Majalah dan Video, Inovasi Baru Jayakarta News

 Majalah dan Video, Inovasi Baru Jayakarta News
Bhayu Sugarda (ujung meja sebelah kanan) saat memberi pelatihan videografi kepada awak Jayakarta News, di Mula Coworking Space, Citos, Jakarta Selatan. (foto: agus s)

Jayakarta News – Sidang pembaca yang mulia…. Barangkali ini bukan berita penting. Tapi percayalah, bagi kami, ini adalah momentum. Karenanya, kami rasa patut untuk dikabarkan kepada sidang pembaca yang setia.

Sebagai media online, www.jayakartanews.com terus-menerus melakukan perbaikan kualitas. Salah satu pendiri Jayakarta News, Abbas Prabowo bahkan berkali-kali bilang, “Kalau tidak mau mati, ikuti motto Suzuki…. inovasi tiada henti…,” ujar kera Ngalam yang merupakan salah satu kolumnis tinju senior di Tanah Air.

Cover Majalah Peduli Alam Jayakarta News edisi Oktober.

Syahdan, per Oktober 2019, media online www.jayakartanews.com menerbitkan majalah (media cetak) dengan nama ‘Majalah Peduli Alam’ Jayakarta News. Didukung oleh simpatisan Jayakarta News yang juga pecinta alam, maka terbitlah majalah dengan keberpihakan topik yang mengerucut pada Lingkungan Hidup dan Kebencanaan. Idealis memang.

Apa boleh buat, di tengah maraknya kasus kebakaran hutan dan lahan, illegal logging, ancaman bencana alam berupa gempa, trsunami, gunung meletus, banjir, longsor, dan lain-lain, sedikit media yang concern pada persoalan-persoalan tersebut. Bagi yang bukan korban, bencana demi bencana berlalu seperti kabar burung. Hari ini datang, besok pergi, lusa mungkin datang lagi, dan diyakin nanti pun akan pergi lagi.

Padahal, persoalan bencana –lepas dari kehendak Tuhan—sangat besar dipengaruhi oleh perilaku manusia dalam mejaga alam. Atas alasan-alasan itulah, antara lain, majalah ini diterbitkan. Karenanya, jika bukan sesuatu yang memberatkan, berilah kami dukungan, setidaknya doa. Jangan biarkan kami melangkah di jalan sunyi.

Lain majalah, lain pula media online-nya. Website www.jayakartanews.com hari-hari ini tengah dalam rancangan perubahan wajah. Benar, sejak pertama launching, setidaknya situs ini sudah tiga kali berganti penampilan. Jangan ditanya penampilan mana yang paling baik. Sebab perubahan yang kami lakukan, sejatinya terjadi karena ada inovasi baru. Itu artinya, semua wajah –sejak pertama hingga yang sekarang—kami nilai sama baiknya.

Demi mengakomodasi inovasi terbaru, maka wajah pun harus berubah. Seperti Anda tahu, media online ini sudah punya media cetak berbentuk majalah yang terbit (sementara) bulanan. Karenanya, materi majalah itu akan kami tampilkan sebagai e-magazine di website www.jayakartanews.com, dengan rentang satu edisi lebih lambat.

Dengan demikian, para pembaca media online www.jayakartanews.com juga bisa mengunduh e-magazine ‘Majalah Pedul Alam’ Jayakarta News, secara gratis. Inilah salah satu syiar “jaga alam, (maka) alam akan jaga kita”.

Suasana pelatihan videografi bagi awak media Jayakarta News, di Mula Coworking Space, Cilandak Town Square. (foto: Agus S

Inovasi lain adalah pengadaan kanal video. Tak kurang dari sembilan awak Jayakarta News, Sabtu (26/10/2019) mengikuti pelatihan cara pembuatan videografi, berita video, atau vlog, bersama pemateri Byahu Sugarda, Vice President Integrated Media at Weber Shandwick, di Mula Coworking Space, Citos, Jakarta Selatan. Pelatihan selama kurang lebih dua jam itu berlangsung sangat efektif. Selain menuntaskan hal-ihwal mengenai “dunia youtube” dan sejenisnya, juga diajarkan teori pembuatan materi videografi.

Bukan hanya mendapatkan teori, sembilan peserta juga diwajibkan langsung praktek, membuat videografi tentang apa saja. Kalau menyangkut objek atau tempat, disarankan tidak jauh dari Citos, area pelatihan. Alhasil, hingga pelatihan ditutup, satu-dua peserta selesai dengan baik. Yang lain bukan tidak selesai, tetapi tidak sempat dibahas dan dipresentasikan serta dievaluasi, karena keterbatasan waktu.

Setelah lancar membuat videografi, masih banyak sesi-sesi lain yang nanti akan diikuti. Termasuk soal penulisan script, tools (peralatan), kreatif, dan lain-lain. Setidaknya, ilmu yang sudah dibekalkan kepada sembilan awak Jayakarta News, menjadi modal awal mengisi kanal “video” yang segera dibuka di website www.jayakartanews.com. Di samping, tentu saja redaksi akan menerima kiriman video-video dari netizen. (agus s)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *