Ignis Gusur Brio di Segmen City Car

AWAL tahun 2018 menjadi pertanda kebangkitan industri otomotif, khususnya mobil di berbagai segmen. Beberapa mobil anyar pun terlahir untuk lebih memanjakan konsumen, dengan beragam varian dan harga.

Beragam keunggulan pun terlahir. Tentu saja, persaingan ini menandakan semakin sehat dan berkembangnya industri otomotif di tanah air. Seperti pula yang terjadi di kelas City Car.

Suzuki Ignis mampu melengserkan Honda Brio dari singgasananya di kelas city car. Model yang dipasarkan di kuartal kedua 2017 mampu mendongkrak pasar mobil perkotaan yang semula hanya menguasai sekitar 2 persen, tahun lalu berhasil mampu menguasai hingga 44 persen.

Suzuki Ignis, bersaing dengan model lain antara lain Honda Brio, Nissan March, Daihatsu Sirion, Mitsubishi Mirage, Toyota Etios, Hyundai i10, hingga Kia Picanto. Dalam sembilan bulan terakhir, Suzuki Ignis berhasil meraih angka penjualan 14.157 unit.

Capaian angka penjualan Ignis tersebut sekaligus menjadikan model ini berhasil merebut pangsa pasar city car hingga 44 persen dan menjadi juara di kelasnya. Suzuki Ignis langsung berhasil menyalip pesainya, termasuk Honda Brio yang tahun sebelumnya menjadi model city car terlaris.

Sebelum Ignis, Suzuki juga memiliki model lain yang telah dimainkan terlebih dulu di segmen pasar ini yakni Celerio dan Splash. Akan tetapi, keduanya tidak terlalu sukses di pasar.

Tahun lalu, Suzuki Celerio hanya terdistribusi 57 unit, sedangkan Suzuki Splash tak lagi didistribusikan. Alhasil, tahun lalu pangsa pasar kedua model ini tidak sampai 1 persen.

Suzuki Ignis dipasarkan dengan empat varian, yakni Ignis GL 1.2 MT, Ignis GL 1.2 AT, Ignis GX 1.2 MT, dan Ignis GX 1.2 AT. Harganya berbervariasi Rp141,5 juta – Rp171,5 juta. ***

Ignis, Genre Terbaru Suzuki di Kelas SUV

PERSAINGAN mobil di kelas Sport Utility Vehicle (SUV) untuk konsumen Indonesia semakin ketat, menyusul meluncurnya SUzuki Ignis yang menjadi genre terbaru PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Model baru yang bersaing dengan Honda Brio, Toyota Etioz, Mitsubishi Mirage, dan Nissan March ini dilepas dengan harga mulai Rp 139,5 juta untuk tipe GL MT, Rp 159,5 juta tipe GX MT dan Rp 169,5 untuk GX AGS.

4W Managing Director SIS Shinichiro Sugiyama mengatakan, Ignis memiliki desain yang kompak dan sporty. “Kami berharap Ignis dapat menciptakan pasar baru di Indonesia,” kata Sugiyama dalam konferensi pers di Ritz-Charlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (17/4).

Menurut Sugiyama, Suzuki Ignis dikembangkan sebagai ‘Urban SUV’, dengan berbagai kekompakan di dalamnya menunjukkan kemudahan dan kenyamanan interior yang dikemas melalui eksterior stylish.

Model ini memiliki dimensi sepanjang 3.700 mm, cukup mungil namun menjanjikan ruang kabin yang lapang. Sebagai kendaraan SUV, Ignis dibekali ban profil 175/65 R15.

Ignis mengusung struktur body Total Effective Control Technology untuk pendukung keselamatan dan platform baru HEARTECT, berupa struktur baru high-rigid underbody bermaterial high-tensile steel memungkinkan Ignis tetap handal digunakan di jalanan offroad.

Untuk menunjang mobilitas dan gaya hidup di perkotaan, Ignis menggunakan material bodi yang ringan. Bahkan memperhitungkan desain aerodinamika memungkinkan untuk memberikan efesiensi bahan bakar lebih baik saat melaju dengan kecepatan konstan. Tak hanya itu Ignis juga memiliki air intake setinggi 700 mm membuat Ignis tetap bisa menerobos genangan air ketika musim hujan.

Ignis dibekali mesin K12M berkapasitas 1.200 cc dengan konfigurasi empat silinder segaris, DOHC, VVT. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 83ps pada 6.000rpm dan torsi 113 Nm pada 4.200 rpm.

Suzuki mengklaim mesin ini memiliki performa yang baik dan efisien dalam hal bahan bakar. Dari tes jalan yang dilakukan BT2MP-BPPT, konsumsi bahan bakar Ignis mencapai 23,64 km/liter transmisi Manual dan 23,44 km/liter untuk transmisi AGS. “Kami berharap model ini mampu memberikan warna baru di dunia otomotif Indonesia,” ungkap Setiawan Surya selaku 4W Deputy Managing Director PT SIS. ***