• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

February 15, 2022
Sudirman Said: Kita harus Terus Berikhtiar untuk Keluar dari Krisis Tata Kelola

Sudirman Said: Kita harus Terus Berikhtiar untuk Keluar dari Krisis Tata Kelola

November 2, 2026
Santrawan Paparang Dorong Prabowo Hadirkan Keadilan dalam Persoalan Pertanahan

Santrawan Paparang Dorong Prabowo Hadirkan Keadilan dalam Persoalan Pertanahan

November 2, 2026
BULOG Perketat Pengawasan, Rumah Pangan Kita di Berbagai Daerah Diperiksa

BULOG Perketat Pengawasan, Rumah Pangan Kita di Berbagai Daerah Diperiksa

November 2, 2026
Kasus Penembakan dan Pembacokan di Cengkareng Terungkap, Satu Tersangka Menyerahkan Diri

Kasus Penembakan dan Pembacokan di Cengkareng Terungkap, Satu Tersangka Menyerahkan Diri

November 2, 2026
Menteri P2MI Salurkan Bantuan dan Pastikan PMI di Shelter Hong Kong Mendapat Pendampingan

Menteri P2MI Salurkan Bantuan dan Pastikan PMI di Shelter Hong Kong Mendapat Pendampingan

November 1, 2026
Penghayatan Sang Pengamen Jalanan Menggesekkan Senar Biola Memukau Pendengar

Penghayatan Sang Pengamen Jalanan Menggesekkan Senar Biola Memukau Pendengar

November 1, 2026
Film ‘Putri, Jangan Gentayangan Lagi’

Film ‘Putri, Jangan Gentayangan Lagi’

November 1, 2026
Kedubes Korea dan ISDS Ajak Mahasiswa Menulis Gagasan Strategis, Hadiah Puluhan Juta

Kedubes Korea dan ISDS Ajak Mahasiswa Menulis Gagasan Strategis, Hadiah Puluhan Juta

October 31, 2026
Mereka Dipersatukan oleh Perbedaan

Mereka Dipersatukan oleh Perbedaan

October 31, 2026
A.A. Maramis, Bapak Keuangan Indonesia

A.A. Maramis, Bapak Keuangan Indonesia

October 31, 2026
Runtuhnya Majapahit dan Cermin untuk Indonesia 2026

Runtuhnya Majapahit dan Cermin untuk Indonesia 2026

October 31, 2026
Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah Membuat Partai Lebih Sehat, Hapus Ambang Batas Parlemen

Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah Membuat Partai Lebih Sehat, Hapus Ambang Batas Parlemen

October 31, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, November 3, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Science
    • World
    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

by admin
February 15, 2022
in Kabar, Kolom
0
Negara Perlu Hadir Merawat Seniman

Wina Armada Sukardi (ist)

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Wina Armada Sukardi (pengamat dan kritikus seni rupa)

JAYAKARTA NEWS – Ketika sedang berlangsung acara lelang lukisan pengumpulan dana untuk seninan serba bisa Remy Sylado, di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM), teman saya, seorang seniman perupa berujar kepada saya,”Apakah setiap ada seniman yang sedang mengalami kesulitan ekonomi, kita harus terus mengadakan acara semacam ini?”

Maksudnya, apakah pemecahan masalah dari problem ekonomi yang dialami oleh seniman terkenal, harus selalu memakai upaya pemggalangan dana, apalagi harus “setengah mengemis.”

Dia mencontohkan, dirinya sudah berkali-kali menjadi bagian dari panitia semacan acara ini untuk membantu para seniman yang membutuhkan uang.

Memang begitulah kalau ada seniman terkenal atau besar sakit , atau di hari tuanya sedang membutuhkan biaya, para seniman, pencinta seni budaya, dan para simpati membuat kegiatan amal untuk menolong sang seniman. Hasilnya, sekali dua kali ada yang besar, tetapi selebihnya memperoleh ala kadarnya, dalam suasana pandemi covid-19 ini bahkan terkadag malah tekor.

“Muka Badak”

Dalam acara-acara semacam itu, saya sering ikut membantu-bantu mencari dana. Misal membantu menjualkan  lukisan kepada para pejabat, pengusaha atau pemangku profesi yang sudah mapan. Hasilnya? Ada yang bergeming pun tak ditawari untuk membeli lukisan atau diajukan proposal bantuan. Sama sekali tidak memberi jawaban menolak atau apalah.

Ada yang cuma mengumbar janji, tapi tidak pernah meralisasi janjinya. Kedati begitu selalu saja tetap ada satu dua orang yang mengulurkan tangannya membantu. Mereka membantu dana dengan membeli lukisan atau benda yang dijual.

Dalam melaksanakan amanah itu, saya singkirkan “rasa malu” pribadi, karena untuk menolong orang. Menolong seniman. Manakala mengajukan proposal bantuan atau jualan lukisan, saya laksanakan dengan “muka tebal.” Mungkin mereka tak percaya, orang seperti saya mengajukan proposal atau menjual lukisan dengan harga dari panitia. Bisa jadi mereka berpikir saya sudah kehabisan duit, atau memaksakan diri untuk melakukan transaksi  untuk bantuan. Apapun pikiran orang soal itu, tugas saya mencari dana untuk membantu si seniman yang sedang membutuhkannya.

Pertanyaan Besar

Tapi persoalan bukan itu. Pertanyaan besarnya: dimana peranan negara? Di mana kehadiran negara untuk menjaga dan merawat seniman?  Apakah, seperti pertanyaan, rekan seniman di atas, setiap kali ada seniman yang sedang kekurangan duit karena sakit atau kesulitan di hari tuanya, apakah itu seniman film, perupa, pemusik, sastrawan, penari dan sebagainya, harus ada acara pengalangan dana? Lalu dimana kehadiran pemerintah atau negara?

Pentingnya Peran Seniman

Selama ini pemeritan selalu mengatakan betapa penting faktor kebudayaaan dan kesenian. Pemerintah pun koor menyebut kebudayaan dan kesenian perlu dijaga sebagai soko guru bangsa. Sebagai identitas bangsa. Pemerintah juga berkali-kali menyatalan seniman diperlukan dalam kesimbangan proses berbangsa. Tak heran jika terminologi “kebudayaan” tetap dipertahankan dalam kementerian “Pendidikan dan Kebudayaan” (sekarang ditambah lagi dengan frasa  “Riset dan Teknologi”).

Hal itu menunjukkan negara memandang kebudayaan sesuatu yang penting. Tak hanya itu, pemerintah juga sampai merasa perlu mengadakan struktur Direktur Jenderal Kebudayaan.

Luar biasa. Cuma pada prakteknya, anehnya, sangat kentara negara kurang hadir dalam menopang pentingnya kebudyaan. Para seniman hebat dibiarkan hidup terlunta-lunta. Mereka seperti tidak tersentuh oleh tangan negara. Walhasil, kalau ada seniman yang sangat mendesak membutuhkan uang, cara yang ditempuh ya mengadakan acara penggalangan dana. Itu itu sudah lumayan ketimbang mengedarkan daftar sumbangan, seperti setengah mengemis.

Dalam kerjanya, dapat saja seniman sering memgeritik pemerintah. Sering menunjukkan sisi lemah pemerintah dengan cara masing-masing. Tetapi kesemua itu tidak lain untuk meningkatkan harkat dan marwah kemanusiaan bangsa ini.

Bang Ali Sadikin

Saya inget Gubernur Jakarta Ali Sadikin. Waktu itu, awal Lembaga Bantuan Hukum (LBH) mulai dilahirkan oleh Adnan Buyung Nasution, Pemda DKI membantu membiayai  LBH itu. padahal belakangan LBH justeru banyak  memggugat (kebijakan) Pemda DKI. Banyak pejabat DKI yang marah kepada LBH, dan mengusulkan agar bantuan untuk LBH distop.Tapi Ali Sadikin justeru menambah lagi bantuannya. Alasannya: dengan adanga gugatan dari LBH, dia sebagai gubernur mengetahui mana kebijakan yang benar dan lemah.

Begitu juga ketika Bang Ali memberi bantuan kepada pers, para pejabatnya komplain. Maklumlah setelah diberi bantuan, pers tida menjadi “jinak,” dan malah banyak menyerang Pemda DKI. Maka para pejabat itu kembali minta bantuab kepada pers dihentikan. Bang Ali menangkis alasan para pejabatnya. Menurut gubernur DKI yang berasal dari Angkatan Laut itu, kehadiran pers diperlukan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan Pemda DKI tanpa harus membayar biaya pengawasan aparat yang lebih mahal dan belum tentu jujur.

Dalam konteks ini seniman  dapat saja berada pada posisi yang bertentangan wacana dengan pemerintah yang sedang berkuasa. Tetapi itulah tugas senima : menukil realitas untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan penghidupan kemanusiaaan bangsa. Disinilah seniman berperan menjaga peradaban suatu bangsa. Oleh lantaran itu kehadiran mereka perlu dirawat dan dijaga. Bukan hanya di atas kertas. Bukan hanya dalam wacana, tapin riel dalam kehidupan nyata.

Perlu Kehadiran Negara

Disinilah negara perlu hadir memberikan dukungan sepenuhnya kepada para seniman. Dengan kata lain, negara perlu membantu menopang perekonomian para seniman.

Negara perlu memikirkan, bagaimana agar seniman hanya berpikir berkarya saja, tidak terlampau dipusingkan lagi oleh urusan tetek bengkek perekonomian mereka.  Seorang sastrawan, harus dipacu untuk terus menghasilkan karya-karya sastra yang berkualitas. Karya bermutu. Kalau perlu dengan mimpi mendapat nobel. Begitu juga seorang perupa, biarkanlah mereka melahirkan karya yang adiluhung. Sama pulalah seniman bidang lainnya.

Tentu tidak semua jenis seniman patut dan perlu dibantu negara. Kalau semua seniman dibantu, tiba-tiba  akan banyak sekali orang yang mengaku sebagai seniman. Mendadak dimana-mana bakal muncul dalam jumlah yang boleh jadi tidak dikontrol mereka yang mengaku seniman biar dapat bantuan dari negara. Pasti bakal muncul banyak manipulaai dan korupsi.

Kreteria Seniman

Seniman yang perlu dibantu ialah seniman yang memenuhi kreteria tertentu. Apa isi kreteria itu, dapat didiskusikan oleh para seniman sendiri dan para ahlinya.

Mungkinkan hal semacam itu terlaksana? Di Malaysia, para penulis mendapat semacam tunjangan uang bulanan dari negara, sehingga penghidupan mereka terjamin. Di Jerman setiap pihak yang mau membangun gedung, harus menyisihkan 2% dari biaya pembangunan gedung buat keseniaan.

Intinya, cara atau sistemnya dapat diatur dan diciptakan. Tetapi yang penting: negara harus hadir dalam menopang kehidupan para seniman. Dengan satu syarat : negara tidak boleh intervensi terhadap kebebasan seniman dalam berkarya. Kalau negara ikut campur dalam karya-karya seniman itu sudah masuk dalam katagori negara komunis. Tentu Indonesia bukan negara komunis.

Sebagai contoh, Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzum Bahri sudah jelas, hidupnya perlu dijamin negara.Begitu pula maestro Remy Sylado yang sekarang sedang  menderita berbagai penyakit dan terbaring di rumahnya, harus ditopang negara. Demikian juga  maestro-maestro tua seni tari klasik yang hampir punah. Atau “anak ajaib” pemusik Indra Lesmana dan Idris Sardi pun masuk dalam katagori itu, dan seterusnya.

Bantuan atau sokongan pemerintah bukan bersifat isendental atau temporer, melainkan bersifat permanen. Dengan begitu, seniman sebagai salah satu penjaga “marwah” bangsa, dapat bekerja dengan sebaik-baiknya tanpa harus terganggu urusan ekonomi.

Hanya bangsa yang merawat senimannya , yang akan menjadi bangsa berbudi luhur. Hanya bangsa yang menghargai senimannya, bakal menjadi bangsa yang  punya mental tangguh, kreatif, memiliki kepekaan hati nurani dan mengenal keindahan bangsanya sendiri. ***  

Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sudirman Said: Kita harus Terus Berikhtiar untuk Keluar dari Krisis Tata Kelola

Sudirman Said: Kita harus Terus Berikhtiar untuk Keluar dari Krisis Tata Kelola

November 2, 2026
Santrawan Paparang Dorong Prabowo Hadirkan Keadilan dalam Persoalan Pertanahan

Santrawan Paparang Dorong Prabowo Hadirkan Keadilan dalam Persoalan Pertanahan

November 2, 2026
BULOG Perketat Pengawasan, Rumah Pangan Kita di Berbagai Daerah Diperiksa

BULOG Perketat Pengawasan, Rumah Pangan Kita di Berbagai Daerah Diperiksa

November 2, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version