• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Kado Bagi PTIQ Setelah Menjadi Universitas

Kado Bagi PTIQ Setelah Menjadi Universitas

March 4, 2023
BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

October 10, 2026
Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

October 10, 2026
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

Masyarakat Serbu Layanan Servis Motor Gratis Siswa SMK Krembung

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Migran Aman! 70 Siswa di Lombok Timur Dibekali Jurus Hindari Jebakan Kerja Ilegal ke Luar Negeri

October 9, 2026
Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

Cegah Jalur Nonprosedural, Wamen P2MI Dorong Layanan Pekerja Migran Makin Dekat ke Masyarakat

October 8, 2026
Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Ade Supandi Hadiri Taklimat Presiden Prabowo Bersama 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

October 8, 2026
Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

Pengawasan Data Pemilih Berbasis Artificial Intelligence

October 8, 2026
Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

Tak Berhenti di Pemulangan, KP2MI Kawal Status Kewarganegaraan Lima Anak Baedah

October 7, 2026
Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

October 7, 2026
Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

Dunia yang Terbelah, Rupiah yang Diuji

October 7, 2026
MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

October 7, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 10, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Kado Bagi PTIQ Setelah Menjadi Universitas

by admin
March 4, 2023
in Kolom
2
Kado Bagi PTIQ Setelah Menjadi Universitas

Achmad Fachrudin, Akademisi dan Anggota Dewan Pakar Kahmi Jaya

491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Achmad Fachrudin, Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Universitas PTIQ

SETELAH menunggu sekian lama, akhirnya Kementerian Agama Republik Indonesia menerbitkan Surat Keputusan (SK) No. 60 tahun 2023 tentang Perubahan Bentuk Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta (PTIQ) Menjadi Universitas. SK tersebut  ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Selasa, 17 Januari 2023. Dengan transformasi PTIQ dari Institut ke Universitas  diharapkan akan memberikan kontribusi lebih besar dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya dalam bidang Ilmu Al-Qur’an.

Kehadiran Universitas ini sekaligus penjelmaan nyata dari cita-cita para pendiri PTIQ yang  didirikan pada 1 April 1971 oleh Yayasan Ihya Ulumudin yang dikelola KH. Mohammad Dahlan (Menteri Agama 1967-1971), Prof. KH. Ibrahim Hosen, LML, dan KH. Ahmad Zaini Miftach (Imam Besar Masjid Istiqlal). Selanjutnya, pada 12 Mei 1973 pengelola Institut ini diserahkan kepada Yayasan Pendidikan Al-Qur’an (YPA) yang didirikan Letjen Pur. Dr. H. Ibnu Sutowo. Kini, YPA diteruskan oleh salah seorang putera Ibnu Sutowo yaitu: H. Ponco Susilo Nugroho.

Pendirian PTIQ dilatarbelakangi kesadaran semakin langkanya ulama ahli Al-Qur’an (terutama para hafiz). Sementara kebutuhan masyarakat Indonesia akan ulama yang ahli di bidang Al-Qur’an sangat mendesak. Terlebih lagi sejak Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional I di Makassar pada bulan Ramadhan tahun 1968 menjadi jadwal rutin. Dalam kondisi ini, sangat dibutuhkan Lembaga Pendidikan Tinggi yang secara aktif dan kontinyu memasok mereka yang memiliki kompetensi sebagai qari dan hafiz serta para anggota dewan juri.

Rektor Universitas PTIQ Jakarta, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA memberikan alasan bahwa universalitas Islam tidak dapat diwadahi hanya dengan institut (PTIQ) melainkan harus dengan Universitas. Dengan Universitas,  PTIQ diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berkompeten dalam menghadapi tantangan global. Perubahan status ini didasarkan pada hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama terhadap kinerja dan pengelolaan PTIQ Jakarta selama ini.

Selain itu, transformasi dari Institut ke Universitas PTIQ, melalui kegiatan asesmen lapangan dari Kementerian Agama pada 25 November 2022. Hadir pada kegiatan tersebut Dirjen Pendidikan Islam sekaligus Ketua Tim Penilai Perubahan Bentuk yaitu Prof. Dr. Ali Ramdhani, anggota Tim Penilai Dr. H. Thobib Al Asyhar, M.Si dan Dr. A Rafiq Zainul Mun’im, M.Fil.I. Dari PTIQ hadir Ketua YPA  Ponco Sutowo, Rektor PTIQ Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, serta para Wakil Rektor dan Pimpinan PTIQ lainnya. Dari proses asesmen tersebut, PTIQ dinyatakan memenuhi syarat sebagai Universitas.

Dari Visi Hingga Action Plan

Dengan diresmikannya Universitas PTIQ melalui SK Menteri Agama, tentu bukan berarti hal-hal yang berhubungan dengan PTIQ sebagai Universitas menjadi selesai. Tidak sama sekali. Justeru setelah itu semua civitas akademika PTIQ, khususnya di jajaran Rektorat, Dekanat serta karyawan PTIQ harus bekerja keras untuk melakukan langkah-langkah simultan mewujudkan secara konkrit dan empirik Universitas PTIQ. Diantaranya mendesaian visi Universitas PTIQ Jakarta secara ideal yang memiliki distingsi atau diferensiasi dengan Universitas Islam sejenis lainnya.

Sebagai perguruan tinggi Islam yang sejak awal pendiriannya berkonsentrasi pada kajian ulumul Qur’an (ilmu-ilmu Al-Qur’an), dapat dipastikan visi PTIQ akan bertumpu pada studi terhadap ulumul Al-Qur’an sebagai basis, fokus dan sekaligus icon Universitas PTIQ serta menjadi ‘nilai jual’  dalam penetrasi pasar kepada calon-calon mahasiswa maupun dunia akademik pada umumnya. Begitupun dari sisi misi dan tujuannya, tidak akan terlepas dari visi PTIQ tersebut.

Memformulasikan visi dan misi Universitas PTIQ, selain membutuhkan kemampuan untuk menarasikannya secara tepat, juga sangat penting kemampuan untuk merumuskan Rencana Stratagis (Renstra) serta rencana rencana aksi (action plan). Beserta dengan time line dan target kerja yang terukur serta dapat dipantau oleh suatu tim yang dibentuk untuk tujuan tersebut, termasuk oleh alumni yang tergabung pada Ikatan Alumni PTIQ Jakarta (IKAPTIQ)

Dalam kontek akademik dan keilmuwan, visi dan misi tersebut harus diintegrasikan melalui kajian terhadap ulumul Qur’an dengan non ulumul Qur’an, baik pure science maupun social science dalam proses pembelajaran/perkuliahan. Agar produk keilmuwan selalu mutakhir dan sesuai kebutuhan masyarakat dan bangsa, harus  dikontekstualisasikan untuk menjawab tantangan era saat ini yang disebut dengan era digital, era disrupsi era society 5.0, dan sejenisnya.

Sebagai konsekwensi logis dari transformasi dari Institut ke Universitas, PTIQ  harus mengajukan memiliki paling sedikit 5 (lima) Fakultas dan 10 (sepuluh) Program Studi pada program sarjana yang mewakili 6 (enam) Program Studi dari rumpun ilmu agama dan 4 (empat) Program Studi dari rumpun ilmu non agama, melampirkan Surat Pernyataan bahwa jumlah mahasiswa lebih dari 1.000 (seribu) orang disertai bukti dan atau data, melampirkan Hasil Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi dari BAN PT, dan lain-lain.

Tantangan lainnya adalah penyediaan sarana dan prasarana gedung perkuliahan. Termasuk di dalamnya adalah Gedung Laboratorium atau praktikum bagi mahasiswa. Kabarnya untuk dapat menjadi Universitas PTIQ diharuskan membuka Prodi Kedokteran. Selain membutuhkan sarana dan prasarana yang jelas tidak kecil dananya, juga menuntut ketersediaan dosen, baik tetap maupun tidak tetap. Ini semua menjadi tantangan berat yang harus disiapkan dan dijawab oleh Universitas PTIQ Jakarta.

Tata Kelola Kampus

Visi, misi, Renstra hingga action plan dan sebagainya, hanya akan berjalan manakala didukung oleh suatu tata kelola atau manajemen kampus yang berkualitas. Tata Kelola kampus secara umum terbagi menjadi dua. Pertama, perguruan tinggi sebagai lembaga, yang terdiri dari sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, dan perizinan. Kedua, manajemen pendidikan sebagai sistem, yang meliputi kurikulum, kebijakan akademik, tata kelola riset, tata kelola pengabdiannya, tata kelola mahasiswa dan dosennya, serta tata kelola penjamin mutunya.

Dalam hal tata kelola kampus yang profesional, transparan dan akunatebel, dibutuhkan bukan hanya seorang pimpinan yang memiliki visi besar dan kepemimpinan superior layaknya superman atau spiderman, melainkan juga suatu model kepemimpinan yang dapat mempersatukan semua potensi individu Rektorat, Dekanat dan lain-lain menjadi suatu team work yang kuat, solid, saling berkolaborasi dan kerjasama atau sama-sama kerja.

Beberapa riset menyebutkan, untuk mendukung tata kelola kampus yang berkualitas diperlukan sistem informasi umum, sistem informasi akademik, sistem pengaturan keuangan, sistem perpustakaan, dan sistem pengelolaan aset, dan lain-lain. Sistem informasi akademik misalnya, merupakan sistem yang dapat diakses oleh mahasiswa, dosen dan tata usaha. Sistem pengaturan keuangan dibutuhkan untuk mengelola pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)  mahasiswa, baik SPP tetap maupun SPP variabel.

Sistem perpustakaan menjadi pendukung dari kampus berkualitas. Sebaiknya, kampus memiliki perpustakaan sendiri untuk mempermudah mahasiswa dalam menemukan buku, bahan ajar, diktat yang dipakai dalam perkuliahan. Dengan begitu, mahasiswa yang membutuhkan buku ataupun informasi akademik lainnya dapat mencari melalui sistem dan mencari nomor yang sesuai dengan buku yang dimaksud di rak penyimpanan. Perpustakaan yang baik dan banyak dikunjungi mahasiswa mensyaratkan dukungan tenaga pustakawan yang mencintai dunia ilmiah/dunia buku/kitab, diskusi, kajian dan sebagainya.

Sementara pada sistem pengelolaan aset sangat diperlukan untuk menjaga nilai aset yang dimiliki perusahaan tetap tinggi, dan memiliki usia yang lebih panjang. Serta menghindari terjadinya kerusakan pada aset agar tidak menyebabkan turunnya nilai jual. Manajemen aset juga diperlukan untuk mengawasi ada-tidaknya kehilangan aset-aset kampus. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, pengawasan terhadap  aset-aset kampus apalagi yang lokasinya jauh dari kampus utama menggunakan teknologi digital, seperti CCTV. Namun pengawasan melekat dan pemberian sanksi tegas terhadap perusak atau pencuri aset kampus, tidak kalah pentingnya untuk diterapkan.

Terobosan Lain

Di luar itu, masih banyak lagi tantangan yang harus dijawab oleh Universitas PTIQ Jakarta. Diantaranya penguatan tradisi intelektual dan akademik. Setelah menjadi Universitas,  kegiatan-kegiatan intelektual seperti kajian, diskusi, seminar, penulisa jurnal, buku, dan sebagainya, baik yang dilakukan mahasiswa maupun dosen; secara inidividu maupun kelompok; internal kampus maupun lintas kampus, lokal maupun nasional dan internasional harus makin semarak dan bergairah. Bahkan akhirnya menjadi budaya dan tradisi kampus.

Selanjutnya, kualitas penelitian atau riset harus ditingkatkan, baik yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa atau kolaborasi dosen dengan mahasiswa. Pasalnya, indikator kualitas penelitian untuk mencapai akreditasi nasional dan apalagi internasional berisikan penilaian kualitas dari dalam negeri, produktivitas penelitian perguruan tinggi berdasarkan jumlah jurnal nasional dan internasional, kutipan yang digunakan oleh akademisi lain dalam penelitan, serta penghargaan yang sering diterima oleh kampus.

Langkah lainnya melakukan terobosan agar lulusan PTIQ tidak hanya mengabdi atau bekerja pada profesi tradisional. Seperti guru (ustaz), imam, muazdin atau khotib Jum’at  dan sebagainya (menurut penelitian IKAPTIQ sebanyak 55,7 persen alumni PTIQ bekerja sebagai guru).  Melainkan juga lebih banyak lagi berkiprah di jalur non tradisional. Seperti wirausaha, pekerja profesional, politisi, dan sebagainya.  Ekpektasi tersebut hanya mungkin dapat diwujudkan manakala orientasi studi tidak hanya mengarahkan mahasiswa memiliki dan menguasai pengetahuan dan kompetensi di bidang ilmu pengetahuan agama, melainkan juga di bidang non agama, termsuk juga soft skill.***

Tags: jayakartanewsUniversitas PTIQ
Share196Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

October 10, 2026
Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

October 10, 2026
Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

Tinjau Pelatihan SMK Go Global di UKRI, Menteri P2MI Dorong Kesiapan Kerja Pekerja Migran

October 9, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version