Mengenal Padusan, Tradisi Penyucian Diri untuk Menyambut Bulan Ramadan

JAYAKARTA NEWS – Menjelang Ramadan, masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta, menjalankan tradisi Padusan, sebuah ritual penyucian diri dengan mandi di sumber air alami atau sungai.

Tradisi ini diyakini sebagai simbol pembersihan lahir dan batin sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Padusan berasal dari kata “adus” dalam bahasa Jawa yang berarti mandi.

Ritual ini telah berlangsung turun-temurun dan erat kaitannya dengan ajaran Wali Songo yang menyebarkan Islam di Nusantara.

Mandi besar dalam Padusan dianggap sebagai persiapan spiritual agar umat Muslim bisa menjalani ibadah puasa dengan hati dan jiwa yang bersih.

Biasanya, masyarakat melaksanakan Padusan di sumber mata air alami, seperti Umbul Pengging di Boyolali, Umbul Manten di Klaten, atau Pantai Parangtritis di Yogyakarta.

Selain menjadi momen spiritual, tradisi ini juga menarik wisatawan yang ingin merasakan budaya lokal.

Setiap tahun, tempat-tempat Padusan dipadati oleh ribuan warga yang ingin mengikuti tradisi ini.

Di era modern, pelaksanaan Padusan mengalami beberapa perubahan.

Di beberapa daerah, tradisi ini dikemas dalam acara yang lebih besar dengan pertunjukan seni dan doa bersama.

Namun, esensi utamanya tetap sama, yaitu membersihkan diri sebelum memasuki bulan penuh berkah.

Tradisi Padusan menjadi bukti bahwa nilai-nilai budaya dan religi bisa berjalan berdampingan.

Dengan tetap melestarikan tradisi ini, masyarakat tidak hanya menjaga warisan leluhur tetapi juga memperkuat spiritualitas dalam menyambut Ramadan.***/mel

Rekomendasi Umbul Terbaik di Klaten untuk Padusan Jelang Ramadhan

JAYAKARTA NEWS – Jelang bulan suci Ramadhan, masyarakat di Jawa biasanya melakukan ritual padusan.

Padusan merupakan ritual menyucikan diri dengan air. Saat padusan ini, wisata  umbul biasanya jadi destinasi yang banyak diserbu masyarakat.

Berikut dikutip dari Kabar BUMN, Sabtu (9/3/2024), rekomendasi wisata umbul di Klaten yang bisa dikunjungi saat padusan:

1. Umbul Cokro

Air terjun buatan di Umbul Cokro. (Instagram/@kaeaji_)

Lokasinya ada di Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Umbul ini memiliki kolam yang memanjang seperti sungai dengan air yang sangat jernih.

Di sini juga ada air terjun yang memukau.

2. Umbul Pluneng

Umbul Pluneng, Klaten. (Instagram/@umbul_pluneng)

Tempat wisata ini berlokasi di Dukuh Miren, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Ini adalah umbul terluas di Klaten yang memiliki banyak kolam.

Umbul ini juga memiliki banyak wahana permainan air yang seru.

3. Umbul Besuki

Umbul Besuki, destinasi wisata ala Ghibli di Klaten. (Instagram/@klatentulen)

Lokasinya ada di Desa Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Umbul ini memiliki vibes ala Ghibli yang aesthetic.

Itu karena suasananya yang tenang dan rindang berkat banyaknya pepohonan yang tumbuh subur di sini.

4. Umbul Kapilaler

Umbul Kapilaler, tempat wisata unik di Klaten. (Instagram/@pras_djoyobisono)

Tempatnya ada di Umbulsari, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Air di umbul ini merupakan salah satu sumber bahan baku utama sebuah pabrik air mineral terkenal di Indonesia.

Daya tarik utama di umbul ini adalah keberadaan pohon beringin berukuran cukup besar yang tumbuh di samping kolam.***/mel