Jayakarta News
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

“Rolling Stone Indonesia” Berhenti Terbit

“Rolling Stone Indonesia” Berhenti Terbit

admin by admin
January 2, 2018
in Entertainment
0

HARI pertama di 2018, penggemar musik Indonesia mendapat salam perpisahan dari salah satu majalah yang menjadi rujukan informasi musik, Rolling Stone. “Pada hari ini PT a&e Media sebagai penerbit majalah Rolling Stone Indonesia dan situs Rolling Stone Indonesia mengumumkan bahwa mulai 1 Januari 2018 kami tidak memegang lisensi majalah Rolling Stone Indonesia dan situs Rolling Stone Indonesia untuk beroperasi di wilayah Indonesia,” demikian bunyi pengumuman di laman rollingstone.co.id.

Eddie Soebari, selaku Ketua a&e Media, kepada penulis membenarkan penutupan majalah musik cabang dari Amerika Serikat, yang sudah terbit sejak 2005. “Efektif per 1 Januari 2018, lisensi penerbitan majalah dan situs Rolling Stone Indonesia, yang semula kami miliki di bawah PT a&e Media, telah kami kembalikan kepada principal kami, yaitu Rolling Stone yang berbasis di Amerika Serikat maupun Rolling Stone International,” kata Eddie melalui pesan elektronik.

Pengumuman ini keluar setelah beberapa nama yang mengasuh majalah musik tersebut, mengumumkan perpisahan melalui media sosial. Pengamat musik yang selama ini menjadi Pemimpin Redaksi Rolling Stone Indonesia, Adib Hidayat, mengumumkan di Twitter ia tidak lagi menulis di majalah tersebut.

“Tanggal 29 Desember 2017 menjadi hari terakhir saya bekerja di Rolling Stone Indonesia. Terima kasih untuk semua pihak yang telah banyak membantu kami selama lebih dari 12 tahun ini,” kata @AdibHidayat.

Rolling Stone bukan satu-satunya majalah yang say goodbye. Pada pertengahan 2017, majalah Hai tidak lagi terbit, namun, beralih ke platform jaringan. Selama 30 tahun terakhir, banyak majalah musik tutup/gulung tikar karena buruknya manajemen dan persaingan dengan media online. Antara lain Aktuil, Top, Trax, News Music, Mumu (Muda Musika), Citra Musik, Junior, MAS (Musik Artis Santai), dll.

Rolling Stone Indonesia menyikapi perubahan industri media dalam negeri yang cepat, dengan tidak lagi mengadopsi izin dari terbitan Amerika Serikat, baik untuk versi cetak maupun daring. “Industri media yang tengah mengalami perubahan cepat menyebabkan kelesuan pada sisi usahanya secara keseluruhan. Perubahan ini sedikit-banyak mempengaruhi ‘infrastruktur’ di sektor industri media,” kata Eddie.

“Menurut kami, langkah ini adalah pilihan terbaik dalam menyikapi perubahan industri yang tengah terjadi saat ini,” dia melanjutkan.

Bagi penyuka skena musik lokal maupun internasional, terutama musik independen Tanah Air, Rolling Stone menjadi salah satu sumber informasi yang mendalam. Selama 12 tahun terbit, Rolling Stone Indonesia menyajikan ulasan pagelaran musik terkini, menyoroti perubahan industri musik, pergeseran genre dari tahun ke tahun, hingga trivia mengenai musisi.

Sekedar mengingatkan, Rolling Stone majalah ditulis tanpa “s” di akhir, agar tidak tertukar dengan band legendaris The Rolling Stones. Edisi perdana Rolling Stone Indonesia menampilkan legenda reggae, Bob Marley di sampul depan, terbit perdana pada pertengahan 2005. Edisi 152, edisi terakhir, Rolling Stone Indonesia mengangkat tema fotografi musisi maupun aktor yang pernah mereka bahas dalam majalah dari tahun ke tahun.

Menurut Eddie, sampul terakhir dirancang demikian sebagai dedikasi terakhir mereka untuk industri musik Indonesia. “Terima kasih tak terhingga dari keluarga Rolling Stone Indonesia kepada para pembaca, klien, relasi, pemusik, band, label, kontributor, dan seluruh pihak yang telah membantu kami dalam perjalanan 12 tahun ini,” demikian penutup salam perpisahan dari Rolling Stone Indonesia. ***

Tags: eddie soebarimajalah musik rolling stone tutupmajalah rolling stone indonesiamajalah rolling stone tutuppt a&ept a&e mediarolling stone indonesiarolling stone indonesia berhenti terbit
Previous Post

Tahun 2018, Polri Waspadai Pilkada, Kejahatan Siber, dan Asian Games

Next Post

Air Terjun Niagara Membeku, Suhu Angin Turun Hingga Minus 67 ° C

admin

admin

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
Air Terjun Niagara Membeku, Suhu Angin Turun Hingga Minus 67 ° C

Air Terjun Niagara Membeku, Suhu Angin Turun Hingga Minus 67 ° C

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 JayakartaNews

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version