Lebih 20 Orang, Inginkan Kursi Walikota Bandung

JIKA mencermati sebaran baliho yang tersebar di Kota Bandung, tercatat lebih 20 nama yang mengisyararatkan meminati kursi jabatan Walikota Bandung, pada Pilkada 2018. Meski begitu, berdasar survei UPI Center dan Lembaga Survei UIN Sunan Gunung Jati, hanya tiga kandidat saja yang memiliki popularitas serta kans terpilih menggantikan jabatan Ridwan Kamil, untuk periode 2018-2023.

Nama pertama adalah Yossi Irianto, yang saat ini menjabat Sekda Kota Bandung. Lulusan IPDN yang meniti karier dari Sekretaris Camat ini, konon sudah dilirik partai Nasdem dan sejumlah partai lain.

Calon kedua diusung oleh PKS, Oded M. Danial yang akrab dipanggil Mang Oded. Ia bisa dibilang petahana, mengingat posisi saat ini sebagai Wakil Walikota bandung. Mang Oded merupakan kader PKS yang memulai karier politik sebagai anggota DPRD Kota Bandung. Ia sudah giat turun ke komunitas pengajian, pedagang kaki lima, dan lain-lain.

Kandidat kuat ketiga yang kabarnya bakal diusung PDI-P adalah Ayi Vivananda, wakil walikota Bandung di era Walikota Bandung Dada Rosada. Nama Ayi Vivananda bukan nama yang asing. Pada Pilkada lalu (2013), Ayi meraih angka signifikan dan meraih posisi kedua, dikalahkan pasangan Ridwan Kamil dan Oded M Danial.

Selain ketiga nama di atas, tak kurang Pilkada Kota Bandung tampaknya bakal lebih meriah dengan munculnya nama-nama selebritis. Mereka antara lain Nurul Arifin MSi yang resmi diusung partai Golkar dan rencananya dipasangkan dengan kader Partai Demokrat Ruly Hidayat.

Selain Nurul, ada juga mantan pebulutangkis peraih medali emas olimpiade, Ricky Subagja. Masih dari kalangan artis lama, yang ikut bursa pencalonan walikota Bandung adalah MC (pembawa acara) M. Farhan.

Walau belum ada pasangan yang diusung resmi oleh partai, atau calon perseorangan yang positif, tetapi sudah terlihat lebih dari 20 orang yang tengah promosi diri untuk bisa maju. Nama-nama yang sudah beredar, adalah Oded M Danial, Ayi Vivananda, Yossi Irianto, Donny K, Yana Mulyana ketua alumni SMAN-5 Bandung/Ketua FKPPI-Jabar, M Farhan, Erwan Setiawan, Ricky Subagja, Gatot Tjahyono, Iwa Garniwa, Ledia Hanifah, Fiki Satari, Teddy Rusmawan, Tate Komarudin, Edwin Sandjaya, Arfiana Rafnialdi Atalia Pattala Pararatya ,Ruly Hidayat, Kang Aris, Buki Wikagu dan banyak lagi lainnya.

Nama-nama itu, betapa pun, adalah nama-nama orang berduit. Setidaknya, mereka sudah berani umbar uang untuk mencetak banyak sarana promosi diri. Konon, beberapa di antara mereka bahkan sudah ada yang mengalokasikan dana Rp 500 juta hingga Rp 3 miliar. Bukan hanya itu, sejumlah calon bahkan sudah menyiapkan dana puluhan miliar rupiah untuk running di Pilkada Kota Bandung.

Dari hasil survei diketahui, bahwa minat masyarakat Kota Bandung mencoblos menurun drastis. Terlebih setelah walikota Dada Rosada yang diusung Partai Golkar diciduk KPK. Lalu datanglah Ridwan Kamil dan Oded yang diusung Gerindra dan PKS. Mereka menggarap massa loyal, dan berhasil memenangkan Pilkada Kota Bandung. Nah, di Pilkada mendatang, ada prediksi calon dari partai nasionalis akan merebut suara pemilih. ***

Sekda Kota Bandung Yosi Irianto Nyalon Walikota

Yosi Irianto calon Walikota Bandung.

BARU-baru ini Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung), bekerjasama dengan Lembaga Survei Indobarometer, merilis kabar bahwa Sekda Kota Bandung Yosi Irianto merupakan salah satu kandidat atau calon kuat dan populer dalam Pilkada Kota Bandung 2018.

Sosok Yosi Irianto di kota Bandung selama ini dikenal sebagai duet pemerintahan yang terbilang sukses dan cocok dengan Ridwan Kamil (Kang Emil). Di lingkungan pemerintahan kota Bandung dan masyarakat kota Bandung, dijuluki pejabat yang ramah, terkenal tangguh merawat kebinekaan toleran dan dikenal pelayan mayarakat yang dekat dengan rakyat.

Yosi Irianto menitik karier dari Camat Ciwastra Buahbatu, dan lama malang-melintang mengabdi di Dinas Pendapatan Kota Bandung. Dari catatan yang ada Yosi Irianto secara resmi telah diusulkan oleh DPC Partai Golkar Jabar. Bukan itu saja, Yosi Irianto telah mendaftar sebagai peserta konvensi Partai Demokrat.

Menurut Kang Yosi, “niat nyalon atau ikut berkompetisi”semata untuk kemajauan dan rakyat kota Bandung.Untuk meneruskan Keberhasilan Kang Emil. Dikabarkan Kang Yosi berani dan bertekad bulat nyalon karena Kang Emil nyalon Gubernur Jabar. Dari pemantauan di lapangan, berseliweran bakal calon Walikota Bandung, dari mulai presenter “kolot” Farhan sampai juara bulutangkis olimpiade Ricky Subagja.

Ada juga nama Nurul Arifin,Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial, politisi PDIP mantan Wakil Walikota Bandung di era Dada Rosada yakni Ayi Vivanada, dan sejumlah nama calon perseorangan. Diramalkan balon Walikota/Wakil Walikota Bandung diprediksi akan lebih dari tiga pasangan.

Dari perjalanan Walikota Bandung yang menjabat dari masa ke masa, khususnya di era Orde Baru, walikotanya selalu terkenal dan termasyhur. Di zaman Orde Baru selalu dijabat perwira TNI-AD berpangkat kolonel senior dan merupakan tokoh kota Bandung terkenal. Sebut saja  Kolonel Oce Junjunan (suami ceu Popong), Kolonel Husen Wangsa Atmaja, Kolonel Ateng Wahyudi, Kolonel Wahyu Hamijaya, terakhir Kolonel AA Tarmana. Semuanya tokoh TNI terkenal dan dikenal warga Bandung.

Setelah tidak dijabat TNI di era reformasi terpilih walikota PNS pertama Dada Rosada. Selanjutnya oleh rakyat biasa Ridwan Kamil seorang arsitek dan wakilnya Mang Oded M Danil. Akankah Walikota Bandung kembali dijabat oleh kalangan sipil? ***