Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the zox-news domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Ahli Gizi: Ikan Kembung Kaya Omega 3 - Jayakarta News
Notice: Function WP_Styles::add was called incorrectly. The style with the handle "ql-main" was enqueued with dependencies that are not registered: ql-bootstrap. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.9.1.) in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Connect with us

Kesehatan

Ahli Gizi: Ikan Kembung Kaya Omega 3

Published

on

JAYAKARTA NEWS— Ada banyak makanan yang mengandung protein, salah satunya adalah ikan kembung. Ikan ini bukan hanya bisa memenuhi asupan protein sehari-hari tapi juga kaya akan Omega-3. Dengan begitu masyarakat tidak harus memburu ikan-ikan mahal, cukup dengan ikan kembung yang harganya terjangkau dan mudah didapat.

“Omega-3 bukan hanya di ikan salmon ya ternyata di ikan kembung pun itu tinggi Omega-3-nya sehingga tidak usah mahal-mahal kita buru ikan yang mahal tapi bisa ikan seperti ikan kembung yang harganya murah dan terjangkau dan kualitas proteinnya sama dengan protein hewani yang lain,” kata Triyani Kresnawan , Pengurus Dewan Pusat Perwakilan Persatuan Ahli Gizi (DPP Persagi) dalam konferensi video di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (7/5).

Asam lemak Omega-3 memiliki banyak manfaat kesehatan seperti membantu relaksasi otot, pencernaan dan pembekuan darah. Selain itu, masyarakat di rumah juga bisa mencukupi kebutuhan protein dengan bahan pangan yang mudah terjangkau dan bervariasi seperti tahu, tempe dan telur, sehingga tidak selalu harus makan daging dan ikan.

Dia menuturkan harus memperhatikan gizi seimbang seperti asupan protein, karbohidrat, sayur dan buah. Memang pada daging, terdapat kandungan asam amino yang lebih banyak dibandingkan tahu dan tempe. Kacang hijau juga merupakan sumber protein yang tinggi dan bisa dijadikan sebagai “snack” di rumah.

Masyarakat di rumah juga dapat berkreasi dengan masakan sehingga meski dengan bahan yang sama berkali-kali tapi menu makanan tetap menarik dan nikmat.***/non

Advertisement