• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

February 15, 2022
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 7, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 7, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 7, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

by admin
February 15, 2022
in Kabar, Kolom
0
Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

Wina Armada Sukardi (ist)

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Wina Armada Sukardi (pengamat dan kritikus seni rupa)

JAYAKARTA NEWS – Ketika sedang berlangsung acara lelang lukisan pengumpulan dana untuk seninan serba bisa Remy Sylado, di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), teman saya, seorang seniman perupa berujar kepada saya,”Apakah setiap ada seniman yang sedang mengalami kesulitan ekonomi, kita harus terus mengadakan acara semacam ini?”

Maksudnya, apakah pemecahan masalah dari problem ekonomi yang dialami oleh seniman terkenal, harus selalu memakai upaya pemggalangan dana, apalagi harus “setengah mengemis.”

Dia mencontohkan, dirinya sudah berkali-kali menjadi bagian dari panitia semacan acara ini untuk membantu para seniman yang membutuhkan uang.

Memang begitulah kalau ada seniman terkenal atau besar sakit , atau di hari tuanya sedang membutuhkan biaya, para seniman, pencinta seni budaya, dan para simpati membuat kegiatan amal untuk menolong sang seniman. Hasilnya, sekali dua kali ada yang besar, tetapi selebihnya memperoleh ala kadarnya, dalam suasana pandemi covid-19 ini bahkan terkadag malah tekor.

“Muka Badak”

Dalam acara-acara semacam itu, saya sering ikut membantu-bantu mencari dana. Misal membantu menjualkan  lukisan kepada para pejabat, pengusaha atau pemangku profesi yang sudah mapan. Hasilnya? Ada yang bergeming pun tak ditawari untuk membeli lukisan atau diajukan proposal bantuan. Sama sekali tidak memberi jawaban menolak atau apalah.

Ada yang cuma mengumbar janji, tapi tidak pernah meralisasi janjinya. Kedati begitu selalu saja tetap ada satu dua orang yang mengulurkan tangannya membantu. Mereka membantu dana dengan membeli lukisan atau benda yang dijual.

Dalam melaksanakan amanah itu, saya singkirkan “rasa malu” pribadi, karena untuk menolong orang. Menolong seniman. Manakala mengajukan proposal bantuan atau jualan lukisan, saya laksanakan dengan “muka tebal.” Mungkin mereka tak percaya, orang seperti saya mengajukan proposal atau menjual lukisan dengan harga dari panitia. Bisa jadi mereka berpikir saya sudah kehabisan duit, atau memaksakan diri untuk melakukan transaksi  untuk bantuan. Apapun pikiran orang soal itu, tugas saya mencari dana untuk membantu si seniman yang sedang membutuhkannya.

Pertanyaan Besar

Tapi persoalan bukan itu. Pertanyaan besarnya: dimana peranan negara? Di mana kehadiran negara untuk menjaga dan merawat seniman?  Apakah, seperti pertanyaan, rekan seniman di atas, setiap kali ada seniman yang sedang kekurangan duit karena sakit atau kesulitan di hari tuanya, apakah itu seniman film, perupa, pemusik, sastrawan, penari dan sebagainya, harus ada acara pengalangan dana? Lalu dimana kehadiran pemerintah atau negara?

Pentingnya Peran Seniman

Selama ini pemeritan selalu mengatakan betapa penting faktor kebudayaaan dan kesenian. Pemerintah pun koor menyebut kebudayaan dan kesenian perlu dijaga sebagai soko guru bangsa. Sebagai identitas bangsa. Pemerintah juga berkali-kali menyatalan seniman diperlukan dalam kesimbangan proses berbangsa. Tak heran jika terminologi “kebudayaan” tetap dipertahankan dalam kementerian “Pendidikan dan Kebudayaan” (sekarang ditambah lagi dengan frasa  “Riset dan Teknologi”).

Hal itu menunjukkan negara memandang kebudayaan sesuatu yang penting. Tak hanya itu, pemerintah juga sampai merasa perlu mengadakan struktur Direktur Jenderal Kebudayaan.

Luar biasa. Cuma pada prakteknya, anehnya, sangat kentara negara kurang hadir dalam menopang pentingnya kebudyaan. Para seniman hebat dibiarkan hidup terlunta-lunta. Mereka seperti tidak tersentuh oleh tangan negara. Walhasil, kalau ada seniman yang sangat mendesak membutuhkan uang, cara yang ditempuh ya mengadakan acara penggalangan dana. Itu itu sudah lumayan ketimbang mengedarkan daftar sumbangan, seperti setengah mengemis.

Dalam kerjanya, dapat saja seniman sering memgeritik pemerintah. Sering menunjukkan sisi lemah pemerintah dengan cara masing-masing. Tetapi kesemua itu tidak lain untuk meningkatkan harkat dan marwah kemanusiaan bangsa ini.

Bang Ali Sadikin

Saya inget Gubernur Jakarta Ali Sadikin. Waktu itu, awal Lembaga Bantuan Hukum (LBH) mulai dilahirkan oleh Adnan Buyung Nasution, Pemda DKI membantu membiayai  LBH itu. padahal belakangan LBH justeru banyak  memggugat (kebijakan) Pemda DKI. Banyak pejabat DKI yang marah kepada LBH, dan mengusulkan agar bantuan untuk LBH distop.Tapi Ali Sadikin justeru menambah lagi bantuannya. Alasannya: dengan adanga gugatan dari LBH, dia sebagai gubernur mengetahui mana kebijakan yang benar dan lemah.

Begitu juga ketika Bang Ali memberi bantuan kepada pers, para pejabatnya komplain. Maklumlah setelah diberi bantuan, pers tida menjadi “jinak,” dan malah banyak menyerang Pemda DKI. Maka para pejabat itu kembali minta bantuab kepada pers dihentikan. Bang Ali menangkis alasan para pejabatnya. Menurut gubernur DKI yang berasal dari Angkatan Laut itu, kehadiran pers diperlukan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan Pemda DKI tanpa harus membayar biaya pengawasan aparat yang lebih mahal dan belum tentu jujur.

Dalam konteks ini seniman  dapat saja berada pada posisi yang bertentangan wacana dengan pemerintah yang sedang berkuasa. Tetapi itulah tugas senima : menukil realitas untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan penghidupan kemanusiaaan bangsa. Disinilah seniman berperan menjaga peradaban suatu bangsa. Oleh lantaran itu kehadiran mereka perlu dirawat dan dijaga. Bukan hanya di atas kertas. Bukan hanya dalam wacana, tapin riel dalam kehidupan nyata.

Perlu Kehadiran Negara

Disinilah negara perlu hadir memberikan dukungan sepenuhnya kepada para seniman. Dengan kata lain, negara perlu membantu menopang perekonomian para seniman.

Negara perlu memikirkan, bagaimana agar seniman hanya berpikir berkarya saja, tidak terlampau dipusingkan lagi oleh urusan tetek bengkek perekonomian mereka.  Seorang sastrawan, harus dipacu untuk terus menghasilkan karya-karya sastra yang berkualitas. Karya bermutu. Kalau perlu dengan mimpi mendapat nobel. Begitu juga seorang perupa, biarkanlah mereka melahirkan karya yang adiluhung. Sama pulalah seniman bidang lainnya.

Tentu tidak semua jenis seniman patut dan perlu dibantu negara. Kalau semua seniman dibantu, tiba-tiba  akan banyak sekali orang yang mengaku sebagai seniman. Mendadak dimana-mana bakal muncul dalam jumlah yang boleh jadi tidak dikontrol mereka yang mengaku seniman biar dapat bantuan dari negara. Pasti bakal muncul banyak manipulaai dan korupsi.

Kreteria Seniman

Seniman yang perlu dibantu ialah seniman yang memenuhi kreteria tertentu. Apa isi kreteria itu, dapat didiskusikan oleh para seniman sendiri dan para ahlinya.

Mungkinkan hal semacam itu terlaksana? Di Malaysia, para penulis mendapat semacam tunjangan uang bulanan dari negara, sehingga penghidupan mereka terjamin. Di Jerman setiap pihak yang mau membangun gedung, harus menyisihkan 2% dari biaya pembangunan gedung buat keseniaan.

Intinya, cara atau sistemnya dapat diatur dan diciptakan. Tetapi yang penting: negara harus hadir dalam menopang kehidupan para seniman. Dengan satu syarat : negara tidak boleh intervensi terhadap kebebasan seniman dalam berkarya. Kalau negara ikut campur dalam karya-karya seniman itu sudah masuk dalam katagori negara komunis. Tentu Indonesia bukan negara komunis.

Sebagai contoh, Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzum Bahri sudah jelas, hidupnya perlu dijamin negara.Begitu pula maestro Remy Sylado yang sekarang sedang  menderita berbagai penyakit dan terbaring di rumahnya, harus ditopang negara. Demikian juga  maestro-maestro tua seni tari klasik yang hampir punah. Atau “anak ajaib” pemusik Indra Lesmana dan Idris Sardi pun masuk dalam katagori itu, dan seterusnya.

Bantuan atau sokongan pemerintah bukan bersifat isendental atau temporer, melainkan bersifat permanen. Dengan begitu, seniman sebagai salah satu penjaga “marwah” bangsa, dapat bekerja dengan sebaik-baiknya tanpa harus terganggu urusan ekonomi.

Hanya bangsa yang merawat senimannya , yang akan menjadi bangsa berbudi luhur. Hanya bangsa yang menghargai senimannya, bakal menjadi bangsa yang  punya mental tangguh, kreatif, memiliki kepekaan hati nurani dan mengenal keindahan bangsanya sendiri. ***  

Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
AWAL, Akhirnya Tiba

AWAL, Akhirnya Tiba

October 7, 2026
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version