Tebing 8 Meter Longsor Timpa Rumah Warga

MAGETAN, JAYAKARTA NEWS – Guyuran hujan tanpa jeda selama tiga jam mengakibatkan tebing setinggi 8 meter di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, rontok dan menimpa rumah warga, Sabtu dini hari (18/2/2023).

Bongkahan material longsor selebar 15 meter itu menimpa bangunan rumah milik Parmin, 48 tahun, warga Kelurahan Parang, Kecamatan Parang. Material berupa bebatuan dan lumpur gunung itu, akibat jebolnya talud di pekarangan rumah Wagimin, 65 tahun, yang berdiri di atasnya.

Kejadian diawali hujan ringan di wilayah tersebut yang berlangsung sejak Jumat malam pukul 20.00. Guyuran berlangsung sampai tengah malam, hingga berakibat longsor pada Sabtu dini hari.

Hantaman keras material sempat merusak ruang tamu, dua bilik kamar dan teras rumah korban. Korban dan keluarganya yang saat itu beristirahat selamat, hanya beberapa perabotan rumah tangga terdapat yang rusak.

Warga setempat, Yanto, yang dihubungi membenarkan adanya longsor di wilayah itu. Bencana alam itu, katanya, tidak parah dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Sementara pihak BPBD setempat langsung melakukan kaji cepat di lokasi kejadian, sesaat setelah pihaknya mendapat laporan dari perangkat kelurahan pada dini hari itu.

“Hari ini Tim BPBD dan relawan lainnya mulai melakukan kerja bakti membersihkan material longsor. Juga memberikan bantuan terpal sebagai antisipasi longsor susulan,” jelas Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan, kepada jurnalis yang meminta konfirmasi, Sabtu (18/2/2023).

Tanah longsor itu tidak merusak fasilitas umum dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Namun pihak keamanan terkait tetap mengimbau warga masyarakat, khususnya wilayah Kelurahan Parang, agar tetap mewaspai munculnya bencana alam yang terjadi setiap saat. (fin)

Benarkah Gula Aren Lebih Sehat daripada Gula Pasir? Ini Faktanya

JAYAKARTA NEWS— Benarkah gula aren lebih sehat dari gula pasir? Pertanyaan itu kerap menjadi perdebatan kalangan awam. Ada yang bilang, gula aren lebih rendah kalori, bebas kolesterol dan lemak, serta kaya mineral. Entah benar atau tidak klaim itu. Berikut paparannya yang dikutip dari laman alodokter.

Gula aren adalah gula yang terbuat dari kristalisasi nira pohon aren atau enau. Gula ini berwarna cokelat sehingga sering disamakan dengan brown sugar, padahal keduanya berbeda. Walaupun sama-sama berwarna coklat, brown sugar adalah gula pasir yang melewati proses molases dan terbuat dari tebu.

Faktanya, gula aren memang bisa kamu jadikan sebagai pemanis yang lebih sehat dibandingkan jenis gula lainnya, seperti gula pasir. Hal itu bisa diperoleh berkat kandungan nutrisinya. Berikut adalah perbandingan kandungan nutrisi dalam 100 gram gula pasir dan gula aren:

NutrisiGula arenGula pasir
Energi368 kal394 kal
Karbohidrat92 g94 g
Lemak00
Kalsium75 mg5 mg
Fosfor35 mg1 mg
Besi3 mg0,1 mg
Natrium15 mg1 mg
Kalium390 mg4,8 mg
Vitamin B20,01 mg0

Dari tabel di atas, gula aren terlihat memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi dibandingan gula pasir. Selain itu, jenis gula ini juga mengandung vitamin B2. Jadi tidak salah untuk menjadikah gula aren sebagai pilihan pemanis alami, apalagi jika kamu memang ingin memenuhi kebutuhan beberapa jenis mineral penting, seperti kalium, kalsium, fosfor, natrium, atau besi.

Manfaat Gula Aren untuk Kesehatan Tubuh

Berkat nutrisinya, gula aren mempunyai segudang manfaat untuk kesehatan tubuh, antara lain:

1. Menjadi sumber energi

Gula aren dan gula pasir sama-sama mengandung kalori yang cukup tinggi, sehingga bisa dijadikan sumber energi. Namun, kamu perlu berhati-hati jika menderita kencing manis atau diabetes. Hal ini karena kedua jenis gula ini sama-sama memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi.

2. Mendukung kesehatan tulang

Gula aren mengandung sejumlah mineral, mulai dari kalium, kalsium, fosfor, besi, dan natrium. Perlu diketahui, kalium, kalsium, dan fosfor merupakan mineral yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang serta gigi, lho.

3. Membantu menangkal efek radikal bebas

Gula aren mengandung vitamin B2 atau riboflavin. Vitamin B2 memiliki efek antioksidan yang bisa membantu menangkal efek paparan radikal bebas yang bisa menyebabkan kerusakan sel hingga DNA.

Selain itu, sinergi antara riboflavin dengan vitamin B lainnya juga akan membantu proses pertumbuhan sel darah merah.

4. Menurunkan tekanan darah

Gula aren kaya akan kandungan kalium yang berperan penting dalam menjaga kerja jantung dan pembuluh darah, lho. Oleh karena itu, gula aren juga bisa dijadikan opsi pemanis alami bagi penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).

Meski mengandung sejumlah nutrisi sehingga bisa dikatakan lebih sehat, kamu tetap disarankan mengonsumsi gula aren dalam batas yang wajar. Anjuran konsumsi gula harian orang dewasa tidak lebih dari 30 gram atau 7 sendok teh per hari, anak 2–10 tahun berkisar di rentang 19–24 gram atau 4–6 sendok teh per hari.***alodokter

Awali International Friendy Match dengan Apik, Tim U-20 Indonesia Babat Fiji 4-0

JAYAKARTA NEWS— Tim U-20 Indonesia mengawali International Friendy Match di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tadi malam dengan tampil apik. Hasilnya skuad asuhan Shin Tae-yong ini memang 4-0 atas Fiji.

Dalam pertandingan itu, Indonesia tidak diperkuat tiga pemain itu inti, yakni bek Muhammad Ferrari, Marselino Ferdinan, dan Ronaldo Kwateh. Sedangkan tiga pemain yang masih dalam proses naturalisasi adalah Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

Ronaldo sebenarnya sudah sampai di Jakarta, tadi sore dari Turki. Namun, karena belum mengikuti latihan, pemain yang pernah membela Madura United belum bisa dimainkan.

Agenda selanjutnya untuk tim U-20 adalah mengikuti Piala Asia U-20 di Uzbekistan pada 1-19 Maret. Tim akan berangkat pada 24 Februari. Di Uzbekistan Indonesia berada di Gup A dengan Irak, Syria, dan tuan rumah Uzbekistan.***/ebn

SLANK: Orang yang Terkena Narkoba Rehabilitasinya Seumur Hidup

Tiga anggota band Slank, Kaka, Bimbim, dan Ivan sempat mengalami masa sulit saat terjerat narkoba. Lima belas tahun sudah sejak mereka menyatakan diri bebas dari belenggu obat terlarang, hingga kini Ivan merasa dirinya masih dalam rehabilitasi. “Sampai saat ini, saya masih dalam rehabilitas. Karena orang yang terkena narkoba rehabilitasinya seumur hidup,”

“Nggak mungkin orang yang terkena narkoba itu kembali normal seratus persen,” ucap Ivan di markas Slank, Jl. Potlot dalam acara halal bihalal dan Hari Anti Narkoba yang diadakan oleh RS Bhayangkara Sespimma, Lemdiklat Polri dan Biddokpol Pusdokes Polri.

Memang bukan perkara mudah untuk lepas dari kecanduannya. Beruntung Ivan, Kaka, dan Bimbim memperoleh pertolongan dari Bunda Iffet dalam hal rehabilitasi. “Sebenernya pada saat kita pakai narkoba hati kecil kita nggak punya kemampuan sedikit pun akhirnya kita minta tolong karena kita sadar kondisi ini enggak enak banget,”

“Waktu itu bunda Iffet, pertolongan Bunda Iffet luar biasa,” tutur Ivan.

Karena pengalamannya yang memotivasi, band Slank pun hingga kini berperan sebagai duta anti narkoba dan duta rehabilitasi BNN.***