Harga Merosot, Burung Love Bird Kini Jarang Dikonteskan

 Harga Merosot, Burung Love Bird Kini Jarang  Dikonteskan

Burung love bird sekarang kurang diminati penggemar burung (foto/ poedji)

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS–Kontes atau lomba burung berkicau yang diadakan mulai semarak lagi pasca pandemi. Tempat atau arena yang dipakai memang tidak penuh peserta atau penontonnya. Tapi untuk ukuran kontes lumayanlah.

Di kota Sidoarjo ataupun Surabaya tampak para peserta kontes burung antusias membawa “jagoannya” untuk dilombakan.

Rata-rata memang memakai kendaraan roda dua dan burungnya ditaruh belakang badan dan dikrodong seperti tas ransel. Di jalanan burung yang dibawa biasanya mengeluarkan kicauan dan jadi perhatian.

Tempat kontes yang ada di sekitaran Kecamatan Waru Sidoarjo yakni di Perum Rewwin dan di Perum Wistrop, sekarang mulai ramai dikunjungi peserta dan penonton. Bahkan yang datang juga ada yang ada di luar Sidoarjo seperti Surabaya.

Dari beberapa kontes yang diadakan si tempat tersebut tidak pernah ada peserta khususnya burung love bird. Yang paling ramai sekarang adalah Murai dan Cicak Ijo.

Kawasan kontes juga banyak bermunculan pedagang makanan dan minuman. Biaaanya para peaerta atau penonton jajan sembari menunggu kontes atau sesudah kontes.

Khusus tidak adanya burung love bird yang dikonteskan beberapa panitia yang dihubungi Jayakartanews menyebut pesertanya memang sedikit sehingga ada kebijakan kontes ditiadakan.

Salah seorang peserta juga menyebutkan gara-gara harga love bird merosot imbasnya juga ke lomba.

Di lingkungan pedagang burung juga diakui kalau love bird harganya tambah merosot sehingga jarang ada pembelinya.

Usman, pedagang burung yang mangkal di kawasan raya tropodo kini levih banyak membawa burung di luar love bird seperti jalak, perkutut, murai, trucukan dan lain-lain.

” Gak berani kulakan karena jarang aekali yang beli love bird. Lebih baik kulakan burung lain yang gampang jualnya,” demikian Usman. (poedji)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.