Bupati Taput Bantu Mahasiswa yang tak Pulang Kampung

Jayakarta News – Bupati Tapanuli Utara, Drs. Nikson Nababan, M.Si didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Indra Sahat Simaremare dan beberapa pimpinan OPD memberikan bantuan kepada 164 mahasiswa asal luar Tapanuli Utara yang tidak pulang kampung, bertempat di Sopo Rakyat kanopi Rumah Dinas Bupati, Tarutung, Jumat (01/05/2020).

Sebanyak 164 mahasiswa Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara (UNITA) dan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) dari berbagai luar daerah  sebagai penerima bantuan dari Pemkab Taput.

“Semoga bantuan ini bisa membantu adek-adek mahasiswa sekalian serta dapat meringankan beban orang tua kalian. Dan kita akan upayakan bantuan ini diberikan perbulan selama masa pandemi global tetap berlanjut. Kemudian adek-adek juga harus turut memberikan edukasi dan sosialisasikan hal yang positif kepada masyarakat sekitar atas anjuran Pemerintah Pusat dan Daerah seperti jaga jarak (physical distancing), dan jangan mudik,” ucap Bupati Taput dalam arahannya.

Selanjutnya, Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis kepada  perwakilan kedua kampus tersebut, berupa beras, mie instan dan minyak goreng, dan berpesan agar mahasiswa turut membagikan masker kepada masyarakat.

“Bantuan ini merupakan sumbangan dari berbagai pihak yang perduli terhadap penanganan penyebaran virus corona (Covid-19). Tolong bagikan juga masker ini kepada masyarakat sekitar karena semua wajib pakai masker. Tetap semangat dan selalu jaga kesehatan,” jelas Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu mahasiswa mengatakan, “Terimakasih Pak Bupati, kami sangat bersyukur atas respon baik dan perhatian yang telah Bapak berikan, terutama bagi kami yang tidak dapat pulang kampung. Dan semoga pandemi global ini cepat berlalu,” ujar Yusuf Ari S mahasiswa UNITA asal Lampung yang mewakili rekan-rekannya. (*/Monang Sitohang)

Bupati Taput Drs. Nikson Nababan, M.Si di antara para mahasiswa dua universitas yang dari luar Taput, tidak pulang kampung yang menerima bantuan. (Foto: Ist)

Voucher Belanja bagi Masyarakat Miskin Taput

Jayakarta News – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Drs. Nikson Nababan, M.Si menyerahkan bantuan voucher belanja sembako bagi masyarakat miskin di kelurahan yang berdampak akibat Covid-19, di Balai Data Kantor Bupati Taput, Jl. Letjend. Suprapto No.1, Hutagalung Siwaluompu, Tarutung, Senin (13/04/2020).

Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi didampingi Kapolres Taput AKBP. Horas Marasi Silaen, Dandim 0210/TU Letkol Czi Roni Agus Widodo, Kajari Taput Tatang Darmi, SH, MH, Ketua DPRD Taput Poltak Pakpahan, Wakil Ketua DPRD Reguel Simanjuntak, Wakil Ketua DPRD Taput Fatimah Hutabarat dan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Taput Indra Sahat Simaremare

“Bantuan ini merupakan upaya Pemkab Taput membantu masyarakat miskin di kelurahan yang  mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok akibat dampak wabah virus corona (covid-19) dan, juga bagi wartawan yang mengalami dampak tersebut,” ujar Bupati Taput mengawali sambutannya.

Selanjutnya Bupati Taput menyampaikan bahwa menghadapi kondisi seperti ini, semua lini haruslah satu tujuan. “Kita harus bergerak bersama, satu langkah dan seirama dalam mencapai satu tujuan. Saya percaya kita semua satu tujuan, dan apabila masih ada warga kita yg belum mendapatkan bantuan untuk dilaporkan kepada saya. Sehingga nantinya bisa di verifikasi kembali. Lalu, Kenapa hrs dalam bentuk voucher? Agar tetap ada perputaran ekonomi di Kabupaten Taput,” jelas Nikson.

Caranya pemilik toko yang telah dihunjuk sebagai tempat menukarkan Voucher sembako agar perlu hati-hati karena sudah di tentukan jenis sembako yang akan diberikan.

“Apabila ada toko yang bermain-main dan membuat harga yang tidak wajar, maka Kapolres dan Dandim akan mengambil tindakan tegas dengan menutup tokonya dan langsung disegel. Dan bantuan ini untuk seluruh kelurahan masih berkisar 2.766 KK, ini akan berlangsung hingga bulan Oktober dan mudah mudahan sangat membantu masyarakat,” kata Bupati mengakhiri.

Dalam kesempatan sama, Kapolres Taput menyampaikan bahwa pendataan penerima voucher ini langsung dipantau oleh Polres Taput agar tidak ada masalah dalam pendataan.

“Saya berharap ini menjadi role model bagi kabupaten lain dan bantuan lainnya. Mari sama sama kita sukseskan kegiatan pembagian voucher belanja sembako ini tanpa menimbulkan masalah,” ujar Kapolres dalam sambutannya saat itu. (*/Monang Sitohang)