Trimedya akan Lakukan Peremajaan dan Putar Sikuit Gulat di Periode Kedua Kata Gusti Randa

JAYAKARTA NEWS— Arah pembinaan gulat Indonesia akan ditentukan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) yang akan digelar di Medan, Sumatera Utara, 28 Oktober 2022.

Hal itu terkait dengan keinginan Ketua Umum PB PGSI, Trimedya Panjaitan melakukan terobosan baru dalam upaya meningkatkan prestasi gulat Indonesia jika terpilih kembali menjabat Ketua Umum PB PGSI periode 2022-2027 di Munas tersebut.

“Pak Trimedya Panjaitan bersedia dipilih kembali di Munas PGSI. Dan, kita juga sudah merancang grain desain pembinaan olahraga gulat untuk periode kedua kepemimpinannya,” kata Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PB PGSI, Gusti Randa di Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Menuruit Gusti, beberapa program pokok dalam grain desain pembinaan olahraga gulat tersebut. Di antaranya, peremajaan atlet gulat, peningkatan kualitas wasit dan pelatih melalui program penataran dan menggelar turnamen serta Sirkuit Gulat Indonesia.

“Sirkuit ini pertama kali digelar dalam sejarah gulat Indonesia. Rencananya akan digelar dalam 4 Seri setiap tahun sehingga memperbanyak jam terbang atlet gulat. Dari hasil Sirkuit ini akan disusun peringkat atlet gulat Indonesia yang akan diterjunkan pada single maupun multi event,” jelasnya.

Jadwal Munas PGSI ditetapkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PGSI secara visual di Hotel Century Senayan Jakarta, Rabu,(29/6/2022). Sebelum Munas, rencananya akan digelar Turnamen Gulat Piala Puan Maharani.

Trimedya Panjaitan yang juga hadir langsung di Rakernas PGSI ini mengatakan bahwa sinergitas antara lembaga sangat dibutuhkan untuk dapat melahirkan prestasi olahraga, utamanya cabang olahraga gulat untuk ke depan.

“Baik itu sinergitas antar lembaga olahraga, pemerintah dan pihak swasta yang sejauh ini punya peran yang sama untuk memajukan prestasi olahraga Indonesia. Prestasi cabang gulat di SEA Games 2021 Hanoi berhasil melebihi target dari dua medali perak menjadi tiga mendali perak. Tanpa sinergitas mustahil prestasi olahraga, khususnya di cabor gulat akan bisa kita lahirkan,” kata Trimedia.

Ditambahkan Trimedia, dirinya pada kesempatan terhormat di Rakernas PP PGSI ini ingin mengajak seluruh pembina gulat di Tanah Air untuk bergotong-royong menghadirkan sinergitas demi dapat menghadirkan prestasi lebih bagus gulat di masa mendatang.

“Kepengurusan saya akan berakhir Oktober ini, tapi mudah-mudahan saya kembali dipercaya memimpin PP PGSI dan saya akan berusaha sekuat tenaga meningkatkan sinergitas di cabang gulat agar dapat menaikan prestasi dan menghadirkan medali emas pada SEA Games 2023 Kamboja,” kata Trimedia yang disambut dengan tepuk tangan peserta Rakernas PP PGSI.

Hadir pada Rakernas ke-3 PP PGSI 2022 antara lain, Deputi IV Kemenpora Candra Bhakti (virtual), Sekjen PP PGSI, Steven Musa, Bendum PP PGSI Harry Sanusi, Kabid Luar Negeri Yahya Majid, Humas PP PGSI Dedy ‘Miing’ Gumelar dan Ketua Pengprov PGSI Sumatera tara yang juga adalah Bupati Deli Serdang Darma Wijaya serta 26 Pengprov PP PGSI yang hadir secara virtual. (azh)

Persib Babak Belur Dihajar Komdis PSSI

Ilustrasi–Persib—foto tribunnews com

Tewasnya suporter Jakmania, Haringga Sirila yang dikeroyok pendukung Persib berbuntut panjang. Kini, Tim Maung Bandung “babak belur” dihajar Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Tidak tanggung-tanggung, Komdis pimpinan Asep Edwin dalam sidang di Jakarta, Senin (1/10/2018), memberikan hukuman berlapis. Bukan hanya klub Persib Bandung, tapi panitia pertandingan, pemain dan suporter juga terkena sanksi.

Persib Bandung dikenakan sanksi pertandingan home di luar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018. Plus sanksi pertandingan home tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.

Yang lebih mengejutkan lagi, Komdis PSSI memberikan sanksi kepada suporter Persib Bandung berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung pada saat home maupun away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim kompetisi 2019.

Panitia Pertandingan (Panpel) Persib melawan Persija, 23 September lalu, juga dikenakan sanksi berat. Panpel dinilai gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.
Ketua panitia pelaksana pertandingan dan security officer dilarang ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama 2 (dua) tahun.

Kemudian, Panpel Persib Bandung didenda sebesar Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah). Dan, panpel Persib Bandung wajib memerangi dan melarang rasisme dan tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apapun.

Kepada seluruh tersangka yang disebut melakukan provokasi hingga pengeroyokan disertai pemukulan terhadap supporter Persija Jakarta, Haringga Sirila hingga tewas, Komdis mengeluarkan larangan menonton sepakbola di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

Selain itu, Komdis juga menjatuhkan sanksi hukuman 4 pemain Persib, 4 pemain Persija dan seorang offisial Persib Bandung.

Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) PSSI, Gusti Randa yang dihubungi melalui telepon selular membenarkan hasil keputisan Komdis. “Ya, Komdis memang telah menjatuhkan sankso terhadap Persib. Sanksi itu dijatuhkan berdasarkan temuan, keterangan dan rekaman pertandingan,” katanya.

Berikut Hasil Sidang Komdis 1 Oktober 2018

1. Persib Bandung
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: melakukan intimidasi kepada ofisial Persija pada saat MCM, melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas
– Hukuman: Sanksi pertandingan home diluar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan home tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.

2. Suporter Persib Bandung
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: melakukan intimidasi terhadap tim Persija pada saat MCM dan melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas
– Hukuman: Sanksi penonton dan atau suporter berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung pada saat home maupun away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim kompetisi 2019.

3. Panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: suporter Persib melakukan intimidasi terhadap tim Persija pada saat MCM dan melakukan. Sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas. Panpel gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.
– Hukuman: Sanksi trhadap
1. ketua panitia pelaksana pertandingan & security officer berupa larangan ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama 2 (dua) tahun.
2. Panpel Persib Bandung didenda sebesar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah)
3. Panpel Persib Bandung wajib memerangi dan melarang rasisme dan tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apapun

4. Seluruh tersangka pengeroyokan Haringga Sirla
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: melakukan provokasi hingga pengeroyokan disertai pemukulan terhadap supporter Persija Jakarta hingga tewas
– Hukuman: Sanksi semua tersangka pengeroyokan Haringga Sirila dihukum larangan menonton sepakbola di wilayan Republik Indonesia seumur hidup.

5. Pemain Persib Bandung, Jonatan Jesus Bauman
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menyikut pemain lawan
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan

6. Pemain Persib Bandung, Ezechiel Ndouasel
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menyikut dan dengan sengaja mendorong kepala pemain lawan
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 5 (lima) pertandingan

7. Pemain Persib Bandung, Ardi Idrus
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Terlibat keributan dengan pemain lawan
– Hukuman: Teguran keras

8. Pemain Persib Bandung, Bojan Malisic
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menendang pemain lawan
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan

9. Ofisial Persib Bandung, Fernando Soler
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Mengintimidasi wasit dengan kata-kata ‘Kalau Persib tidak menang, maka kalian tidak bisa keluar dari stadion’
– Hukuman: Sanksi larangan memasuki stadion hingga musim kompetisi 2018 berakhir.

10. Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Terlibat keributan dengan pemain lawan
– Hukuman: Teguran keras

11. Pemain Persija Jakarta, Sandi Darma Sute
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Dengan sengaja menjatuhkan pemain lawan
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 3 (tiga) pertandingan

12. Pemain Persija Jakarta, Ismed Sofyan
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menendang kaki pemain lawan
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 3 (tiga) pertandingan

14. Pemain Persija Jakarta, Renan Da Silva
– Nama kompetisi: Liga 1 2018
– Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
– Tanggal kejadian: 23 September 2018
– Jenis pelanggaran: Menyikut pemain lawan
– Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan.***azhari