Kebersamaan yang bersumber dari cinta pada tanah air dan cinta pada bangsa Indonesia sebagai bangsa yang ber-Pancasila dan Ber-Bhineka Tunggal Ika,” kata Puan Rabu (17/8/2022).

“Kepada seluruh rakyat Indonesia, atas nama Pimpinan DPR RI, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia tercinta yang ke-77,” imbuh Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momen sakral agar masyarakat dapat merasakan hasil perjuangan para pahlawan. Dengan demikian, kata Puan, tumbuh jiwa nasionalisme dan semangat membangun negara tercinta ini secara bersama-sama.

“Peringatan Hari Kemerdekaan dimaksudkan, selain untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga agar kita merdeka dan bebas dari belenggu penjajahan, juga menjadi momentum dalam merefleksikan kembali perjalanan panjang bangsa Indonesia,” sebutnya.

“Perjalanan yang penuh dengan dialektika dalam menghadirkan dinamika dan membentuk gelombang romantika, yang bermuara pada peradaban bangsa dan negara Indonesia hingga menjadi seperti saat ini,” imbuh Puan.

Ditambahkannya, semangat untuk merdeka yang digelorakan 77 tahun lalu adalah semangat untuk dapat menyusun nasib tanah air oleh Bangsa Indonesia sendiri, sehingga dapat mewujudkan kehidupan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Telah 77 tahun lamanya, kita menyusun dan membangun kemajuan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan tersebut. Pasang surut gelombong pembangunan, disertai dengan gelombang globalisasi dan kemajuan teknologi, telah menggerakkan berbagai reformasi dan transformasi di Indonesia,” papar mantan Menko PMK itu.

Menurut Puan, tugas membangun bangsa dan negara Indonesia ke depan menghadapi tantangan dan kendala yang tidak ringan. Indonesia masih menghadapi ketidakpastian situasi Pandemi covid-19, konflik geopolotik, pemulihan ekonomi global di tengah kerentanan pangan, energi, pengangguran, kebijakan moneter global dan sebagainya.

Di tengah tuntutan era globalisasi, Bangsa Indonesia disebut juga semakin dituntut memiliki kemampuan dan kekuatan di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Masyarakat Indonesia pun dinilai punya kewajiban moral dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian berlandaskan Pancasila.

Cucu Proklamator RI Bung Karno ini menyebut, banyak cara bagi anak bangsa berpartisipasi membangun kekuatan nasional. Puan mengatakan, hal itu dapat dilakukan lewat peran dan porsi masing-masing setiap warga negara.

“Termasuk lewat profesi atau bidang yang diemban sehingga dapat berprestasi dan memberikan sumbangsih lewat caranya sendiri-sendiri,” tuturnya.

Puan menilai, semua bentuk partisipasi dalam menyusun dan membangun Indonesia tersebut akan memberikan energi yang positif apabila ditujukan untuk memajukan Indonesia. Maka arah dari kerja bersama itu pun akan memberikan energi yang positif dalam produktivitas memajukan Indonesia dan memperkuat kebersamaan rakyat.

“Serta mempersatukan rakyat, meneguhkan Pancasila, memperkuat semangat kebangsaan Indonesia, dan membudayakan kepribadian bangsa Indonesia. Suatu jiwa pengabdian untuk bangsa dan negara. Dirgahayu Indonesia! Merdeka!,” tutup Puan.

Dengan tema ‘Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat’, Puan mendorong masyarakat tetap gembira dalam merayakan HUT ke-77 RI. Meski Indonesia masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, ia berharap rakyat Indonesia terus semangat membangun gotong royong dan kerja sama.

Puan pun mengajak masyarakat menyemarakkan momen peringatan Kemerdekaan Indonesia dengan berbagai kegiatan, seperti lomba-lomba khas 17 Agustusan di lingkungan rumahnya masing-masing.

“Lomba 17 Agustusan seperti balap karung, makan kerupuk, dan lain sebagainya adalah hal yang selalu kita rindukan dalam memperingati Hari Kemerdekaan. Lewat lomba dan kegiatan khas 17 Agustusan lainnya, diharapkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat akan terus bertumbuh,” ucap Puan.***din

Berpakaian Adat Minang, LaNyalla Baca Teks Proklamasi di Istana Negara

JAYAKARTA NEWS— Dengan berbalut pakaian adat Minang, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, membacakan naskah Proklamasi saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/8/2022).

Bagi LaNyalla, tugas membaca teks proklamasi merupakan sebuah kehormatan dan memiliki makna sendiri bagi dirinya. 

“Tentu saja ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya. Selain itu kepercayaan untuk membaca teks proklamasi ini juga mengingatkan diri saya dan kita semua akan cita-cita dari para pendiri bangsa dan pejuang-pejuang terdahulu. Bahwa kita semua harus terus memperjuangkan cita-cita kemerdekaan yaitu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Senator asal Jawa Timur itu.

Mengenai pakaian adat Minangkabau yang dikenakannya, LaNyalla mengaku ingin memperlihatkan beragamnya budaya dan adat istiadat di negara ini. Dia ingin menunjukkan semangat menghargai dan menghormati perbedaan.  

“Saya berdarah Bugis, lahir di Jakarta dan besar di Jawa Timur, tetapi saat ini memakai pakaian adat dari Minang, Sumatera Barat. Artinya bangsa ini sangat majemuk, semua harus bisa menghargai dan mengedepankan persatuan bangsa. Apalagi belakangan ini terjadi polarisasi di masyarakat kita. Di sinilah pentingnya kita mengajarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” papar dia.

Dijelaskannya, perbedaan adalah sebuah anugerah dari Tuhan yang harus disikapi dengan baik. Perbedaan justru seharusnya menjadi kekuatan untuk bersama-sama dan bergotong-royong membangun bangsa.

“Perbedaan adalah kekuatan. Kalau perbedaan itu bisa disatukan dalam semangat kebersamaan, tentunya akan sangat berpengaruh besar untuk memajukan negara ini,” tukasnya.

Diingatkannya, Indonesia pun merdeka lantaran perjuangan banyak kalangan dari beragam suku, agama, ras, golongan dan berbagai profesi. 

“Tentu kita ingat juga bahwa negara ini merdeka bukan oleh segelintir orang, namun andil dari banyak kalangan. Ada kyai, rohaniwan, raja dan sultan Nusantara, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan lain-lain. Sejarah ini tidak boleh kita lupakan,” tutur LaNyalla.***din

Semangat Kemerdekaan 77 Tahun Indonesia, Ternyata Banyak Promo dari Perbankan

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS – 77 tahun silam, naskah Proklamasi dibacakan secara lantang oleh Ir. Soekarno sebagai deklarasi atas kemerdekaan Indonesia. Peristiwa dimana menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia lepas dari belenggu penjajah. Klimaks atas perjuangan para founding father, mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Sebagai anak dan cucu para pendahulu bangsa, warga Indonesia memiliki kewajiban menjaga dan mengingat peristiwa bersejarah tersebut. Bahwa perjuangan meraih kemerdekaan tidaklah mudah. Perlu pengorbanan, perjuangan, hingga merelakan harta dan nyawa demi tegaknya NKRI.

77 tahun berlalu, euforia menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia kembali menggema. Berbagai kegiatan mulai digelar di ruang terbuka yang melibatkan banyak massa. Sebuah momen berharga setelah dua tahun lamanya, kemerdekaan diperingati dengan penuh keterbatasan akibat pandemi Covid-19.

Suka cita menyambut hari kemerdekaan tahun ini, tak hanya sebatas diperingati dengan menggelar lomba dan hiburan semata, tetapi juga banyak program menarik lainnya. Tak terkecuali yang digelar pelaku jasa keuangan. Pastinya, program dibuat dengan banyak benefit yang sayang jika dilewatkan. Tujuannya, ikut menyemarakkan momen kemerdekaan ini.

Salah satu bank yang menggelar program promo adalah bank bjb dengan program bjb Meriah 77 (Merdeka Berhadiah). Bank yang saat ini menjadi bank terbesar di Indonesia ini membuat berbagai macam program promo menarik untuk memanjakan nasabah. Mulai dari program promo asuransi, reksadana, KPR, pembiayaan, dan lainnya.

Pertama, program SEMARAK (Semangat Raih Kemerdekaan). Merupakan Program subsidi asuransi dalam rangka memperingati HUT ke-77 RI, dimana berlaku bagi debitur yang melakukan realisasi kredit ritel sesuai dengan ketentuan program. Periode program berlaku dari tanggal 1 Agustus 2022 hingga 30 September 2022.

Nasabah akan mendapatkan bebas biaya provisi dan administrasi serta subsidi premi asuransi hingga 77% dari total premi. Program ini berlaku untuk bjb Kredit Guna Bhakti (KGB) dengan syarat tertentu.

Kedua, bjb Bancassurance Reksa Dana Bundling Promo Merdeka 77. Merupakan program promosi khusus yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia Ke-77 berupa pemberian hadiah langsung kepada nasabah yang bersedia melakukan pembelian produk Bancassurance dan Reksa Dana dengan jumlah premi serta penempatan dana sesuai ketentuan program.

Hadiah dapat berupa cashback ke rekening tabungan maupun berupa saldo DigiCash, voucher belanja atau dapat diganti dengan barang yang senilai. Untuk produk Reksa Dana hanya berlaku jenis Reksa Dana Pendapatan Tetap/Campuran/Saham. Ketentuan lainnya mengacu kepada ketentuan program bjb Bancassurance Merdeka 77 dan bjb Reksa Dana Merdeka 77.

Ketiga, bjb Reksa Dana Merdeka 77. Sebuah program promosi khusus yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia Ke-77 berupa pemberian hadiah langsung kepada nasabah yang bersedia melakukan pembelian produk Reksa Dana dengan jumlah penempatan dana sesuai ketentuan program.

Hadiah dapat berupa cashback ke rekening tabungan maupun berupa saldo DigiCash, voucher belanja atau dapat diganti dengan barang yang senilai. Dana yang disetorkan untuk Reksa Dana merupakan dana fresh fund / dana baru (bukan pengalihan atau penarikan dana dari Reksa Dana yang sudah ada). Dana yang diperhitungkan adalah dana yang disetor dan Settle selama periode program. Minimum jangka waktu penempatan Reksa Dana adalah 6 bulan.

Keempat, bjb Bancassurance Merdeka 77. Sebuah program promosi khusus berupa pemberian hadiah langsung kepada nasabah yang bersedia melakukan pembelian produk Bancassurance dengan jumlah premi sesuai ketentuan program. Program Promosi bjb Bancassurance Merdeka 77 berlaku dari 18 Juli 2022 sampai 30 September 2022.

Hadiah dapat berupa cashback ke rekening tabungan maupun berupa saldo DigiCash, voucher belanja atau dapat diganti dengan barang yang senilai. Program ini hanya berlaku untuk polis baru yang disetor dan issued selama periode program dan telah melewati masa free look period. Premi yang dibayarkan merupakan dana fresh fund / dana baru (bukan dari pembatalan polis, pengalihan atau penarikan dana dari polis yang sudah ada).

Apabila nasabah melakukan pembelian polis dengan pembayaran premi secara bulanan atau tahunan, maka premi yang diakui dalam program yaitu hanya premi dasar/premi pokok saja. Apabila nasabah melakukan pembelian polis dengan pembayaran premi secara sekaligus, maka premi yang diakui dalam program yaitu hanya premi dasar/premi pokok dan top up. Program ini tidak berlaku untuk produk Asuransi Warisan Keluarga dengan Masa Pembayaran Premi (MPP) 5 tahun.

Kelima, bjb T-Samsat Merdeka 77. Nasabah akan mendapatkan cashback sebesar 77% dari Pajak Kendaraan yang dibayarkan atau maksimal sebesar Rp 77.000 yang akan diberikan melalui rekening nasabah pada akhir program apabila melakukan pendaftaran bjb T-Samsat melalui bjb DIGI maupun Customer Service Kantor Cabang selama masa periode program. Program Promosi bjb T-Samsat Merdeka 77 berlaku dari dari 18 Juli – 30 September 2022.

Keenam, bjb Tandamata Merdeka 77. Merupakan program promosi khusus  berupa pemberian hadiah langsung kepada nasabah yang bersedia menempatkan dana pada Tabungan atau Giro dengan nominal dan jangka waktu sesuai ketentuan program sejak 18 Juli – 30 September 2022.

Program Promosi bjb Tandamata Merdeka 77 berlaku bagi nasabah perorangan baru atau existing. Nominal dana dan jangka waktu yang diikutsertakan pada program ini sesuai ketentuan, dengan hadiah yang telah ditetapkan.

Ketujuh, program bjb KPR Merdeka. Ditawarkan dengan suku bunga program menarik sebesar 4.61%. Selain itu juga diskon provisi 77% dengan cukup bayar administrasi Rp 77 ribu. Menariknya lagi, DP mulai dari 0 % sudah bisa memiliki rumah idaman.

Program ini berlaku untuk bjb KPR Pembelian Primary, bjb KPR Pembelian Secondary, bjb KPR Take Over, dan bjb KPR Top Up. Suku bunga 4.61% fixed 1 tahun, 6.76% Fixed Tahun ke-2 dan ke-3, 11 % Cap Tahun ke-4, berikutnya mengikuti suku bunga floating. Jangka Waktu Kredit hingga 25 Tahun. Penghasilan Minimum 3 Juta dan dapat Join income.

Kedelapan, program Promosi Racing Transaksi Agen bjb BiSA!. Adalah program promosi berupa pemberian hadiah bagi Agen bjb BiSA! yang berhasil membukukan 77 (tujuh puluh tujuh) transaksi selama periode program, per tanggal 01 Agustus 2022 sampai dengan 17 Agustus 2022.

Peserta adalah seluruh Agen Laku Pandai bjb BiSA! yang terdaftar baik yang menggunakan mesin EDC maupun aplikasi mobile bjb BiSA!. Hadiah berupa voucher belanja senilai Rp 200.000. Hadiah tidak berlaku kelipatan, setiap agen hanya mendapatkan 1 (satu) kesempatan selama periode program.

Sembilan, Promo Cashback bjb Foreign Exchange. Ini adalah program pemberian hadiah dalam rangka HUT RI ke-77 berupa cashback bagi nasabah perorangan yang melakukan transaksi pembelian dan atau penjualan valas melalui aplikasi bjb TIP FX bank bjb, selama periode promo yang telah ditentukan.

Program Promo Cashback bjb Foreign Exchange ini berlaku dari tanggal 1 Agustus hingga 30 September 2022. Hadiah diberikan kepada Nasabah dalam bentuk cashback dengan nilai hadiah ditetapkan sesuai dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.

Sepuluh, Promo Cashback bjb Obligasi Ritel. Adalah program pemberian hadiah dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 berupa pemberian cashback bagi nasabah perorangan yang melakukan transaksi pembelian dan/atau penjualan obligasi di pasar sekunder melalui bank bjb. Program berlaku selama periode promo yang telah ditentukan, yaitu 1 Agustus hingga 30 September 2022.

Produk yang diikutsertakan adalah seluruh obligasi di Pasar Sekunder yang dipasarkan melalui bank bjb. Hadiah diberikan kepada Nasabah dalam bentuk cashback serta ditetapkan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.***/pr

Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di Aceh

JAYAKARTA NEWS— Ribuan pelajar turut meramaikan rangkaian Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di Provinsi Aceh. Mereka mengenakan seragam yang identik dengan perpaduan warna merah dan putih sambil memegang atribut bendera merah putih berbahan plastik.

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih merupakan inisiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum. Gerakan ini untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memupuk semangat nasionalisme.

Adapun rangkaian Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih di Aceh berlangsung di Taman Sari Kota Banda Aceh, Sabtu (13/8/2022). Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menyerahkan secara simbolis bendera merah putih kepada perwakilan elemen masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Aceh.

Para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut berbaris membentuk lorong sambil mengayunkan bendera yang dipegang saat menyambut kedatangan Wempi. Wempi juga terlihat menyapa para pelajar dengan melemparkan senyum dan melambaikan tangan.

Selain para pelajar, kehadiran Wempi juga disambut langsung oleh Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh, Pj. Wali Kota Banda Aceh, dan kepala daerah lainnya di Provinsi Aceh. Tak hanya itu, kedatangan Wempi juga disambut oleh pejabat lainnya di Provinsi Aceh, seperti Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Wempi menjelaskan alasan Kemendagri memilih Provinsi Aceh sebagai salah satu daerah pembagian bendera secara simbolis. Ini karena Provinsi Aceh merupakan wilayah yang berada di ujung barat Pulau Sumatera. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah melakukan penyerahan bendera secara simbolis di Kabupaten Merauke yang merupakan bagian dari daerah ujung timur Indonesia.

“Kehadiran saya hari ini di Aceh memberikan harapan besar bagi rakyat Aceh bahwa dari ujung timur Indonesia sampai dengan ujung barat Indonesia kita hanya satu yaitu merah putih NKRI harga mati,” tegas Wempi.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh Achmad Marzuki menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wempi yang telah mewakili pemerintah untuk menyerahkan secara simbolis bendera merah putih di wilayah Aceh. Melalui kegiatan tersebut, dirinya berharap, peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia di Aceh dapat berlangsung semarak, aman, dan tertib. (ebn)