• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Hari Penyiaran Nasional 1 April – Radio, Suara Nan Tak Pernah Padam

Hari Penyiaran Nasional 1 April – Radio, Suara Nan Tak Pernah Padam

April 1, 2026
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

October 25, 2026
“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

“Gue Ini Presiden, Ted”:  Bukan Sekadar Political Joke

October 25, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 27, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Hari Penyiaran Nasional 1 April – Radio, Suara Nan Tak Pernah Padam

by Redaksi
April 1, 2026
in Kolom
0
Hari Penyiaran Nasional 1 April – Radio, Suara Nan Tak Pernah Padam

Mantan presenter ANTV, Herling Tumbel dan Penyanyi Senior Johan Untung di Studio 1 Radio Pensiunan ditemani KrisnaMurti kru Radio Pensiunan

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

HARI ini, 1 April cocok insan radio mengucapkan Selamat Hari Penyiaran (Radio) Nasional. Meskipun ada berita memprihatinkan, Radio Wijang Songko 99 FM di Kota Kediri, Jawa Timur memutuskan tidak lagi siaran per 1 April 2026. Stasiun radio bisa tutup tetapi media radio diyakini tetap ada.

Enam tahun lalu, 29 Maret 2019 Presiden Joko Widodo menandatangani Surat Keputusan No. 9 tentang Hari Penyiaran Nasional. Dalam kurun waktu tersebut perkembangan komunikasi dari analog kepada teknologi digital begitu pesat.

Radio merupakan media siaran yang mampu mengikuti zaman meskipun berkali diramal mati ketika muncul media televisi, pita rekaman kaset musik, CD, dan lainnya. Perubahan zaman atau teknologi bukan lonceng kematian untuk media siaran radio. Tutupnya studio radio lebih karena pemiliknya bosan atau tidak lagi mampu mengelola.

Dunia digital, di dalamnya ada internet, tidak membunuh masa depan dunia penyiaran. Internet justru menjadi sarana mengembangkan jangkauan siaran radio menjadi lebih luas termasuk konvergensi. Tidak ada batas wilayah siaran sehingga pendengar di dalam  maupun luar negeri  terjangkau meskipun siaran dari studio di desa.

Hari ini, orang semakin akrab dengan smartphone dan internet. Ini merupakan peluang stasiun radio siaran menjangkau wilayah lebih luas. Stasiun radio berbasis frekuensi juga menambahkan aplikasi siaran di smartphone. Semuanya mempermudah pendengar di berbagai wilayah menikmati siaran radio.

Sebagai contoh, Radio Pensiunan memanfaatkan penuh konsep radio internet sehingga jangkauannya lebih luas dan tetap jernih suaranya. Radio internet yang dimaksud bukan radio  digital audio broadcasting (DAB) yang tetap menggunakan frekuensi.

Penyiar Radio Pensiunan, Rossy Soenarko bersama Kiki Siregar dari channel News Asia (CNA) di Studio 1 Radio Pensiunan.

Terus Berkembang

Keberadaan Radio Pensiunan dapat menjawab bahwa siaran radio akan terus berkembang mengikuti zaman. Cara menikmatinya berbeda, tidak lagi melalui radio transistor tetapi menggunakan smartphone atau laptop dan sekarang muncul pesawat radio internet.  

Pada banyak pendengar, khususnya mereka yang sudah pensiun, radio tetap merupakan teman dikala senggang. Untuk yang masih bekerja juga menjadi teman menyelesaikan pekerjaan. Karena radio internet mampu memperluas jangkauan membuat pendengar sedang di luar negeri tetap bisa mendengarkan siaran radio kesayangannya di dalam negeri. Kualitas suara siaran tetap jernih.

Sejatinya, radio bukan sekadar kotak suara elektronik. Ia adalah sahabat setia yang merawat kenangan dan menyajikan “bioskop di kepala” setiap pendengarnya (theatre of mind). Itu tidak  bisa direplikasi oleh media visual mana pun. Tetapi harus diakui, di balik nilai romantisme, memang, industri penyiaran di seluruh dunia sedang mengalami evolusi besar-besaran.

Sepintas  radio seperti alat sederhana. Tetapi sudah satu abad faktanya radio menjadi salah satu alat paling ampuh untuk menyatukan orang. Baik lewat siaran berita terkini, musik populer, atau kisah komunitas, radio menciptakan pengalaman publik bersama yang sulit ditiru oleh platform digital lainnya.

Bentuk pesawat radio intenet (radio streaming) pengganti pesawat radio transistor (frekuensi).

Radio Perjuangan & Perjuangan Radio

Menarik jika membaca sejarah keberadaan radio siaran di Indonesia terkait perannya sebagai radio perjuangan dari masa penjajahan sampai proklamasi dan kemudian makmur di zaman merdeka. Ketika itu, di tengah dominasi informasi pemerintah kolonial Hindia Belanda, SRV hadir sebagai lembaga penyiaran radio pertama yang sepenuhnya didirikan, dimiliki, dan dioperasikan oleh kaum Bumiputera. Lewat gelombang udara, SRV menyiarkan kebudayaan lokal dan diam-diam menyemai kesadaran nasional. Radio, pada masa itu, adalah alat perjuangan dan pemersatu bangsa.

Radio siaran, khususnya radio siaran swasta, di Indonesia berjaya pada zaman merdeka, antara tahun 70an sampai memasuki dekade 2000an. Setelah serangan covid 19 tahun 2020, sejumlah pengelola stasiun radio, mengaku,  harus berjuang menghidupkan siarannya. Disrupsi di dunia industri siaran radio tengah terjadi dengan sangat cepat. Kondisi ini menuntut banyak pengelola radio harus berpikir keras melakukan kreatifitas.

Wajah radio era digital dapat dikatakan berubah drastis. Batas-batas geografis yang dahulu ditentukan seberapa tinggi tiang pemancar FM/AM kini telah runtuh oleh konektivitas internet. Di berbagai belahan dunia, disrupsi ini mengambil bentuk yang unik, baik di Eropa, Amerika Serikat maupun Asia.

Eropa diketahui begitu agresif dalam melakukan digitalisasi radio. Negara seperti Norwegia sudah mematikan sepenuhnya siaran FM-nya beralih ke radio digital (DAB) serta streaming internet. Negara seperti Inggris dan Jerman dikabarkan, mendengarkan radio kini sangat didominasi oleh perangkat smart speaker (seperti dilengkapi kecerdasan buatan), pengguna  cukup mengucapkan perintah untuk mendapatkan siaran radio dari seluruh penjuru benua.

Konsep layar sentuh yang langsung terhubung dengan stasiun radio dunia sudah merupakan hal biasa. Termasuk aplikasi Radio Pensiunan yang dapat diunduh melalui PlayStore maupun AppStore untuk mendengarkan siarannya.

Jika di mobil bisa disambungkan melalui bluetooth ke radio fasilitas kendaraan tersebut. Podcast dikabarkan menjadi pilihan warga di AS untuk mendengarkan acara radio yang tidak sempat menyimak siaran secara langsung. Ini juga menguntungkan bagi pengelola radio siaran di Indonesia tetap menyimpan rekaman siarannya di podcast sehingga bisa didengar pendengar sewaktu-waktu. Kesetiaan pendengar tetap terjalin.

Dunia radio siaran di kawasan Asia, termasuk Indonesia, perkembangan radio tidak hanya soal suara. Banyak stasiun radio yang sukses beradaptasi dengan menerapkan Visual Radio, menyiarkan suasana keseruan penyiar di studio secara langsung melalui YouTube, TikTok, atau aplikasi streaming lokal. Radio di Asia menjadi sangat interaktif, menyatukan audio dengan pengalaman media sosial. Konsep ini sudah umum bahkan stasiun radio di daerah penyiarnya bersiaran sambil live TikTok.

The king of Indonesian cover songs, Johan Untung di Studio 1 Radio Pensiunan

Sejarah Hari Penyiaran

Tanggal 1 April dipilih sebagai Hari Penyiaran Nasional berangkat dari sejarah tahun 1933 ketika K.G.P.A.A. Mangkunegara VII memprakarsai berdirinya Solosche Radio Vereeniging (SRV). Mangkunegaran VII adalah Kakek buyut Gusti Brhe yang sekarang memimpin Pura Mangkunegaran Solo dan bergelar KGPAA Mangkunegara X.

Karena berdasarkan Keputusan Presiden maka tanggal 1 April bersifat nasional sebagai hari penyiaran. Jika sejarahnya dari SRV maka penyiaran nasional ini identik dengan radio siaran. Bisa diartikan, Hari Penyiaran Nasional adalah Hari Radio Nasional.

Hari Penyiaran Nasional berbeda dengan Hari Ulang Tahun Radio Republik Indonesia (RRl) pada tanggal 11 September. RRI lahir setelah kemerdekaan Indonesia diprakarsai sejumlah tokoh radio, termasuk Abdulrahman Saleh, mengadakan pertemuan di Jakarta dan memutuskan membentuk Radio Republik Indonesia (RRI) pada tanggal 11 September 1945.

Sosok Abdulrachman Saleh kemudian disebut sebagai Bapak Radio Indonesia. Ia dikenal seorang dokter yang memimpin perebutkan radio siaran yang dikuasai Jepang dan mengubahnya menjadi Radio Indonesia Merdeka dengan semboyan Sekali di udara tetap di udara. Abdulrachman gugur saat bertugas sebagai pilot pesawat tempur pada 29 Juli 1947.

Menolak Padam

Bentuk fisik pesawat radio yang medium ini tampaknya terus bertransformasi. Dari kotak kayu bertenaga tabung pemancar di era Mangkunegara VII, radio transistor portabel Cawang sejuta umat, hingga aplikasi digital bersuara jernih di layar ponsel pintar termasuk pesawat penerima radio internet terjadi hari ini. Meskipun ada perubahan tetapi esensi radio akan selalu abadi. Radio bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan media yang tangguh dan adaptif.

Radio akan terus bertahan karena ia menawarkan keintiman yang langka di dunia modern. Ia adalah suara hangat yang tak pernah menghakimi, kawan yang setia mengusir sepi, dan medium yang paling tangguh beradaptasi dengan zaman.

Hari ini, kita rayakan bersama suara-suara yang menolak padam di udara.

Selamat Hari Penyiaran Nasional !

Eddy Koko (praktisi radio siaran)

Tags: Hari Penyiaran Nasionaljayakartanews
Share197Tweet123
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas: Kedepankan Pendekatan Humanis dan Edukatif

October 26, 2026
Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

Fahri Minta Masyarakat Berpikir Rasional dan tak Emosional, Utamakan Dialog Ketika Menyampaikan Kritik

October 26, 2026
Bapanas Akui Beras Premium Sempat Kosong di Sebagian Ritel

Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias Warga Tuban: Disediakan 1 Ton Beras SPHP Harga Terjangkau

October 26, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version