Dru – Memulai dengan Langkah Kecil

 Dru – Memulai dengan Langkah Kecil

Dru Prawiro Sasono, anak tertua pasangan artis Widi Mulia (personel B3) dan Dwi Sasono (aktor film)–foto istimewa

Dru Prawiro Sasono, anak tertua pasangan artis Widi Mulia (personel B3) dan Dwi Sasono (aktor film)–foto istimewa

JAYAKARTA NEWS— Semua proses dimulai dari bawah. Diawali dengan langkah kecil. Itulah Dru Prawiro Sasono, anak tertua dari pasangan artis Widi Mulia (personel B3) dan Dwi Sasono (aktor film) yang berusia 11 tahun.

Sejak umur 2 tahun, Dru telah menunjukkan bakat seninya yang kuat. . Ekspresi seninya dituangkan melalui menggambar, sketsa, melukis, mural, prakarya hingga doodling.

Umur 8 tahun, Dru mulai mendalami dunia musik. Ia belajar instrumen gitar sembari menyanyi.

Ia mulai berani unjuk diri mengisi berbagai acara musik, baik secara solo, duet (dengan adik-adiknya, Widuri dan Den Bagus) maupun bersama kedua orang tuanya.

Foto istimewa

Namun, kala itu, berbagai ulah tingkahnya – bernyanyi dan bermain gitar – hanya dapat dilihat di youtube channel The Sasonos Family maupun media sosial.

Tetapi, tahun ini, Dru pertama memasuki dunia musik Indonesia dengan meluncurkan single perdananya bertajuk ‘Namaku Dru’.

Lagu ini ditulis liriknya oleh sang ibu, Widi Mulia untuk musik latar sebuah konten di The Sasonos Family.

Lagu ini di composed oleh Widi Mulia merupakan lagu yang mengisahkan seorang anak cowok yang beranjak ABG (Anak Baru Gede) yang benar-benar cocok dengan usia Dru yang tahun ini beranjak 11 tahun. Sedangkan video klipnya yang diunggah dalam youtube channel The Sasonos Family merupakan ide dari Dru sendiri.

Di video klip ini, penggarapannya berkolaborasi dengan Sang Bapak atau biasa dipanggil Bapak Dwi.

“Video klipnya mengisahkan tentang keseharian saya yang ‘saya banget’, mulai dari konsep stop motion, mainan lego favorit saya sejak balita, kegemarannya terhadap kegiatan seni mulai dari menggambar, bermain musik, hingga bermain basket dan lain-lain,” jelas Dru kepada penulis.

Widi mulia mengungkapkan, lagu ini berkisah tentang perasaan Dru saat melalui fase #earlyadolescence di umur 11 tahun. Katanya, Dru terkadang merasa enggak cukup dengan dirinya sendiri dan cenderung merasa harus menyenangkan orang di sekitarnya.

Lagu ini dibantu penataan musiknya oleh Ava Victoria, gitar oleh Ardhy Ten 2 Five, penata vokal oleh Irvnat. Produksi suara oleh Anggi Anggoro dan vokal latar diisi Dru, Widuri dan Den Bagus.

Apa harapan Sang Bapak, Dwi Sasono ?

“Dru tetap main dengan anak-anak seusianya. Kami bangga banget. Dru kini telah beranjak gede, dan semoga  karir musiknya lebih cemerlang lagi di masa depan dan kerendahhatiannya tetap seperti sekarang,” papar Dwi Sasono.

Lalu, Dru sendiri, mau jadi apa ?

“Ingin jadi diri sendiri, kalau bisa bakat musik ini tetap jadi pegangan saya di masa depan jika saya sudah jadi remaja,” tutup Dru yang menyukai lagu-lagu jadul seperti Queen, Beatles, Cold Play dan Noah. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *