• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Pupuk Kaltim Kurangi Impor Soda Ash untuk Tekan Impor

Pupuk Kaltim Kurangi Impor Soda Ash untuk Tekan Impor

Redaksi by Redaksi
November 16, 2025
in Aksi Korporasi
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mengurangi ketergantungan impor soda ash untuk menekan impor dan memperkuat kemandirian industri pupuk nasional melalui jual-beli soda ash.

Dalam Nota Kesepahaman (MoU) perjanjian jual-beli soda ash Pupuk Kaltim dengan PT Pertamina Petrochemical Trading menjadi langkah awal kerja sama strategis dari pabrik yang saat ini tengah dibangun Pupuk Kaltim.

“Kami mengapresiasi dukungan dari Pertamina Petrochemical dan meyakini pabrik soda ash akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem industri nasional,” ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal dalam keterangannya dikutip Sabtu (15/11/2025).

Menurut Gusrizal, dimulainya kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi dalam memperkuat hilirisasi dan kemandirian industri nasional yang sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah.

Selain itu, tambah Gusrizal, penandatanganan MoU ini menjadi langkah nyata kolaborasi strategis lintas sektor dalam mendukung hilirisasi.

Perjanjian ini juga menjadi komitmen bersama dalam memperkuat kemandirian industri nasional dengan mengurangi ketergantungan impor soda ash sebagai bahan baku yang penting bagi industri keramik, detergen, kaca, panel surya dan industri lainnya.

Lebih lanjut Gusrizal juga mengatakan, kerja sama ini sekaligus memperkuat kepastian pasar domestik bagi pabrik soda ash Pupuk Kaltim ketika kelak sudah beroperasi.

Didukung jaringan distribusi Pertamina Petrochemical Trading yang luas, produk soda ash akan dipasarkan secara optimal di dalam negeri guna mendukung program hilirisasi pemerintah, serta mendorong terwujudnya kemandirian industri nasional.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan penting bagi terbentuknya ekosistem industri kimia nasional yang berdaya saing global, efisien dan berkelanjutan, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) tahun 2060 melalui pemanfaatan teknologi hijau dan prinsip ekonomi sirkular,” kata Gusrizal.

Direktur Utama Pertamina Petrochemical Trading, Oos Kosasih mengatakan, kerja sama ini menjadi bentuk nyata sinergi dalam mendukung kemandirian industri berbasis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri.

“Kolaborasi dan sinergi ini selaras dengan misi Bapak Presiden, untuk bagaimana caranya agar kita dapat menurunkan angka importasi,” ujar Kosasih.

Pupuk Kaltim sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Group sebelumnya telah resmi memulai pembangunan pabrik soda ash pertama di Indonesia di kawasan industri Kaltim Industrial Estate (KIE) di Kota Bontang, Kalimantan Timur pada 31 Oktober 2025.

Dengan kapasitas 300.000 ton per tahun, pabrik yang ditargetkan selesai dibangun pada Maret 2028 ini diperkirakan mampu memenuhi 30 persen kebutuhan soda ash nasional yang selama ini bergantung pada impor.

Selain memperkuat hilirisasi, pembangunan pabrik soda ash menjadi strategi diversifikasi usaha Pupuk kaltim yang berbasis produk ramah lingkungan.

Pabrik soda ash menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan memanfaatkan emisi karbon dioksida (C02) dari fasilitas produksi eksisting. Ketika beroperasi, pabrik ini diproyeksikan mampu menyerap 174.000 CO2 per tahun sebagai salah satu bahan baku pembuatan soda ash.

Selain itu, pabrik soda ash Pupuk Kaltim juga akan menghasilkan produk samping berupa amonium klorida sebanyak 300.000 ton per tahun. Amonium klorida merupakan salah satu bahan baku pembuatan pupuk yang penting untuk mendukung swasembada pangan. (yog)

Previous Post

Trans Banjarbakula, Mewujudkan Janji Angkutan Publik Modern di Banua

Next Post

Simon Yam Memeriahkan AIFFA 2025

Redaksi

Redaksi

Next Post
Simon Yam Memeriahkan AIFFA 2025

Simon Yam Memeriahkan AIFFA 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews