• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Menakar Ulang Kompensasi Transportasi Jabar Saat Mudik Lebaran

Menakar Ulang Kompensasi Transportasi Jabar Saat Mudik Lebaran

March 3, 2026
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Bareskrim Telusuri Aset Lebih dari Rp500 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

October 22, 2026
BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

BP3MI DIY Latih 80 Calon Pekerja Migran Indonesia Siap Tembus Pasar Kerja Global

October 22, 2026
Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

Presiden Instruksikan Usut Tuntas Keterlibatan Manusia dan Korporasi dalam Karhutla

October 21, 2026
Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

Film Laut Bercerita: Tentang Keberanian, Persahabatan dan Kehilangan

October 21, 2026
Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

Tinjau Penanganan Karhutla Tahura R Soerjo, Khofifah Tekankan  Keselamatan Petugas dan Relawan

October 21, 2026
Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

Dari Batas Sungai Mississippi, Amerika “Menggambar Garis”

October 21, 2026
Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

Jagung SPHP Rp5.000 per Kilogram di Gudang, BULOG Perkuat Dukungan bagi Peternak

October 21, 2026
Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

Usung Filosofi Keluarga Indonesia Sejahtera, BULOG Luncurkan ‘Beras Kita Medium’

October 20, 2026
Semester I 2026, Multiplier Effect BULOG Melesat Rp48,54 Triliun

Bantuan Beras Tahap III 2026, Bulog Siapkan 15,68 Juta Kilogram untuk Warga DIY

October 20, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 22, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Menakar Ulang Kompensasi Transportasi Jabar Saat Mudik Lebaran

by admin
March 3, 2026
in Kolom
0
Menakar Ulang Kompensasi Transportasi Jabar Saat Mudik Lebaran
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Djoko Setijowarno

Kebijakan kompensasi bagi transportasi lokal untuk mengurai macet mudik adalah langkah strategis sekaligus humanis. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kemampuan pemda membedah realita sosiologis dan menghadirkan solusi alternatif yang tidak melumpuhkan mobilitas warga .

Langkah Gubernur Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi agar transportasi tradisional (delman, becak, ojek) dan angkot tidak beroperasi selama musim mudik Lebaran 2026. Tujuannya untuk mengurai kemacetan parah di jalan arteri.

Kebijakan meliburkan mereka dengan memberikan uang kompensasi adalah strategi yang efektif untuk menghilangkan bottleneck (penyumbatan) di jalur arteri. Namun, dalam eksekusinya, kebijakan ini sering kali berbenturan dengan realita di lapangan.

Ada beberapa kendala yang kerap muncul. Pertama, masalah pendataan dan distribusi kompensasi . Sulit menentukan siapa yang berhak menerima kompensasi. Banyak pengemudi “cadangan” atau ojek pangkalan yang tidak terdaftar secara resmi di Disnas Perhubungan setempat. Ada risiko uang kompensasi justru jatuh ke tangan pemilik armada (juragan), bukan kepada sopir atau kusir yang langsung kehilangan penghasilan harian.

Kedua, mobilitas warga lokal yang terputus . Jalur arteri bukan hanya milik pemudik, tapi juga nadi kehidupan warga lokal. Warga yang tidak punya kendaraan pribadi kesulitan pergi ke pasar, puskesmas, atau bank jika semua transportasi lokal dilarang beroperasi. Jika transportasi resmi libur, sering muncul “ojek dadakan” dengan tarif yang melonjak tinggi karena memanfaatkan kelangkaan layanan.

Ketiga, ketidaksesuaian nilai kompensasi dengan opportunity cost . Masa mudik/lebaran adalah masa panen bagi angkot dan delman. Pendapatan mereka saat itu biasanya naik 2-3 kali lipat (penghasilan saat high season). Jika kompensasi yang diberikan hanya berdasarkan tarif hari biasa (flat), para pengemudi mungkin merasa merugi dan memilih untuk tetap “kucing-kucingan” beroperasi di jalan tikus atau pinggiran jalur arteri.

Keempat, resistensi psikologis dan ketaatan aturan . Kucing-kucingan dengan petugas, pengemudi becak atau delman sering kali nekat masuk ke jalur arteri saat petugas sedang lengah atau saat jam-jam tertentu karena merasa butuh uang tambahan selain dari kompensasi. Di beberapa titik, keberadaan delman atau becak sudah menjadi bagian dari ekosistem ekonomi pasar tumpah. Meliburkan mereka tanpa menata pasar tumpahnya terlebih dahulu tetap tidak akan menyelesaikan kemacetan secara total.

Kelima, pengawasan yang bocor di “Jalan Tikus” . Penertiban di jalur arteri sering kali hanya memindahkan masalah. Kendaraan transportasi lokal berpindah ke jalur-jalur alternatif (jalan desa/kabupaten). Hal ini justru bisa menyebabkan kemacetan baru di jalur yang menjadi tumpuan warga lokal atau jalur pengalihan pemudik.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyerahkan kompensasi secara simbolis kepada kusir delman di Markas Polres Garut, Kamis (20/3/2025). (ANTARA/Feri Purnama)

Kompensasi dan Solusi

Namun, ada kekhawatiran karena warga lokal tetap membutuhkan mobilitas. Beberapa alternatif solusi yang bisa tetap memberikan kompensasi tanpa harus melumpuhkan layanan bagi warga.

Pertama, sistem kompensasi atau bergantian . Daripada meliburkan seluruh armada, pemda bisa menerapkan sistem piket. Hanya 30-50 persen armada yang boleh beroperasi di jalur-jalur tertentu secara bergantian. Pengemudi yang mendapat jadwal libur tetap menerima uang saku penuh. Sementara yang beroperasi tetap mendapatkan penghasilan dari penumpang (namun terbatas). Ini menjaga ketersediaan layanan untuk warga lokal tanpa memadati jalan secara masif.

Kedua, pengalihan rute ( feeder /pengumpan) . Penertiban biasanya hanya di jalur utama (arteri). Angkot, becak, dan delman bisa difungsikan sebagai pengumpan (feeder) di rute-rute dalam desa atau perumahan yang tidak dilalui pemudik. Pemerintah memberikan subsidi bahan bakar atau insentif harian karena para pengemudi mau mengalah untuk tidak keluar ke jalan raya utama. Arus di jalan nasional/provinsi lancar, tapi warga di pelosok tetap bisa bepergian.

Ketiga, transformasi menjadi pemandu wisata . Khusus untuk becak dan delman di daerah wisata (seperti Lembang atau Garut). Mereka tetap beroperasi tetapi di area terbatas yang sudah ditentukan (misalnya, hanya di dalam kawasan wisata atau jalur khusus non-aspal). Pemerintah bisa menyewa mereka untuk membantu mengangkut barang pemudik yang mengalami kendala di titik tertentu atau menjadi transportasi khusus jarak pendek bagi wisatawan, sehingga tidak mengganggu arus utama.

Manfaat yang Diperoleh

Kebijakan ini memiliki manfaat yang menyentuh aspek keselamatan, kelancaran lalu lintas, hingga stabilitas sosial. Pertama, menghilangkan bottleneck (penyumbatan jalur) . Transportasi tradisional seperti delman dan becak memiliki kecepatan yang jauh di bawah kendaraan bermotor. Di jalur arteri yang padat, keberadaan mereka menciptakan antrean panjang. Tanpa kendaraan lambat, gap kecepatan antar kendaraan di jalan raya menjadi lebih seragam, sehingga arus lalu lintas lebih mengalir. Menghilangkan hambatan samping (kendaraan yang mangkal atau berputar arah sembarangan) secara efektif meningkatkan rasio kapasitas jalan.

Kedua, menekan angka kecelakaan lalu lintas . Jalur arteri saat musim mudik atau libur panjang dipenuhi kendaraan dengan kecepatan tinggi dan pengemudi yang lelah. Mencampur kendaraan lambat (becak/delman) dengan kendaraan cepat (bus/mobil) di satu jalur sangat berisiko fatal. Kompensasi memastikan kendaraan rentan ini berada di luar zona bahaya. Kendaraan besar tidak perlu melakukan pengereman mendadak atau manuver berbahaya untuk menyalip kendaraan lambat.

Ketiga, jaring pengaman ekonomi bagi pengemudi . Masa libur panjang atau mudik biasanya merupakan masa “panen” pendapatan. Jika hanya dilarang tanpa kompensasi, pengemudi akan kehilangan daya beli. Kompensasi memberikan jaminan bahwa dapur mereka tetap mengepul meskipun mereka tidak bekerja di jalur utama. Selain itu, mengurangi potensi gesekan antara pengemudi transportasi lokal dengan petugas di lapangan (Satpol PP/Polisi).

Keempat, efisiensi waktu tempuh. Secara makro, kelancaran di satu titik arteri berdampak pada rantai distribusi dan perjalanan secara nasional. Kelancaran arus berarti konsumsi bahan bakar kendaraan pengangkut logistik dan pribadi menjadi lebih efisien. Estimasi waktu sampai yang lebih akurat membantu mengurangi stres pengemudi yang sering memicu kecelakaan.

Kelima, keamanan dan ketertiban . Banyak transportasi lokal yang biasanya mangkal di depan pasar tumpah atau pusat perbelanjaan di sepanjang jalur arteri. Dengan kompensasi, area depan pasar atau persimpangan menjadi lebih bersih dari kendaraan yang ngetem, sehingga mempercepat laju kendaraan yang melintas.

Kelancaran mudik memang prioritas, namun kebijakan yang humanis dan solusi transportasi yang inklusif adalah kunci agar kenyamanan pemudik tidak dibayar mahal oleh terhentinya akses mobilitas masyarakat lokal. ***

Djoko Setijowarno , Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat

Tags: kompensasi transportasi jabar saat mudiktransportasi lokal di jabartransportasi lokal mudik lebaran
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Puisi-puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

October 22, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version