• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Sekolah Dulu, Drama Kemudian

Sekolah Dulu, Drama Kemudian

December 27, 2021
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Ditonton Lebih dari 1 Miliar Orang, Ini Dampak Ekonominya!

FIFA ASEAN Cup 2026 Berpotensi Ditonton Lebih dari 1 Miliar Orang, Ini Dampak Ekonominya!

September 17, 2026
45 CPMI Sektor Perikanan Bersiap ke Korsel, Wamen Christina Ingatkan Soal Menjaga Kepercayaan Pemberi Kerja

Perluas Pasar Kerja Pekerja Migran, Kementerian P2MI Jajaki Kebutuhan Tenaga Kerja Agrikultur Jepang

September 16, 2026
25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, Dirut BULOG: Bahan Evaluasi Perkuat Pengawasan

25 Merek Beras Fortifikasi tak Sesuai Standar, Dirut BULOG: Bahan Evaluasi Perkuat Pengawasan

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 6, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya Drama & Teater

Sekolah Dulu, Drama Kemudian

by admin
December 27, 2021
in Drama & Teater, Feature, Profil
0
Sekolah Dulu, Drama Kemudian

Azwar AN dan Suhud, di panggung lawak. (foto: dok teater alam)

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Azwar AN, Manusia Teater (2)

___

Tokoh teater Indonesia, Azwar AN wafat Senin dinihari (27/12/2021) pukul 01.40 di kediamannya, Wirokerten, Yogyakarta. Untuk mengenang sosok Azwar AN, Jayakarta News menurunkan serial tulisan autobiografi Azwar AN yang dikutip dari Buku Trilogi Teater Alam (Penyunting: Roso Daras, Prof Yudiaryani, Bambang JP – 2018).

___

JAYAKARTA NEWS – Bahwa aku sudah bermain teater di Tanjung Karang, benar. Bahwa aku sesekali juga tampil melawak secara profesional, tidak salah. Bahwa aku juga main perkusi di band Alunan Nada, itu juga fakta. Tapi kalau dikatakan aku ke Yogyakarta untuk seni, apalagi fokus ke teater, seratus persen keliru.

Memang, guru menyarankan aku melanjutkan sekolah ke Yogya. Tapi kalau aku terjemahkan, saran itu ibarat sekali dayung dua pulau terlampuai. Yogya, yang utama adalah kota pelajar. Juga kota budaya. Itu artinya, Yogya adalah kota penentuan terbaik.

Jika akhirnya memilih fokus ke pendidikan non seni, Yogya menyediakan banyak pilihan sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Sebaliknya, jika mau ke seni, aku sudah berada di kota yang benar. Karena itu, selepas SMP Negeri I Tanjung Karang tahun 1962, tujuan utamaku ke Yogya. Tapi sungguh belum ada keputusan bulat. Ingat, usiaku baru belasan tahun. Maka yang ada di benakku adalah melanjutkan ke sekolah tingkat atas. Itu yang utama.

Jadilah aku siswa SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Bukan sekolah menengah musik, misalnya. Bukan juga sekolah kejuruan seni yang lain. Aku memilih SMA, karena memang masih berpikir kuliah. Kuliah apa? Nantilah dipikir sambil menyelesaikan SMA.

Memang, darah seni tak bisa hilang. Hasrat berkesenian tidak mungkin padam. Jadi, ketika sekolah sudah tertata, teman sudah punya, mulailah aku mencari informasi seputar teater di Yogya.

Tibalah aku ke markas Teater Muslim, pimpinan Mohammad Diponegoro. Makin betah saja aku dengan kota ini. Sekolah lancar, berkesenian pun tersalur. Bahkan, jauh lebih kondusif. Tidak lagi berpikir untuk berkelahi, atau main geng-gengan.

Selagi nyantrik di Teater Muslim, aku coba-coba mendirikan sanggar, Sanggar Sriwijaya. Nama yang memuliakan daerah kelahiran. Itu terjadi tahun 1964. Makin banyak bergaul dengan seniman teater kota Yogya, makin dangkal saja rasanya. Makin cetek rasanya ilmu berteaterku. Maka, muncul keinginan menimba ilmu formal teater. Kebetulan ada Asdrafi (Akademi Seni Drama dan Film). Di situ aku belajar teater dari guru-guru yang lebih baik.

Sejauh itu, tidak ada masalah dengan keseharianku di Yogya. Entah kalau perantau lain, tapi aku praktis tidak pernah mengalami persoalan. Mungkin karena aku berani, suka melucu, dan pintar cari uang.

Sampai lulus SMA, ada perasaan bimbang, antara menekuni seni atau menekuni ilmu serius. Jadilah aku mengikuti tes masuk Universitas Gadjah Mada Fakultas Ekonomi. Pengennya belajar akuntansi. Aku diterima, dan sempat kuliah. Kampus FE UGM waktu itu di Pagelaran Keraton Yogyakarta.

Hijrah Asdrafi

Jangan tanya soal hitung-menghitung sama orang berdarah Padang. Saya jagonya. Jadi sebenarnya kuliah akuntansi bukan hal sulit. Persoalannya, porsi kuliah dengan berteater nyaris sama besar. Lama-lama, saya berpikir tentang betapa bertolak belakangnya, dunia ekonomi dengan dunia seni drama. Sungguh, saya perlu bertafakur, merenung lama untuk memikirkan persoalan itu. Pilihannya memang kurang menguntungkan.

Bisa saja kuliah di UGM dan Asdrafi. Dengan demikian, bisa menggondol gelar Sarjana Ekonomi, dan siap memasuki pasar kerja pasca kuliah. Di sisi lain, tidak meninggalkan teater yang makin asyik.

Otak yang sekepal ini sunguh harus berkelahi menentukan pilihan yang sangat sulit. Bertahan kuliah di FE UGM, atau menekuni teater dan pindah Asdrafi. Membenturkan keduanya, hanya menambah berat kepala. Segelas-dua-gelas kopi, tidak cukup meredakan persoalan.

Persoalan baru tampak titik terang, manakala berhitung soal biaya. Kuliah di dua perguruan tinggi, tentu memerlukan biaya lebih banyak, dibanding kalau hanya kuliah di satu tempat. Jalan keluar lebih lebar, ketika aku merasakan geliat teater makin hari makin hangat.

Pendek kalimat, aku hijrah dari UGM ke Asdrafi yang berkampus di bilangan Sompilan, Ngasem. Astaga. Aku harus memekik. Antara marah, kesal, sekaligus sedih dan prihatin. Kondisi Asdrafi ternyata sangat memprihatinkan. Dibilang kampus, tapi lebih mirip gedung mangkrak. Sudah mangkrak, tak terawat pula.

Mangkrak, tak terawat, sepi pun! Tidak ada sama sekali kegiatan yang aku bayangkan, di mana di setiap sudut kampus tampak mahasiswa berlatih akting, berlatih vokal, berlatih gerak, berlatih apa saja yang terkait drama dan film. Aku melihat aura kematian Asdrafi, ditandai dengan gejala lesu darah akut.

Tapi entah mengapa, aku menikmati berada di kampus Asdrafi. Sepertinya memang aku dilahirkan untuk berada di situ. Karenanya, melihat kondisi memprihatinkan itu justru memacu untuk berbuat. Aku ingin menunjukkan bahwa Asdrafi eksis.

Aku melihat Asdrafi sebagai kampus yang tidak maju dan tidak punya sarana memadai. Mahasiswa ikut lesu, tak bergairah. Ini yang aku tentang. Aku justru terpacu lebih giat mencari uang untuk bisa mendanai aktivitas demi meramaikan kampus.

O ya, untuk tambahan penghasilan, sesekali aku menerima undangan melawak. Teman melawakku Suhud, Hermansyah, dan Dadang yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Orang-orang Sinting.

Semua uang yang aku dapat, sebagian besar aku gunakan untuk berteater. Di Asdrafi aku sudah punya Teater Sriwijaya. Kemudian aku dirikan lagi kelompok Teater Antasari. Sejumlah drama kami mainkan, antara lain Tuan Kondektur, Penggali Intan. Itu kami mainkan bersama Teater Ikasdrafi.

Nomor lain kami pentaskan lakon Mr. X, Jebakan Maut, Pantomim, dan Lawan Catur bersama Teater Sriwijaya. Bersama Teater Antasari, terlahir repertoar Alam Roh Kalimantan, Pangeran Antasari, Tuan Abdullah.

Tidak hanya itu. Bersama Teater PWI Yogyakarta, saya juga mementaskan Badai Asmara, dan Nao Tungga Magek Jabang. Sementara, aku juga tetap bergabung dengan Teater Muslim dan Teater Mahasiswa Islam (HMI) yang kemudian membawa saya keliling pulau Jawa. Amak Baldjun, Chaerul Umam, Syu’bah Asa merupakan nama-nama penggerak teater di Yogyakarta kala itu.

Dengan semua kegiatan tadi, Asdrafi lebih “berdarah”, lebih ada gaungnya. Lebih ada aktivitas di dalam kampus. Tak pelak, aku pun merasa at-home, bahkan home sweet home. Hidup dari panggung ke panggung telah membuat matang bukan saja sebagai pemain watak, tetapi juga sebagai sutradara, bahkan pelawak. Benar. Melawak jadi lebih banyak bahan. ***

Tags: azwar anazwar an meninggalazwar an wafatjayakartanewsteater alamteater alam yogyakarta
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version