Kenapa Hari Buruh Demonya Konduktif? Ini Alasan Ketua SP Jatim

 Kenapa Hari Buruh Demonya Konduktif? Ini Alasan Ketua SP Jatim

Peringatan Hari Buruh di Disnaker Jatim. (Foto: Istimewa)

JAYAKARTA NEWS—–Demo besar-besaran manakala memperingati Hari Buruh sering terjadi di Jatim khususnya Surabaya. Ribuah buruh selalu “menyerbu” kantor-kantor Pemerintahan untuk menyampaikan aspirasi.

Akibat dari aksi buruh tersebut lalu-lintas menjadi macet dan para pengendara umum banyak dirugikan karena tidak bisa bergerak terjepit diantara pengendara lain. Para pengendara hanya bisa mengger karena wakrunya tersita berjam-jam menunggu demo selesai.

Tapi untuk tahun ini tidak terjadi kerumunan demo yang terjadi seperti tahun-tahun yang lalu.

Menurut perwakilan dari buruh Ketua DPD Jatim  Achmad Fauzi mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional 2021 ini berbeda dengan peringatan hari Buruh sebelumnya dimana 2 tahun lalu waktu Demo Hari Buruh pendemo bisa mencapai 50.000 orang.

Pergerakan yang besar bahkan terbesar di Indonesia, karena persatuannya Serikat Pekerja kecil hingga menengah menjadi satu yang di sebut dengan gerakan pekerja buruh Jawa Timur.

Pada perayaan tahun ini menjadi nomor satu pertimbangan karena  masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu kami mengutamakan nyawa agar terhindar dari virus Covid-19, apaladi suasana bulan puasa.

“Selain itu sebagaimana diketahui Jawa Timur menjadi contoh penyebaran covid, maka penyebarannya harus berhenti,” ungkap Achmad Fauzi.

“Karena Jatim  menjadi rujukan dari daerah lain, maka kita harus memberikan contoh yang baik. Dengan dialog dan negosiasi beberapa hari lalu bersama Gubernur, tokoh Jawa Timur dan teman-teman alhamdulillah hari Buruh tahun ini bisa
berjalan kondusif,” tuturnya.

Dalam pada itu Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono kemarin di kantor Disnaker mengatakan, pihaknya merasa bersyukur  peringatan May Day/hari Buruh Internasional 1 Mei 2021 tidak ada demo yang besar dan berlangsung aman, kondusif serta teratur ditengah kondisi pandemi covid-19 yang belum mereda. 

“Atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya peringatan hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2021 ini. Para pekerja/buruh beserta serikat pekerja/serikat buruh sebagai mitra dari pemerintah diharapkan tetap mampu mengembangkan komunikasi secara terbuka sekaligus mampu memecahkan berbagai permasalahan dengan dilandasi pola pikir dan wawasan secara luas,” ujar Heru.

Lebih lanjut Heru Menambahkan, aspirasi pekerja ini tertuang  di SE Gubernur Jatim No. 560/8959/012/2021 23 April 2021 tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Terhadap Tenaga Kerja di Jatim dan BUMN serta Surat Gubernur Jatim kepada ketua mahkamah konstitusi RI tentang Penyampaian Aspirasi Elemen Pekerja/buruh pada Hari Buruh Internasional yang sudah di lakukan semua oleh Pemerintah Provinsi Jatim.

Sementara Kadisnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, terselenggaranya deklarasi damai dengan serikat pekerja/serikat buruh dalam peringatan May Day 2021, merupakan upaya menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif di Jawa Timur, serta memperhatikan situasi dan kondisi terkini perkembangan pandemi corona virus disease di wilayah Jatim.

Deklarasi damai ini diikuti oleh 19 (sembilan belas) orang yang menjadi perwakilan dari serikat pekerja/serikat buruh di Jatim.(poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *