‘Bumi Itu Bulat’ Gelorakan Toleransi

 ‘Bumi Itu Bulat’ Gelorakan Toleransi

Mathias Mucus dan Christine Hakim dalam film ‘Bumi Itu Bulat’—gambar istimewa

Mathias Mucus dan Christine Hakim dalam film ‘Bumi Itu Bulat’—gambar istimewa

JAYAKARTA NEWS—Komika Arie Kriting bermain cemerlang dalam film ‘Bumi itu Bulat’. Arie Kriting yang dalam film Bumi Itu Bulat bertindak sebagai pemain sekaligus produser mengatakan, di era perkembangan sosial media, terlebih menjelang pesta demokrasi, isu tentang toleransi menjadi hal yang penting. Menurutnya, perbedaan yang ada di Indonesia sepatutnya menjadi kekayaan budaya yang dilestarikan, bukan malah dijadikan isu untuk menjatuhkan satu sama lain.

“Kita yang hidup di Indonesia dengan kemajemukan, harusnya disyukuri dan lestarikan dengan cara menumbuhkan persaudaraan warga negara dan toleransi antar sesama,” ungkap Arie Kriting.

Arie Kriting, komika, pemain juga produser film ‘Bumi Itu Bulat’—foto instagram ariekriting

Hal senada pun diungkapkan Christine Hakim yang membintangi film Bumi Itu Bulat. “Kita selama ini kurang bersyukur. Dikasih kekayaan keberagaman dan kekaayaan alam selama puluhan tahun malah disia-siakan,” terang Christine Hakim.

Film Bumi Itu Bulat menyampaikan kesuksesan toleransi dalam kehidupan berbangsa melalui ajang Asian Games 2018. Melalui tema tersebut, para inisiator seperti Gus Yaqut (Ketua Umum PP GP Ansor), Robert Ronny (Produser Film), Christine Hakim, Arie Kriting, dan Jenahara Nasution merasa perlu memberi pesan melalui jembatan yang mudah dimengerti oleh anak muda.

Film Bumi Itu Bulat dipersembahkan oleh beberapa pihak seperti Inspira Pictures, Astro Shaw, GP Ansor, dan Ideosourse Entertainment sebagai sarana yang tepat untuk memberikan contoh tentang menyebarkan toleransi tanpa harus menggurui. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *