• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Semangat KIB Jadikan Pemilu 2024 Sebagai Pesta Rakyat Jangan hanya Gimmick

KPU Akibatkan Kiamat Kecil Demokrasi

March 13, 2023
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

October 21, 2026
Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

October 21, 2026
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

October 20, 2026
Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

Kardinal Suharyo Sambangi IKN, Romo Yos Tegaskan Peran Gereja dalam Masa Depan Bangsa

October 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

KPU Akibatkan Kiamat Kecil Demokrasi

by admin
March 13, 2023
in Kolom
0
Semangat KIB Jadikan Pemilu 2024 Sebagai Pesta Rakyat Jangan hanya Gimmick

Pemilu 2024/foto: Kartono Masdu/wikipedia.org

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Dr. Maruly H. Utama

TULISAN ini bukan merupakan hasil penelitian, juga bukan karya jurnalistik. Judulnya saja sudah secara tegas mewakili bahasa kaum miskin kota. Adalah sebuah kekonyolan jika ada  yang menilai tulisan ini sebuah karya ilmiah. Sama konyolnya dengan sikap reaksioner seorang Menko yang mengatakan “ada main” (Lihat YouTube Kemenko Polhukam) dalam menanggapi keputusan PN Jakpus atas gugatan No.757/Pdt.G/2022 yang diajukan pada 8 Desember 2022.

Putusan PN Jakpus memerintahkan KPU menghentikan sisa tahapan Pemilu terhitung sejak putusan dibacakan pada Kamis 2 Maret 2023 selama 2 tahun 4 bulan 7 hari.

Dengan lugas dapat katakan PN Jakpus memerintahkan KPU untuk menunda Pemilu hingga April 2025.

Spekulasi “ada main” Menko seperti kode jika tidak ingin dikatakan menjadi aba-aba dimulainya orkestra menolak Putusan PN Jakpus dengan munculnya spekulasi baru dengan mengatakan Prima ditunggangi, membahayakan demokrasi, putusan salah kamar hingga cek ombak (periksa situasi).

Tidak ketinggalan stasiun TV dalam acara debatnya yang mengundang narasumber amplop, intelektual genit dan pengamat bayaran. Seperti di komando, sikap mereka seragam dan ngawur dengan menjustifikasi putusan PN adalah kiamat kecil bagi demokrasi. Cara berpikirnya mungil seperti liliput.

Belakangan baru diketahui setelah melihat wawancara Menko dengan wartawan media Kompas Group. Bahwa sikap reaksioner Menko karena dimarahi oleh Ketua Umum PDIP,  Megawati Soekarnoputri. Saya biasa memanggilnya Tante Ega.

“Malam-malam saya  ditelpon, ibu marah-marah atas putusan PN Jakpus” ujarnya.

Operasi “pengeroyokan” terhadap Prima yang dipimpin Menko ternyata karena telpon Tante Ega. Entah apa isi pembicaraan yang katanya marah-marah dalam sambungan telpon itu sehingga membuat Menko menjadi kalap dengan menuduh hakim ada main dan menyerukan perlawanan atas Putusan PN Jakpus.

Kita adalah bangsa yang lahir dari gejolak Revolusi Agustus 45 yang sudah teruji oleh sejarah. Pernah melakukan penundaan Pemilu tahun 1971-1977. Pernah juga melakukan percepatan Pemilu 1997-1999. Lalu mengapa Putusan PN Jakpus disikapi seperti mendengar suara sangkakala pertanda dimulainya hari kiamat?

Dalam situasi seperti ini saya merindukan intelektual seperti Bung Dr. Arief Budiman.

Sengaja saya tidak menuliskan gelar Prof dan Alm. Tidak menuliskan gelar Prof karena setelah mendapat gelar Prof beliau jadi moderat juga. Tidak menuliskan alm karena bagi saya beliau tidak pernah mati karena jika rindu – seperti saat ini – saya selalu membaca buku-bukunya.

Statemennya menjadi motivasi dan tidak pernah mengambil posisi netral.

Selalu berpihak pada gerakan.

Belajar Demokrasi

Beberapa pengurus Prima adalah teman-teman saya di gerakan. Karenanya saya sedikit banyak mengenal cara berpikir Prima. Mereka adalah orang-orang yang belajar dan memahami demokrasi bukan dalam ruang kelas.

Periode 80an hingga 90an awal adalah generasi yang belajar demokrasi dengan membaca buku “terlarang” dikamar kos berukuran 2x3m dengan risiko penjara. Hasil bacaan itu kemudian didiskusikan lalu dibawa masuk kedalam lorongkehidupan rakyat. Dipraktekkan  bersama teman mahasiswa, buruh, petani, seniman dan kaum miskin perkotaan. Hidup dan belajar demokrasi bersama rakyat.

Dari sanalah muncul slogan yang paling ditakuti Regim Orde Baru. Satu Perlawanan Satu Perubahan, Rebut Demokrasi! Setiap aksi massa terdapat spanduk yang bertuliskan slogan ini pasti chaos. Dilokalisir, dipukul lalu ditangkap untuk dibawa ke kantor Polisi.

Keluar dari kantor polisi, istirahat sebentar di rumah untuk meyakinkan keluarga bahwa kita tetap baik-baik saja. Setelahnya kembali ke wilayah basis untuk melakukan pengorganisiran dalam kerangka merebut demokrasi. Begitu seterusnya dan tidak berhenti sebelum kediktatoran Orde Baru terguling.

Tidak mengherankan jika orang-orang yang memiliki pengalaman seperti ini memahami demokrasi substantif, demokrasi yang membuka ruang partisipasi rakyat seluas-luasnya untuk kesejahteraan bersama.

Mereka bukan aktivis gerakan tituler.

Berbeda dengan intelektual salon dan pengamat bayaran yang bacaannya buku-buku legal formal tentang demokrasi. Membacanya pun dengan nyaman di ruang ber AC sambil rebahan dan mulutnya tidak berhenti mengunyah cemilan. Diskusinya dari kafe ke kafe atau hotel berbintang. Bicaranya tidak substantif, berkutat pada problem demokrasi prosedural. Tapi pasar menyukai itu, sehingga tetap riuh walau tanpa makna.

Prima muncul untuk memasok kesadaran rakyat tentang demokrasi substantif.

Harapan Rakyat

Tidak pernah ada Prima tanpa slogan Satu Perlawanan Satu Perubahan Rebut Demokrasi.

Prima benar-benar mempesona. Mereka memiliki kesabaran yang mengagumkan, kesabaran revolusioner. Untuk menjadi seperti ini, saya harus belajar banyak pada Bung Kelik “nganu” Ismunanto, aktor intelektual Prima yang tidak pernah muncul dan tetap bekerja disaat yang lain sudah terlelap. Takjub.

Pasca Pemilu 99 dan PRD gagal masuk parlemen, banyak kader yang pergi. Berpolitik melalui partai lain atau menekuni profesi sesuai kemampuannya untuk membangun basis ekonomi. Sebagian kawan yang mengagumkan ini tetap di PRD dengan menghadapi segala dinamikanya.

Pemilu 04 mereka membentuk Popor dan gagal ikut Pemilu. Pemilu 09 koalisi dengan PBR dan lagi-lagi gagal masuk parlemen. Pemilu 14 dan 19 melakukan moksa.

Sekarang, Prima sedang menjalankan takdir sejarahnya untuk ikut menjadi peserta Pemilu.

Dari awal tuntutan Prima hanya sebatas menjadi peserta Pemilu. Tetapi Putusan PN Jakpus yang mengakomodir keinginanan Prima melebihi target maksimal. Tuhan tidak main-main dalam memberikan momentum pada Prima untuk membawa isu yang elitis menjadi isu kerakyatan.

Kehadiran Prima pada Pemilu  harus mampu menjawab problematika rakyat. Suap menyuap yang dilakukan panitia Pemilu dan Partai Politik. Jual beli suara, untuk soal ini rakyat paling mengerti nominal harga suara ditingkat DPRD Kab/Kota, DPRD Prop hingga DPR RI.

Praktek kecurangan seperti ini yang harus dieliminir. Yang mampu melakukan ini hanya Prima. Sebab Partai lain tutup mata pada praktek kecurangan ini, hanya peduli pada Pemilu yang harus berjalan normal dan kepentingan Partai terakomodir dalam parlemen.

Sejarah selalu berulang. Jika dalam Pemilu 2025 masih ada praktek kecurangan jual beli suara maka Caleg Prima akan mencatat dan melaporkan ke Bawaslu. Jika Bawaslu tidak merespon maka Prima menuntut ke lembaga lain yang berkompeten seperti PN Jakpus. Prima pasti dimenangkan lagi.

Prima bukan partai para malaikat yang tidak mau berbuat curang, mereka tidak bisa! Jangankan buat mengalokasikan dana untuk curang, logistik yang ada buat bertahan saja pasti sudah minus. Saya meragukan pengajuan kredit mereka via pinjol bisa disetujui.

Tagline Prima sebagai Partai Rakyat Biasa tercermin dalam penampilan para kadernya. Nampaknya tidak ada yang menggunakan pomade agar rambutnya tetap rapi walau tertiup angin, seragamnya juga biasa digunakan rakyat kebanyakan. Tidak ada yang menggunakan sepatu branded dengan merek Aldo Brue yang hanya bisa di beli di Pasific Place di kawasan SCBD. Justeru pada Partai yang seperti ini rakyat berharap banyak, jangan meninggalkan rakyat dengan mencabut gugatan.

Selain Menko, sayup-sayup saya mendengar Tante Ega juga memarahi Komisioner KPU. Idealnya setelah memarahi KPU, Tante Ega bisa menggunakan pengaruhnya untuk mencopot dan mengganti semua anggota KPU yang sejak pelantikan hingga hari ini selalu menjadi sumber masalah. Dari masalah tahapan Pemilu hingga skandal seks dengan wanita emas.

Jika perempuan paling berkuasa di Republik ini telah mengekpresikan kepanikannya berarti sudah benar langkah “kuda” Prima. KPU boleh untuk melakukan banding, boleh juga untuk tidak mematuhi putusan PN Jakpus dengan tetap melanjutkan tahapan Pemilu. Bahkan KPU boleh punya seribu keinginan anarkis lainnya, tetapi harus sadar diri bahwa tidak semua keinginan itu bisa terpenuhi.

Kiamat kecil sangat mungkin terjadi, tapi ia hanya berlaku untuk Tante Ega, Menko, intelektual salon, pengamat bayaran dan KPU. Tidak untuk rakyat!

* Penulis, Dr. Maruly H. Utama, dosen pasca sarjana Universitas Pasundan, Bandung.

Ketua SMID (Solidaritas Mahasiswa untuk Demokrasi) cabang Bandung 1994-1996

Tags: jayakartanewsPemilu 2024
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version