Jayakarta News
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Digembleng di Sentra Milik Kemensos, Tatik Berkibar di Ajang ASEAN Para Games 2022

Digembleng di Sentra Milik Kemensos, Tatik Berkibar di Ajang ASEAN Para Games 2022

admin by admin
August 8, 2022
in Sport
0

JAYAKARTA NEWS – Gemerlap lampu warna warni menghiasi panggung penutupan ASEAN Para Games XI 2022 di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (5/8). Meriah, namun khidmat, perhelatan ASEAN Para Games resmi ditutup oleh Presiden RI, Joko Widodo yang dihadiri pula oleh Menteri Sosial, Tri Rismaharini dan para Menteri Kabinet Indonesia Maju.

Tidak kurang 10.000 penonton bersorak sorai menggelora di Stadion Manahan semakin menguatkan semangat dan rasa bangga kontingen Indonesia yang berhasil meraih juara umum di ASEAN Para Games ke-11 ini.

Dibalik keberhasilan tersebut, ada kisah menarik, perjuangan Sri Hartatik, mantan penerima manfaat dari Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” di Surakarta milik Kementerian Sosial.

Dengan segala keterbatasan yang ia miliki, Sri Hartatik berhasil membuktikan, bahwa keterbatasan bukan suatu hambatan. “Selama tekun dan gigih berlatih, akhirnya saya bisa ikut dalam perhelatan level internasional ini dalam bidang panahan. Di kesempatan berikutnya, saya akan berusaha lebih baik lagi untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Mohon doanya semua,” ucapnya penuh haru, dikutip dari Rilis Minggu (7/8).

Perempuan 40 tahun itu merupakan alumni penerima manfaat Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” di Surakarta, Kementerian Sosial tahun 2000 yang mengikuti perhelatan para penyandang disabilitas berbakat ini. Bukan hal mudah menembus jajaran atlet profesional tingkat internasional.

Tatik harus berjibaku di Pekan Paralimpiade Nasional atau Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) 2021. Di ajang serupa Pekan Olahraga Nasional (PON) ini, Tatik menyabet emas di cabang olahraga panahan, yang sejak 2019, ia tekuni. Medali emas ini jadi tiket masuk sebagai atlet ASEAN Para Games.

“Ya pasti karena doa, latihan keras, dan rasa percaya diri,” kata Tatik, berbagi kiat suksesnya. Kepercayaan dirinya muncul sejak ia diberi kesempatan mengembangkan diri saat masuk di Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” di Surakarta, di bawah naungan Kementerian Sosial.

Sejak usia 3 tahun, ia menjadi penyandang disabilitas karena polio pada kaki sebelah kanan. Perasaannya campur aduk. Ia malu, tidak percaya diri, bahkan merasa tidak punya masa depan.

“Setelah masuk Sentra, seperti kata R.A. Kartini, ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, saya mulai percaya diri,” katanya. Selama menjalani rehabilitasi di Sentra, ia mendapat berbagai layanan, baik rehabilitasi sosial, medis maupun pelatihan vokasional, sehingga ia memiliki keterampilan untuk dapat mengembangkan diri. “Di situ, saya diajarkan untuk mandiri. Di situ juga, saya menemukan bakat dan minat saya,” katanya.

“Setelah berbagai rehab saya jalani, dari Sentra, tumbuh rasa percaya diri saya. Seolah-olah dunia terbuka. Belajar berbagai keterampilan, ternyata saya bisa,” katanya dengan suara bergetar.

Dari tangannya yang berbakat, ibu dua anak ini tidak hanya piawai membidik sasaran dengan panah. Ia juga terampil mengolah masakan. Sebelum berlatih merentang busur panah, ia membuka pesanan nasi kotak dan makanan kecil untuk berbagai kegiatan.

Namun sayang, saat pandemi, usahanya sepi orderan. Tak hilang akal, ia menekuni olahraga panahan yang pernah ia pelajari di Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” di Surakarta. Pelatih melihat ada bakat pada dirinya.

Akhirnya, ia ditawari untuk menjadi atlet panahan. “Saya optimistis kok, Bu. Niat saya memanah pertama adalah karena ini salah satu jenis olahraga (sunnah) anjuran Rasul, namun juga ada prestasinya. Jadi, semboyan saya ‘Gapai Sunnah dan Raih Prestasi,” katanya yakin.

Banyak kesan yang ia dapatkan selama dibimbing di Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” di Surakarta. Tatik mengaku Sentra ini merupakan surganya teman-teman disabilitas. “Dari sini, rasa percaya diri mereka tumbuh dan optimis menggapai hidup,” katanya.

Indonesia Juara Umum

Indonesia menjadi juara umum di ASEAN Para Games 2022. Total 425 medali yang terdiri dari 175 medali emas, 144 medali perak dan 106 medali perunggu diraih oleh atlet Indonesia.

Tak hanya itu, Indonesia juga bangga kembali dipercaya menjadi tuan rumah ASEAN Para Games ke-11. “Indonesia sangat bangga menjadi tuan rumah ASEAN Para Games ke-11. Terima kasih atas partisipasi 1.248 atlet dari negara-negara ASEAN,” kata Presiden RI, Joko Widodo pada Closing Ceremony ASEAN Para Games ke-11.

Presiden menekankan, prestasi membuktikan bahwa keterbatasan dan kesulitan bukanlah halangan. Pesan solidaritas juga tergambar di ASEAN Para Games ini.

“Solidaritas antar bangsa-bangsa ASEAN yang ditunjukkan oleh para atlet akan menjadi kekuatan besar bagi ASEAN dan bagi para penyandang disabilitas. Kita mendukung setiap inisiatif dari penyandang disabilitas,” katanya.

Pesta olahraga disabilitas se-Asia Tenggara ini diikuti oleh 11 negara, yaitu Indonesia (tuan rumah), Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam. Negara-negara ini tergabung dalam Federasi Olahraga Para Asean (APSF).

Acara ini sukses digelar dengan waktu persiapan 5 bulan. Indonesia, sebelumnya, sudah berpengalaman pada event perlombaan yang sama. Indonesia sukses menjadi tuan rumah di ASEAN Para Games 2011 dan Sea Games 2011.***/mel

Previous Post

Sambut Petugas, Menag Sampaikan Apresiasi atas Dedikasi Melayani Jemaah Haji

Next Post

KKP Sosialisasikan Bulan Cinta Laut  Melalui Turnamen Foto dan Video Bawah Laut di Kawasan Mandeh

admin

admin

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
KKP Sosialisasikan Bulan Cinta Laut  Melalui Turnamen Foto dan Video Bawah Laut di Kawasan Mandeh

KKP Sosialisasikan Bulan Cinta Laut  Melalui Turnamen Foto dan Video Bawah Laut di Kawasan Mandeh

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 JayakartaNews

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version