Malas Bepergian Selama Libur Panjang, Coba Manfaatkan Waktu di Rumah dengan Beragam Aktivitas Produktif

JAYAKARTA NEWS – Libur kali ini ditambah dengan cuti bersama, banyak dimanfaatkan orang untuk keluar kota.

Baik untuk liburan ataupun pulang ke rumah dan bertemu keluarga.

Tetapi tidak sedikit juga yang justru memilih tinggal dan diam di rumah karena malas bepergian.

Agar tetap produktif selama libur, cobalah isi dengan beberapa aktivitas berikut.

1. Mencoba hobi baru
Semakin bertambah umur, tidak sedikit orang yang merasa kreativitasnya mandek.

Padahal kreativitas bisa ditumbuhkan kapan saja. Salah satunya dengan mencari hobi baru.

Untuk itu, manfaatkan libur dan cuti bersama untuk menjalani hobi baru tersebut.

Coba cari sesuatu yang menjadi minat dan pelajari melalui website, media sosial, atau Youtube.

Jika selama libur ini merasa itu menyenangkan, bisa saja berlanjut seterusnya.

Dan mungkin saja, kalau ditekuni dengan baik, selain menyenangkan juga bisa menghasilkan uang.

2. Tidak memegang ponsel
Zaman sekarang orang lebih banyak menghabiskan waktu luang dengan membuka ponsel seharian.

Boleh-boleh saja mengecek media sosial atau website berita tetapi jangan sepanjang waktu.

Tantang diri sendiri untuk tidak memegang ponsel.

Jadwalkan dalam jangka waktu tertentu, misalnya selama 6 jam atau setelah jam 18.00 tidak pegang ponsel.

Alihkan waktu dengan melakukan kegiatan lain.

Misalnya mengobrol dengan keluarga, jalan-jalan di sekitar kompleks, atau membersihkan rumah.

3. Membaca
Ingat-ingat kapan terakhir kali membaca buku?

Zaman sekarang ponsel sudah menggantikan buku. Cobalah di waktu libur kembali membaca buku.

Tidak perlu beli baru, bisa membaca ulang dari koleksi buku yang dimiliki atau meminjam perpustakaan.

Di saat libur panjang ini pilih satu atau dua buku.

Kalau memungkinkan baca buku tersebut sampai selesai.

Selain bisa menambah ilmu juga akan menimbulkan kepuasan tersendiri.

4. Mencoba resep baru
Libur panjang ini bisa jadi saat yang tepat untuk mencoba resep baru atau bereksperimen di dapur.

Pilih saja satu bahan yang disuka. Misalnya menu dengan bahan dasar ayam atau daging sapi.

Bisa juga berdasarkan negara, seperti masakan Italia, Korea atau Jepang.

Menu Italia dan Jepang termasuk menu yang mudah. Bahan-bahannya pun banyak di supermarket.

Begitu pula dengan masakan Korea.

Panduan membuat ketiga jenis masakan itu juga sudah banyak panduannya di Youtube.***/mel

Hindari Rasa Malas Bekerja Setelah Libur Panjang, Ini Beberapa Cara Bisa Dilakukan!

JAYAKARTA NEWS – Setelah puas menikmati akhir pekan dilanjutkan dengan hari raya Iduladha, ini saatnya kembali ke kantor!

Belum tentu sesuatu yang mudah untuk kembali ke kantor setelah libur yang cukup panjang.

Baik karena faktor lelah atau masih terbawa suasana liburan, orang sering agak malas saat kembali ke kantor.

Untuk mengatasinya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

1. Buat to do list
Setelah libur panjang, orang sering bingung dan kewalahan sendiri karena tidak tahu harus mulai dari mana.

Begitu masuk kantor buatlah to-do list. Tetapkan yang jadi prioritas di hari-hari pertama.

Umumnya orang pun banyak yang belum masuk kantor, sehingga urusan meeting bisa dilakukan belakangan.

2. Mulai dari pekerjaan ringan
Masih penuh semangat liburan, otak belum tentu sepenuhnya fokus pada pekerjaan.

Jangan lakukan tugas-tugas berat karena ini malah membuat stres dan makin malas bekerja.

Mulai dari pekerjaan ringan. Misalnya membalas email, tugas-tugas administrasi, dan rutinitas lainnya.

3. Jangan datang kesiangan
Di hari pertama masuk, suasana kantor bisa jadi masih lenggang.

Jangan jadikan ini alasan datang siang. Datang siang hanya makin membuat orang semakin malas.

Datanglah tepat waktu. Ini secara tidak langsung membuat tubuh kembali terbiasa pada rutinitas bekerja.

Mental pun secara otomatis akan menyiapkan diri juga untuk kembali beraktivitas.

4. Olahraga ringan
Walaupun badan terasa pegal-pegal, lakukan sedikit olahraga ringan sebelum berangkat kerja.

Olahraga akan memacu adrenalin dan membuat tubuh lebih bersemangat.

Lakukan olahraga di dalam rumah, cukup 15- 30 menit.

Pilih gerakan sederhana seperti lari di tempat, stretching dan lain-lain.

5. Rapikan ruang kerja
Suasana meja kerja yang berantakan membuat orang semakin malas bekerja.

Begitu datang di tempat kerja, rapikan dulu meja Anda. Buang kertas-kertas yang tidak perlu.

Susun ulang alat kerja dan letakkan pada tempatnya.

6. Berbagi cerita
Tidak hanya Anda yang mengalami rasa malas kembali bekerja. Rekan kerja pun merasakan hal itu.

Tidak ada salahnya berbagi cerita dengan mereka. Tumpahkan perasaan lelah, tidak mood yang dirasakan.

Dengan berbagi perasaan jadi lebih lega dan bisa mencari cara mensiasati pekerjaan yang sudah menunggu.***/mel

Libur Panjang, Yuk Cobain Wisata Dekat Stasiun Kereta!

JAYAKARTA NEWS – Buat kamu yang lagi cari waktu untuk healing dengan jalan-jalan, coba deh cek kalender. Bulan Mei ini ada dua long weekend yang bisa kamu manfaatkan untuk liburan naik kereta api. Stasiun kereta api biasanya terletak di area yang strategis, dekat dengan tempat-tempat wisata. Banyak sekali destinasi wisata yang bisa dikunjungi tidak jauh dari stasiun kereta api, berikut ini beberapa di antaranya.

1. Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung

Siapa yang tidak tertarik dengan kemegahan Masjid Raya Al-Jabbar atau dikenal dengan Masjid Terapung Gedebage? Dibangun sejak 2017, Masjid Raya Al-Jabbar dirancang berada di atas danau retensi yang merupakan salah satu penanggulangan banjir di Gedebage.

Arsitektur Masjid Raya Al Jabbar yang didesain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjabat Wali Kota Bandung ini terinspirasi dari desain eksterior dan interior masjid di Turki dan Iran, dengan halaman yang luas dan melewati bangunan dengan nuansa berbeda. Ciri khas masjid megah ini memiliki 4 menara setinggi 99 meter, sebagai simbol Asmaul Husna. Sentuhan lain yaitu memiliki sentuhan khas Jawa Barat yang dapat dilihat pada puncak atap, yaitu ikon tusuk sate, seperti yang terdapat pada Gedung Sate dan kantor Gubernur Jawa Barat.

Kamu dapat menikmati kemegahan Masjid Raya Al Jabbar dengan akses yang sangat mudah. Jika kamu datang dari luar Kota Bandung, kamu dapat naik kereta tujuan Stasiun Bandung, lalu berpindah ke Commuter Line Bandung Raya atau Commuter Line Garut dan turun di Stasiun Cimekar. Dari sana, kamu hanya perlu berjalan kaki menuju kawasan Masjid Raya Al Jabbar. Selain itu, tersedia juga ojek pangkalan yang siap mengantarkanmu ke kawasan Masjid Raya Jawa Barat tersebut.

2. Candi Prambanan, Yogyakarta

Peninggalan sejarah yang tidak boleh kita lewatkan dan telah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991 adalah Candi Prambanan. Candi Hindu setinggi 47 meter ini dibangun oleh Dinasti Sanjaya pada abad ke-9. Bangunan candi terdiri dari tiga halaman tertutup. Candi utama terletak di halaman dalam dan dikelilingi oleh beberapa candi kecil disebut candi-candi ‘Perwara’. 

Sebagaimana candi Hindu lainnya, candi utama mempunyai tiga kuil yang digunakan untuk penyembahan tiga dewa Hindu, Ciwa, Vishnu dan Brahma. Pembangunan candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai sang pencipta, Wishnu sang pemelihara, dan juga Siwa sang pemusnah.

Selain dapat menikmati kemegahan dari warisan sejarahnya, kamu juga dapat menonton pertunjukan budaya Sendratari Ramayana Prambanan yang biasanya digelar setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Tertarik untuk mengunjunginya? Kamu dapat mengunjungi Candi Prambanan dengan akses yang sangat mudah, yaitu menggunakan kereta rel listrik (KRL) dan turun di Stasiun Brambanan. Jarak antara Stasiun Brambanan dan Candi Prambanan cukup dekat, hanya sekitar satu kilometer. Dengan demikian, kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau naik ojek menuju Candi Prambanan.

3.  Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (MRSZS), Surakarta

Mulai dibuka untuk umum pada 1 Maret 2023 lalu,  Masjid Raya Sheikh Zayed Solo terus dibanjiri wisatawan dari berbagai daerah karena bangunan masjid yang begitu megah dan menawan berbeda dari bangunan masjid di Indonesia pada umumnya. 

Arsitektur masjid ini dibuat mirip dengan Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi dengan empat menara, 82 kubah kecil, dan satu kubah utama bergaya Maroko. Kemegahan lain yaitu sebagian lantai dan dindingnya menggunakan marmer Italia. Namun ada ciri khas dari bangunan ini yaitu adanya motif batik di tiap-tiap komponen bangunan seperti kawung, kembang, dan bokor kencono sehingga tidak meninggalkan ciri khas Indonesia.

Masjid Raya Sheikh Zayed telah menjadi tempat wisata religi terbaru di Kota Solo yang patut untuk dikunjungi, terutama karena lokasinya yang dekat dengan Stasiun Solo Balapan. Menarik, bukan? Liburan dengan menggunakan kereta api memberikan kesempatan untuk mengunjungi masjid yang menjadi kebanggaan warga Solo ini.

4. Gua Maria Lourdes Pohsarang, Kediri

Khusus untuk umat Katolik, terdapat sebuah ikon yang menyerupai Sanctuary of Lourdes di Prancis, terletak di Kediri, yaitu Gua Maria Lourdes Pohsarang, yang juga dikenal sebagai Gua Maria Pohsarang, sebuah situs yang sangat istimewa.

Gua Maria Pohsarang adalah tempat rohani yang unik karena menggabungkan arsitektur khas dengan sentuhan budaya Jawa. Terletak di lereng Gunung Wilis, dengan ketinggian 400 mdpl, udara di sekitar Gua Maria ini sangat sejuk dan segar. Di dalam gua, terdapat replika patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus dengan tinggi 1,75 meter, kedua tangan terbuka seolah-olah menyambut umat Katolik yang datang.

Tidak kalah menarik, gerbang dari Gua Maria ini terbuat dari batu alam yang tersusun rapi dan estetik. Menariknya lagi di sana juga terdapat menara lonceng yang digunakan sebagai penghormatan kepada Santo, yang diberi nama Menara Santo Hendrikus. Di puncak menara, terdapat ayam yang berfungsi sebagai penunjuk arah mata angin.

Buat kamu yang ingin berkunjung ke Gua Maria ini, tidak perlu bingung karena dapat diakses dengan mudah dari Stasiun Kediri. Kamu dapat melanjutkan perjalanan ke lokasi menggunakan ojek online atau angkutan umum setempat.

5. Klenteng Eng An Kiong, Malang

Sebagai Klenteng tua berusia 193 tahun berarsitektur gabungan Eropa dan Tiongkok mempunyai nilai sejarah yang tinggi, Klenteng Eng An Kiong berdiri menawan di tengah Kota Malang.

Klenteng Eng An Kiong merupakan klenteng Tri Dharma, yang artinya digunakan sebagai tempat ibadah bagi penganut agama Ji (Khonghucu), Too (Tao), dan Sik (Buddha). Bangunan klenteng dibangun pada 1825 (2564 tahun imlek) atas prakarsa Liutenant Kwee Sam Hway (Yauw Ting Kong), keturunan ketujuh dari jenderal di masa Dinasti Ming (1368-1644) di Tiongkok.

Bagi kamu yang ingin jalan-jalarn ke Malang, kamu bisa menikmati keindahan Klenteng Eng An Kiong karena lokasinya yang mudah dijangkau dari Stasiun Malang.

VP Public Relations KAI Joni Martinus, menyatakan bahwa banyak destinasi wisata menarik yang berlokasi tidak jauh dari stasiun, sehingga masyarakat dapat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama. Mulai dari tempat wisata religi, kuliner, taman kota, hingga bangunan bersejarah, semuanya dapat dijangkau dengan mudah dari stasiun kereta api. 

“Momentum libur panjang ini memungkinkan masyarakat untuk menggunakan kereta api dalam perjalanan wisata ke berbagai kota, karena stasiun-stasiunnya terletak secara strategis. Selain itu, dengan dioperasikannya kereta rangkaian baru, yakni stainless steel new generation, untuk kelas luxury, eksekutif, maupun ekonomi, pengalaman perjalanan menjadi lebih berkesan. Tidak hanya itu, bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman perjalanan yang berbeda, mereka dapat menikmati kenyamanan kereta panoramic dan suite kompartemen,” jelas Joni.

Nah, itulah lima tempat wisata dekat stasiun yang dapat kamu kunjungi bersama keluarga atau teman-teman. Setiap stasiun kereta api memiliki cerita dan pesonanya sendiri. Jadi, ketika kamu berada dalam perjalanan, jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi destinasi wisata yang terletak di sekitar stasiun kereta api ya. Siapa tau, kamu akan menemukan keindahan yang tak terduga di tempat-tempat yang paling tidak terduga.***/mel