• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Kasus Covid-19 Meningkat, Ketua MPR Bamsoet Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Ketua MPR Bamsoet Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

admin by admin
January 13, 2022
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen perlu dievaluasi, terlebih setelah ditemukannya kasus positif Covid-19 dan adanya peningkatan level PPKM di beberapa daerah.

Menurut Ketua MPR Bambang Soesatyo, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek, hendaknya menjadikan tingkat penyebaran Covid-19 dan varian barunya, Omicron, sebagai bahan untuk mengevaluasi kembali pemberlakuan PTM 100 persen. Termasuk, di antaranya soal mekanisme PTM.

“PTM seharusnya menyesuaikan dengan peningkatan level PPKM, bukan seperti saat ini yang ketentuannya terkesan dipaksakan di tengah meningkatnya kasus Covid-19 varian Omikron,” ujar Bamsoet sebagaimana dikutip dari rilis yang diterima redaksi.

Selain Kemendikbud Ristek, Bamsoet juga meminta pemerintah daerah untuk mempertimbangkan agar tidak memaksakan pelaksanaan PTM 100 persen, mengingat situasi dan kondisi atau perkembangan Covid-19 di masing-masing daerah. “Pemerintah wajib menjaga keselamatan warga sekolah dan tetap harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Dengan peningkatan level PPKM di daerah masing-masing, hendaknya itu menjadi pertimbangan dalam pembatasan kegiatan PTM 100 persen, misalnya dengan pengaturan shift dan pengaturan jumlah peserta didik pada proses belajar-mengajar. Dengan begitu tidak terjadi kerumunan yang dapat berpotensi menimbulkan kluster Covid-19 di lingkungan sekolah.

Bambang berharap agar pemda juga pihak sekolah melaksanakan ketentuan atau instruksi nasional PTM dengan pertimbangan yang matang dengan tetap mengutamakan keselamatan para tenaga pendidik maupun peserta didik.***ebn

Tags: bambang soesatyojayakartanewsKemendikbud & RistekKetua MPRpandemi covid-19Pembelajaran Tatap Mukapendidikan
Previous Post

Wakil Jakarta Diaz Melaju ke Semifinal Seleknas PBSI

Next Post

“Warna Cinta” di Taman Budaya Yogya

admin

admin

Next Post
“Warna Cinta” di Taman Budaya Yogya

“Warna Cinta” di Taman Budaya Yogya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version