Liburan Seru Natal dengan LRT Jabodebek, 25 dan 26 Desember Tarif Maksimal Rp 10.000

JAYAKARTA NEWS – Dalam rangka menyambut liburan Natal, LRT Jabodebek memberikan kemudahan transportasi dengan tarif yang sangat terjangkau. Pada tanggal 25 dan 26 Desember 2024, tarif LRT Jabodebek mulai dari Rp 5.000 hingga maksimal hanya Rp 10.000. Selain itu LRT Jabodebek akan mengoperasikan 270 perjalanan pada kedua tanggal tersebut untuk mendukung mobilitas masyarakat yang ingin mengunjungi berbagai destinasi menarik di Jabodek, seperti taman wisata, pusat perbelanjaan, atau sekadar menikmati pemandangan kota Jakarta. 

Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro Trang Bawono menyampaikan dengan tarif yang terjangkau dan frekuensi perjalanan yang tinggi, LRT Jabodebek siap melayani masyarakat yang ingin menikmati liburan seru Natal.

Adapun jadwal keberangkatan LRT Jabodebek pada 25 dan 26 Desember 2024 adalah sebagai berikut:

Dukuh Atas BNI – Harjamukti: pukul 06.28 WIB
Dukuh Atas BNI – Jatimulya: pukul 06.21 WIB
Harjamukti – Dukuh Atas BNI: pukul 05.35 WIB
Jatimulya – Dukuh Atas BNI: pukul 05.25 WIB

Keberangkatan terakhir untuk kedua tanggal tersebut adalah:

Dukuh Atas BNI – Harjamukti: pukul 22.39 WIB
Dukuh Atas BNI – Jatimulya: pukul 22.31 WIB
Harjamukti – Dukuh Atas BNI: pukul 21.46 WIB
Jatimulya – Dukuh Atas BNI: pukul 22.13 WIB

“Pada 25 dan 26 Desember masyarakat juga diperbolehkan membawa sepeda non-lipat di dalam kereta. Namun, perlu diketahui bahwa pada kedua tanggal tersebut, kereta khusus wanita tidak diberlakukan,” tambah Mahendro.

Selain itu, LRT Jabodebek juga terus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pengguna. Di musim hujan ini, LRT Jabodebek mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menjaga keselamatan, baik saat berada di stasiun maupun di dalam kereta. 

LRT Jabodebek menghubungkan berbagai destinasi menarik di Jabodek, seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pusat perbelanjaan, hingga pemandangan indah kota Jakarta yang dapat dinikmati sepanjang perjalanan dari rel layang. Dengan tarif yang terjangkau, LRT Jabodebek menjadi pilihan tepat untuk menikmati liburan yang seru dan bebas stres, tanpa khawatir terjebak kemacetan.

Dalam masa angkutan Nataru ini, LRT Jabodebek telah berhasil melayani sebanyak 254.783 pengguna (19 s.d. 22 Desember 2024) yang memanfaatkan layanan LRT Jabodebek untuk perjalanan mereka. Dengan angka ini, LRT Jabodebek semakin membuktikan komitmennya dalam menyediakan transportasi massal yang handal bagi masyarakat.

“LRT Jabodebek berkomitmen untuk melayani mobilisasi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu libur Natal di Jabodek. Dengan tarif yang terjangkau dan frekuensi perjalanan yang lebih tinggi, kami berharap masyarakat dapat menikmati liburan seru Nataru dengan transportasi yang nyaman, aman, dan bebas hambatan,” tutup Mahendro.***/mel

Libur Panjang, Yuk Cobain Wisata Dekat Stasiun Kereta!

JAYAKARTA NEWS – Buat kamu yang lagi cari waktu untuk healing dengan jalan-jalan, coba deh cek kalender. Bulan Mei ini ada dua long weekend yang bisa kamu manfaatkan untuk liburan naik kereta api. Stasiun kereta api biasanya terletak di area yang strategis, dekat dengan tempat-tempat wisata. Banyak sekali destinasi wisata yang bisa dikunjungi tidak jauh dari stasiun kereta api, berikut ini beberapa di antaranya.

1. Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung

Siapa yang tidak tertarik dengan kemegahan Masjid Raya Al-Jabbar atau dikenal dengan Masjid Terapung Gedebage? Dibangun sejak 2017, Masjid Raya Al-Jabbar dirancang berada di atas danau retensi yang merupakan salah satu penanggulangan banjir di Gedebage.

Arsitektur Masjid Raya Al Jabbar yang didesain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjabat Wali Kota Bandung ini terinspirasi dari desain eksterior dan interior masjid di Turki dan Iran, dengan halaman yang luas dan melewati bangunan dengan nuansa berbeda. Ciri khas masjid megah ini memiliki 4 menara setinggi 99 meter, sebagai simbol Asmaul Husna. Sentuhan lain yaitu memiliki sentuhan khas Jawa Barat yang dapat dilihat pada puncak atap, yaitu ikon tusuk sate, seperti yang terdapat pada Gedung Sate dan kantor Gubernur Jawa Barat.

Kamu dapat menikmati kemegahan Masjid Raya Al Jabbar dengan akses yang sangat mudah. Jika kamu datang dari luar Kota Bandung, kamu dapat naik kereta tujuan Stasiun Bandung, lalu berpindah ke Commuter Line Bandung Raya atau Commuter Line Garut dan turun di Stasiun Cimekar. Dari sana, kamu hanya perlu berjalan kaki menuju kawasan Masjid Raya Al Jabbar. Selain itu, tersedia juga ojek pangkalan yang siap mengantarkanmu ke kawasan Masjid Raya Jawa Barat tersebut.

2. Candi Prambanan, Yogyakarta

Peninggalan sejarah yang tidak boleh kita lewatkan dan telah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991 adalah Candi Prambanan. Candi Hindu setinggi 47 meter ini dibangun oleh Dinasti Sanjaya pada abad ke-9. Bangunan candi terdiri dari tiga halaman tertutup. Candi utama terletak di halaman dalam dan dikelilingi oleh beberapa candi kecil disebut candi-candi ‘Perwara’. 

Sebagaimana candi Hindu lainnya, candi utama mempunyai tiga kuil yang digunakan untuk penyembahan tiga dewa Hindu, Ciwa, Vishnu dan Brahma. Pembangunan candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai sang pencipta, Wishnu sang pemelihara, dan juga Siwa sang pemusnah.

Selain dapat menikmati kemegahan dari warisan sejarahnya, kamu juga dapat menonton pertunjukan budaya Sendratari Ramayana Prambanan yang biasanya digelar setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu. Tertarik untuk mengunjunginya? Kamu dapat mengunjungi Candi Prambanan dengan akses yang sangat mudah, yaitu menggunakan kereta rel listrik (KRL) dan turun di Stasiun Brambanan. Jarak antara Stasiun Brambanan dan Candi Prambanan cukup dekat, hanya sekitar satu kilometer. Dengan demikian, kamu dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau naik ojek menuju Candi Prambanan.

3.  Masjid Raya Sheikh Zayed Solo (MRSZS), Surakarta

Mulai dibuka untuk umum pada 1 Maret 2023 lalu,  Masjid Raya Sheikh Zayed Solo terus dibanjiri wisatawan dari berbagai daerah karena bangunan masjid yang begitu megah dan menawan berbeda dari bangunan masjid di Indonesia pada umumnya. 

Arsitektur masjid ini dibuat mirip dengan Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi dengan empat menara, 82 kubah kecil, dan satu kubah utama bergaya Maroko. Kemegahan lain yaitu sebagian lantai dan dindingnya menggunakan marmer Italia. Namun ada ciri khas dari bangunan ini yaitu adanya motif batik di tiap-tiap komponen bangunan seperti kawung, kembang, dan bokor kencono sehingga tidak meninggalkan ciri khas Indonesia.

Masjid Raya Sheikh Zayed telah menjadi tempat wisata religi terbaru di Kota Solo yang patut untuk dikunjungi, terutama karena lokasinya yang dekat dengan Stasiun Solo Balapan. Menarik, bukan? Liburan dengan menggunakan kereta api memberikan kesempatan untuk mengunjungi masjid yang menjadi kebanggaan warga Solo ini.

4. Gua Maria Lourdes Pohsarang, Kediri

Khusus untuk umat Katolik, terdapat sebuah ikon yang menyerupai Sanctuary of Lourdes di Prancis, terletak di Kediri, yaitu Gua Maria Lourdes Pohsarang, yang juga dikenal sebagai Gua Maria Pohsarang, sebuah situs yang sangat istimewa.

Gua Maria Pohsarang adalah tempat rohani yang unik karena menggabungkan arsitektur khas dengan sentuhan budaya Jawa. Terletak di lereng Gunung Wilis, dengan ketinggian 400 mdpl, udara di sekitar Gua Maria ini sangat sejuk dan segar. Di dalam gua, terdapat replika patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus dengan tinggi 1,75 meter, kedua tangan terbuka seolah-olah menyambut umat Katolik yang datang.

Tidak kalah menarik, gerbang dari Gua Maria ini terbuat dari batu alam yang tersusun rapi dan estetik. Menariknya lagi di sana juga terdapat menara lonceng yang digunakan sebagai penghormatan kepada Santo, yang diberi nama Menara Santo Hendrikus. Di puncak menara, terdapat ayam yang berfungsi sebagai penunjuk arah mata angin.

Buat kamu yang ingin berkunjung ke Gua Maria ini, tidak perlu bingung karena dapat diakses dengan mudah dari Stasiun Kediri. Kamu dapat melanjutkan perjalanan ke lokasi menggunakan ojek online atau angkutan umum setempat.

5. Klenteng Eng An Kiong, Malang

Sebagai Klenteng tua berusia 193 tahun berarsitektur gabungan Eropa dan Tiongkok mempunyai nilai sejarah yang tinggi, Klenteng Eng An Kiong berdiri menawan di tengah Kota Malang.

Klenteng Eng An Kiong merupakan klenteng Tri Dharma, yang artinya digunakan sebagai tempat ibadah bagi penganut agama Ji (Khonghucu), Too (Tao), dan Sik (Buddha). Bangunan klenteng dibangun pada 1825 (2564 tahun imlek) atas prakarsa Liutenant Kwee Sam Hway (Yauw Ting Kong), keturunan ketujuh dari jenderal di masa Dinasti Ming (1368-1644) di Tiongkok.

Bagi kamu yang ingin jalan-jalarn ke Malang, kamu bisa menikmati keindahan Klenteng Eng An Kiong karena lokasinya yang mudah dijangkau dari Stasiun Malang.

VP Public Relations KAI Joni Martinus, menyatakan bahwa banyak destinasi wisata menarik yang berlokasi tidak jauh dari stasiun, sehingga masyarakat dapat memilih kereta api sebagai moda transportasi utama. Mulai dari tempat wisata religi, kuliner, taman kota, hingga bangunan bersejarah, semuanya dapat dijangkau dengan mudah dari stasiun kereta api. 

“Momentum libur panjang ini memungkinkan masyarakat untuk menggunakan kereta api dalam perjalanan wisata ke berbagai kota, karena stasiun-stasiunnya terletak secara strategis. Selain itu, dengan dioperasikannya kereta rangkaian baru, yakni stainless steel new generation, untuk kelas luxury, eksekutif, maupun ekonomi, pengalaman perjalanan menjadi lebih berkesan. Tidak hanya itu, bagi masyarakat yang ingin merasakan pengalaman perjalanan yang berbeda, mereka dapat menikmati kenyamanan kereta panoramic dan suite kompartemen,” jelas Joni.

Nah, itulah lima tempat wisata dekat stasiun yang dapat kamu kunjungi bersama keluarga atau teman-teman. Setiap stasiun kereta api memiliki cerita dan pesonanya sendiri. Jadi, ketika kamu berada dalam perjalanan, jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi destinasi wisata yang terletak di sekitar stasiun kereta api ya. Siapa tau, kamu akan menemukan keindahan yang tak terduga di tempat-tempat yang paling tidak terduga.***/mel

Bahaya Mengancam, KAI Ingatkan Larangan Ngabuburit di Sekitar Jalur Kereta Api

JAYAKARTA NEWS – Pada bulan Ramadhan, momen ngabuburit menjadi salah satu waktu yang paling dinanti untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan beragam kegiatan, seperti mengaji, jalan-jalan sore, berbelanja takjil untuk berbuka puasa, serta berbincang dengan teman dan keluarga.

Namun, akhir-akhir ini, fenomena ngabuburit di sejumlah daerah mulai mencuat dengan aktivitas “nongkrong” atau beraktivitas di sekitar rel atau jalur kereta api. Hal ini sangat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat itu sendiri.

“Banyak masyarakat yang melakukan aktivitas ngabuburit di sekitar jalur kereta api dengan duduk atau nongkrong sambil melihat kereta api lewat, berjualan, bahkan ada yang menaruh benda asing atau memindahkan batu balas (kerikil) di jalur kereta api. Hal ini tentunya dapat merusak prasarana kereta api dan bahkan dapat membahayakan perjalanan kereta api,” ungkap VP PR KAI Joni Martinus.

Joni menegaskan bahwa KAI sangat keras melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas di sekitar jalur kereta api. 

“KAI dengan tegas melarang masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apapun selain untuk kepentingan operasional. Selain membahayakan diri, beraktivitas di jalur kereta api termasuk ngabuburit juga dapat mengganggu perjalanan kereta api,” tegas Joni.

Joni menyatakan, larangan beraktivitas di jalur kereta api telah diatur dengan jelas dalam UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian pasal 181 ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api, ataupun menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api. 

“Selain dapat membahayakan keselamatan, masyarakat yang melanggar juga dapat dikenai hukuman berupa pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 15.000.000. Hukuman tersebut sebagaimana yang dinyatakan dalam pasal 199 UU 23 tahun 2007,” ungkap Joni.

Permasalahan ini juga disebabkan oleh banyaknya bangunan liar yang berdiri di sekitar jalur kereta dalam area rumaja (ruang manfaat jalan), rumija (ruang milik jalan), dan ruwasja (ruang pengawasan jalan).

Rumaja diperuntukkan untuk pengoperasian kereta api dan merupakan daerah yang tertutup untuk umum. Rumija diperuntukkan untuk pengamanan konstruksi jalan rel, dapat dimanfaatkan atas izin pemilik jalur dengan ketentuan tidak membahayakan operasi kereta api. Sedangkan ruwasja diperuntukkan untuk pengamanan dan kelancaran operasi kereta api, serta dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain dengan ketentuan tidak membahayakan operasi kereta api.

“Masyarakat diharapkan untuk mematuhi aturan yang ada dan tidak mendirikan bangunan secara ilegal di area-area tersebut. Hal ini diatur dalam Pasal 178 UU 23 Tahun 2007 yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang membangun gedung, membuat tembok, pagar, tanggul, bangunan lainnya, menanam jenis pohon yang tinggi, atau menempatkan barang di jalur kereta api yang dapat menghalangi pandangan bebas dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api,” ungkap Joni.

Dampak dari ketidakpatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku, KAI mencatat bahwa selama tahun 2023 sampai dengan Maret 2024, terdapat 575 kasus kecelakaan orang tertabrak kereta dengan rincian 474 meninggal, 55 luka berat, dan 46 luka ringan.

KAI tetap konsisten dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan berkoordinasi dengan kewilayahan setempat mengenai risiko beraktivitas di sekitar jalur kereta api. Tidak hanya itu, KAI juga rutin melakukan pengawasan dengan menempatkan personel untuk melakukan patroli di titik-titik rawan.

“KAI sangat melarang kegiatan di sekitar jalur kereta api. Kami mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menciptakan keselamatan bersama dan kelancaran perjalanan kereta api. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar ikut memberi pengertian atau teguran apabila ada yang bermain atau melakukan aktivitas di jalur kereta api,” tutup Joni.***/mel

Bulan Ramadan, KAI Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Dalam Gerbong LRT Jabodebek

JAYAKARTA NEWS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan aturan khusus bagi pengguna LRT Jabodebek selama bulan Ramadan.

Dikutip dari Rilis BUMN, Jumat (15/3/202), mulai Selasa (12/3), pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan berbuka atau membatalkan puasa di dalam kereta.

Pengguna bisa minum dan makan makanan ringan di dalam LRT Jabodebek saat waktu berbuka telah tiba dengan durasi satu jam.

“Pemberlakuan aturan ini merupakan bentuk toleransi kepada pengguna jasa LRT Jabodebek yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan, agar pengguna dapat leluasa berbuka di tengah perjalanannya menggunakan LRT Jabodebek.

“Pengguna diperbolehkan makan dan minum mulai waktu berbuka puasa hingga satu jam setelahnya,” jelas Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono.

Selain itu, petugas LRT Jabodebek juga akan berperan aktif untuk memberitahu pengguna saat waktu berbuka puasa telah tiba.

KAI turut mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan di dalam LRT Jabodebek.

Untuk itu, pengguna dimohon kesadarannya untuk tidak membawa makanan yang berbau menyengat atau makanan berat untuk berbuka di dalam LRT Jabodebek.

Pengguna juga dimohon untuk menyimpan sampah sisa makanan sampai di stasiun tujuan.

Di bulan Ramadan ini, KAI juga akan membagikan takjil gratis kepada pengguna LRT Jabodebek pada tanggal 15, 19, dan 22 Maret 2024.

KAI juga menyediakan air minum gratis yang bisa dinikmati seluruh pengguna di 18 stasiun LRT Jabodebek.

Adapun, selama bulan Ramadan ini LRT Jabodebek akan tetap beroperasi seperti hari-hari lainnya.

Operasionalnya terdiri dari 308 perjalanan saat hari kerja dan 260 perjalanan saat akhir pekan, hari libur nasional, dan cuti bersama.

Sepanjang bulan Maret, LRT Jabodebek telah melayani 484.480 pengguna, dengan rata-rata harian sebanyak 44 ribu pengguna.***/mel

KAI Tambah 16 KA Jarak Jauh untuk Libur Nyepi Bersamaan dengan Awal Ramadan

JAYAKARTA NEWS – Guna melayani penumpang pada periode long weekend libur Nyepi bersamaan dengan awal bulan Ramadan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan total sebanyak 1.094 Kereta Api Jarak Jauh atau rata-rata 219 perjalanan KA Jarak Jauh pada periode Jumat (8/3) s.d Selasa (12/3). Terdapat penambahan 16 perjalanan KA Jarak Jauh yang beroperasi dibanding dengan pekan sebelumnya yaitu Jumat (1/3) s.d Selasa (5/3) sebanyak 1.078 KA Jarak Jauh.

KA Jarak Jauh yang ditambah perjalanannya yaitu 4 perjalanan KA Manahan (Gambir – Solo Balapan pp), 4 perjalanan KA Argo Parahyangan (Gambir – Bandung pp), 4 perjalanan KA Kaligung (Tegal – Semarang Poncol pp), dan 2 perjalanan KA Argo Cheribon (Gambir – Cirebon pp), dan 2 perjalanan KA Sancaka (Yogyakarta – Surabaya Gubeng pp).

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, penambahan frekuensi perjalanan kereta api tersebut ditujukan untuk mengantisipasi peningkatan volume pelanggan pada libur panjang akhir pekan di awal bulan Maret 2024. Libur panjang ini juga spesial bagi umat muslim yang ingin berkumpul dengan keluarga pada awal Ramadan.

“Peningkatan jumlah perjalanan KA ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terutama pada masa high season seperti long weekend ini,” kata Joni.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (9/3) sore, total tiket KA yang terjual pada Jumat (8/3) s.d Sabtu (9/3) yaitu sebanyak 353.214 tiket atau rata-rata 176.607 tiket per hari. Jumlah tiket yang terjual tersebut meningkat 17 persen dibandingkan dengan pekan sebelumnya, dimana pada Jumat (1/3) s.d Sabtu (2/3) jumlah tiket yang terjual sebanyak 301.237 tiket.

Adapun update jumlah tiket yang terjual untuk periode Jumat (8/3) s.d Selasa (12/3) adalah sebanyak 599.344 tiket atau 85% dari total tiket yang disediakan sebanyak 709.855 tiket. 

“Calon pelanggan yang ingin menggunakan kereta api pada long weekend ini namun belum memiliki tiket, dapat segera untuk membelinya baik melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, ataupun chanel lainnya yang bekerja sama dengan KAI,” kata Joni.

Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

Joni menambahkan, sejauh ini rute favorit masyarakat pada periode long weekend tersebut adalah Jakarta – Surabaya pp, Jakarta – Solo pp, Yogyakarta – Banyuwangi pp, Bandung – Blitar pp, Surabaya – Banyuwangi pp, dan relasi lainnya.

“Dalam menyediakan transportasi kereta api khususnya di masa long weekend, KAI memastikan akan menghantarkan masyarakat dengan aman dan bebas dari kemacetan di jalan raya. Sehingga momen liburan bersama keluarga atau kawan dapat dinikmati pelanggan dengan nyaman dan menyenangkan,” tutup Joni.***/mel

Arus Balik Libur Tahun Baru, 61 Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Gambir dan Pasarsenen

JAYAKARTA NEWS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pada puncak arus balik libur tahun baru 2024 yang terjadi pada 1-2 Januari 2024, terdapat sebanyak 61.649 penumpang yang turun di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasarsenen. 

Rinciannya, penumpang yang turun di Stasiun Gambir pada 1 Januari 2024 sebanyak 15.444 penumpang dan pada 2 Januari 2024 sebanyak 15.172 penumpang. Sedangkan penumpang yang turun di Stasiun Gambir pada 1 Januari 2024 sebanyak 15.186 penumpang dan pada 2 Januari 2024 sebanyak 15.847 penumpang.

Pada periode 1-2 Januari 2024, penumpang yang tiba di Stasiun Gambir didominasi oleh penumpang dari Bandung sebanyak 8.209, Yogyakarta sebanyak 5.798, dan Semarang sebanyak 3.959 penumpang. 

Sedangkan penumpang yang tiba di Stasiun Pasarsenen pada periode 1-2 Januari 2024 terbanyak berasal dari Yogyakarta sebanyak 5.507, Surabaya sebanyak 2.627 penumpang, dan Semarang sebanyak 2.596 penumpang.

“Kami menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pelanggan karena telah mempercayakan perjalanan di masa libur Tahun Baru ini kepada KAI moda transportasi yang  aman, nyaman dan bebas dari kemacetan. Ia menilai seluruh pelanggan juga tertib dan menikmati layanan KAI selama perjalanan,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Sementara berdasarkan data pada Rabu (3/1), ketersediaan tiket arus balik libur Tahun Baru periode 3 s.d 7 Januari 2024, masih terdapat 411.401 tiket yang masih bisa dibeli masyarakat atau 49% dari total keseluruhan 840.742 tiket. Jumlah ketersediaan tiket ini akan terus berkurang karena penjualan tiket masih berlangsung.

Adapun penjualan tiket KA pada periode Nataru secara keseluruhan selama 18 hari yakni 21 Desember 2023 s.d 7 Januari 2024 sebanyak 3.058.916 tiket atau 100,67% dari total tiket yang disediakan sebanyak 3.038.498 tiket KA Jarak Jauh, Menengah, dan Lokal yang dikelola oleh KAI. Angka melebihi 100% merupakan penumpang dinamis yang turun-naik antara stasiun awal dengan stasiun tujuan akhir.

Dengan semangat melayani, seluruh insan KAI memaksimalkan kenyamanan pelanggan melalui kemudahan dan inovasi produk yang kami hadirkan. KAI juga berkomitmen bahwa keselamatan merupakan fokus utama selama periode Natal dan Tahun Baru.

“Kami juga mengimbau kepada para pelanggan untuk mengalokasikan waktu yang cukup untuk sampai di stasiun keberangkatan. Tujuannya jika terjadi kemacetan saat menuju stasiun, pelanggan tidak tertinggal keretanya,” tutup Joni.***/mel

Naik Kereta Dapat Diskon, Simak Ketentuannya

JAYAKARTA NEWS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan Promo Year End Sale (YES) Deals.

Promo ini memungkinkan masyarakat untuk membeli tiket kereta api dengan diskon sebesar 24% dari tarif normal.

KAI menyediakan total 45.000 tiket dengan tarif promo untuk kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. 

Promo ini berlangsung pada tanggal 30-31 Desember 2023 untuk keberangkatan tanggal 3-31 Januari 2024.

Pembelian tiket Promo YES Deals bisa melalui seluruh channel penjualan KAI kecuali di loket dan loket box.

“Promo ini ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan pada periode liburan Tahun Baru dengan tarif yang terjangkau.

“KAI berharap masyarakat memanfaatkan promo ini sebaik-baiknya,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Berikut daftar kereta api yang mendapatkan tarif Promo YES Deals:

1. Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasarturi pp (kelas ekonomi)

2. Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasarturi pp (kelas eksekutif)

3. Argo Cheribon relasi Gambir – Tegal pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

4. Argo Dwipangga relasi Gambir – Solo Balapan pp (kelas eksekutif)

5. Argo Merbabu relasi Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng pp (kelas eksekutif)

6. Argo Muria relasi Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng pp (kelas eksekutif)

7. Argo Parahyangan relasi Gambir – Bandung pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

8. Argo Sindoro relasi Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng pp (kelas eksekutif)

9. Banyubiru relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Solo Balapan pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

10. Baturrraden Ekspres relasi Bandung – Purwokerto pp (kelas eksekutif dan bisnis)

11. Ciremai relasi Bandung – Semarang Tawang Bank Jateng pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

12. Gajahwong relasi Pasar Senen – Lempuyangan pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

13. Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

14. Jaka Tingkir relasi Pasar Senen – Purwosari pp (kelas ekonomi)

15. Jayakarta relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng pp (kelas ekonomi)

16. Kaligung relasi Tegal – Semarang Poncol pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

17. Kamandaka relasi Purwokerto – Semarang Tawang Bank Jateng pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

18. Kutojaya Utara relasi Jakarta Kota – Kutoarjo pp (kelas ekonomi)

19. Lodaya relasi Bandung – Solo Balapan pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

20. Majapahit relasi Pasarsenen – Malang pp (kelas ekonomi)

21. Manahan relasi Gambir – Solo Balapan pp (kelas eksekutif)

22. Menoreh relasi Pasarsenen – Semarang Tawang Bank Jateng pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

23. Purwojaya relasi Gambir – Cilacap pp (kelas eksekutif)

24. Sancaka relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

25. Sawunggalih relasi Pasarsenen – Kutoarjo pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

26. Senja Utama Yogyakarta relasi Pasarsenen – Yogyakarta pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

27. Sribilah Utama relasi Medan – Rantauprapat pp (kelas eksekutif dan bisnis)

28. Taksaka relasi Gambir – Yogyakarta pp (kelas eksekutif)

29. Tawang Jaya Premium relasi Pasarsenen – Semarang Tawang Bank Jateng pp (kelas eksekutif dan ekonomi)

30. Tegal Bahari relasi Pasarsenen – Tegal pp (kelas eksekutif dan bisnis)

Tarif diskon ini tidak dapat digabungkan dengan tarif reduksi (kecuali reduksi infant), tarif khusus, atau diskon lainnya.

Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan atau diubah jadwal sesuai aturan yang berlaku.

Untuk informasi lebih lanjut terkait promo tersebut, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

“Diharapkan melalui promo ini, mampu meningkatkan animo masyarakat dalam melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi massal kereta api yang aman, nyaman, dan bebas macet,” kata Joni.***/mel

KAI Gandeng Addie MS dan Twilite Orchestra Tampil di Kereta Panoramic dan di Stasiun Solo Balapan

JAYAKARTA NEWS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggandeng Addie MS dan Twilite Orchestra untuk tampil di Kereta Panoramic yang dirangkaikan dengan KA Argo Dwipangga relasi Gambir – Solo Balapan serta di stasiun Solo Balapan pada Jumat (1/12).

“KAI menghadirkan musisi legenda Indonesia yaitu Addie MS beserta Twilite Orchestra sebagai bagian dari inovasi KAI untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan, khususnya di Stasiun Solo Balapan. Dalam pelaksanaan inovasi tersebut, KAI kerap berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk musisi,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Saat di Kereta Panoramic, musik orkestra dimainkan oleh sekitar 16 pemain biola, cello, dan flute. Adapun di Stasiun Solo Balapan, berlokasi di hall tengah stasiun. Berbagai lagu dimainkan seperti lagu daerah Rasa Sayange dan Bengawan Solo.

Joni mengatakan, momen Addie MS dan Twilite Orchestra menghadirkan mini konser di Kereta Panoramic serta menghibur pelanggan di Stasiun Solo Balapan sangat tepat. Sebab Kota Solo menjadi tuan rumah final Piala Dunia U-17 tepatnya di Stadion Manahan pada Sabtu (2/12). 

“Kami merasa sangat terhormat Addie MS dan Twilite Orchestra berkenan tampil di atas Kereta dan stasiun kereta api, dimana biasanya pertunjukan musik orkestra hanya bisa dinikmati oleh sebagian kalangan masyarakat di gedung-gedung megah,” tambah Joni.

Di Stasiun Solo Balapan, berlokasi di hall tengah stasiun. Berbagai lagu dimainkan seperti lagu daerah Rasa Sayange dan Bengawan Solo. (Foto: KAI)

Pertunjukan Addie MS dan Twilite Orchestra ini juga merupakan bagian dari rangkaian peluncuran aplikasi “C-Access” yang dikelola Anak Usaha KAI, yaitu KAI Commuter pada Sabtu (2/12) di Stasiun Yogyakarta. Addie MS dan Twilite Orchestra juga akan tampil di acara bertajuk “MANGKUNEGARAN Garden Orchestra” pada Minggu (3/12) di area Pura Mangkunegaran Surakarta tepat nya di Pracima Tuin.

KAI juga telah mengadakan give away kepada 10 netizen untuk memperoleh kursi eksklusif menonton MANGKUNEGARAN Garden Orchestra serta masing-masing mendapatkan 2 voucher tiket kereta api eksekutif.

Selain itu, Joni juga menyampaikan ketersediaan tempat duduk kereta api pada masa Liburan Natal & Tahun Baru (Nataru) selama 18 hari (21 Desember 2023 s/d 7 Januari 2024), berdasarkan data pada Jumat tanggal 1 Desember 2023 jam 17:00 WIB, sebagai berikut:

1. Total tiket yang tersedia sebanyak 2.436.520 tiket.

2. Total tiket yang terjual sebanyak 611.659 tiket atau 25% dari Keseluruhan tiket yang tersedia.

Berikut daftar 10 KA terfavorit dalam masa Libur Nataru sbb:
1. KA Airlangga (KA 235) relasi Surabaya Pasarturi – Pasar Senen: 18.529 tiket
2. KA Bengawan (KA 245) relasi Purwosari – Pasar Senen: 18.426 tiket
3. KA Bengawan (KA 246) relasi Pasar Senen – Purwosari: 18.259 tiket
4. KA Airlangga (KA 236) relasi Pasar Senen – Surabaya Pasarturi: 17.296 tiket
5. KA Kahuripan (KA 237) relasi Blitar – Kiaracondong: 14.598 tiket
6. KA Kahuripan (KA 238) relasi Kiaracondong – Blitar: 14.004 tiket
7. KA Sri Tanjung (KA 241) relasi Ketapang – Lempuyangan: 12.044 tiket
8. KA Sri Tanjung (KA 242) relasi Lempuyangan – Ketapang: 11.903 tiket
9. KA Probowangi (KA 266) relasi Ketapang – Surabaya Gubeng: 9.444 tiket
10. KA Serayu (KA 252) relasi Pasar Senen – Purwokerto: 9.173 tiket.***/mel

KAI Imbau Seluruh Penumpang Tak Gunakan Headphone dan Sejenisnya Saat Menunggu Kereta di Peron Stasiun

JAYAKARTA NEWS – PT Kereta Api Indonesia atau KAI mengimbau penumpang untuk tidak menggunakan headphone saat berada di peron stasiun.

Imbauan ini diberikan atas banyaknya kasus yang terjadi akibat penggunaan headphone  di peron stasiun.

Mulai dari kasus salah naik kereta, ketinggalan kereta, bahkan nyaris tertemper kereta.

Dimana kebanyakan penyebab terjadinya kasus diakibatkan oleh penggunaan headphone dan sejenisnya.

Walaupun terdengar sepele, nyatanya penggunaan headphone di peron stasiun bisa menimbulkan bahaya.

Dilansir dari Rilis BUMN, Selasa (28/11/2023), berikut bahaya menggunakan headphone dan sejenisnya saat berada di peron stasiun:

1. Mengurangi kewaspadaan dan menimbulkan risiko terserempet kereta api yang melintas.

2. Penumpang berisiko salah naik KA karena tidak mendengarkan informasi yang disampaikan oleh petugas announcer.

3. Risiko tertinggal KA karena tidak mendengarkan informasi dari petugas announcer.

Mengingat bahaya tersebut, KAI mengimbau penumpang KA untuk tidak menggunakan headphone saat berada di peron stasiun.

Terlebih bila menyalakan fitur noise cancelling pada headphone dan sejenisnya.

Imbauan ini diberikan KAI demi kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bersama.

Jadi, agar perjalanan makin aman, hindari penggunaan headphone dan sejenisnya saat menunggu di peron stasiun ya!***/mel

KAI Jamin Keamanan Data Layanan Face Recognition di Stasiun

JAYAKARTA NEWS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan kemudahan kepada pelanggan melalui inovasi layanan Face Recognition Boarding Gate saat pelanggan melakukan boarding pass.

Face Recognition Boarding Gate sendiri merupakan fasilitas layanan boarding di stasiun yang dilengkapi dengan kamera.

Dimana kamera tersebut berfungsi untuk mengidentifikasi dan memvalidasi indentitas seseorang melalui wajah yang datanya sudah diintegrasikan dengan data tiket kereta yang dimiliki pelanggan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir dengan keamanan data pada fitur face recognition yang dipergunakan oleh KAI, sebab kami telah memiliki manajemen keamanan informasi yang baik. KAI sudah mengimplementasikan Sistem Manajemen Keamanan Informasi berstandar internasional ISO 27001 tentang Standardisasi Manajemen Keamanan Informasi. Kami juga secara rutin terus meningkatkan keamanan data yang dikelola oleh perusahaan,” kata EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji dalam Rilis BUMN, Sabtu (25/11/2023).

Agus menjelaskan, data nama, NIK, dan foto pelanggan akan disimpan pada infrastruktur KAI  dan hanya digunakan untuk proses boarding menggunakan Face Recognition Boarding Gate.

Data tersebut akan disimpan dalam waktu 1 tahun, setelah itu akan dihapus oleh sistem.

Penumpang juga berhak mengajukan penghapusan dirinya sewaktu-waktu setelah melakukan registrasi melalui aplikasi Access by KAI atau dengan mengajukan penghapusan data kepada KAI melalui petugas Customer Service di stasiun.

KAI memberikan pilihan fasilitas kepada penumpang untuk melakukan boarding melalui Face Recognition ataupun manual.

“Bagi yang menghendaki boarding melalui Face Recognition, setiap penumpang telah terlebih dahulu memberikan persetujuan perekaman untuk Face Recognition pada proses pendaftarannya, baik pendaftaran di Access by KAI ataupun di stasiun,” kata Agus.

Pemasangan Face Recognition Boarding Gate pertama kali dilakukan di Stasiun Bandung pada 28 September 2022.

Saat ini Face Recognition Boarding Gate telah tersedia di 9 stasiun yakni Stasiun Bandung, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, Malang, Solo Balapan, Gambir, Cirebon, Surabaya Pasar Turi, dan Semarang Tawang Bank Jateng.

Hadirnya Face Recognition Boarding Gate tersebut bertujuan untuk mempermudah pelanggan KA Jarak Jauh yang ingin naik kereta api tanpa perlu repot-repot menunjukan berbagai dokumen seperti boarding pass fisik, e-boarding pass, ataupun KTP.

Proses registrasi Face Recognition dapat dilakukan baik melalui aplikasi Access by KAI  ataupun di stasiun.

Untuk registrasi Face Recognition di stasiun, dapat dilakukan pada mesin Check-in Counter  (CIC) atau melalui petugas layanan khusus di stasiun.

Proses registrasi tidak dapat diwakili, cukup membawa e-KTP proses registrasi dapat langsung dilakukan dengan menempelkan e-KTP pada perangkat Reader kemudian menempelkan jari telunjuk kanan atau kiri pada pemindai yang ada di e-KTP reader.

Bagi pelanggan yang tidak dapat melakukan registrasi karena tidak memiliki e-KTP seperti pelanggan anak atau e-KTP-nya dalam keadaan rusak tidak perlu khawatir, proses registrasi juga dapat dilakukan melalui petugas layanan yang tersedia.

Pendaftaran cukup sekali dan berlaku untuk 1 tahun dan bisa digunakan di seluruh stasiun yang sudah memiliki fasilitas Face Recognation Boarding Gate.

Jika sudah melakukan registrasi, pelanggan tidak perlu lagi melakukan cetak boarding pass.

Pelanggan dapat langsung menuju ke Face Recognition Boarding Gate jika waktu untuk  boarding sudah dapat dilakukan. 

Arahkan wajah ke mesin pemindai dan jika data tiket, identitas, dan syarat lainnya sudah sesuai, maka gate akan otomatis terbuka.

Proses pemindaian wajah pelanggan dan proses verifikasi seluruh data yang tersimpan di sistem KAI sangat cepat, sehingga hal tersebut akan sangat mempermudah pelanggan dan memperlancar antrean saat proses boarding.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Face Recognation, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

“Penerapan Face Recognition Boarding Gate diharapkan semakin mempermudah pelanggan dalam melakukan perjalanan.

“Karena proses boarding yang jauh lebih cepat dan praktis, akan membuat pelanggan menjadi lebih nyaman dalam menikmati seluruh proses perjalanan menggunakan kereta api,” kata Agus.

Sementara itu, per Jumat (24/11), KAI mencatat sebanyak 445.704 tiket kereta api jarak jauh sudah terjual atau 21% dari tiket yang disediakan untuk periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yakni tanggal 21 Desember 2023 s.d 7 Januari 2024.

Jumlah tersebut masih akan terus bertambah karena penjualan masih berlangsung.

Masyarakat dapat segera memesan tiket karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia.

KA-KA yang menjadi favorit untuk Angkutan Nataru sejauh ini di antaranya KA Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari pp, KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasarturi pp, KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar pp, KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang pp, dan lainnya.***/mel