IMAA Awards 2020 Siap Digelar

 IMAA Awards 2020 Siap Digelar

Foto ipik tanoyo

JAYAKARTA NEWS— Sebanyak 63 judul film nasional usai diseleksi oleh Dewan Juri Indonesian Movie Actors Awards (IMAA) 2020 yang akan digelar di Studio RCTI dan MNC Studios, 26 Maret 2020 mendatang.

Penganugerahan bagi insan perfilman Indonesia ini didedikasijan untuk aktor, aktris dan film terbaik dan terfavorit pilihan masyarakat Indonesia. Penilaian meliputi film produksi Indonesia yang dirilis baik di dalam maupun di luar negeri dengan periode mulai 1 Februari 2019 sampai 31 Januari 2020.

Berdasarkan berbagai aspek penilaian yang diperhitungkan untuk menentukan karya-karya terbaik yang layak masuk daftar nominasi, para juri telah bekerja keras menghasilkan nominasi kategori terbaik dan terfavorit.

Ada 7 kategori nominasi terfavorit berdasarkan pilihan masyarakat melalui voting, 8 kategori nominasi terbaik yang akan dipilih berdasarkan pilihan dari dewan juri, serta 2 kategori spesial yaitu ‘lifetime achievement’ dan special award yang tahun ini diberikan kembali, setelah vakum di tahun sebelumnya. Juri pada IMA Awards tahun ini ada 7 orang yaitu Marcella Zalianty (Ketua Dewan Juri), Lukman Sardi (aktor), Salman Aristo (penulis dan produser), Robert Ronny (produser), Fajar Bustomi (sutradara), Oka Antara (aktor) dan Prilly Latuconsina (aktor).

Tiga sineas yaitu Fajar Bustomi, Oka Antara dan Prilly Latuconsina adalah wajah baru sebagai juri guna menambah keragaman sudut pandang penilaian. Lukman Sardi, salah seorang juri mengemukakan sebuah film yang bagus ditentukan oleh kekuatan skenario yang akan mempengaruhi pada seni peran para aktornya.

“Kita para juri terus berdiskusi dan mengajukan argumentasi masing-masing di setiap rapat juri. Ini menambah pelajaran saya sebagai praktisi film,” kata Lukman Sardi. Juri termuda, Prilly Latuconsina yang baru sekali ini dipercaya menjadi juri mengaku sangat tertantang menilai 63 judul film. Apa enaknya jadi aktor atau juri ?

“Dua-duanya susah. Tapi kita harus bisa memilah dan memilih yang terbaik dari yang terbaik. Dan perlu diketahui, pas kita harus menilai sebuah film yang dibintangi Lukman Sardi, Lukman harus keluar dulu enggak boleh menilai, ” ujar Prilly. Dini Putri selaku Direktur Programing RCTI menegaskan dalam hal penilaian, RCTI enggak boleh ikut campur. “Hal ini guna menjaga agar penilaian juri independen dan netral,” timpal Dini Putri yang menambahkan bahwa RCTI sebagai pencetus IMAA Awards agar menjadi salah satu awarding yang sangat diperhitungkan dan ditunggu oleh masyarakat Indonesia. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *