• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Perundungan di Sekolah Makin Mengerikan: Siswa Diminta Makan Sampah Plastik hingga Kepala Dibenturkan ke Tembok 100 Kali

Perundungan di Sekolah Makin Mengerikan: Siswa Diminta Makan Sampah Plastik hingga Kepala Dibenturkan ke Tembok 100 Kali

June 13, 2022
Dugaan Penyadapan Presiden Makin Panas! Politisi PKB Desak Pembentukan Pansus

Dugaan Penyadapan Presiden Makin Panas! Politisi PKB Desak Pembentukan Pansus

November 8, 2026
Dari PB Kecil Menuju Klub Beasiswa, Cakra Champ Canangkan Empat Pilar Pembinaan

Dari PB Kecil Menuju Klub Beasiswa, Cakra Champ Canangkan Empat Pilar Pembinaan

November 7, 2026
Kepala BNPB Letjen Kristomei Hadiri Pemakaman Prajurit yang Gugur dalam Penanganan Karhutla

Kepala BNPB Letjen Kristomei Hadiri Pemakaman Prajurit yang Gugur dalam Penanganan Karhutla

November 8, 2026
PBSI dan PB Cakra Champ Bahas Masa Depan Bulutangkis, Kurikulum dan Pencarian Bakat Jadi Fokus

PBSI dan PB Cakra Champ Bahas Masa Depan Bulutangkis, Kurikulum dan Pencarian Bakat Jadi Fokus

November 7, 2026
Pesona Bintang Real Madrid Jude Bellingham Bikin Lalu Lintas New York City Macet

Pesona Bintang Real Madrid Jude Bellingham Bikin Lalu Lintas New York City Macet

November 7, 2026
Menyimak Lansekap Hutan Kecemasan Seniman Enda Ginting

Menyimak Lansekap Hutan Kecemasan Seniman Enda Ginting

November 6, 2026
Mata Katsuko Hosoya dan Keelokan Biota Laut Kita

Mata Katsuko Hosoya dan Keelokan Biota Laut Kita

November 6, 2026
OJK Minta Perbankan Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judol, Cek Rekeningmu Apakah Termasuk?

OJK Minta Perbankan Blokir Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judol, Cek Rekeningmu Apakah Termasuk?

November 6, 2026
Teka-teki di Balik Mundurnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal, Siapa yang Mendorongnya Keluar?

Teka-teki di Balik Mundurnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal, Siapa yang Mendorongnya Keluar?

November 6, 2026
Sensasi Kuliner Unik di Medan: Makan Sambil Main Miniatur Kereta Api di Kedai Lord Train!

Sensasi Kuliner Unik di Medan: Makan Sambil Main Miniatur Kereta Api di Kedai Lord Train!

November 6, 2026
Lima Wilayah BULOG Tembus 100 Persen Target Pengadaan

Dirut BULOG Rizal Ramdhani: Stok Beras Besar tak Berarti Apa-apa jika Mutu tak Terjaga

November 6, 2026
Tiga Personel Polres Metro Bekasi Terima Penghargaan dari Kedutaan Korea Selatan

Tiga Personel Polres Metro Bekasi Terima Penghargaan dari Kedutaan Korea Selatan

November 5, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, November 8, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Science
    • World
    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup
    Bersih-Bersih Total! Urgensi Audit Menyeluruh Log Server LIMS Pasca Skandal Penyadapan Presiden

    Bersih-Bersih Total! Urgensi Audit Menyeluruh Log Server LIMS Pasca Skandal Penyadapan Presiden

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

    Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Perundungan di Sekolah Makin Mengerikan: Siswa Diminta Makan Sampah Plastik hingga Kepala Dibenturkan ke Tembok 100 Kali

by admin
June 13, 2022
in Kabar
0
Perundungan di Sekolah Makin Mengerikan: Siswa Diminta Makan Sampah Plastik hingga Kepala Dibenturkan ke Tembok 100 Kali

Retno Listyarti,Ketua Dewan Pakar Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI)/foto: channel9.id

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Perundungan dan kekerasan Seksual dalam dunia pendidikan hingga saat ini masih menjadi persoalan tersendiri yang tak kunjung tuntas. Bahkan, memasuki semester pertama tahun 2022, KPAI mencatat ada sejumlah  kasus kekerasan berupa perundungan dan kekerasan fisik yang terjadi  di dunia pendidikan, baik yang dilakukan oleh pendidik maupun sesama peserta didik, baik yang diadukan maupun tidak ke KPAI.

Demikian diungkap oleh Komisioner KPAI Retno Listyarti, Senin (13/6/2022).

Sejak Januari-Juni 2021, jelasnya, ada lima kasus perundungan berupa kekerasan yang dilakukan pendidik kepada peserta didik, yaitu terjadi di Kota Surabaya dan Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur), Kabupaten Buton (Sulawesi Tenggara), Kabupaten Kupang (Nusa Tenggara Timur), dan Kota Samarinda (Kalimantan Timur).

Dari lima kasus tersebut tiga kasus terjadi di jenjang SMP dan dua kasus di jenjang SD. Adapun pelaku adalah empat guru, yaitu dua guru olahraga dan dua guru kelas, sedangkan satu kasus adalah kekerasan lima anak (kakak senior) terhadap dua adik kelasnya. 

Adapun  sejumlah alasan mengapa guru mendisiplinkan dengan  kekerasan yaitu: peserta didik ribut saat di kelas, siswa tidak mengembalikan buku cetak yang dipinjamkan sekolah, dan siswa tidak bisa menjawab pertanyaan guru.

“Ada juga kasus siswi tidak ikut pembelajaran daring selama setahun dan tidak punya seragam sekolah karena sudah kekecilan, kemudian diminta keluar kelas dan sempat dibully kawan-kawan di kelasnya,” kata Retno.

Selain itu, kasus kekerasan psikis dimana anak-anak mengalami ketakutan atau rasa malu karena orangtua belum mampu melunasi tagihan sekolah, sehingga anak-anaknya mengalami perlakuan diskriminasi dan pembullyan terjadi di beberapa daerah, seperti Kabupaten Bantul (DIY), Banyuwangi  (Jawa Timur) dan Bekasi (Jawa Barat). 

Kekerasan Fisik dan Psikis

Retno lantas memaparkan tentang kekerasan fisik dan psikis yang dilakukan pendidik. Pada Januari 2022, katanya lebih lanjut, seorang guru olahraga di salah satu SMPN di Kota Surabaya melakukan kekerasan terhadap salah satu siswanya di depan kelas saat pembelajaran, disaksikan oleh teman sekelasnya.

Salah satu siswa di kelas tersebut tampaknya merekam kejadian tersebut dan videonya tersebar.  Video kekerasan guru tersebut pun kemudian viral di media sosial dan jadi bahan pembicaraan publik. Orangtua korban menyatakan anaknya mengalami tekanan, ada perubahan perilaku anaknya setelah mengalami kekerasan di sekolah.

Masih di Januari, seorang guru SD di Buton, Sulawesi Tenggara, dilaporkan ke polisi karena diduga menghukum belasan siswanya dengan menyuruh mereka makan sampah plastik.

Sejumlah orang tua murid salah satu  SDN di  Buton mendatangi kantor Polres Buton untuk melaporkan guru berinisial MS. Guru ini diduga menghukum 16 siswanya makan sampah plastik. Peristiwa ini terjadi saat MS yang tengah mengajar, mendengar keributan dari kelas sebelah  tempat MS mengajar.

MS pun meminta para murid untuk menunggu gurunya dengan tenang. Namun karena anak-anak kembali ribut, MS menghukum 16 siswa dengan memakan sampah plastik. Sejumlah siswa yang dihukum mengalami trauma dan enggan masuk ke sekolah karena takut.

Pada Februari 2022, beredar video seorang siswa SMPN di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur viral di media sosial. Siswa yang diketahui bernama IF (15) ini, dihukum benturkan kepala ke tembok kelas oleh gurunya.

Imanuel Frama merupakan siswa kelas IX, SMPN Satu Atap Nunkurus. IF disuruh benturkan kepala 100 kali ke tembok oleh guru mata pelajaran pendidikan jasmani, berinisial KL. Selain itu, IF juga disuruh bersihkan WC dan saling cubit telinga dengan teman lain yang juga dihukum.

Alasan guru menghukum karena  siswanya tidak mengumpul kembali buku cetak. Kasus ini dilaporkan keluarga korban ke Kepolisian dan diproses hukum.

Polres Pasuruan memeriksa 13 orang saksi terkait kasus dugaan penganiayaan 2 pelajar salah satu SMP swasta berasrama, pada Maret 2022. Lima saksi di antaranya para pelajar terduga pelaku penganiayaan.

Pemeriksaan terhadap 13 orang saksi tersebut dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya dugaan penganiayaan terhadap dua pelajar kelas 9 SMP Swasta, yakni DLH  dan FG yang terjadi  di asrama sekolah.

Ironisnya Kepala Asrama Sekolah AB mengaku  pihak sekolah awalnya tidak mengetahui adanya kasus dugaan penganiayaan tersebut. Anak korban diduga kuat mengalami penganiayaan  oleh seniornya hingga mengalami luka cukup parah di punggungnya. Terdapat luka memar bekas pukulan dan sulutan rokok.

Mei 2022, Ms (10), seorang siswi SDN di Samarinda, Kalimantan Timur, diduga diusir oleh gurunya dari ruang kelas saat ujian sedang berlangsung, Ia diusir karena tidak ikut kegiatan belajar mengajar, saat online karena tidak memiliki telepon genggam dan seragam sekolah.

Ms merupakan piatu, ibunya sudah meninggal dunia, sementara ayahnya di penjara, Ms tinggal dengan tantenya. 

Tak bisa ikut Ujian Sekolah karena tunggakan  bayaran sekolah dialami oleh sejumlah peserta didik, misalnya  kasus di Kabupaten Bantul, Banyuwangi dan Bekasi.

 Sejumlah siswa SMP swasta  di  Bantul tidak bisa mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) gara-gara belum membayar tunggakan uang masuk sekolah. Tunggakan sudah dicicil, namun belum lunas.

Salah satu orangtua korban kemudian melaporkan ke Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY, ORI saat ini tengah menyelidiki persoalan tersebut karena menduga ada unsur pelanggaran dari sekolah terkait dengan pelayanan publik bidang pendidikan.

Tunggakan diumumkan di grup whatsApp dan ujian terpisah dengan anak lain yang sudah lunas, hal ini telah menimbulkan rasa malu dan trauma pada anak-anak korban.

Sementara itu, dua siswa di salah satu SDN di Mojopanggung, Kabupaten Banyuwangi (Jawa Timur), berinsial  A dan H keduanya mengaku tidak  mendapatkan nomor ujian lantaran belum bisa melunasi uang Paguyuban di kelasnya sebesar Rp 650.000 untuk dua anaknya. Saat ditanyakan kepada bendahara sekolah, orangtua mengaku tetap ditagih kewajibannya untuk membayar uang paguyuban tersebut.

Tidak bisa mengikuti ujian akhir sekolah juga di alami  siswa di Kabupaten Bekasi karena uang tunggakan sekolah berasrama yang mencapai Rp 29 juta, akhirnya peserta didik tersebut diberikan kesempatan mengikuti ujian susulan setelah dilakukan mediasi di KPAI.

Terkait berbagai kejadian tersebut, kata Retno, KPAI mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya, KPAI mendorong Pemerintah Daerah melalui Dinas-Dinas Pendidikan setempat untuk tegas memberikan kebijakan afirmasi kepada anak-anak yang selama ini  kurang beruntung dalam pendidikan, misalnya anak dari keluarga miskin, anak-anak difabel, korban kekerasan dan lainnya, sehingga kasus larangan mengikuti ujian kenaikan kelas maupun ujian sekolah tidak akan terulang kembali.

KPAI juga mendorong KemendikbudRistek dan Dinas-Dinas Pendidikan kabupaten/kota/provinsi untuk bersama-sama  melakukan mensosialisasi ke sekolah-sekolah terkait Permendikbud No. 82 Tahun 2015 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah.

“KPAI mendorong ada sosialisasi dan edukasi bagi para pendidik untuk memahami psikologi perkembangan anak, UU  No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Kovensi Hak Anak (KHA),” ucap Retno. (ebn)

Tags: jayakartanewsKPAIpendidikanPerundungan di Sekolahretno listyarti
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Dugaan Penyadapan Presiden Makin Panas! Politisi PKB Desak Pembentukan Pansus

Dugaan Penyadapan Presiden Makin Panas! Politisi PKB Desak Pembentukan Pansus

November 8, 2026
Dari PB Kecil Menuju Klub Beasiswa, Cakra Champ Canangkan Empat Pilar Pembinaan

Dari PB Kecil Menuju Klub Beasiswa, Cakra Champ Canangkan Empat Pilar Pembinaan

November 7, 2026
Kepala BNPB Letjen Kristomei Hadiri Pemakaman Prajurit yang Gugur dalam Penanganan Karhutla

Kepala BNPB Letjen Kristomei Hadiri Pemakaman Prajurit yang Gugur dalam Penanganan Karhutla

November 8, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version