• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Sejarah Perselisihan Sunni-Syiah dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah: Peran Indonesia dalam Diplomasi Global

Sejarah Perselisihan Sunni-Syiah dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah: Peran Indonesia dalam Diplomasi Global

September 28, 2025
Promosi Situs Melalui TikTok! Polisi Bongkar Layanan Live Streaming Pornografi

Promosi Situs Melalui TikTok! Polisi Bongkar Layanan Live Streaming Pornografi

November 3, 2026
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme

Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme

November 3, 2026
Austin Tumengkol Ambil Formulir Bakal Calon Ketua PWI Sumatera Utara

Austin Tumengkol Ambil Formulir Bakal Calon Ketua PWI Sumatera Utara

November 3, 2026
Kapolri Suyudi Ario Seto Minta Lakukan Tracing Aset untuk Miskinkan Jaringan Kejahatan Digital

Kapolri Suyudi Ario Seto Minta Lakukan Tracing Aset untuk Miskinkan Jaringan Kejahatan Digital

November 3, 2026
Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

November 3, 2026
Lingkaran Setan Narkoba Kampung Bahari: Mengapa Hukum Saja tidak Cukup?

Lingkaran Setan Narkoba Kampung Bahari: Mengapa Hukum Saja tidak Cukup?

November 3, 2026
Sudirman Said: Kita harus Terus Berikhtiar untuk Keluar dari Krisis Tata Kelola

Sudirman Said: Kita harus Terus Berikhtiar untuk Keluar dari Krisis Tata Kelola

November 2, 2026
Santrawan Paparang Dorong Prabowo Hadirkan Keadilan dalam Persoalan Pertanahan

Santrawan Paparang Dorong Prabowo Hadirkan Keadilan dalam Persoalan Pertanahan

November 2, 2026
BULOG Perketat Pengawasan, Rumah Pangan Kita di Berbagai Daerah Diperiksa

BULOG Perketat Pengawasan, Rumah Pangan Kita di Berbagai Daerah Diperiksa

November 2, 2026
Kasus Penembakan dan Pembacokan di Cengkareng Terungkap, Satu Tersangka Menyerahkan Diri

Kasus Penembakan dan Pembacokan di Cengkareng Terungkap, Satu Tersangka Menyerahkan Diri

November 2, 2026
Menteri P2MI Salurkan Bantuan dan Pastikan PMI di Shelter Hong Kong Mendapat Pendampingan

Menteri P2MI Salurkan Bantuan dan Pastikan PMI di Shelter Hong Kong Mendapat Pendampingan

November 1, 2026
Penghayatan Sang Pengamen Jalanan Menggesekkan Senar Biola Memukau Pendengar

Penghayatan Sang Pengamen Jalanan Menggesekkan Senar Biola Memukau Pendengar

November 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, November 3, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Science
    • World
    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

    Dimas Supartono Merambah Bisnis Properti, Siapkan Single Terbaru untuk Industri Musik Indonesia

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Sejarah Perselisihan Sunni-Syiah dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah: Peran Indonesia dalam Diplomasi Global

by admin
September 28, 2025
in Kolom
0
Sejarah Perselisihan Sunni-Syiah dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah: Peran Indonesia dalam Diplomasi Global
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Heri Mulyono

Timur Tengah hari ini merupakan kawasan yang penuh dengan ketegangan geopolitik yang kompleks. Di balik konflik Israel-Palestina yang mendapat sorotan dunia, terdapat dimensi lain yang tidak kalah penting: perpecahan historis antara Islam Sunni dan Syiah yang telah berlangsung selama 14 abad. Perselisihan teologis yang dimulai sejak abad ke-7 ini kini telah bertransformasi menjadi rivalitas geopolitik yang mempengaruhi stabilitas kawasan dan peta kekuatan global.

Indonesia, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, memiliki peran strategis dalam navigasi kompleksitas ini. Melalui Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan forum-forum internasional lainnya, Indonesia berupaya menjadi jembatan perdamaian sambil tetap konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Ilustrasi: https://liputanislam.com/

Akar Sejarah Perselisihan Sunni-Syiah

Perpecahan Awal (632-661 M)

Perselisihan Sunni-Syiah bermula dari krisis suksesi setelah wafatnya Nabi Muhammad pada tahun 632 M. Dua kubu utama memiliki pandangan berbeda mengenai siapa yang berhak memimpin umat Islam:

Kelompok Sunni (dari kata “Ahl as-Sunnah wa al-Jama’ah” yang berarti pengikut tradisi dan komunitas) percaya bahwa kepemimpinan harus dipilih melalui konsultasi komunitas Muslim. Mereka mendukung Abu Bakar, sahabat dekat Nabi, sebagai khalifah (pemimpin spiritual dan politik) pertama.

Kelompok Syiah (dari kata “Syi’atu Ali” yang berarti pengikut Ali) berpendapat bahwa kepemimpinan harus tetap dalam keluarga Nabi. Mereka mendukung Ali ibn Abi Thalib, sepupu dan menantu Nabi, sebagai penerus yang sah.

Konflik ini mencapai puncaknya dalam Pertempuran Karbala (680 M), di mana Husein, putra Ali dan cucu Nabi Muhammad, terbunuh bersama pengikutnya. Peristiwa ini menjadi trauma kolektif bagi Syiah dan menciptakan narasi tentang penderitaan dan perlawanan terhadap ketidakadilan yang bertahan hingga kini.

Perkembangan Doktrin

Seiring waktu, perbedaan teologis semakin mengkristal:

– Sunni mengembangkan sistem khalifah dan menekankan otoritas ulama sebagai penafsir ajaran Islam

– Syiah mengembangkan konsep imam (pemimpin spiritual yang ma’sum atau terlindungi dari kesalahan) dan menunggu kedatangan Imam Mahdi

Saat ini, sekitar 85-90% Muslim dunia adalah Sunni, sementara 10-15% adalah Syiah, dengan konsentrasi terbesar di Iran, Irak, Bahrain, dan sebagian Lebanon.

Ilustrasi: https://liputanislam.com/

Transformasi Menjadi Rivalitas Geopolitik Modern

Era Safawiyah dan Ottoman

Perselisihan teologis mulai berubah menjadi rivalitas geopolitik pada abad ke-16 ketika Kekaisaran Ottoman Sunni berhadapan dengan Kekaisaran Safawiyah Syiah di Persia (Iran). Kedua kekuatan ini tidak hanya bersaing memperebutkan wilayah, tetapi juga legitimasi sebagai pemimpin dunia Islam.

Revolusi Iran 1979: Titik Balik Modern

Revolusi Islam Iran tahun 1979 yang dipimpin Ayatollah Khomeini menandai babak baru dalam dinamika Sunni-Syiah. Iran yang kini menjadi republik teokrasi Syiah menantang hegemoni negara-negara Arab Sunni, khususnya Arab Saudi yang mengklaim sebagai penjaga Tanah Suci.

Ekspor Revolusi Iran menciptakan ketegangan baru ketika Iran berusaha menyebarkan ideologi revolusioner Syiah ke negara-negara Muslim lainnya. Hal ini memicu kekhawatiran negara-negara Sunni, terutama monarki-monarki Teluk.

Peta Kekuatan Sunni-Syiah Kontemporer

Blok Sunni

Arab Saudi memimpin koalisi Sunni dengan:

– Legitimasi agama sebagai penjaga Mekkah dan Madinah

– Kekayaan minyak yang memungkinkan penyebaran pengaruh global

– Dukungan terhadap kelompok-kelompok Sunni di berbagai negara

– Aliansi strategis dengan Amerika Serikat

Negara-negara pendukung meliputi Mesir, Jordania, UAE, Kuwait, dan sebagian besar negara-negara Arab lainnya.

Blok Syiah

Iran sebagai pemimpin dengan:

– Ideologi revolusioner yang anti-imperialis

– Program nuklir yang menciptakan kekhawatiran regional

– Jaringan proxy (wakil) di berbagai negara melalui “Poros Resistensi”

– Dukungan terhadap kelompok-kelompok Syiah dan anti-Israel

Aliansi Iran mencakup:

– Hizbullah di Lebanon

– Pemerintah Syiah Irak pasca-2003

– Houthi di Yemen

– Rezim Assad di Suriah (meski Alawite, bukan Syiah mainstream)

Ilustrasi: https://www.pbs.org/

Dampak pada Konflik Israel-Palestina

Kompleksitas Baru dalam Dukungan Palestina

Konflik Israel-Palestina yang sebelumnya dipandang sebagai isu Arab-Israel kini terjerat dalam rivalitas Sunni-Syiah:

Iran dan “Poros Resistensi” mengklaim sebagai pembela sejati Palestina dengan:

– Dukungan militer dan finansial kepada Hamas dan Jihad Islam Palestina

– Retorika anti-Israel yang konsisten

– Penolakan terhadap segala bentuk normalisasi dengan Israel

Negara-negara Arab Sunni mengalami dilema:

– Secara tradisional mendukung Palestina

– Namun menganggap Iran sebagai ancaman eksistensial yang lebih besar

– Sebagian memilih normalisasi dengan Israel melalui Abraham Accords (UAE, Bahrain, Maroko)

Melemahnya Solidaritas Arab

Prioritas geopolitik kini mengalahkan solidaritas pan-Arab tradisional. Negara-negara Teluk lebih khawatir terhadap ekspansi Iran daripada konflik Palestina, menciptakan realitas baru di mana:

– Israel tidak lagi dipandang sebagai musuh utama oleh beberapa negara Arab

– Iran mengisi kekosongan sebagai “pembela Palestina”

– Palestina menjadi “anak yatim” dalam rivalitas regional

Presiden Prabowo Subianto menghadiri dan secara resmi membuka Sidang ke-19 Session of the Conference of the Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, pada Rabu, 14 Mei 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Peran Indonesia dalam Diplomasi Global

Posisi Unik Indonesia

Indonesia memiliki kredibilitas unik dalam isu Timur Tengah karena:

– Mayoritas Sunni moderat yang tidak terlibat dalam rivalitas sektarian

– Tradisi toleransi dengan minoritas Syiah yang relatif damai

– Netralitas dalam konflik regional Timur Tengah

– Legitimasi sebagai negara Muslim terbesar dan demokrasi yang stabil

Kepemimpinan dalam OKI

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) adalah organisasi internasional terbesar kedua setelah PBB, beranggotakan 57 negara Muslim. Indonesia telah memainkan peran penting dalam:

Moderasi Sektarian: Indonesia berupaya mencegah OKI terpolarisasi dalam rivalitas Sunni-Syiah dengan:

– Menekankan persatuan umat Islam

– Menghindari retorik sektarian dalam resolusi OKI

– Mendorong dialog antar-mazhab

Konsistensi terhadap Palestina: Indonesia mempertahankan sikap pro-Palestina tanpa terjebak dalam politisasi oleh Iran atau Arab Saudi dengan:

– Dukungan konsisten terhadap kemerdekaan Palestina

– Penolakan normalisasi dengan Israel

– Bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina

Diplomasi di Forum PBB

Indonesia menjalankan diplomasi multilateral yang sophisticated di PBB:

Kelompok G-77 dan Non-Blok: Indonesia menggunakan platform ini untuk membangun koalisi mendukung Palestina di luar kerangka sektarian.

Dewan Keamanan PBB: Ketika menjadi anggota tidak tetap, Indonesia konsisten mengadvokasi resolusi damai dan kritik terhadap pelanggaran hukum internasional oleh Israel.

Inisiatif Peace Building: Indonesia menawarkan model penyelesaian konflik berdasarkan pengalaman Aceh dan berbagai mediasi regional.

Tantangan dan Peluang

Tantangan bagi Indonesia

Tekanan Domestik: Meningkatnya polarisasi global mempengaruhi diskursus domestik Indonesia, dengan kelompok-kelompok yang menuntut sikap lebih tegas.

Kompleksitas Geopolitik: Hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat, China, dan kekuatan regional memerlukan keseimbangan yang hati-hati.

Keterbatasan Pengaruh: Meski dihormati, Indonesia memiliki keterbatasan dalam mempengaruhi dinamika Timur Tengah yang kompleks.

Peluang Strategis

Bridge Builder: Indonesia dapat menjadi mediator antara faksi-faksi yang bertikai dengan kredibilitas yang dimiliki.

Model Alternatif: Indonesia menunjukkan bahwa negara Muslim dapat menjadi demokratis, toleran, dan maju tanpa terjebak fundamentalisme.

Soft Power: Melalui budaya, pendidikan, dan ekonomi, Indonesia dapat membangun pengaruh jangka panjang.

Implikasi untuk Masa Depan

Skenario Pesimistis

Jika rivalitas Sunni-Syiah terus menguat:

– Timur Tengah akan semakin terpolarisasi

– Isu Palestina semakin terpolitisasi dan dimanipulasi

– Risiko konflik regional yang lebih luas meningkat

– Ekstremisme mendapat ruang lebih besar

Skenario Optimistis

Jika moderasi berhasil:

– Dialog antar-sekte dapat mengurangi ketegangan

– Fokus dapat kembali ke isu-isu substantif seperti Palestina

– Kerjasama regional untuk stabilitas dan pembangunan

– Peran mediator seperti Indonesia menjadi lebih efektif

Catatan Akhir

Perselisihan Sunni-Syiah yang dimulai sebagai krisis suksesi 14 abad lalu kini telah bertransformasi menjadi rivalitas geopolitik yang mempengaruhi seluruh dinamika Timur Tengah. Dampaknya terhadap isu Palestina sangat signifikan, menciptakan kompleksitas baru yang memerlukan pendekatan diplomatik yang sophisticated.

Indonesia, dengan posisi uniknya sebagai negara Muslim terbesar yang moderat dan demokratis, memiliki peran penting dalam menavigasi kompleksitas ini. Melalui OKI dan forum-forum internasional, Indonesia berupaya menjadi jembatan perdamaian sambil mempertahankan prinsip-prinsip dasarnya.

Tantangan ke depan adalah bagaimana mencegah agar rivalitas sektarian tidak semakin menjauhkan umat Islam dari isu-isu substantif seperti kemerdekaan Palestina, kemiskinan, dan pembangunan. Diperlukan kepemimpinan yang bijaksana dan komitmen terhadap moderasi untuk menciptakan Timur Tengah yang lebih stabil dan adil.

Dalam konteks global yang semakin multipolar, peran negara-negara seperti Indonesia sebagai middle power menjadi semakin penting. Kemampuan untuk membangun jembatan, memfasilitasi dialog, dan menawarkan solusi alternatif akan menentukan apakah dunia Muslim dapat mengatasi perpecahan internal dan berkontribusi positif bagi perdamaian dunia.

Indonesia harus terus mempertahankan keseimbangan antara prinsip dan pragmatisme, antara solidaritas dan netralitas, serta antara komitmen terhadap Palestina dan upaya moderasi regional. Hanya dengan pendekatan yang nuanced dan konsisten, Indonesia dapat memainkan peran optimal dalam upaya menciptakan perdamaian di Timur Tengah. (*)

Tags: islam sunni dan islam syiahkonflik sunni dan syiahsunni syiah
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Promosi Situs Melalui TikTok! Polisi Bongkar Layanan Live Streaming Pornografi

Promosi Situs Melalui TikTok! Polisi Bongkar Layanan Live Streaming Pornografi

November 3, 2026
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme

Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme

November 3, 2026
Austin Tumengkol Ambil Formulir Bakal Calon Ketua PWI Sumatera Utara

Austin Tumengkol Ambil Formulir Bakal Calon Ketua PWI Sumatera Utara

November 3, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version