Presiden, Para Tokoh Nasional dan Musisi Ramaikan Konser Virtual ‘Berbagi Kasih Bersama BIMBO’

JAYAKARTA NEWS— Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak masyarakat menyaksikan konser virtual ‘Berbagi Kasih Bersama BIMBO’ yang disiarkan secara langsung dari studio TVRI, Minggu 17 Mei 2020, pukul 19.30 – 22.00 WIB. Konser ini akan di-relay oleh stasiun televisi swasta di Indonesia, yaitu INews, NetTV, Metro TV, OChannel, SCTV, Indosiar, ANTV. Masyarakat bisa menyaksikan konser virtual ini melalui layar kaca. 

“Mulai dari seniman, tokoh bangsa, hingga pemimpin negara akan ikut bernyanyi bersama dalam konser virtual ‘Berbagi Kasih Bersama BIMBO’ dari tempat mereka masing-masing. Dalam konser virtual nanti, kita galang donasi dari presiden dan pejabat lainnya serta  masyarakat sebagai bentuk gotong royong untuk para seniman dan para pekerja seni yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Bamsoet di Jakarta, Sabtu (16/5/20).

Mantan Ketua DPR ini menuturkan, Selain BIMBO, para penyanyi kenamaan juga akan sumbang suara, antara lain Judika, Rosa, dan Via Vallen. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Maruf Amin, sejumlah pejabat negara dan tokoh bangsa juga akan turut berpartisipasi.

Tidak ketingggalan, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD La Nyala Mattalitti, Ketua Mahkamah Agung M.Syarifuddin, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Ketua Komisi Yudisial Jaja Ahmad Jayus, Ketua BPK Agung Firman, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Idham Azis, Jaksa Agung Burhanuddin, Kapala BNPB Doni Monardo, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Kominfo Johnny G Plate, dan Menteri Parekraf Whisnutama. Mereka akan ikut bernyanyi dari tempatnya masing-masing.

“Dukungan para pejabat negara menunjukan bahwa beliau-beliau kompak, solid dan negara tak melupakan para seniman dan pekerja seni. Konser ini memperkuat solidaritas para pemimpin dan kehadiran negara dalam membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. Memang konser ini belum bisa membantu seluruh kalangan seniman, namun setidaknya bisa menjadi penggerak solidaritas bagi pihak lain yang ingin melakukan hal serupa,” papar Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menjelaskan, konser virtual ‘Berbagi Kasih Bersama BIMBO’ hasil kerjasama MPR RI, BPIP dan BNPB ini merupakan bagian dari rangkaian acara MPR RI Peduli – Lawan Covid-19.

Wujud peran MPR RI sebagai Rumah Kebangsaan yang merekatkan para pemimpin negara dan menggelorakan semangat gotong royong membantu sesama warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Sebelumnya, MPR RI juga sudah menyalurkan bantuan sosial membantu para pengemudi ojek online, wartawan, supir taxi, angkutan umum, pemulung, kebun binatang hingga penggali kubur maupun kalangan pekerja informal, APD para dokter, medis, bantuan alat kesehatan kepada berbagai rumah sakit, puskesmas dan lain-lain.

“Kali ini kita pilih media konser musik mengingat lagu punya daya magis yang luar biasa dalam menenangkan jiwa. Rasanya berbagai kalangan dari mulai baby boomer hingga millenial, generasi X dan Y, mengenal dengan baik group musik BIMBO. Lantunan lagu religius yang mereka dendangkan sangat menyejukan. Mudah-mudahan bisa membuat kita sedikit merasa rileks menjalani Ramadhan ditengah pandemi Covid-19,” pungkas Bamsoet. ***/sm

Istana Panggung Musik

MENDADAK Istana Negara bertransformasi menjadi panggung musisi nasional. Untuk pertama kali, peringatan Hari Musik Nasional digelar di Istana Negara. Hadir sejumlah musisi Tanah Air lintas generasi yang tergabung dalam Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI). “Saya senang sekali hari ini karena hadir artis-artis, seniman-seniman musik, dan penyanyi yang saat saya kecil, yang waktu saya muda, hampir semuanya saya kenal,” ujar Presiden Jokowi saat mengawali sambutannya.

Sambutan Kepala Negara tak seperti biasanya. Obrolan ringan diiringi candaan untuk para musisi penyegar suasana. Meski demikian, Presiden Jokowi mengutarakan pandangannya soal musik. Baginya, musik adalah seni bercerita. Musik pula yang terkadang membuat suasana menjadi lebih optimis. “Melalui musik kebenaran bisa disampaikan secara apa adanya. Ini yang saya senang. Masuk ke dalam hati dan pikiran kita semuanya,” Jokowi menambahkan.

Jokowi menginginkan musik-musik lokal mampu mendominasi di negeri sendiri. “Kita semua ingin, pemerintah ingin, agar musik Indonesia mendominasi semua tempat, semua ruang, semua kalangan yang ada di Tanah Air kita. Bukan musik-musik dari Barat atau negara lain. Inilah yang terus kita upayakan agar betul-betul menjadi tuan rumah dan mendominasi di negara sendiri,” papar Presiden.

Saat melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah, biasanya Presiden Joko Widodo menyempatkan diri bercengkerama dengan anak-anak dan masyarakat dengan memberikan kuis. Siang ini pun Kepala Negara memberikan sejumlah pertanyaan kepada para musisi yang hadir. “Tapi kan biasanya yang saya kasih sepeda, tapi tadi Istana belum siap. Ya sudah kalau tidak ada tidak apa, tapi nanti ini ditukar dengan sepeda. Saya bawa kartu nama, nanti ditukar dengan sepeda di Istana,” ujar Presiden sembari menunjukkan kartu nama yang dimaksud.

Pertanyaan pertama dari Presiden ialah mengenai lagu daerah. Ia meminta seseorang maju ke depan dan menyebutkan lima lagu daerah. Ita Diah Purnamasari, musisi kelahiran Surabaya, maju ke hadapan Presiden dan berhasil menyebut lima lagu daerah. “Sebelum kembali ke tempat, nyanyi lagu daerah satu. Masa hanya menyebutkan aja,” ujar Presiden setelah memberikan kartu namanya.

Mendengar hal tersebut, personel grup vokal Tiga Dara pun menyanyikan lagu Lir Ilir dari Jawa Tengah. Istana pun berubah menjadi panggung unjuk kebolehan para musisi. Selain Ita, beberapa musisi lain yang diminta maju ke hadapan Presiden ialah Andre Hehanussa dan juga grup musik Bimbo. Khusus untuk grup musik asal Bandung yang terdiri atas tiga bersaudara Sam Bimbo, Acil Bimbo, dan juga Jaka Bimbo itu, Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi atas karya-karya mereka yang terhitung sudah 50 tahun mereka berkarya di dunia musik Tanah Air. Kepada mereka bertiga, Kepala Negara memintanya untuk menyanyikan lagu Sajadah Panjang yang kemudian membuat seisi ruangan terbawa suasana olehnya. ***