Melacak Rute Pesawat Tiongkok yang Antar Kim Jong-un dari Pyongyang ke Singapura

 Melacak Rute Pesawat Tiongkok yang Antar Kim Jong-un dari Pyongyang ke Singapura
Presiden Korea Utara Kim Jong-un sesaat setelah mendarat menggunakan pesawat Air China di Bandara Changi, Singapura.

 

SEBUAH jet pribadi Cina yang diam-diam mendarat di Korea Utara, telah berangkat hari Minggu dalam perjalanan ke Singapura, sekitar satu jam setelah kedatangannya di negara komunis itu, demimian menurut petunjuk sebuah situs web pelacakan rute penerbangan.

Pesawat Air China lepas landas terdeteksi di bandara di Pyongyang pada pukul 8:30 pagi, demikian menurut deteksi Flightradar24.

Awalnya, pesawat itu melaporkan ia  akan terbang ke Beijing, tetapi tiba-tiba mengubah nomor penerbangannya ke CA61 dari CA122 dengan pos yang ditetapkan untuk Singapura, situs web menunjukkan.

Situs web itu mengatakan, sebelumnya pesawat yang sama telah mendarat di ibukota Korea Utara pada pukul 7:20 pagi, setelah meninggalkan Bandara Internasional Ibu Kota Beijing pada pukul 4:18 pagi.

Adapun siapa yang naik pesawat dari negara komunis itu tidak diketahui, tetapi spekulasi berkembang bahwa itu mungkin akan menerbangkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ke Singapura, dua hari sebelum KTT bersejarah dengan Presiden AS Donald Trump yang berlangsung di negara-kota.

Air China yang biasa melintasi rute Pyongyang, berjalan tiga kali selama hari kerja. Tidak ada penerbangan yang diketahui ke Pyongyang pada akhir pekan.

Boeing 747-4J6 yang melakukan perjalanan ke Korea Utara itu, selama ini dikenal sebagai jet pribadi yang digunakan oleh pemerintah China untuk membawa pejabat tingkat tinggi, termasuk Presiden Xi Jinping.

Situs web tidak menunjukkan  tujuan pesawat. Banyak pesawat yang disewa pemerintah diketahui merahasiakan rute mereka, karena alasan masalah keamanan.

Tidak ada penerbangan lain yang terdeteksi dari Utara, menurut situs web.

Kim memiliki jet pribadi Ilyushin-62M, sebuah pesawat berbadan sempit era Soviet. Namun para pengamat memperkirakan dia mungkin mencari pesawat sewaan dari China, sekutu utamanya, untuk alasan keamanan. Dia juga membutuhkan pesawat terpisah untuk delegasi dan muatannya yang akan menemaninya di perjalanan.

Situs web itu melaporkan Sabtu malam bahwa satu pesawat Cina lainnya mendarat di Singapura setelah meninggalkan Pyongyang, di mana para ahli dan pengamat memperkirakan mungkin tim maju Korea Utara untuk perundingan KTT.

Trump dan Kim dijadwalkan bertemu di Singapura pada Selasa untuk mencoba mencapai kesepakatan tentang pembongkaran program senjata nuklir Utara dengan imbalan jaminan keamanan.

Trump telah pergi ke Singapura dari Kanada setelah menghadiri pertemuan Kelompok Tujuh (G7) dua hari yang berakhir Sabtu. Dia diperkirakan akan mendarat di pangkalan udara militer di Singapura di kemudian hari.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *