Warga Batak di Bali Bentuk LKBH

Ketua Umum DPP IKBB Pontas Simamora bersalaman dengan Ketua PN Denpasar Bambang Ekaputra. (cmg)

Jayakarta News – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Batak Bali (DPP IKBB) membentuk Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH). Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP IKBB Pontas H Simamora, beberapa waktu lalu, ketika bersama sejumlah pengurus DPP IKBB beraudiensi dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bambang Ekaputra.

“Dalam pertemuan ataupun audiensi ini DPP-IKBB selain bersilahturahmi, juga menyampaikan informasi telah terbentuknya Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Ikatan Keluarga Batak Bali (LKBH-IKBB) pada 22 Mei 2019 lalu dan memperkenalkan para Pengurus LKBH tersebut,” tegas Pontas.

LKBH-IKBB pada kesempatan itu memohon masukan dan berharap dapat menjadi mitra Pengadlan Negeri Denpasar yang berkontribusi untuk tegaknya hukum dan keadilan di Provinsi Bali. LKBH-IKBB juga menawarkan kerjasama kegiatan seperti sosialisasi kegiatan penyadaran hukum kepada warga di Denpasar.

Menanggapi hal ini, Bambang menyarankan agar segera melengkapi persyaratan LKBH-IKBB untuk dapat sebagai mitra penegak hukum, khususnya memberikan pelayanan Bantuan Hukum untuk kepentingan umum atau pihak yang tidak mampu (Pro Bono dan Pro Deo).

Sebelum pertemuan ditutup IKBB menyematkan Ulos Batak kepada  Bambang sebagai tanda kasih dan rasa sukacita atas pertemuan tersebut sekaligus diadakan photo bersama. (CM Ginting)

Gubernur Bali Minta IKBB Dukung Program Bali

Gubernur Bali Wayan Koster menerima penyematan kain khas Batak, ulos dari Ketua IKBB Pontas Simamora. (foto: ist)

JAYAKARTA NEWS – Gubernur Bali Wayan Koster meminta komunitas warga Batak yang tergabung dalam wadah Ikatan Keluarga Batak Bali (IKBB) untuk ikut mendukung program pembangunan Pemprov Bali. Sebaliknya, Pemprov Bali juga akan mengayomi dan mendukung segenap program IKBB demi pembangunan Bali menjadi lebih baik dana maju.

“Saya minta agar IKBB ikut berperan mendukung program Pemprov Bali. Bali adalah untuk semua,” kata Koster ketika menerima kunjungan pengurus IKBB, Senin (1/4), di Denpasar.

Kunjungan itu adalah dalam rangka audensi yang dipimpin Ketua IKBB Pontas Simamora. IKBB adalah perkumpulan warga Batak di Provinsi Bali yang sifatnya sosial dan budaya. Batak itu terdiri dari 6 puak/sub-etnis, antara lain Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Mandailing dan Angkola. IKBB bertujuan memelihara, menjaga dan melestarikan budaya Batak.

Koster menambahkan, Pemprov Bali selalu terbuka dan mengayomi seluruh masyarakat yang tinggal di Bali, termasuk warga Bali yang berasal dari etnis Batak. ” Bali untuk semua, dan mari kita bangun Bali untuk menjadi lebih baik lagi,” tandas Koster.

Sebagai bukti kepeduliannya, Koster berjanji akan melibatkan IKBB dalam event tahunan Pemprov Bali, yakni Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Koster juga berjanji menyediakan tempat bagi IKBB untuk melaksanakan kegiatan di Bali.

“Silakan sampaikan kepada saya jika ada program IKBB. Saya selalu akan memperhatikan, ” tuturnya.

Ketua IKBB Pontas Simamora mengimbau segenap warga Batak di Bali untuk berperan aktif membangun dan membuat Bali makin maju, ” ucap Pontas.

Warga Batak, lanjut Pontas, tidak bisa sekedar diam, tapi harus berpartisipasi positif bagi Bali.

Pada kesempatan itu, pengurus IKBB menyerahkan dan menyematkan kain khas Batak berupa ulos kepada Koster. (CM Ginting)