Reuni Dedi Setiadi dan Novia Kolopaking Buat Film ‘TETA’

 Reuni Dedi Setiadi dan Novia Kolopaking Buat Film ‘TETA’

Novia Kolopaking (kanan) dan para pemain film TETA –foto ipik tanoyo

JAYAKARTA NEWS— Dua sineas senior bertemu, jadilah kesepakatan membuat film. Sutradara Dedi Setiadi bersua dengan penyanyi dan aktris sinetron Novia Kolopaking, ditambah Anneke, Anas Syahrul Alimi, Imran Hasibuan dan FX Rudy Gunawan, maka dimulailah proyek pembuatan film bertema keluarga.

“Kita buat film keluarga berjudul ‘Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah’ (Teta) dengan bintang-bintang dari ‘Keluarga Cemara’ yang pernah sukses di tahun 90-an. “Insya Allah film TETA yang akan tayang 16 April tahun ini mendapat sambutan hangat dari penonton Indonesia,” kata Anas Syahrul Alimi selaku produser eksekutif yang juga pendiri rumah produksi Alimi Pictures.

“Karena Keluarga Cemara milik rumah produksi Visinema dan sudah dibuat film oleh Angga Dimas Sasongko, maka kami membuat cerita lain dengan judul ‘Teta’ ini. Skenario ditulis oleh FX Rudi Gunawan dan Imran Hasibuan. Jadi, ceritanya sama sekali lain dengan Keluarga Cemara,” urai Anas Syahrul Alimi.

Novia Kolopaking dan Dedi Setiadi –foto kiki

“Ini semacam reuni dari para pendukung sinetron fenomenal ‘Keluarga Cemara’,” beber Dedi Setiadi. Selain Novia Kolopaking menjadi produser eksekutif, dia juga menjadi pemain utama didampingi Adi Kurdi, Ceria Hade, Anisa Fujianti, Pudji Lestari, Wina Zulfiana, Azka Dimas, Novia Syahrani, Cut Ashifa, Rani Saidah, Muslih Noor.

Dua aktor kawakan juga ikut mendukung film ini, yaitu Ferry Salim dan Teuku Rifnu Wikana. Yang menarik, Novia Kolopaking melantunkan lagu tema (OST, original sound track) film ini.

Film yang akan tayang 16 April 2020 ini bercerita tentang cucu Abah dan Emak, Nurani yang ingin sekali ulangtahunnya dirayakan. Untuk itu, Nurani dibantu adiknya, Budi rela berjualan gorengan keliling terminal dan masuk kampung. Ibu mereka, Iis yang buruh pabrik garmen, juga harus bekerja lembur demi mendapatkan uang tambahan.

Sementara itu, dua putri Abah dan Emak lainnya, Rara dan Gigi juga mengalami masalah. Rara cemburu terhadap tingkah suaminya, Pras, sedangkan Gigi berpacaran dengan Donny yang masih beristri. Ditengah berbagai masalah keluarga yang rumit itu, Ceria, anak angkat di keluarga Abah-Emak, ingin menjadi Youtuber terkenal malah mengalami berbagai masalah yang membuat miris Abah-Emak.

Puncaknya, Abah yang berniat membantu nafkah keluarga justru mengalami kecelakaan disebabkan penglihatan yang memburuk. Meski demikian, berkat kesabaran dan kekuatan kasih sayang Emak, bermacam kemelut itu berhasil diatasi keluarga Abah-Emak.

“Lewat film ini, ingin ditunjukkan bahwa keluarga adalah kebahagiaan yang paling indah dan mimpi yang paling nyata,” pungkas Dedi Setiadi yang lama berkecimpung di dunia televisi dan film bioskop. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *