Kolom
Melepas Energi Negatif
Gde Mahesa
Sehat. Tentunya mencakup lahir dan batin atau jiwa raga. Jika salah satu tidak seimbang tentunya perlu pembenahan, usada dalam penyembuhan lewat tradisional ataupun medis.
Jalur penyembuhan alternatif ada beragam cara, baik lewat media rempah-rempah, totok/urut atau dengan sarana yang semuanya disempurnakan dengan mantra.
Selain hal tersebut, tentunya ritual seperti melukat/kungkum/berendam (pembersihan diri dengan air suci) juga merupakan bagian penting dari pengobatan usada.
Kungkum atau berendam merupakan salah satu cara pembersihan diri dari segala hal yang mengotori batin. Sangat bermanfaat dan bagus untuk menjaga keseimbangan emosional dalam diri. Sehingga, kekuatan batin menjadi tegar dan teguh, bahkan mata batin akan menjadi lebih peka.
Menjalani kungkum atau berendam di dalam air baik disendang ataupun sungai sambil melakukan meditasi dan menyerap energi alam, terutama energi yang berasal dari elemen air, tanah, dan udara sejuk sekeliling. Itulah sebabnya, hal ini, bermakna sebagai salah satu teknik untuk mengevaluasi diri, lebih mawas diri, dan untuk menyeimbangkan empat elemen alam yakni air, udara, tanah dan api dalam diri manusia.
Elemen api yang mendominasi diri, dapat mendorong rahsaning karep, hawa nafsu atau angkara murka, pada diri seseorang. Dalam keadaan demikian, biasanya seseorang tidak menyadari jika karakternya telah berubah menjadi negatif.
Ini artinya kepribadian sudah berada dalam keadaan darurat, sehingga keempat elemen perlu segera diseimbangkan dengan menyerap tiga elemen alam lainnya, yakni elemen air atau baruno, elemen tanah atau bantolo, dan elemen udara atau bayu maruto. Itulah yang menjadi fokus dalam meditasi kungkum.
Melukat atau kungkum atau berendam bertujuan untuk membersihkan energi negatif dan memulihkan keseimbangan spiritual. Tentunya juga pada penyembuhan fisik, dan kesejahteraan mental, spiritual, dijadikannya sistem pengobatan holistik dan menyeluruh.
Apakah ilmu usada penyembuhan warisan leluhur masa lalu ada kitabnya? Sejauh ini kita bisa menemukan lewat prasasti, lontar, relief candi, karya sastra, serta tutur tinular.
Sejumlah catatan kuno tentang pengobatan ada beberapa yang cukup familiar di telinga kita. Misalnya Lontar Usada Bali. Kitab ini ditulis di atas daun lontar dan memuat berbagai ramuan herbal, mantra penyembuhan, serta teknik pengobatan tradisional lainnya. Lontar Usada merupakan warisan budaya yang mencerminkan pandangan masyarakat Bali terhadap kesehatan, keseimbangan alam, serta hubungan antara tubuh, jiwa, dan roh.
Selain Lontar Usada, ada juga naskah pengobatan kuno lainnya di Nusantara, seperti:
Kitab Tetamba: Naskah kuno dari Cirebon yang berisi resep-resep tradisional.
Serat Kawruh: Kumpulan resep jamu dan ramuan asli Jawa dari abad ke-19.
Jampi Jawi: Bab dalam Serat Kawruh yang berisi catatan rajah, jimat, doa, dan mantra.
Ini membuktikan bahwa para leluhur kita sudah memiliki referensi ihwal pengobatan dan ritual pembersihan jiwa. Ingin menggali lagi? Sruputtt kopi pahitnya bullll bullll klepussss…..
