Fedi Nuril Harus Pakai Gigi Tonggos Lagi

JAYAKARTA NEWS – Untuk kedua kalinya, aktor Fedi Nuril yang meroket namanya lewat peran sebagai Fahri dalam film ‘Ayat Ayat Cinta’, harus memakai gigi tonggos lagi untuk perannya sebagai Doyok di film ‘Mendadak Kaya’ yang beredar di bioskop, 20 Juni 2019 ini. Yang pertama, Fedi Nuril mengenakan gigi tonggos di film ‘Doa’.

“Ini ulah pak Manoj Punjabi (produser) dan Anggy Umbara (sutradara). Saya harus memakai gigi tonggos palsu, Dan juga harus menggelapkan kulit. Pokoknya, saya harus membiasakan diri berdialog dengan gigi palsu saat menggerakkan otot bibir dan wajah,” kata Fedi kepada penulis.

Saat syuting di lokasi, Fedi mengajak isteri dan anaknya.

“Anak saya sampai enggak kenal ayahnya. Wah…gawat…,” ujar Fedi tertawa.

Yang lucu, anaknya biasa tertawa kalau diajak bercanda dengan ayahnya. Ini malah merengut dan bingung.

Ada kesulitan enggak saat syuting ?

“Sulit makan. Tapi lama kelamaan jadi terbiasa jugal…yah…namanya cari makan, peran apa pun, saya lakukan,” jawab Fedi serius.

Dikatakannya, ‘Mendadak Kaya’ adalah drama komedi khas perkotaan yang menggelitik. Ada intrik dengan sedikit bumbu laga penuh taktik.

“Film ini enggak hanya segar secara cerita, tapi juga menyegarkan bagi saya sebagai aktor,” imbuhnya.

Kisah Doyok pernah dimuat di harian Pos Kota sejak tahun 1970an. Ceritanya demikian : Ali Oncom (Dwi Sasono) dikejar debt collector. Namun pada saat yang sama, ia juga mendapat tekanan dari pacarnya, Yuli (Jihane Almira) yang ingin segera dinikahi.

Otoy (Panji Pragiwaksono) diancam akan diceraikan Eli (Nirina Zubir) dan diusir dari rumah orang tua Eli karena tak pernah memberi nafkah.

Permasalahan mereka berdua tak kalah rumit dengan Doyok (Fedi Nuril) yang harus mengganti rugi uang puluhan juta rupiah kepada Mang Ujang (Ence Bagus), karena secara tidak disengaja membakar warung kopi miliknya.

Situasi tersebut membuat Doyok, Otoy dan Ali Oncom harus menghasilkan uang banyak dalam waktu singkat. Mereka terpaksa melakukan aksi tipu-tipu, menyamar jadi pengemis dan pengamen waria hingga akhirnhya terlibat transaksi misterius antar gangster.

Tidak disangka, peristiwa itu justru membawa keuntungan bagi ketiganya karena berhasil membawa kabur uang milirian rupiah. Mimpi mereka menjadi orang kaya pun tercapai.

Satu hal yang mereka tidak pahami, adalah kekayaan tersebut justru menghadirkan petaka di kemudian hari. (pik)

Fedi Nuril Jadi Pria Jawa dengan Gigi Tongos

Fedi Nuril bergigi tonggos–istimewa

Aktor ganteng Fedi Nuril yang kerap membuat para wanita terpesona kini berubah jadi sosok pria yang berkulit sawo matang dan gigi kelinci yang tampak tonggos. Berpenampilan layaknya pria Jawa, ia pun menggunakan baju lurik lengkap dengan blangkon yang menghiasi kepalanya.

Dalam film yang diproduksi oleh Manoj Punjabi Production itu, Fedi Nuril memerankan tokoh Doyok. Doyok adalah seorang pria pengangguran yang berusia 34 tahun dengan status jomblo. Selain itu, Doyok memiliki hobi membaca koran dan kerap update tentang kabar politik.

Tak sendiri, film ‘Doa: Cari Jodoh’ juga menampilkan dua tokoh lainnya, yakni Otoy dan Ali Oncom. Aktor yang terpilih memerankan Otoy yaitu Pandji Pragiwaksono, sementara Ali Oncom diperankan oleh Dwi Sasono.

Rencananya, film ini akan tayang di bioskop pada 16 Agustus 2018. “Baru kali ini saya bermain dalam film komedi. Salut buat sutradara Anggy Umbara  yang telah mempercayakan saya jadi pria Jawa yang tak laku-laku cari jodoh,” ujar Fedi tertawa.***

 

Fedi Nuril Sulit Atur Tangisan di AAC 2

 

 

 

 

KEMBALI memerankan karakter Fahri dalam sekuel film ‘Ayat Ayat Cinta 2’, merupakan tantangan tersendiri bagi Fedi Nuril.

Fedi yang berperan sebagai Fahri di film ‘Ayat Ayat Cinta 2’ ini mengaku kesulitan saat dirinya harus menangis. Sebab, ia diharuskan menangis di dialog tertentu.

“Jadi saya kalau ada adegan sedih, kita mau nangis kapan pun itu nggak apa-apa. Mau sebelum dialog keluar air mata sudah netes nggak apa-apa. Nahini spesifik air matanya netes pas dialog ini. Nah itu gimana ngaturnya,” kata Fedi Nuril ditemui dalam gala premier Ayat Ayat Cinta 2, di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, baru baru ini.

Dalam sebuah adegan tertentu, Fedi dituntut untuk meneteskan air mata di saat yang tepat.

Ayah satu anak itu mengaku sempat kelelahan, mengulang ekspresi di adegan tersebut.

“Tapi di sini lebih detail lagi jatuhnya harus di dialog ini dan itu yang cukup melelahkan. Karena keburu netes atau nggak netes atau kecepatan netesnya segala macam,” katanya.

Menangis hanya merupakan satu tantangan bagi Fedi yang bermain dalam film garapan sutradara Guntur Soeharjanto ini.

Bagi Fedi, banyak adegan emosional yang turut menyita tenaga dalam film Ayat Ayat Cinta 2. Ikut bermain dalam film ini yaitu Tatjana Saphira, Dewi Sandra, Chelsea Islan dan Dewi Irawan.

“Mungkin terberatnya jaga stamina jangan sampai sakit karena tiap hari selalu ada adegan emosional, adegan yang berat, dia harus konsisten, ya itu beratnya jaga stamina. Karena semua adegan berat menurut saya,” katanya

Konser “Colours of Love” Ayat-ayat Cinta 2 Satukan 4 Diva

Rossa, Raisa, Isyana, dan Krisdayanti

FILM Ayat-ayat Cinta 2 yang akan tayang 21 Desember 2017 akan ditandai konser musik spektakuler yang mempertemukan empat diva Indonesia. Mereka adalah Krisdayanti, Rossa, Raisa, dan Isyana Sarasvati. Empat diva akan melantukan harmoni suara dan karya mereka dalam satu panggung.

Jumlah 3,7 juta penonton adalah simbol kesuksesan film Ayat-ayat Cinta di tahun 2008 di Indonesia. Kisah Fahri, Aisha dan Maria yang penuh problematika dan perjuangan mendapatkan cinta yang tulus seolah masih terus dalam ingatan para pecinta film di tanah air. Kesuksesan film ini tidak lepas dari kekuatan vokal Rossa dengan lagu Ayat-ayat Cinta milik Melly Goeslaw.

Melly Goeslaw dan Anto Hoed kembali didapuk menggarap soundtrack film arahan sutradara Guntur Soehardjanto ini. “Untuk membuat soundtrack film ini bebannya jauh lebih berat dibanding film sebelumnya, karena film pertamanya sukses, tetapi beban yang ada saya jadikan motivasi untuk membuat lirik lagu yang lebih dalam dan kuat, saya membaca naskah filmnya berkali-kali, jadi saya memahami betul lagu yang saya akan buat sesuai peran karakter dari cerita filmnya,” ujar Melly Goeslaw dalam keterangan pers beberapa waktu lalu.

Film yang kembali menceritakan kerinduan hati seorang Fahri (Fedi Nuril) terhadap wanita yang dicintainya melantun merdu melalui suara Krisdayanti melalui single “Ayat-ayat Cinta 2” yang seolah menyuarakan hati Fahri dan keyakinannya akan kesetiaan cinta yang mampu menanti. Krisdayanti mengatakan, “Ketika mendapat tawaran membawakan lagu soundtrack film Ayat-ayat Cinta 2 saya senang sekali, lagunya di buat oleh Melly Goeslaw, dan yang terlibat di film maupun soundtrack film ini juga melibatkan musisi-musisi dan artis-artis besar, sebelum saya take vocal untuk lagu Ayat-ayat Cinta 2 juga saya sempat minta izin ke Rossa bahwa saya akan membawakan lagu Ayat-ayat Cinta 2, saya ingin ketika membawakan lagu ini membawa energi positif, sehingga hasil rekamannya pasti puas, Melly Goeslaw membuat lirik lagu ini begitu dalam maknanya, sedih dan syahdu.”

Rossa, kembali akan merajut semua cerita ke dalam single “Bulan Dikekang Malam”. Bulan Dikekang Malam mewakili karakter Sabina yang diperankan Dewi Sandra. Sosok baru yang ada dalam film Ayat-ayat Cinta 2 ini memaknai arti kata cinta yang sesungguhnya dan Melly Goeslaw menuangkannya ke dalam lirik lagu yang dibawakan Rossa, tertafsir ke dalam hati akan arti kemegahan cinta. “Untuk membawakan lagu “Bulan Dikekang Malam” memang lebih sulit dari film yang pertama aku bawain dulu, aku harus lebih menghayati lirik lagunya karena lagunya akan ada di bagian scene film Ayat-ayat Cinta 2, aku harus menjiwai inti cerita dari sinopsis filmnya, mendengar hasil lagunya aku puas banget ya, semoga bisa diterima oleh pengemar filmnya,” ujar Rossa.

Isyana Sarasvati melantunkan sebuah lagu berjudul “Masih Berharap”, dengan kemampuan suara dan jangkauan nadanya serta vibrasi yang kuat menjadikan lagu tersebut menjadi istimewa. Lagu “Masih Berharap” diciptakan Yovie Widianto, dengan aransemen oleh Ari Renaldi. Single “Masih Berharap” baru saja diluncurkan awal bulan November ini.

Isyana Sarasvati mengungkapkan, “Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan, aku pernah mimpi mengisi soundtrack film besar, dan sekarang bisa ikut andil di film Ayat-ayat Cinta 2, kesempatan ini langsung aku ambil, film ini film besar dan lagunya bagus banget dibuat oleh Yovie Widianto,” Sang pencipta lagu Yovie Widianto menambahkan, “Untuk membuat lirik lagu Masih Berharap ini saya hanya membutuhkan waktu 15 menit saja, saya hanya menonton dari trailer film Ayat-ayat Cinta 2, lagu ini mengenai seseorang yang dicintai namun yang dicintai masih memikirkan kekasihnya, saya bangga sekali Isyana Sarasvati bisa membawakan lagu ini dengan sepenuh hati”.

Sementara Raisa menjadi salah satu diva yang akan turut memeriahkan Original Music Soundtrack Film Ayat Ayat Cinta 2, lagu yang diciptakannya sendiri akan di rilis dalam waktu dekat di bulan November ini juga. Nama Raisa merupakan diva di masa kini yang telah berhasil mencuri banyak hati pecinta musik tanah air. Raisa memiliki karakter vokal khas dan kuat dengan banyak lagu yang telah menjadi hits di tanah air. Tunggu kejutan lagu Raisa untuk soundtrack film Ayat-ayat Cinta 2.

Krisdayanti, Rossa, Raisa dan Isyana Sarasvati akan berkolaborasi dalam “Ayat-ayat Cinta in Concert – with Live Orchestra The Colours of Love”. Gaya masing-masing diva dalam menghidupkan suasana konser nantinya akan menjadi sebuah panggung mahakarya yang penuh harmoni. Empat diva wanita Indonesia ini akan menggabungkan karakter vokal masing masing untuk menceritakan film Aya-ayat Cinta 2 di dalam bentuk suara dan lantunan nada.

Menghadirkan empat diva musik Indonesia kedalam satu panggung adalah sebuah bentuk cinta terhadap musik di Indonesia, menghidupkan sebuah film ke atas sebuah panggung adalah bentuk totalitas komitmen MD Pictures melalui MD Live Productions dan Event Organizer Partner Marygops Asia Group untuk menyelenggarakan karya anak bangsa dalam sebuah acara konser musik, “Ayat-ayat Cinta in Concert – with Live Orchestra – The Colours of Love”, yang akan diselenggarakan pada Hari Rabu, 20 Desember 2017 di Plenary Hall Jakarta Convention Center pada pukul 19.00 wib. ***