• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Kitab Ma Ha Is Ma Ya: Laku Sunyi Spiritual untuk Kesadaran Bangsa

Kitab Ma Ha Is Ma Ya: Laku Sunyi Spiritual untuk Kesadaran Bangsa

Redaksi by Redaksi
January 28, 2026
in Komunitas
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS – Di tengah riuh kehidupan modern yang kerap menjauhkan manusia dari kedalaman makna, sebuah peristiwa penuh keheningan dan kesadaran batin berlangsung di Jakarta, Selasa (27/1). Sri Eko Sriyanto Galgendu menyerahkan Kitab Spiritual Ma Ha Is Ma Ya kepada Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si, sebagai ikhtiar merawat dimensi spiritual dalam kehidupan kebangsaan.

Penyerahan kitab tersebut disaksikan Karodalops Stama Ops Mabes Polri Brigjen Pol Benni Iskandar Hasibuan, anggota Dewan Pakar PWI Pusat Raldy Doy, Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia Dar Edi Yoga, serta wartawan senior Jacob Ereste. Momen itu menjadi pertemuan lintas ruang, antara spiritualitas, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.

Kitab Ma Ha Is Ma Ya lahir dari proses batin yang panjang, bukan dari imajinasi atau tafsir bebas. Sri Eko menyusunnya dari bahasa Bhumi, sebuah bahasa simbolik yang ia tangkap melalui laku hidup, kehadiran, serta keteladanan berbagai tokoh Indonesia. Rapalan atau paritta dari bahasa Bhumi itu kemudian dirangkai menjadi Ayat-Ayat Bhuwana, inti spiritual kitab tersebut.

Sri Eko dikenal memiliki kemampuan membaca dan menafsirkan bahasa Bhumi, bahasa yang diyakini menyimpan pesan tentang hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan tanah air. Baginya, spiritualitas bukanlah pelarian dari realitas, melainkan cara terdalam untuk memahaminya.

“Kitab ini bukan untuk dipuja, tetapi untuk dibaca dengan batin,” ujar Sri Eko dengan nada reflektif. “Bahasa Bhumi mengajarkan saya bahwa manusia hanya akan menemukan kedamaian ketika ia selaras dengan kehendak Tuhan, jujur pada sesama, dan setia menjaga tanah airnya.”

Ia menegaskan, Ma Ha Is Ma Ya tidak dimaksudkan sebagai kitab ajaran baru, melainkan pengingat kesadaran di tengah zaman yang mudah terjebak pada kekuasaan dan kebisingan.

“Ketika manusia lupa mendengar suara batinnya, maka hukum menjadi kering, kekuasaan menjadi dingin, dan kehidupan kehilangan arah. Ayat-Ayat Bhuwana hadir untuk mengingatkan bahwa nurani adalah fondasi dari segala tindakan,” tuturnya.

Penyerahan kitab kepada Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana, yang juga Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri, dimaknai sebagai jembatan antara spiritualitas dan kepemimpinan, bahwa pengabdian kepada negara membutuhkan kejernihan batin, bukan semata ketegasan struktural.

Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, Ma Ha Is Ma Ya hadir sebagai laku sunyi, sebuah doa yang dititipkan kepada para penjaga nilai, agar bangsa ini tetap berpijak pada bumi, menengadah kepada Tuhan, dan memuliakan kemanusiaan.***/mel

Previous Post

Bekerja di Sarawak Menjadi Lebih Menarik

Next Post

Pelantikan Dewan Energi Nasional Tandai Babak Baru Pengelolaan Energi Nasional

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pelantikan Dewan Energi Nasional Tandai Babak Baru Pengelolaan Energi Nasional

Pelantikan Dewan Energi Nasional Tandai Babak Baru Pengelolaan Energi Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version